SISA PLASENTA.docx

Please download to get full document.

View again

of 3
0 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Download SISA PLASENTA.docx
Document Share
Document Transcript
  SISA PLASENTA SOP/PJI/UKP/RB-24 1 / 3 REV.00 SISA PLASENTA SOP No. Dokumen SOP/PJI/UKP/RB-24 No. Revisi 00 TanggalTerbit 10 April 2017 Jumlah Halaman 3 PUSKESMAS KELURAHAN PENJARINGAN I Ditetapkan oleh : Kepala Puskesmas drg. Filma Espin NIP. 195909091989032002  A. Pengertian Sisa plasenta merupakan tertinggalnya bagian plasenta atau Potongan-potongan plasenta yang ketinggalan tanpa diketahui dalam uterus yang dapat menimbulkan perdarahan post partum primer atau perdarahan post partum sekunder (Ilmu Kesehatan Reproduksi : Obstetri Patologi,2003). B. Tujuan 1. Melahirkan bagian plasenta yang tertinggal dengan segera 2. Merangsang kontraksi uterus dan meminimalisir intervensi 3. Mengurangi jumlah kehilangan darah 4. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu C. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Kelurahan Penjaringan I No. 22 Tahun 2017 tentang Pelayanan Klinis dan Asuhan Gizi D. Referensi 1. Prawiroharjo, Sarwono., 2010, Ilmu Kebidanan , YBPSP, Jakarta. 2. Saifudin, Abdul Bari, dkk., 2006, Buku Panduan Praktis Pelayanan Maternal dan Neonatal  , Edisi I, YBPSP, Jakarta. 3. Departemen Kesehatan Republik Indonesia,   2008 , Asuhan Persalinan Normal  , JNPK-KR, Depkes RI, Jakarta. 4. Departemen Kesehatan Republik Indonesia,   2007 , Pelayanan Obstetrik Neonatal Emergency Dasar  , JNPK-KR, Depkes RI, Jakarta. E. Prosedur  Alat dan Bahan 1. Form informed consent 2. Infus set 3. Abocath no.18 atau 20 4. Microfor 5. Kasa Steril 6. Cairan infus NaCL 0,9 % atau RL 7. Oksitosin 20 unit 8. Ergometrin 0,2 mg 9. Kateter nelaton 10. Sarung Tangan Panjang 11. Cairan klorin  SISA PLASENTA SOP/PJI/UKP/RB-24 2 / 3 REV.00 F. Langkah-langkah 1. Menjelaskan kepada pasien tentang keadaanya dan melakukan Inform Concent tindakan yang akan dilakukan. 2. Melakukan pemeriksaan dalam dengan lembut, seka vagina, dan lubang serviks untuk membersihkan selaput ketuban atau bekuan darah yang tertinggal. 3. Melakukan perabaan pada bagian dalam uterus untuk mencari sisa plasenta, dan melakukan eksplorasi manual uterus dengan menggunakan teknik yang serupa dengan teknik yang digunakan untuk mengeluarkan sisa plasenta yang tidak keluar. 4. Mengidentifikasi keadaan implantasi plasenta : a. Jika bagian plasenta tidak dapat terlepas dan perdarahan berlanjut, maka perlu dilakukan kuretase, atau tindakan lebih lanjut difasilitas kesehatan rujukan, lalu menyiapkan pemasangan infuse RL berisi 20 unit oksitosin 20 tpm. b. Jika sisa plasenta dapat dikeluarkan, dilanjutkan pemberian obat uterotonika seperti ergometrin 0,2 mg secara IM atau IV, dan pemberian antibiotik dalam dosis pencegahan sebaiknya diberikan. 5. Melakukan pemantauan ketat pascatindakan, dan segera rujuk apabila terjadi kegawatdaruratan obstetric. 6. Melakukan dekontaminasi dan memberikan penyuluhan tanda bahaya perdarahan selama perawatan. 7. Melakukan pendokumentasian hasil tindakan dan pemeriksaan. G. Hal-hal yang perlu diperhatikan 1. Kondisi pasien 2. Implantasi plasenta 3. Pantau denyut nadi, tekanan darah, pernapasan, dan periksa volume perdarahan vaginal setiap jam sampai normal. 4. Jika perlu, perbaiki dehidrasi dengan cara memberikan cairan intravena. 5. Berikan analgesik seperti parasetamol untuk meredakan nyeri jika diminta. 6. Segera atasi atau rujuk ke fasilitas yang lebih lengkap bila terjadi komplikasi perdarahan hebat atau infeksi. H. Unit Terkait Ruang Bersalin I. Dokumen Terkait Rekam medis Informed concent J. Riwayat Perubahan Dokumen No Yang diubah Isi Perubahan Tglmulai diberlakukan  SISA PLASENTA SOP/PJI/UKP/RB-24 3 / 3 REV.00 DAFTAR TILIK DOKUMEN Unit/Poli : ....................................................................................... Nama Petugas : ....................................................................................... Tanggal Pelaksanaan : ....................................................................................... Langkah Kegiatan Ya Tidak Tidak berlaku 1. Apakah petugas menjelaskan kepada pasien tentang keadaanya dan melakukan Inform Concent tindakan yang akan dilakukan? 2. Apakah petugas melakukan pemeriksaan dalam dengan lembut, seka vagina, dan lubang serviks untuk membersihkan selaput ketuban atau bekuan darah yang tertinggal? 3. Apakah petugas melakukan perabaan pada bagian dalam uterus untuk mencari sisa plasenta, dan melakukan eksplorasi manual uterus dengan menggunakan teknik yang serupa dengan teknik yang digunakan untuk mengeluarkan sisa plasenta yang tidak keluar? 4. Apakah petugas mengidentifikasi keadaan implantasi plasenta? c. Jika bagian plasenta tidak dapat terlepas dan perdarahan berlanjut, maka perlu dilakukan kuretase, atau tindakan lebih lanjut difasilitas kesehatan rujukan, lalu menyiapkan pemasangan infuse RL berisi 20 unit oksitosin 20 tpm. d. Jika sisa plasenta dapat dikeluarkan, dilanjutkan pemberian obat uterotonika seperti ergometrin 0,2 mg secara IM atau IV, dan pemberian antibiotik dalam dosis pencegahan sebaiknya diberikan. 5. Apakah petugas melakukan pemantauan ketat pascatindakan, dan segera rujuk apabila terjadi kegawatdaruratan obstetric? 6. Apakah petugas melakukan dekontaminasi dan memberikan penyuluhan tanda bahaya perdarahan selama perawatan? 7. Apakah petugas melakukan pendokumentasian hasil tindakan dan pemeriksaan? Jumlah Tingkat Kepatuhan : ..........................% Jakarta,........................................ Petugas Pemeriksa
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks