Zebra Books are published by Kensington Publishing Corp.

Please download to get full document.

View again

of 11
21 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
The Naked Laird by Sally MacKenzie Published in 2013 by Zebra Books. Zebra Books are published by Kensington Publishing Corp. Copyright 2013 by Sally MacKenzie All rights reserved. The Naked Laird Alih
Document Share
Document Transcript
The Naked Laird by Sally MacKenzie Published in 2013 by Zebra Books. Zebra Books are published by Kensington Publishing Corp. Copyright 2013 by Sally MacKenzie All rights reserved. The Naked Laird Alih bahasa: Kania Dewi Hak Cipta Terjemahan Indonesia Penerbit PT Elex Media Komputindo Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang Diterbitkan pertama kali pada tahun 2017 oleh Penerbit PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia, Anggota IKAPI, Jakarta ISBN: Dilarang mengutip, memperbanyak, dan menerjemahkan sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit. Dicetak oleh Percetakan PT Gramedia, Jakarta Isi di luar tanggung jawab Percetakan Bab 1 ELEANOR, COUNTESS of Kilgorn, merosot lebih da lam di bak mandi tembaga. Setelah berkendara dengan kereta untuk waktu yang lama, air panas terasa luar biasa. Simpul rambut di punggungnya mulai terurai. Tetapi tidak simpul di perutnya. Simpul itu tetap keras dan erat. Ia memejamkan mata dan mencoba menghirup napas dalam. Selama perjalanan panjang dari Skotlandia, Nell merasakan simpul di perutnya. Ingin rasanya berbalik kembali menyusuri setiap kilometer yang sudah mereka tempuh menuju negeri yang rata, tertata, dan sudah tidak alami lagi. Pesta rumah semalaman di antara kalangan atas Inggris bukanlah tempatnya. Tem patnya adalah di rumahnya, di antara tebing batu terjal dan danau, aman di Pentforth Hall. Dicengkeramnya sisi bak mandi. Tetapi Hall tidak aman lagi, gara-gara si cacing Pennington. Bajingan 2 Sally MacKenzie ce king itu. Kenapa Ian mempekerjakannya? Tidak bisakah dia mencari manajer properti yang lebih cocok yang tidak terlalu mesum setelah si tua Mr. Lawrence yang baik hati itu pensiun? Apakah pria itu senang me nyiksa nya? Apakah pria itu Astaga. Nell terenyak dan air menciprati lantai. Ini Inggris, dekat dengan London. Tentunya Ian? Pasti Ian tidak akan berada di perjamuan itu, bukan? Apakah karena itu dirinya diundang? Agar sassenach 1 itu bisa mengejeknya dan melihat Earl of Kilgorn mencampak kan istrinya yang tidak patut di depan umum? Nell memaksa jemarinya melepaskan cengkeraman erat di bak mandi. Tidak, tentu saja tidak. Ian akan menolak semua undangan acara yang meng ikutsertakan dirinya. Pria itu tidak ingin bertemu dengannya, sama seperti dirinya yang tak ingin bertemu dengan pria itu. Para pelayan pria itu cukup tampan, bukan, Milady untuk ukuran orang Inggris? Annie, pelayan pribadi nya yang masih muda, tersenyum lebar dan menye rah kan sabun kepadanya. Apakah Anda me lihat bagai mana yang bermata biru menatapku? Tidak, aku tidak melihat. Annie tidak sedang meng ejar pelayan pria Lord Motton, bukan? Pesta rumah sudah cukup buruk tanpa itu. Kurasa ibumu tidak akan senang mendengarmu menaruh perhatian pada pelayan pria Lord Morton, Annie. 1 Sebutan untuk orang asing di kalangan highlander Skotlandia. The Naked Laird 3 Oh, Ma tidak akan keberatan. Dia tahu aku punya mata. Annie mendengus, mengernyitkan hi dung nya ketika menatap sekeliling ruangan. Dan se ka rang aku melihat kamar sekecil lubang tikus ini. Tadi nya kupikir Anda akan mendapat kamar tidur yang lebih mewah, Milady. Ruangan ini nyaman. Tempat tidur kecil dengan empat tiangnya mengisi sebagian besar ruangan. Ini cukup untukku. Tapi Anda seorang countess. Anda pantas mendapatkan yang lebih baik. Tidak usah berlebihan. Seorang countess tanpa earl lebih dipandang sebagai tokoh lelucon dari pada orang terhormat. Ia berharap semua orang tidak memandang dengan melongo kepadanya. Perut nya terasa terpuntir. Mungkin itu rasa lapar dan kegugupan. Sudah berjam-jam mereka tidak makan. Bukankah tadi kau bilang akan pergi ke bawah untuk mengambil teh? Ya, benar. Annie melirik cermin dan mengusap roknya. Teh, Annie. Hanya teh. Jangan melirik para pelayan pria. Annie tertawa. Anda lebih khawatir daripada Ma. Nell menghela napas ketika pintu tertutup dan ber putar untuk menghadap perapian. Mungkin ia memang lebih khawatir ketimbang Martha wanita itu sudah membesarkan lima anak perempuan, 4 Sally MacKenzie sedangkan dirinya sendiri belum pernah berhasil melahirkan bahkan se orang bayi malang yang dianugerahkan kepadanya. Diputarnya jari di dalam air bak mandi. Ba gaimanakah hidupnya andai ia tidak kehilangan bayi nya? Ia pasti sudah memiliki seorang anak perempuan atau anak laki-laki sekarang, bocah kuat berumur sepu luh tahun, bocah dengan kaki lincah dan tangkas, senyum cerah, dan kecerdikan, yang menghabiskan waktu dengan memanjat pohon dan berenang di danau Kilgorn Loch. Nell tersenyum. Tentu saja ia juga akan mem punyai anak-anak lain dua atau bahkan tiga orang anak. Ia dan Ian Apa yang dipikirkannya? Ia benci pria itu. Ian tidak pernah berkabung atas bayi malang itu dia hanya sibuk memikirkan membuat anak baru. Ian pasti tidak membuang waktu mencari perempuan lain untuk meng hangatkan ranjangnya setelah ia pergi. Yah, baiklah bukan ranjang di kastel. Pria itu tidak pernah membawa perempuan ke rumah, tetapi itu sama saja. Dia mengunjungi ranjang-ranjang para gadis Inggris di London. Ian adalah seorang laki-laki. Hanya satu hal yang ada dalam benaknya. Nell menyabuni tubuhnya keras-keras. Pria itu per sis seperti Pennington. Si dungu itu sedang melingkar kan lengan di pinggangnya ketika Mr. MacNeill me nerobos masuk ke dalam perpustakaan. Sekali itu si kepala pelayan benar-benar melihat sesuatu yang The Naked Laird 5 perlu dikabarkan ha! Mata si tua bangka itu nyaris melom pat dari kelopak nya. Ia berani bertaruh, sebesar gaji sebulan si tua yang selalu dihematnya, bahwa si tua itu mengirim surat kepada Ian untuk mengabarkan se suatu yang di mata si tua itu dipandang sebagai merayu. Pennington bukan satu-satunya lelaki yang dihindarinya Mr. McNeill memiliki banyak persediaan cerita untuk menjadi bahan gunjingan selama bertahun-tahun. Beberapa orang menganggap kondisi pernikahannya yang janggal sebagai tantangan tapi Mr. Pennington? Pekerjaannya tergantung kepada seorang suami yang rupanya ingin disingkirkannya! Nell menatap sabun batangan itu. Bukan karena Ian peduli, tentu saja. Jika gosip di surat kabar memang benar, pria itu pasti sudah memilih janda Earl of Remington sebagai penggantinya dan me wawancarai wanita itu dengan intensif di ranjangnya. Yah, kalau mau adil, Ian baru saja menginjak usia nya yang ketiga puluh. Suksesi pasti memenuhi pi kir annya. Dia membutuhkan pewaris, dan untuk men da patkan pewaris dia membutuhkan seorang istri istri sung guhan, bukan seorang gadis yang di ni kahi nya terlalu muda. Nell merosot lebih jauh lagi ke dalam bak mandi. Astaga, kacau sekali. Ia harus menulis surat kepada Ian hari ini. Ini su dah berlangsung cukup lama. Sekarang mereka sudah 6 Sally MacKenzie dewasa, meskipun mereka belum dewasa ketika meni kah dan kemudian berpisah. Tentunya mereka bisa me nyelesaikan masalah ini dengan cara yang bijaksana. Pria itu tidak kejam. Pintu terbuka lalu tertutup. Annie pasti sudah kem bali dengan membawa teh. Nell membasuh mukanya. Jika matanya merah, Annie pasti menganggap matanya kemasukan sabun. Kau bertemu dengan si pelayan pria bermata biru itu, Annie? Mata biru apa maksudmu? Nell terperanjat. Astaga, astaga. Suara itu. Bahkan setelah sepuluh tahun, suara itu meresap ke dalam hatinya, tak terganti kan oleh orang lain. Setelah semua air mata dan rasa sakit, suara itu mengingatkannya akan suara tawa, ber baring di atas hamparan padang rumput yang hangat oleh sinar matahari dengan semilir angin musim panas berembus dingin di atas danau. Mengingatkannya akan seprai kusut, kulit licin, panas, lembap, dan Tidak, itu tidak mungkin. I-Ian? Nell bersusah payah berlutut, berbalik dan memegang bagian belakang bak mandi. Ternyata itu memang benar Ian. Dia sudah berubah, tentu saja. Pemuda kurus itu kini lebih besar. Perawakan nya lebih berotot; ada garis-garis di sekitar bibir dan matanya yang dulu tidak ada. Tetapi matanya tetap sama, The Naked Laird 7 mata hijau penuh gejolak bak laut yang dilecut badai. Mata itu menatap. Ahh! Nell melompat menjangkau handuk, tetapi letak handuk terlalu jauh dan bak mandi terlalu licin. Nell terjerembap ke depan. Ow! Aaa! Lutut dan tu lang keringnya menghantam tepi bak mandi dengan keras, tapi wajahnya akan menghantam lantai dengan lebih keras lagi. Nell! Tangan kuat memegangnya sebelum ia terjerembap ke lantai dan meraihnya ke dalam pelukan erat. Kain jaket panjang pria itu mengusap payudara, perut, dan astaga. Nell memejamkan matanya rapat-rapat. Ia akan mati karena malu. Dirinya telanjang di pelukan Ian. Kau tidak apa-apa, Nell? Kau bisa berdiri? Nell merasakan udara dingin di kulit basahnya. Pria itu mendorongnya sedikit dan pria itu Nell mem buka satu mata untuk melihat ya, dia tengah me natap nya. Ia merasakan puncak payu dara nya mengen cang ia kedinginan, itu saja. Bukan ke panas an. Rahimnya tidak meleleh dan tempat yang sudah lama mati di antara pahanya tidak berdenyut dan sembap. Mereka menikah ketika ia berusia tujuh belas tahun. Saat itu ia sangat menginginkan Ian dan tidak sabar untuk tidur di ranjangnya. Nell menelan isak tangis, namun kurang cepat. Kau terluka. Tidak, ini
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks