Rakyat Kalbar 29_2_2016

Please download to get full document.

View again

of 16
30 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Rakyat Kalbar 29_2_2016
Document Share
Document Transcript
                                           Selamat Datang Bunga Rendah Rasa Berdebar DAHLAN ISKAN Mantan CEO Jawa Pos Koran dengan sebaran TERLUAS di Kalbar, Tersebar di empat belas Kabupaten-Kota HARIAN Rakyat albar Rakyat Kalbar Redaksi/Sirkulasi/Iklan: Graha Pena Kalbar, Jalan Supadio (Ahmad Yani II) Km 3,5 Kubu RayaTelp: 0561 768677 (Hunting) Fax: 0561 768675 Iklan/ Langganan... 0561 - 768677 - Injet-injet Sangsot  Kontes ‘kecantikan’ waria di tengah penolakan LGBT  Jangan bilang ganteng, nanti eike kenak marah nanti nek. Rakyat Kalbar @Rakyat_Kalbar  Jadwal Shalat PONTIANAK & SEKITARNYA Dzuhur Ashar Maghrib Isya Subuh 11.5715.1118.0419.1004.29 Sumber : Kementerian Republik Indonesia  THE NEWS LEADER REFERENCE Rakyat albar Rakyat Kalbar Harga Rp 3.000  (Luar kota+ongkos kirim) Senin, 29 Februari 2016 Klik! website: equator.co.id THE NEW P󰁥󰁮󰁧󰁡󰁤󰁡󰁡󰁮  bantuan bibit ikan untuk kelompok nelayan di Desa Bunut Hilir, Kecamatan Bunut Hilir tahun 2015 dari Dinas Perikanan Kapuas Hulu melalui CV. ASPIRASI DPRDDIDUGA DIKORUPSI S󰁥󰁰󰁡󰁮󰁪󰁡󰁮󰁧  jalan, trotoar perkotaan atau di keramaian suatu even, sering kita mendengar pedagang mainan anak-anak yang meneriak-kan “Sayang anak.. Sayang anak,”. Sayang Anak!     Kontes ‘Kecantikan’ Waria di Tengah Penolakan LG T Kontes ‘Kecantikan’ Waria di Tengah Penolakan LGBT                                  Lenggak lenggok  santai di catwalk kala cemooh terhadap kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), tengah  gencar-gencarnya, dilakukan  sejumlah wanita- pria (Waria) di Sekadau. Dalih mereka, ingin menunjukkan tak semua Waria berkesan negatif.     Dibunuh Dulu Baru Dimutilasi N󰁡󰁮󰁧󰁡 P󰁩󰁮󰁯󰁨-RK  . Hari ketiga pembunuhan dan mutilasi Fab, 4, dan adiknya, Amo, 3, oleh Brigadir Petrus Bakus yang tak lain ayah kandungnya, disikapi serius Polres Melawi. Meskipun pelaku Brigadir Bakus belum diperiksa, namun Polres sudah melakukan pra rekontruksi. Tak Bersenjata Api, Wilayah Kerja Bakus Landai Saja N󰁡󰁮󰁧󰁡 P󰁩󰁮󰁯󰁨-RK.  Alasan logis Fab dan Amo dimu-tilasi oleh ayah kandungnya, Brigadir Petrus Bakus, masih belum terjawab. Terkini, Polres Melawi dimana Bakus bertugas telah dibantu tim psikiater dari Mabes Polri. Hanya saja, kondisi anggota Satuan Intelkam itu menyulitkan psikiater mengumpulkan data.“Dia masih labil. Kita perlu hasil tes observasi, kira-kira pelaku klasi󿬁kasi kejiwaannya seperti apa. Ini psikater lah yang lebih tahu,” ungkap Kapolres Melawi, AKBP Cornelis MS, ditemui di rumah kerabat ibu Fab dan Amo,  Windri Hairin Yanti, di Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Minggu (28/2). MALAM-MALAM WINDRI MASIH NYANYI PELANGI PELANGI, TAPI SUDAH MAU MAKAN DAN BICARA                                        S󰁥󰁢󰁥󰁮󰁡󰁲󰁮󰁹󰁡  ini keberhasilan besar. Besar sekali: pemerin-tah berhasil memaksa bank menurunkan bunga pinjaman. Betul. Pemerintah betul. Sudah terlalu lama dunia per-bankan menikmati bunga tinggi. Sampai laba perbankan di Indonesia luar biasa tingginya. Termasuk tertinggi di dunia. Bank-bank asing pun ikut berbahagia.Mestinya peristiwa ”bunga rendah” ini disambut gegap gempita. Terutama oleh dunia usaha. Ini luar biasa. Ini bersejarah. Pura-pura Tak Tahu? S󰁩󰁮󰁧󰁫󰁡󰁷󰁡󰁮󰁧-RK  . Kawasan Kalijodo di Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, yang identik dengan pros-titusi, judi, premanisme, plus peredaran Narkoba, kini sudah ditindak tegas Pemprov DKI Ja-karta dan Polda Metro Jaya. Bagaimana dengan Kaliasin, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan (Singsel)?Tempat yang mirip den-gan Kalijodo, berjejer Ruko-Ruko, terletak di pinggir jalan raya dan merupakan pintu masuk Kota Sing-kawang dari arah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat ini membuat siapa saja mudah men-gunjunginya. Suasana remang-remang dengan perempuan peng-hibur di setiap Ruko menjadi daya tarik pria hidung belang yang ingin memanjakan diri. Operasionalnya pun terang-terangan,                                                                      PRA REKONTRUKSI KEBIADABAN BRIGADIR BAKUS     M󰁥󰁲󰁥󰁫󰁡  menggelar fashion show di Mess Pemkab Sekadau, Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir, Sabtu (27/2). Kontes ‘kecantikan’ itu diikuti pu-luhan Waria, besutan Seni Kreatif Entertaiment Indo-nesia Kabupaten Sekadau. Lumayan banyak yang menyaksikannya.Salah seorang Waria  yang ditemui usai keg-iatan tersebut, Aura meng-klaim pilihannya yang tidak lazim itu diperboleh-kan oleh ayah dan ibunya. “Keluarga saya baik-baik saja. Kedua orangtua saya sangat mendukung,” ujar pemenang kontes ‘ke-cantikan’ tersebut, yang sehari-hari bekerja di salon.     JAKARTA PUNYA KALIJODO SINGKAWANG ADA KALIASIN  Kota Singkawang, satu dari 14 daerah tingkat II di Kalbar, kaya akan aset pariwisata bahari dan kuliner. Kota ini juga dijuluki  Kota Amoy dan Seribu Kelenteng.  Hanya saja, saat memasuki kota dengan tingkat toleransi tinggi itu,  suguhan kafe remang-remang di  pinggir jalan raya terkesan merusak pemandangan.                  PONTIANAK-RK. Fraksi Partai Ger-indra di parlemen Kalbar menegaskan satu suara dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Par-tai Gerindra atas penolakan revisi Undang-Undang Komisi Pember-antasan Korupsi (KPK). “Kami senada dengan Gerindra pusat. Karena ber-dasarkan telaah, revisi itu banyak unsur untuk me-lemahkan KPK,” ucap Wakil Ketua DPR Kalbar, Ir. H. Suriansyah, MMA dijumpai di rumahnya, Jalan Seka-dau, Kompleks Untan, Pontianak, Minggu (28/2).Legislator daerah pemilihan Sambas itu men-gatakan, upaya revisi UU KPK sangat baik, jika tujuan-nya untuk memperkuat lembaga anti rasuah itu. “Tapi dari pasal-pasal yang mau dimasukkan, kita menilai banyak kewenangan KPK yang mau dicabut,” tegasnya.Suriansyah mengungkapkan, kewenangan KPK un-tuk melakukan penyadapan direcoki. Seperti perlu izin dari pengadilan. “Itu sesuatu yang tidak masuk akal. Sedangkan penyadapan adalah salah satu teknik KPK untuk mendapatkan informasi awal dan menentukan alat bukti,” jelasnya.  Wakil rakyat asal Sambas ini menyesalkan, pem-batasan waktu kerja KPK yang hanya 12 tahun. Padahal korupsi di negeri ini telah merajalela dan mengakar. “Pak Prabowo sejak awal sudah menyebut-kan, Indonesia banyak kebocoran anggaran,” ungkap Suriansyah. Menurut orang dekat H Prabowo Subianto ini, Prof. Soemitro (Ayah Prabowo) mengatakan, pada zaman Orde Baru korupsi sudah di level 30 persen. “Zaman reformasi bisa lebih dari 30 persen. Bahkan dilakukan di berbagai tempat,” sebutnya. Wakil Ketua I DPD Partai Gerindra Kalbar ini tidak menampik, korupsi juga sudah menjalar ke lem-baga penegakan hukum. “Saya tidak mena󿬁kan ko-rupsi juga terjadi di eksekutif, legislatif dan judikatif,” ujarnya.Legislator Gerindra itu berpandangan, korupsi su-dah menjadi rahasia umum. Jika Undang-Undang KPK dibatasi, apalagi mengurangi kewenangan lembaga anti rasuah ini, tentu akan membuat lembaga ini tidak efektif. “Makanya ketua KPK bilang, kalau memang mau direvisi, lebih baik dirinya mundur atau KPK dibubarkan saja. Karena tidak ada gunanya. Gerindra berpendapat, KPK masih perlu di negeri ini, sampai indeks korupsi menurun,” papar Suriansyah.Bangsa ini rusak karena prilaku korupsi. Contohnya, kata Suriansyah, banyak pejabat hidup mewah dan berlebihan. Padahal kalau dihitung dari gaji atau pendapatannya, seharusnya pejabat tidak akan bisa hidup glamor.“Infrastruktur kita sudah memakan anggaran besar. Tapi masih juga jelek. Karena sebagian dana untuk in-frastruktur dikorupsi. Kita menolak pelemahan KPK,” tegasnya. Saking seriusnya, Fraksi Gerindra Kalbar sudah menghubungi Fraksi Gerindra DPR RI. “Kami antar-fraksi sering berkomunikasi. Kami melihat korupsi masih banyak. Makanya kita ingin KPK tetap ada,” tegas Suriansyah. ( dsk  ) PONTIANAK-RK.  Aneh, dalam be-berapa bulan terakhir, Jembatan Kapuas Tayan masih dalam tahap uji coba. Namun saat ini sudah dibuka untuk umum.“Jembatan Tayan hampir 10 hari (terakhir) sudah dibuka untuk umum,” ucap anggota DPR Kalbar, H. Irvan Masyad ketika dihubungi Rakyat Kalbar tadi malam. Sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalbar menyatakan mega proyek Rp1,1 triliun itu sudah selesai penger- jaannya. Tinggal diresmikan oleh Pres-iden Joko Widodo (Jokowi). “Jembatan Kapuas Tayan baru akan di-buka setelah diresmikan Presiden Jokowi pada Juni mendatang. Namun saat ini  warga sudah bisa melintasinya. Namun tetap dalam pengawasan tim kelayakan,”  jelas Legislator Partai Golkar ini.Beberapa hari terakhir ini, kendaraan  jenis apapun dibiarkan melintasi jem-batan terpanjang di Pulau Kalimantan itu. Tujuannya untuk tes kekuatan jem-batan. “Ketika mau peresmian nanti, ditutup dulu selama dua hari untuk sterilisasi,” katanya. Sebelumnya, Camat Tayan Hilir Tony Kulung mengharapkan, Jembatan Kapuas Tayan segera diresmikan. Hara-pan ini mewakili warga yang bermukim di empat desa di sekitar kawasan jem-batan. “Warga sebenarnya sudah tak sabar. Tapi jembatan kita ini memang perlu uji coba,” katanya. Tony berkeinginan, informasi peres-mian Jembatan Kapuas Tayan tidak simpangsiur. “Warga dari berbagai desa banyak datang ke jembatan. Bukan untuk melihat peresmian, tapi untuk bertemu presiden,” jelas Tony.Selama uji coba, dirinya dan jajaran terus memantau kondisi jembatan. Sehingga uji kelayakan bisa berjalan aman dan kondusif. “Minat warga Kal-bar untuk melihat jembatan ini besar sekali. Setiap hari hampir ratusan orang berkunjung,” katanya. Laporan: Deska IrnansyafaraEditor: Hamka Saptono Rakyat albar Rakyat Kalbar 2 Senin, 29 Februari 2016 Kantor Pusat: Graha Pena Kalbar, lantai 2 & 3 Jalan Supadio (Ahmad Yani II) Km 3,5 Sungai RayaKubu Raya 78391, Kalimantan Barat Tel. +62 561 768677  (Hunting), +62 561 721229  (Order Koran & Iklan)Faks. +62 561 768675,  SMS, Line, WhatsApp +62 81 254 660990 Facebook: Rakyat Kalbar Twitter: @Rakyat_Kalbar EMail: rakyatkalbar.news@yahoo.co.id Website : www.equator.co.id Penerbit PT Kapuas Media Utama Press Jawa Pos Group Rakyat albar Rakyat Kalbar THE LEADER NEWS REFERENCE Harian Rakyat Kalbar dilahirkan 9 Juli 2012, sebagai perubahan dari Harian Equator yang terbit perdana 29 November 1998. Pembina: Dahlan Iskan, HM Alwi Hamu, Zainal Muttaqin. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Wakil Direktur/Personalia:  Djailani Kasno. Corporate Lawyer Jawa Pos Grup:  Dr Harris Arthur Hedar SH MH. Lawyer Rakyat Kalbar:  HM Tamsil Sjoekoer SH MH, Kusuma Dilaga SH & Rekan. Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab : Hamka Saptono. Dewan Redaksi:  Mohamad Iqbal (Redaktur Pelaksana), Yuni Kurnianto, Mordiadi, Kiram Akbar, Andre Wahyudi, Arman Hairiadi. Sekretaris Redaksi:  Miftahul Jannati. Pracetak/Layout : Denis Firmansyah (Manajer), Defri, Muhammad Fahrizal, Faqihudin, Hery, Polar. IT &   Website: Febriandi Bahroni   (Koordinator),    Aditya .Corporate & Pengembangan Bisnis: Mohamad Qadhafy, David T Marpaung . Keuangan:  Nurbani (Manajer), Susanto. Umum & Kesekretariatan:  Adi Dharma (Koordinator), Hendra Ramawan. Biro Pontianak:  Ocsya Ade C Putra, Deska Irnansyafara, Achmad Mundzirin, Gusnadi, Isfiansyah, Fikri Akbar. Kubu Raya: Syamsul Arifin. Mempawah:  Arisandy, Jalan Teratai Blok A No 3, Tel. 0813-4657-7220. Singkawang: Mordiadi, Jalan Alianyang (sebelah Koperasi Sinka), Tel. 0812-5667-3567. Sambas: Muhammad Ridho, Jalan Suka Ramai Komplek Didis Permai Blok G/10, Dalam Kaum, Tel. 0852-4569-8977. Bengkayang: Kurnadi, Jalan Tiga Desa Komplek SMP Negeri 3 No 111, Bumi Emas, Tel. 0821-59838787. Landak:  Antonius,   Jalan Jalur 2 (depan Wisma Usaha Jaya Pal 2) Ngabang, Tel. 0813-4529-4139. Sanggau: Kiram    Akbar,   Jalan Nenas Komplek Dinkes No 40 Tanjung   Sekayam, Kapuas, Tel.   0813-5253-3013. Sekadau:  Abdu   Syukri, Komplek   Terminal Lawang Kuari No 225 (Fotocopy GSI), Tel. 0856-5234-7489. Sintang:  Achmad Munandar, Jalan MT.Haryono, Komp. BTN Cipta Mandiri 1, Jalur 1 No 5. Tel. 0822-3359-3192. Melawi: Sukartaji,   Jalan Juang Nanga Pinoh, Tel.   0568-22069. Kapuas Hulu:  Andreas, Jalan M Yasin No 3, Tel. 0856-5231-1288. Kayong Utara: Kamiriluddin,   Dusun Siduk, Desa Simpang Tiga, Sukadana, Tel. 0852-4518-7777. Ketapang:  Jaidi Chandra, Jalan Ketapang-Siduk, Sungai Awan, Tel. 0821-5948-6599. Sirkulasi/Pemasaran & Promosi : Mohamad Qadhafy (Manajer), Abu Bakar, Arninda Idris (Admin). Ekspedisi/Distribusi : Ferry Firmansyah (Koordinator). Iklan : Mohamad Qadhafy (Manajer), Julianus Ratno. Biro Jakarta :   Jalan Jeruk Purut Al Ma’ruf No 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560, Tel. 021-78840827, Faks. 021-78840828. Tarif Iklan Mili Meter Kolom: Hitam-Putih (Black-White/BW)= Rp 25.000, Warna (Full Colour/FC)= Rp 35.000; Baris: Rp 8.000/baris (2 s/d 10 baris). Eceran : Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Sambas, Bengkayang= Rp 3.000/eksemplar; Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang= Rp 3.500/eksemplar; Langganan :   Pontianak, Kubu Raya= Rp 80.000/eksemplar;   Mempawah, Singkawang, Sambas, Bengkayang= Rp 85.000/eksemplar;   Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Kayong Utara= Rp 90.000/eksemplar;   Ketapang=   Rp 95.000/eksemplar. Akun Bank:  Bank Mandiri cabang Pontianak Sidas, nomor rekening: 146-0000-094784 a/n PT Kapuas Media Utama Press ( Giro/Online Payment ); Bank Kalbar pusat Pontianak Tanjungpura, nomor rekening: 100-400-1-555 a/n PT Kapuas Media Utama Press. BRI cabang Pontianak Barito, nomor rekening: 0071-01-020303-502 a/n Djunaini KS. Parlementaria      P󰁯󰁮󰁴󰁩󰁡󰁮󰁡󰁫-RK.  Anggota Komisi I DPR Provinsi Kalbar, H Subhan Nur mempro-tes, kebijakan Menteri Pendayaangunaan  Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi tentang Penggantian Pejabat Pascapilkada.“Kebijakan menteri sangat amburadul. Peraturan itu akan mengacaukan visi misi kepala daerah yang terpilih,” ujar H Subhan Nur dihubungi wartawan koran Rakyat Kalbar, Minggu (28/2).Legislator Partai NasDem ini men-egaskan, peraturan Menteri Yuddy jan-gan sampai merugikan pemerintahan daerah. Seyogyanya, penggantian pe- jabat di lingkungan pemerintah daerah (Pemda) merupakan hak prerogatif kepala daerah. “Menteri jangan men-ciptakan kebijakan-kebijakan yang tidak bijaksana,” ujarnya.  Wakil rakyat Dapil Kabupaten Sambas ini berpendapat, kepala daerah tentu pu-nya kepentingan, setelah resmi dilantik.  Apabila pimpinan birokrat tidak satu visi dan misi, tentu perlu adanya evaluasi.“Ini bukan pegawai pusat yang bisa diatur-atur menteri. Boleh mengatur pejabat di daerah, tapi pegawai yang di bawah lembaga vertical. Pembentu-kan formasi dinas adalah hak daerah,” tegasnya. Menurut H Subhan, setelah dipi-lih rakyat, tentu kinerja kepala daerah seperti gubernur, wali kota serta bu-pati akan dinilai masyarakat. Rakyat pasti gerah, apabila tidak ada perubahan setelah pergantian.“Peraturan itu membuat susah kepala daerah. Masak mau ganti pejabat yang tidak sejalan dengan kerja kepala daerah tidak bisa,” sesalnya. Pria kelahiran Sambas ini berpandan-gan, banyak kebijakan pemerintah pusat tidak macing (senada), bahkan memb-ingungkan. Ia menekankan, menteri  jangan buat kacau kondisi daerah. “Banyak hal yang sudah baik di dae-rah lalu menjadi buruk akibat campur tangan pusat. Jangan mengacaukan sistem. Menteri jangan hanya pencin-traan saja,” ucapnya. H Subhan menduga, peraturan terse-but ada, karena kepentingan politik. Ia menyebut, kepentingan politik sangat besar dalam kebijakan menteri. “Karena yang banyak menang Pilkada bukan partai menteri. Makanya, per-aturan itu bisa saja tercipta karena ada kepentingan partai menteri. Apalagi saat Pilkada beberapa waktu lalu banyak kalah dia,” cetusnya.Kalau pemerintah pusat terus ber-buat semena-mena pada daerah, bisa-bisa Indonesia bubar. “Satu sisi ingin menjalankan otonomi daerah. Tapi di sisi lain, badan bebas ekor dipegang,” tegasnya. Saking geramnya, anggota Parlemen Kalbar ini menyuarakan, sebaiknya daerah khususnya Kalbar ‘mengas-ingkan diri’. “Merdeka saja daerah,” ungkapnya. Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sambas ini men-gatakan, sebagai tetangga Malaysia, Kalbar sudah banyak menanggung malu. “Contohnya daerah perbatasan Malaysia lebih bagus. Padahal Malaysia merdeka belakangan,” tuturnya. Sebagai negara yang lebih dulu mera-sakan kebebasan, seharunya Indonesia, termasuk Kalbar sudah lebih baik dari negeri tetangga. “Kita sudah 70 tahun merdeka. Tapi tak ada perubahan sig-ni󿬁kan,” paparnya.Perlu diketahui, Menteri Yuddy me-lalui Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2016 menyatakan, gubernur, bupati dan  walikota terpilih yang baru saja dilan-tik, dilarang mengganti pejabat dalam  jangka enam bulan sejak pelantikan. Selain itu dilarang mengganti peja-bat pimpinan tinggi selama dua tahun sejak pelantikan pejabat tersebut. Surat tersebut ditembuskan kepada presiden,  wakil presiden dan Menteri Dalam Negeri. ( dsk  )     Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Barat Dibunuh Dulu Baru Dimutilasi Otonomi Dikangkangi, Lebih Baik Merdeka  khirnya Jembatan Tayan Bisa Dilintasi Akhirnya Jembatan Tayan Bisa Dilintasi  qu tori n Equatoriana  Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun k omentar Anda tentang la ya nan umum dalam kolom SMS Inter Aktif. Untuk SMS yang be lum di muat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta. Redaksi menerima surat pembaca, isi maksimal 300 kata ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: equatorianarakyatkalbar@gmail.com Pemerintah terus mengklaim sanggup men-jaga stabilitas nasional, kenyataannya?. Jika dulu penjajah datang menggunakan kapal per-ang, sekarang cukup dengan ‘investor asing’ yang membawa kertas yang mereka cetak jadi uang Dollar dengan membawa bulldozer, guna mengeruk kekayaan alam negara berkembang, seperti Indonesia. Tak ada bedanya, mayoritas rakyat Indonesia tetap miskin dan terjajah.Jika penjajahan gaya lama mengarah pada pendudukan, penjajahan gaya baru membe-lenggu politik, ekonomi, hukum, pendidikan, dan budaya. Tidak hanya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang sengaja diwariskan penjajahan gaya lama. Begitu pula dengan tin-dak kriminalistas dan narkoba yang merusak moral dan mental bangsa. Ibarat teori pencet balon, satu sisi dipencet, di sisi lain langsung menggelembung. Belum lagi dengan menyebarnya ajaran dan faham yang menyesatkan. Tidak hanya aksi terorisme berdalih jihad, bahkan belum lama ini Kalbar digemparkan dengan keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).Secara budaya dan agama, bangsa kita juga dipertontonkan dengan budaya barat yang kian meresahkan. Salah satunya, maraknya lesbi, gay, biseksual dan transgender (LGBT) merupakan model gaul yang kebablasan. LGBT berbahaya, semakin lama bisa jadi penyakit kolektif. Pemahaman agama yang benar, dan memurnikan kembali budaya asli bangsa ini sudah saatnya dipilih. Generasi muda harus dirangkul, bukan dibiarkan mencari  jati dirinya tanpa pembinaan dan tuntunan. Menurut anda? Fraksi Gerindra IkutTolak Revisi UU KPK Larang Kepala Daerah Mutasi Jabatan                              Ada 27 adegan dalam pra rekon-truksi tersebut. Adegan pertama dimulai dari datangnya Windri Hai-rin Yanti ke Rumah Kasat Reskrim Polres Melawi pukul 00.05. Kemu-dian adegan terakhir penangkapan pelaku Brigadir Bakus. Wakil Direktur Reskrim Umum Polda Kalbar, AKBP Supriadi men-gatakan, pra rekonstruksi ini ber-tujuan menyesuaikan keterangan saksi. Adegan yang dilakukan, men-gacu pada keterangan saksi. “Saya kira semua keterangan saksi sama dengan adegan yang dilakukan tadi. Sudah sesuai,” ujar Supriadi. Adanya pra rekonstruksi, maka akan memperjelas data penyelidikan penyidik melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Adegan yang di-lakukan tidak ada tambahan. Karena adegan yang dilakukan diambil dari data hasil berita acara.“Adegan-adegan ini sudah sesuai dengan keterangan saksi. Hasilnya memperjelas data penyidikan. Dari awal sampai akhir adegan itu meru-pakan adegan yang sesuai dengan hasil berita acara dan data yang kita kumpulkan,” ucap Supriadi.Saat pra rekontruksi, posisi pelaku diganti anggota Reskrim Melawi. Pasalnya pelaku Brigadir Bakus ma-sih labil. “Takut mengganggu jalan-nya pra rekontruksi yang dilakukan,” ujarnya.Rekonstruksi, tentunya fakta hu-kum dan kebenaran dari menjadi lebih jelas. Sehingga keterangan dari para saksi dan berita acara, serta data-data yang dikumpulkan, tidak terdapat kesalahan. “Jadi hasil adegan tadi, korban dibunuh dulu kemudian baru dimutilasi,” ungkap Supriadi.Seperti hasil berita sebelumnya, beberapa bagian dalam adegan tersebut, istri pelaku, Windri tidur di kamar rumah dinas Polres Melawi tempat tinggal mereka. Dia melihat suaminya berdiri di depannya sam-bil memegang parang, sembari ber-kata “mereka baik, mereka mengerti, mereka pasrah. maafkan papa ya, dik”. Brigadir Bakus bakus langsung membunuh anaknya.  Windri melihat kedua anaknya su-dah tewas. Kedua bocah tak berdosa itu dibunuh ayahnya ketika sedang tidur dan memutilasinya. Windri ketakutan dan berlari menuju rumah Brigadir Sukadi. Sambil ketakutan, dia mengetok-ngetok pintu rumah dinas Brigadir Sukadi yang juga anggota Sat In-telkam Polres Melawi. Wanita ini meminta pertolongan.Brigadir Sukadi yang sudah tidur terbangun dan membuka pintu, lalu mengamankan istri pelaku ke dalam rumah dan mengunci pintu. Kemudian Brigadir Sukadi meli-hat Brigadir Bakus keluar rumah dan duduk di teras. Brigadir Bakus berkata kepada Brigadir Sukadi, “sudah saya bersihkan, Bang. Saya menyerahkan diri”.Kemudian sekitar pukul 00.20,  AKP Sofyan, Kapolsek Menukung  yang menginap di rumah dinas Kasat Intelkam di samping rumah Brigadir Bakus, mendengar suara ribut-ribut dari rumahnya. Kemudian Sofyan membangunkan Kasat Intelkam Polres Melawi dan mengecek ke rumah pelaku. Dia melihat pelaku sedang duduk di luar rumah bersa-ma Brigadir Sukadi. Kasat Intelkam pun lansung bertanya apa yang ter- jadi, Brigadir Bakus mengaku sudah membunuh kedua anaknya. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Melawi oleh oleh Kasat Intelkam Polres Me-lawi dan Kapolsek Menukung.“Sesuai dengan berita acara, jadi adegan itu dibunuh dulu baru di-mutilasi. Dugaan sementara, pelaku tunggal sesuai keterangan pelaku sendiri,” tegas Supriadi. Laporan: Dedi Irawan Editor: Hamka Saptono  Upaya pedagang tersebut untuk ‘merayu’ sang bunda atau ayah, agar bersedia membelikan mainan ke-sukaan buah hatinya. Slogan “sayang anak” dianggap sangat paten untuk meluluhkan hati sang bunda atau ayah.Menyasar anak-anak dengan mera-yu sang bunda atau ayah ini, memang strategi yang dianggap sangat jitu bagi para pedagang. Mereka menyadari betul kalau anak-anak merupakan komunitas yang sangat unik.Tidak dapat dimungkiri, komunitas  yang paling unik di dunia ini adalah anak kecil. Dari segi estetika, mereka adalah makhluk-makhluk mungil nan indah yang perlu mendapatkan perlakuan khusus oleh para orang-tua. Sorot mata, senyum, tawa dan tangisannya laksana kilauan permata  yang indah. Fase ini merupakan suatu proses untuk membentuk karakter anak. Namun pada kenyataannya, sikap sebagai orangtua malah berbanding terbalik. Bukannya memberi kasih sayang pada anak yang sedang mem-butuhkan perhatian dan kasih sayang, malah bersikap kejam.Terlepas dari karakter atau pem-bawaan dan mental, sering ditemu-kan orangtua–yang entah sengaja atau khilaf–memperlakukan anaknya secara tidak wajar. Seperti menyik-sanya, bahkan menghabisi nyawa anaknya sendiri.Harus disadari, anak adalah milik kita, masyarakat, dan negara. Mereka memang lemah. Maka sebagai orang-tua, kita hadir untuk melindunginya.Kekerasan dalam bentuk apapun  yang kita lakukan pada anak itu send-iri, tidak mungkin bisa memenuhi kehendak yang kita inginkan, terlebih anak yang masih berusia di bawah lima tahun (Balita).Seorang anak kecil, secara naluriah akan selalu cinta kepada ibu atau ayahnya, seberapapun kasarnya. Pada posisi ini, anak yang dianiaya atau ditelantarkan ada pada keadaan yang sangat menyedihkan. Tidak bisa lari, tidak bisa kemana-pun dan bingung. Hanya mengikuti nalurinya untuk mengikuti dan harus bersama si penganiaya, apapun risiko pahit yang harus dilaluinya. Di sinilah ‘penderiataan’ itu, yang harus kita pahami dan rasakan.  Andaikan sang anak bisa men-gajukan suatu pertanyan, niscaya dia akan bertanya “Untuk apa saya lahir,  jika hanya mendapat perlakuan yang tidak wajar, bahkan dibinasakan?”. (  ANDREAS  ) Sayang Anak! Masalah kita   P󰁯󰁮󰁴󰁩󰁡󰁮󰁡󰁫-RK . Sekitar 2000 warga padati halaman Markas Komando (Mako) Pangkalan Utama NI Angkatan Laut (Lan-tamal) XII Pontianak untuk mengikuti acara Fun Bike, Minggu (28/2) pagi. Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HU Polisi Mi-liter NI AL (POMAL) ke 70 tahun 2016.Komandan Lantamal XII Pontianak Brigjen NI (Mar) M Hari melepas langsung ribuan warga dan keluarga besar NI AL  yang tampak turut hadir dalam kegiatan fun bike tersebut. ak hanya warga, Peja-bat Forkompimda Provinsi Kalbar, unsur maritim Pontianak, instansi swasta, ma-hasiswa dan pelajar kota Pontianak turut melibatkan diri. “Fun bike ini merupakan kegiatan olahraga bersama jajaran NI  AL yakni Lantamal XII Pontianak dengan masyarakat serta unsur Pemerintah dalam rangka memeriahkan HU POMAL Ke 70  yang jatuh pada tanggal pada 20 Februari 2016 yang lalu,” kata Danlantamal XII Pon-tianak Brigjen NI (Mar) M Hari.Selain itu, M Hari juga turut serta me-nyampaikan kembali atau mensosialisa-sikan keberadaan NI AL di Kalbar yang kini bernama Lantamal XII Pontianak. “Kita  juga jadikan momen ini sebagai ajang silah-turahmi dengan masyarakat,” ujarnya.Dia menambahkan tujuan lain dari keg-iatan fun bike ini dirinya juga mengharap-kan dapat lebih mengenalkan eksistensi NI AL kepada masyarakat Pontianak khususnya dan Kalbar pada umumnya. “Satu momen penting yang perlu diketahui bahwa likuidasi peningkatan Pangkalan NI AL Pontianak menjadi Pangkalan Utama NI Angkatan Laut pada 7 Agustus 2015, dengan demikian tugas pokok Lanta-mal XII dalam menegakkan kedaulatan dan hukum di laut perairan Kalbar pun menjadi lebih besar,” jelasnya.Melalui tema ‘Dengan Semangat Revolu-si Mental kita tingkatkan Profesionalisme Polisi Militer Guna Mendukung ugas NI  Angkatan Laut’ dalam kegiatan fun bike HU POMAL ke 70 tahun ini, telah me-miliki Pemaknaan yang jelas. “Makna dari tema tersebut adalah dengan menerapkan budaya disiplin bagi seluruh para prajurit NI AL termasuk diantaranya tertib berlalu lintas,” demikian M Hari. ( oxa  ) 3  ontianak Pontianak it  K i t e Rakyat albar Rakyat Kalbar Senin, 29 Februari 2016 PONTIANAK MASIH TERSISA 71 HEKTAR KAWASAN KUMUH PSSI Kalbar Seleksi Pemain P󰁯󰁮󰁴󰁩󰁡󰁮󰁡󰁫-RK . Setalah melewati proses yang cukup panjang dan alot, akhirnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memberikan izin bagi cabang olahraga (Cabor) sepakbola untuk bisa tampil di PON XIX tahun ini. Bak gayung bersambut, PSSI Kalbar yang memang mengidam-idam-kan atletnya bisa tampil, langsung membuka seleksi atlet bagi semua klub yang tergabung di bawah Asosiasi PSSI 14 kabupaten kota se-Kalbar, mulai Senin (29/2). Sekretaris Umum PSSI Kalbar, Muhammad Husni menyampaikan, bahwa para atlet yang terpilih nantinya, akan dikirim ke Jawa Barat untuk melaksanakan Prakuali󿬁kasi PON, tanggal 20-30 Maret. Di mana Prakuali󿬁kasi PON ini wajib dilalui oleh setiap Cabor, sebagai prasyarat utama dalam keikutsertaannya di PON. “Seleksi ini akan dibuka mulai Senin, tanggal 29 sampai tangal 2 Maret. Jadi tiga hari berturut-turut. Kita akan cari 17-20 pemain,  jumlah ini sudah termasuk cadangan,” ujar Husni, Minggu (28/2).Dia mengatakan, terdapat beberapa hal yang ditekankan oleh tim juri, diantaranya berasal dari pengurus dan pelatih PSSI sendiri serta mantan pemain bola senior dalam hal seleksi  yang dijalankan para atlet.”Ada beberapa penilaian yang dilakukan, pertama 󿬁sik, per-mainan dan manajemen lapangan, bagaimana pemain ini bisa kerjasama. Di samping itu, kita juga melihat jam terbang pemain dan lain sebagainya,” jelasnya.Dalam Pra PON ini, Kalbar masuk dalam zona kalimatan. Lawan Kalbar nanti, seperti Kalimantan Utara, Kalimantan engah dan Ka-limantan Selatan. Saat ini kata Husni, agak sulit membaca peta perlawanan, mengingat infor-masi disetujuinya sepakbola bisa ikut PON ini cukup mendadak, sehingga semua daerah yang berada dalam zona ini belum siap. “Memang, sejak 25 tahun lalu kita tidak pernah masuk ke PON. Baru periode ini kita masuk lagi. api kita sangat optimis, bisa lolos PON,” lugas Husni.erkait soal pendanaan, Husni mengatakan bahwa transportasi dan akomodasi selama di Jawa Barat ditanggung oleh Kemenpora, ter-masuk dua set baju klub. Selebihnya, pihaknya akan berjuang untuk mencari sponsor dan donasi lainnya.“Saya paham, KONI tidak bisa menganggar-kan lagi, karena Pra PON pertama kan dibubar-kan oleh Kementerian, habis uang Rp175 juta. api dengan diperbolehkannya bola bisa ikut Pra PON kami sudah bersyukur, makanya saya terima kasih benar lah dengan KONI yang sudah banyak membantu kami, baik dari dana maupun mengupayakan agar bola ini bisa ikut Pra PON,” ucapnya.Kepada para atlet, Husni pun menyampai-kan agar tidak berharap banyak dengan kondisi  yang serba terbatas ini. Dia sangat berharap bahwa semangat atlet Kalbar untuk bisa lolos ke PON dan membawa pulang medali tidak pernah padam. “Memang ini benar-benar berjuang kita untuk nama baik Kalbar. Kami tetap upayakan semaksimal mungkin untuk uang saku atlet, bonus mer-eka dan lain sebagain- ya. api yang penting sekarang kita berjuang dulu, karena saya yakin semua pasti ada jalan-nya,” demikian Husni. ( 󿬁k  ) Ribuan Warga Ikut Fun Bike   POMAL Midji: Dua Tahun Lagi Tuntas Mengenalkan Eksistensi TNI AL ke Masyarakat P󰁯󰁮󰁴󰁩󰁡󰁮󰁡󰁫-RK . Musyawarah Provinsi (Musprov) Dewan Pengurus Daerah (DPD)  Asosiasi enaga Ahli Konstruksi Indonesia (Astakindo) Kalbar dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Indone-sia (Asperindo) Kalbar, sukses digelar pada Sabtu (27/2) kemarin. Pada kegiatan yang diselenggarakan di Ballroom lantai 4 Hotel Harris Jalan Gadjah Mada, Kota Pontianak ini, Gubernur Kalbar mengajak Astakindo- Asperindo Bersinergi Bangun Kalbar.Musprov ke-I tahun 2016 DPD Astakindo dan DPP Asperindo ini, tak hanya dihadiri oleh para pengurus 14 kabupaten/kota serta dari banyak kalangan asosiasi dan organisasi, namun juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pen-gurus Nasional (DPN) Astakindo H Bukhari Muslim dan Ketum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asperindo, M Soleh Tahir. Hadir pula sejumlah pejabat berkompeten dari Pemer-intah Provinsi Kalbar dan LPJKD.Gubernur Kalbar, Cornelis dalam sam-butan pembukaan yang dibacakan oleh Staf Ahli Setda Kalbar Bidang Ekonomi dan Keuangan Provinsi Kalbar, Yusri Zainud-din menyampaikan dengan lahirnya dua asosiasi yang baru saja dikukuhkan kepen-gurusannya itu menjadi gambaran bahwa semakin bergairahnya dunia konstruksi di Kalbar. “Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, saya yakin kedua asosiasi ini mampu menciptakan iklim usaha konstruksi yang kondusif, serta senantiasa mengedepankan profesionalisme untuk dapat ikut berperan dalam pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat,” katanya.Gubernur pun berharap, kedua asosiasi ini dapat bersinergi dengan lembaga-lem-baga terkait, termasuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk memajukan konstruksi di Kalbar. “Karena itu, saya ber-harap Musprov ini mampu menghasilkan para pengurus yang handal dan tangguh,  yang dapat membawa asosiasi ini berperan aktif dalam pembangunan di Kalbar, dengan menghasilkan bukti nyata berupa pekerjaan konstruksi yang tepat mutu, tepat biaya dan tepat waktu,” ujarnya.Ketua Umum DPD Astakindo Kalbar terlantik, Hadi Muslim Fauzie sangat men-gapresiasi sambutan Gubernur Kalbar. Dia menyampaikan bahwa pihaknya berkomit-men dan terus berupaya keras untuk mem-bawa pembangunan Kalbar menjadi lebih baik lagi kedepan.”Baik dibidang konstruksi infrastruktur arsitektur, maupun mencetak tenaga ahli yang betul-betul profesional dibidangnya. Dan tentunya kedua asosiasi ini akan bersinergi antara satu dan lainnya, karena kalau perusahaan tidak memiliki tenaga ahli tidak bisa jalan, begitupun seba-liknya, demi untuk menuju pembangunan  yang berkualitas,” katanya.Dari sisi Astakindo sendiri, menyusul setelah segala urusan surat menyurat yang terkait dengan legal standing selesai dilaku-kan, pihaknya akan langsung melakukan rapat koordinasi dengan semua pengurus, baik di provinsi maupun kabupaten dan kota untuk melakukan perencanaan program kerja kedepan. “Setelah ini tentu kita akan melaporkan dulu, hasil Musprov kepada LPJN dan LPJKD secara resmi bahwa Kalbar telah melakukan Musprov. Dan target kita dalam waktu dekat ini yakni mengadakan pembinaan, pelatihan atau diklat yang tu- juannya untuk mencetak tenaga-tenaga ahli dan profesional,” tuturnya.Dengan adanya Musprov ini, Hadi me-nyatakan bahwa sudah saatnya putra-putra terbaik Kalbar bangkit untuk berperan aktif dalam semua sektor pembangunan. “Semua eksis di dunia konstruksi. Jangan hanya jadi penonton. Kedepan melalui dua asosiasi ini kita tingkatkan lagi eksistensi para pengurus. Jangan tunggu lagi, kalau nunggu kita akan kalah dengan kontraktor-kontraktor dari luar. Harus gerak cepat, dari segi informasi dan lain-lain, apalagi sekarang sudah masuk MEA, karena siapa cepat dia hebat. Kompe-tisi itu biasa, dimanapun di dunia kompetisi sudah menjadi keniscayaan, tapi berkompe-tisi lah yang sehat,” ucapnya.Ketua Umum DPP Asperindo Kalbar ter-lantik, Witono Eria Wijaya, menyampaikan secara bersinergi pihaknya akan langsung melakukan penguatan-penguatan terhadap para anggota Asperindo Kalbar. Disamp-ing juga, Asperindo akan meningkatkan lagi jalinan hubungan yang sudah baik se-lama ini dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah.”Kita bersinergisitas dengan LPJKD, berperan aktif dengan pemerintah, meningkatkan hubungan dan komuni-kasi dengan Dinas PU yang selama ini sudah baik,” ucapnya.Selain itu, diantara beberapa program pri-oritas yang akan digulirkan Asperindo dalam  waktu dekat, Asperindo kata Witono juga akan membangun koperasi bagi para ang-gotanya. Dengan tujuan, untuk membantu para anggotanya dalam hal permodalan. “Kita usahakan tahun 2016 ini, koperasi ini sudah berdiri. Di samping itu kita juga akan mempermudah proses pembuatan atau per-panjangan SBU, kontrak, SPK, penerbitkan K1-M2, dan lainnya. Artinya dengan proses  yang mudah, cepat dan dengan harga yang sangat komoetitif,” ungkapnya.Selain melakukan pelantikan dan pengu-kuhan pengurus, Musprov ke-I tahun 2016 DPD Astakindo Kalbar dan DPP Asperindo Kalbar juga turut membahas dan menyepak-ati beberapa hal. Diantaranya terkait rencana dan program kerja pengurus untuk periode-sasi tahun 2016-2021. Musprov secara resmi ditututup pada pukul 15.00 WIB. ( 󿬁k  ) Gubernur Ajak Astakindo Asperindo Bersinergi Bangun Kalbar Gubernur Ajak Astakindo-Asperindo Bersinergi Bangun Kalbar P󰁯󰁮󰁴󰁩󰁡󰁮󰁡󰁫-RK . Kawasan kumuh di Kota Pontianak saat ini tinggal 71 hektar. Pemer-intah Kota (Pemkot) Pontianak optimis bisa menuntaskannya. Wali Kota Pontianak, H. Sutarmidji, SH, MHum bahkan menargetkan dua tahun ke depan tidak ada lagi kawasan kumuh di Kota Khatulistiwa ini.“Sebab, dalam kurun waktu satu tahun, kawasan kumuh yang sudah kita tangani seluas 20 hektar, bahkan pernah mencapai 60 hektar. saya yakin dua tahun ke depan kawasan kumuh itu bisa kita tuntaskan,” ujarnya, Minggu (28/2).Untuk mencapai terget tersebut, kata pria  yang karib disapa Midji ini menuturkan berbagai pembenahan terhadap kawasan kumuh terus dilakukan. “iga tahun ini kita sudah berhasil mengurangi kawasan kumuh sekitar 140 hektar. Sekarang tersisa 71 hektar,” katanya.Di sisa masa jabatannya sebagai Wali Kota Pontianak Midji ingin melakukan percepatan pembangunan. Ini menurutnya menjadi pekerjaan rumah baginya dan harus ditun-taskan. “Saya berkeinginan ada percepatan-percepatan sebelum masa jabatan berakhir di 2018 mendatang,” lugasnya.Dalam penanganan kawasan kumuh, Pemkot bersinergi dengan Pemerintah Pusat (Perpus) dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. “Mana yang menjadi tanggung jawab Kementerian PU dan mana  yang menjadi tanggung jawab Pemkot itu akan kita sinergikan,” terang Midji. Wali Kota Pontianak dua periode ini men-contohkan misalnya pihak Kementerian melakukan penurapan di pinggiran sungai, maka Pemkot akan membangun jalannya.  Atau Kementerian PU menangani gang-gang dan salurannya, sedangkan Pemkot menan-gani sanitasi dan perbaikan rumah tidak layak huni serta jaringan air bersih. Program tersebut sudah dianggarkan pihaknya, hanya tinggal merealisasikannya secara bersamaan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. “Kalau ada kepastian dari Kementerian PU untuk penurapan di kawasan itu, kita akan langsung anggarkan untuk pembangunan  jalan di pinggir sungainya. Se-hingga kawasan itu akan berubah  wajahnya dan tidak akan kumuh lagi,” jelasnya.Bahkan, lanjut Midji, pihaknya  yakin Pemkot Pontianak mampu melaksanakan program Perpus “se-ratus nol seratus” Perpus, dimana pada tahun 2019 dilakukan 100 persen akses air bersih, nol pers-en kawasan kumuh dan 100 persen akses sanitasi. idak perlu menunggu sampai tahun 2019, kawasan kumuh di Pontianak malah akan sudah tun-tas seluruhnya dua tahun nanti. “Kita targetkan 2018 program 100-0-100 bisa tercapai dan tuntas, agar Kota Pontianak menjadi benar-benar kota yang nyaman dan layak untuk ditinggali,” ucap Midji optimis. Laporan: Gusnadi Editor: Arman Hairiadi                                                D  I  I  Z  I  N  K  A  N   I  K  U   T   P  R  A   P  O  N                                   H. Sutarmidji  4 akyat albar Rakyat Kalbar Senin, 29 Februari 2016 Dunia Usaha  Harga Komoditi dan Pakan Ternak di Pontianak  Minggu ke 1 (Kesatu) Bulan Januari 2016 Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar  Komoditi Harga Distributor (Rp) Harga Eceran (Rp) DOC Broiler FS 3.500 4.500Broiler Hidup 26.000 28.000Ayam Buras Hidup 40.000 50.000Daging Sapi 115.000 120.000Daging Babi 50.000 65.000Karkas Kambing 125.000 135.000Telur Ayam Ras 21.000 23.200 Pakan Petelur Starter   6.000 6.650 Pakan Petelur Grower   5.700 5.900Pakan Layer 6.600 7.000 Pakan Pedaging Starter    7.000 8.500 Pakan Pedaging Finisher   6.000 7.500 Satuan Ekor KgKgKgKgKgKgKgKgKgKgKg   Selasa, 23 Februari 2016 Valas  Mata Uang Jual Beli  AUD 1.00 9,742.55 9,642.92EUR 1.00 14,866.95 14,713.65MYR 1.00 3,219.13 3,184.04 SAR 1.00 3,590.50 3,553.34 SGD 1.00 9,611.65 9,509.20USD 1.00 13,464.00 13,330.00   Sumber Bank Indonesia Sesuaikan dengan Passion PUTUSSIBAU-RK.  Harga karet di Kabupaten Kapuas Hulu kian merosot dan dampaknya sema-kin dirasakan masyarakat. Harga jual karet awalnya masih Rp5000, namun sekarang turun menjadi Rp4.500 per kilogramnya.“Kondisi seperti ini tentu sema-kin memperparah perekonomian di masyarakat,” ungkap Bakir, warga Kecamatan Mentebah, Minggu (28/2)Dikatakan Bakir, penurunan harga karet tersebut terjadi secara berlanjut dalam kurun waktu se-lama empat tahun terakhir. “Harga karet ini sudah berkali-kali men-galami penurunan, mulai dari harga Rp20.000 ribu turun menjadi Rp18.000, turun lagi Rp15.000, Rp10.000, Rp8.000, Rp5.000 hingga sekarang hanya Rp4.500 per kilo-gramnya,” papar dia.Padahal, lanjut Bakir, dalam satu hari, kebun miliknya mampu menghasilkan sekitar 10 kilogram karet. Jika harga Rp5.000, berarti dalam sehari sebesar Rp50.000. Sehingga setelah turun menjadi Rp4.500 per kilogram, pendapatan-nya berkurang sebesar Rp5.000. “Bagi kami Rp5.000 sangat be-rarti. Dari hasil itulah untuk saya menghidupi empat anak dan satu istri, termasuk untuk biaya sekolah anak-anak,” ungkap BakirHal senada diungkapkan, Rosidi,  warga Kecamatan Suhaid. Menurut dia harga karet ditempatnya turun awalnya Rp5.000 menjadi Rp4.800 per kilogramnnya. “Sudah tiga em-pat minggu ini turun harga karet. Sekarang ekonomi masyarakat lagi sakit, sementara kami hanya bisa bertahan dari hasil karet tersebut,” kata Rosidi.Dia berharap pemerintah segera memberikan solusi untuk mengembalikan harga karet sep-erti pada tiga atau empat tahun lalu, dimana kisaran harga per kilogramnnya mencapai Rp20.000 sampai Rp18.000. “Kami minta pemerintah memikir masyarakat kecil petani seperti kami ini. Meski harga turun, kami tetap menyadap karet,” ucap Rosidi. Laporan: Andreas Editor: Arman Hairiadi  Harga Karet Kian Merosot Shally: Yang Ikut-Ikutan Biasanya Tidak Bakal Lama Marissa Maharani, mem-berani-kan diri terjun kedunia usaha pada tahun 2007 silam. Usaha pertama yang dilakoninya yakni membuka taman penitipan anak.Perempuan berusia 34 tahun yang memang memiliki basic dan pernah kuliah di Lembaga Pendidikan Guru TK ini tidak terlalu menemui hambatan. Hanya memang dia harus berjuang sendiri saat awal-awal merintis. Dengan sabar dan ketelatenannya, Marissa terus berusaha un-tuk membesarkan usaha yang diberinya nama “Buah Hati” ini. Dari awalnya hanya lima anak, kini sudah mencapai 60 orang anak.Lama kelamaan, usaha penitipan anaknya inipun berkembang. Marissa mencoba mem-buka Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Playgroup. Dia bersyukur saat ini juga mengala-mi kemajuan. Asyik berusaha, terakhir dia juga membuka usaha laundry, dan join membuka usaha menjual solar. Adapun total karyawan yang dipekerjakannya saat ini tidak kurang dari 20 orang.Bagaimana kisah lengkapnya, Marissa yang juga berkecimpung sebagai anggota Bidang Riset dan Pengembangan UKM pada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalbar ini. Berikut wawancaranya dengan Rakyat Kalbar. + Bisa anda ceritakan bagaimana awal mu-lanya anda terjun ke dunia usaha? - Awal mula saya usaha tahun 2007. Saya membuka usaha taman penitipan anak yang sekarang berdiri di Jalan Tabrani Ahmad Gang Lawu Nomor 43 Kecamatan Pontianak Barat. + Apa yang mendorong anda untuk terjun ke dunia usaha ini? - Karna saya juga besic-nya memang pernah kuliah di Lembaga Pendidikan Guru (LPG) TK (Taman Kanak-Kanak), Makanya saya ambil usaha ini. Dan saya ber󿬁kir, bahwa manusia itu akan menikah dan mem-punyai anak, pasti akan membutuhkan bantuan untuk mengasuh anaknya. Tante saya juga yang mendukung saya untuk membuka usaha penitipan anak.Dan kebetulan, pada tahun 2007 saya coba masukkan proposal bantuan ke Dep-sos dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar.  Alhamdulillan yang untuk Depsos saya masih mendapat dana setiap tahunnya. Besarannya sekitar Rp20-an juta.Pada awal mulanya saya mempunyai rumah pribadi di komplek Graha Bumi Khatulistiwa 2 nomor 22B. Waktu itu penitipan anak yang saya buka hanya mempunyai lima orang murid.  Alhamdulillah lama-kelamaan penitipan anak saya mulai maju. Sampai rumah saya tidak cu-kup lagi untuk ditempati. + Kemudian bagaimana anda mensiasat-inya? - Akhirnya saya mencoba membeli tanah di Gang Lawu. Alhamdulillah terbentuk dan berdiri taman penitipan anak, yang bernama “Buah Hati”. Dan Alhamdulillah, sekarang pen-itipan anak saya sudah mencapai 60 anak. + Anda juga membuka usaha PAUD dan Playgroup. Terakhir laundry dan juga min- yak. Bagaimana ceritanya? - Tahun 2008 saya mencoba ke Dinas Pendi-dikan untuk mendaftarkan PAUD dan Playgroup  Alhamdulillah izin dan semuanya berjalan den-gan lancar. Untuk PAUD sekarang sudah ada 15 anak dan Playgroup ada 17 anak.Kemudian pada tahun 2013 saya memulai rencana membuka laundry. Alhamdulillah pula loundry saya juga berjalan dengan lancar. Dan sekarang ini saya sedang mengikuti salah satu CV usaha teman saya untuk menjual solar di Samarinda. + Kalau boleh tahu untuk usaha pendidi-kan anak yang anda jalankan berapa biaya  yang anda kenakan kepada masing-masing orangtua? - Untuk taman anak biaya perbulannya berkisar Rp390ribu. PAUD dan Playgroup biaya perbulannya Rp90 ribu. + Selama menjalani usaha ini, apa kesuli-tan yang anda hadapi? - Kalau untuk awal-awalnya yang memang sulit. Karena saya kerja sendiri, mandikan anak sendiri, masakin sendiri, cebokin sendiri. Dan  Alhamdulillah sekarang sudah ada yang bantu. Kemudian sempat saya kekurangan modal,  waktu mau membangun rumah di Jalan Tabrani  Ahmad Gang Lawu. Saya akhirnya pinjam bank, dan sekarang sudah lunas. + Dengan menjalani banyak usaha, bera-pa orang yang membantu anda? - Saya mempunyai 14 karyawan untuk taman penitipan anak, saya mempunyai 4 karyawan guru tutor, dan dua pegawai loundry. + Ke depan apakah anda juga akan mengembangkan lagi usaha anda ini? - Ya, saya ke depan akan membuka taman penitipan anak di komplek perumahan di Sungai Raya. Sekarang masih dalam tahap pembangunan. Laporan: Fikri Akbar Editor: Arman Hariadi    P ro il   rofil  Bermula dari “Buah Hati”, Akhirnya Geluti Multi Usaha  M a r i s s a  M a h a r a n i/  P e n g u s a h a  PA U D,  P l a y g r o u p,  L a u n d r y,  d a n  S o l a r P󰁯󰁮󰁴󰁩󰁡󰁮󰁡󰁫-RK. Shally Tri Yuanita, seorang pen-gusaha penjualan aneka barang secara online dan  juga marketing property di PT Fachri Property Land, menyarankan bagi pengusaha pemula dapat me-nyesuaikan usaha dengan passion yang dimilikinya. Karena menurutnya, saat ini banyak juga fenomena pengusaha baru yang latah atau memulai usaha den-gan sekedar ikut-ikutan trend. Alhasil, banyak produk-produk yang dijual pun hanya cukup membanjiri pasar, tanpa ada varian. “Biasanya yang ikut-ikutan tidak betah lama. Mau berusaha lihat dulu apa kebutuhan konsumen, lihat pasar, sekarang apa yang lagi dibutuhkan,” katanya Jumat (26/2) kepada Rakyat Kalbar.Namun demikian, tidak ada salahnya juga menu-rutnya, kalau seseorang itu mau coba-coba berusaha. Karena dengan mencoba, minimal dia sudah maju satu langkah. “Jangan pernah menyerah intinya,” ucapnya.Selain berani mencoba, dia menyarankan bagi se-seorang yang mau terjun kedunia usaha, hendaknya dapat mempersiapkan dulu beberapa hal, utamanya modal dan mental. “Jangan modal tidak kuat, mau berusaha. Nanti yang ada hutangnya kemana-mana. Dan yang paling penting juga menurut saya, satu hal, kalau usaha mau bertahan, berkembang dan maju  jangan pernah mencurangi konsumen, karena satu saja kita curangi itu bakal merembet ke yang lain-lain,” ujarnya.D isamping itu juga, agar usaha mau berkembang, pengusaha pemula dapat fokus dengan satu usaha terlebih dahulu. “Fokus satu dulu, manajemen keuan-gan juga harus benar. Jangan hasil dari usaha A untum usaha B, hasil usaha B untuk hasil usaha C. Kalau begitu, salah satunya bisa gagal. Kalau mau nambah usaha lagi, bisa bertahap,” tutup Shally. ( 󿬁k  )     
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks