Studi Kasus Kesulitan Keuangan Wrigley Comp

Please download to get full document.

View again

of 8
13 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Manajemen Keuangan Lanjutan Kasus Wrigley
Document Share
Document Transcript
  MANAJEMEN KEUANGAN LANJUTAN KASUS: KESULITAN KEUANGAN THE WM. WRIGLEY JR. COMPANY Oleh: 1.   Winayaka Lingga 1807611002 2.   I Gst. Agung Bagus Adhi Damanik 1807611003 3.   I Putu Bayu Suyadnya Pratama 1807611004 PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS UDAYANA 2018  1 A.   Profil Perusahaan The Wm. Wrigley Jr. Company, yang dikenal sebagai Wrigley Company, adalah sebuah perusahaan permen karet Amerika yang didirikan pada 1 April 1891 oleh William Wrigley Jr., berbasis di Global Innovation Center   (GIC), Goose Island, Chicago, Illinois.  Perusahaan tersebut sepenuhnya dimiliki oleh Mars, Incorporated. Perusahaan tersebut sekarang merupakan pabrik dan pemasar permen karet terbesar di dunia. Wm. Wrigley Jr. Company adalah organisasi global yang beroperasi lebih dari 50 negara, dan mendistribusikan produknya lebih dari 180 negara. Sejarahnya, dipenuhi cerita tentang kepemimpinan, inovasi, dan integritas. Tahun 1891, William Wrigley Jr, seorang pengusaha yang lahir di Philadelphia, melakukan usahanya di Chicago dengan menjual barang-barang seperti sabun dan baking  powder  , dengan memberikan stick permen karet, dan permen karet tersebut terbukti lebih  banyak diminati dari pada dagangannya sendiri. Pengusaha yang memiliki bakat untuk mengidentifikasi peluang, dimana orang lain hanya melihat risikonya saja, Wrigley Jr. dengan cepat memproduksi permen karetnya sendiri. Pada tahun 1893, selama terjadi krisis ekonomi, Wrigley Jr. memperkenalkan dua merk yang akan menjadi ikon perusahannya, yaitu: Wrigley's Spearmint dan Juicy Fruit. Ketika terjadi kemerosotan ekonomi yang makin lemah pada tahun 1907, Wrigley melakukan hal yang diluar pikirannya, ia menggadaikan semua yang dimilikinya untuk meluncurkan iklan produk tersebut secara  besar-besaran, yang merupakan sebuah langkah dan strategi perusahaan di masa depan. Selama perkembangan perusahannya meningkat, Wrigley Jr. menetapkan dirinya sebagai “ The Nation’s Leading Champio ns of Employee Rights and Benefits ”, dan mendirikan departemen kesehatan dan kesejahteraan di pabrik Wrigley, Chicago pada tahun 1916. Selama terjadi penurunan, perusahaan mengambil langkah lebih maju, dengan menetapkan tingkat upah minimum, sehingga karyawannya memiliki keamanan finansial.  2 Wrigley dikenal sebagai bapak periklanan modern. Pada tahun 1915, ia melakuan  pemasaran nasional yang pertama. Dengan mengirimkan permen karet ke setiap alamat yang tercantum dalam buku telepon AS. Wrigley terus memperluas upayanya melalui program yang menguntungkan bagi  perusahaan dan masyarakat. Tahun 1987, Wrigley Company Foundation  telah menyediakan lebih dari $ 70 juta untuk organisasi nirlaba dan masyarakat di seluruh dunia. Program tersebut adalah Wrigle Oral Healtcare, yang menawarkan pendidikan, kesehatan dan kebersihan di pasar seluruh dunia. Sebagai bagian dari Program Relawan Mars, rekan Wrigley berkeliling dunia untuk melakukan donasi secara sukarela setiap tahun. Saat Wrigley menjalankan bisnis sehari-harinya, ia melakukannya dengan komitmen jujur terhadap dunia. Wrigley berusaha menggunakan sedikit sumber daya untuk menjalankan  perusahaannya menjadi lebih efisien. Perusahaan Wrigley mempunyai komitmen terhadap  pengelolaan ekologi yang diperbesar pada tahun 2005 dengan pembangunan Global  Innovation Center   (GIC). Wrigley juga mendukung kampanye pendidikan masyarakat dan  pencegahan sampah di Australia, China, Jerman, Irlandia, Inggris, dan rekan rekan Wrigley A.S, dengan adanya proyek “ Go Green ” . B.   Studi Kasus Pada tahun kejayaan Wrigley, suku bunga sedang berada pada titik terendahnya selama 50 tahun terakhir. Suku bunga yang rendah ini, tidak meningkatkan perusahaan- perusahaan untuk menggunakan pembiayaan utang pada struktur modalnya. Hal ini dikarenakan terjadinya resesi, yaitu kondisi ketika produk domestik bruto (GDP) menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun. Sehingga perusahaan sangat berhati-hati dalam mengambil keputusannya terkait struktur modalnya.  3 Perusahaan Wrigley merupakan perusahaan yang saat itu tidak menggunakan utang sama sekali. Blanka Dobrynin yang saat itu adalah pengelola dari Aurora Borealis Dakota, melihat potensi investasi dari perusahaan Wrigley ini. Aurora Borealis Dakota adalah  perusahaan yang membawahi beberapa perusahaan di bidang manufaktur, pertanian, teknologi, properti dan penyewaan peralatan. Aurora Borealis Dakota merencanakan untuk  berinvestasi pada perusahaan Wrigley berupa utang, dengan meminjamkan uang sebesar $ 3 Miliar. Aurora Borealis Dakota meminta bantuan seorang konsultan yaitu Susan Chandler, untuk menganalisis dampak dari investasinya pada perusahaan Wrigley ini. Banyak faktor yang telah diperhitungan oleh Aurora Borealis Dakota bersama Susan Chandler dalam menilai dampak investasinya pada perusahaan Wrigley, mulai dari dampak  pada nilai saham perusahaan Wrigley, dampak pada biaya modal perusahaan Wrigley hingga dampak pada pengendalian pemungutan suara pemegang saham perusahaan Wrigley. Keseluruhan perhitungan mereka menghasilkan hal yang baik, namun Susan Chandler masih bertanya-tanya, apakah analisis yang ia lakukan sudah cukup untuk menilai keputusan Aurora Borealis Dakota untuk berinvestasi pada perusahaan Wrigley tepat. Ada salah satu hal yang masih belum dipertimbangkan oleh Susah Chandler yaitu kebangkrutan yang akan terjadi pada perusahaan Wrigley di masa depan dengan adanya investasi berupa  pinjaman ini. Oleh karena itu, perlu dianalisis lebih lanjut mengenai hal itu. Susan Chandler  perlu menggunakan perhitungan model z-score untuk mendapatkan jawabannya. C.   Perhitungan Model Z-Score Tujuan dari perhitungan model z-score yang dikembangkan oleh Edward Altman ialah untuk memprediksi kebangkrutan sebuah perusahaan dalam waktu 1 tahun ke depan. Terdapat 2 model z-score yang dikembangkan oleh Edward Altman yaitu model z-score yang diperuntukan untuk perusahaan manufaktur  go-public  dan model z-score yang diperuntukan untuk perusahaan non-manufaktur dan non-public . Pada kasus ini, kami
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks