PPAKG1.docx

Please download to get full document.

View again

of 35
3 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Description:
Document Share
Document Transcript
  1 BAB I PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN ALAT KESEHATAN GIGI A.   PENGERTIAN Ilmu perawatan alat ialah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang 1.   Mengenal alat-alat 2.   Mengetahui kegunaan dari alat-alat 3.   Dapat menggunakan alat dengan cara yang benar 4.   Dapat merawat dan memelihara agar alat-alat tersebut dapat tahan lama Dalam merawat alat-alat ada dua hal yang harus diperhatikan : 1.   Biologis : Dalam arti, kita harus sehari-hari selalu berkaitan dengan jaringan hidup, keras atau lunak 2.   Mekanis : Mengandung pengertian di dalam kita melakukan perawatan pada manusia, kita menggunakan alat maupun kekuatan-kekuatan yang mekanis (umpamanya waktu mencabut gigi) Antara keduanya ini, biologis dan mekanis saling berkaitan. Berdasarkan prinsip-prinsip ini, maka agar tindakan yang kita lakukan dapat seefektif dan seefisien mungkin. Pemeliharaan alat harus tepat, penggunaan alat harus benar. B.   TUGAS MERAWAT ALAT 1.   Pemeliharaan preventif : Pengontrolan alat secara berkala 2.   Sterilisasi alat 3.   Penyimpanan alat 4.   Mempertahankan ketajaman alat (mengasah) Kalau kita memakai alat yang tumpul : -   Hasilnya kurang bagus -   Waktunya lama Mengingat banyaknya alat-alat dari pabrik yang membuatnya. Perawatan alat-alat tersebut kadang-kadang juga berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Pabrik-pabrik tersebut  biasanya telah memberikan instruksi mengenai pemakaian maupun pemakaian alat-alat yang diproduksinya. Oleh karena itu sangat penting menyimpan instruksi dari pabrik tersebut untuk dipakai sebagai petunjuk pemeliharaan alat. Makin canggih alat itu, maka ia memerlukan perawatan yang lebih specific dan lebih teliti. Pemakaian dan pemeliharaan alat yang benar akan mempengaruhi alat itu, sehingga dapat  bekerja lebih efisien dan alat tersebut akan tahan lama.  2 Ruang Kerja Klinik Perlengkapan di sini dalam arti umum ialah:    Dental unit    Dental chair    Dental kabinet Penting dilakukan di sini perawatan preventif yaitu : proses yang berkesinambungan meliputi :    Sebelum perawatan    Dalam perawatan    Sesudah perawatan Kebersihan dan kerapian alat dan perlengkapan klinik, dapat mencerminkan karakteristik dari  petugas kesehatan yang bekerja di sana . C.   TUJUAN PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN ALAT-ALAT BESERTA KELENGKAPANNYA 1.   Mencegah penyebaran mikro organisme yang pathogen 2.   Meningkatkan efisiensi kerja Contoh :    Susunan alat-alat pada ruang klinik gigi harus mudah terjangkau    Susunan alat-alat kecil harus sistematis, untuk meningkatkan efisiensi kerja Misalnya pada Dental Cabinet Tingkat pertama alat-alat kecil Tingkat kedua, tang ekstraksi dan seterusnta 3.   Memberikan suasana psikologis yang menyenangkan pada pasien 4.   Meningkatkan kepercayaan pasien pada operatornya 5.   Mempertahankan tingkat efisiensi kerja instrumen dan perlengkapan klinik, sehingga dapat dipakai dalam waktu yang lama 6.   Mencegah timbulnya bau yang tidak sedap Perawatan alat-alat yang dijalankan dengan motor Contoh : Straight Handpiece Contra Angle Handpiece Prinsipnya: Dibersihkan dengan alat pembersih -   Bensin -   Alkohol -   Minyak tanah Hal-hal yang perlu diperhatikan :    Alat-alat tersebut kena debu, mengalami gesekan debu dari luar maupun dari dalam, umpamanya pada waktu memoles    Alat tersebut banyak sendinya/ jointnya Perawatan dan pemeliharaan :  3 Kalau ada disesuaikan dengan instruksi pabrik yang membuatnya Secara umum/ garis besarnya adalah sebagai berikut:    Alat dibersihkan    Diputar dalam laturan pembersih    Dibersihkan bagian-bagiannya terutama pada jointnya dengan sikat    Diputar lagi dalam larutan pembersih    Dikeringkan    Disterilisasikan -   Dengan Autoclaaf, kemudian minyak pelumas steril -   Dengan hot oil Sebaiknya memakai minyak pelumas yang encer dan pada yang pekat D.   PEMELIHARAAN HAND INSTRUMENT Yang harus diperhatikan :    Cara membawa instrument. Hati-hati dengan ujung yang mempunyai bentuk yang mudah  patah atau rusak dan alat-alat yang terbuat dari gelas. E.   PEMELIHARAAN RUANGAN DAN PERLENGKAPAN KLINIK : Susunan dan kebersihan ruang klinik, harus dikontrol setiap setelah perawatan seorang  penderita. Permukaan luar Dental Unit, Dental Cabinet dan Dental Chair, Wastafel dan perlengkapan lain harus tampak bersih. Setiap hari dan setelah mengerjakan satu pasien harus dibersihkan. Sekali seminggu harus dibersihkan dengan air sabun, kemudian dibilas dengan air, lalu dikeringkan, kemudian alat-alat/ perlengkapan tadi dipoles sesuai dengan bahan masing-masing    Logam dengan poles logam    Kayu dengan poles kayu Dental Cabinet : Seminggu sekali dibersihkan dan diganti atasnya, susunan atau tempat meletakkan alat-alat harus sistematis, sesuai dengan penggunaannya F.   MENERIMA DAN MENDUDUKKAN PASIEN Prinsip : Selama kita rawat, pasien menerima perawatan dengan nyaman. Tidak terlepas BEBERAPA HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN 1.   Susunan Alat dan Perlengkapan Klinik a.   Instrument    Segala instrument yang habis dipakai tidak nampak lagi di meja    Meja harus kelihatan bersih  4    Handpiece/ contra angle juga sudah tersedia, tanpa boor yang masih melekat    Air kumur sudah tersedia b.   Untuk alat-alat klinik : 1)   Dental chair -   Pada posisi terendah -   Penyesuaian meja instrumen, lampu dan kedudukannya yang mudah dicapai oleh operator 2)   Peralatan klinik : Disusun sedemikian rupa, sehingga tidak mengganggu jalannya pasien menuju kursi gigi Dalam hal ini perlu diperhatikan: -   Meja instrumen -   Tempat duduk operator -   Lampu 2.   Mendudukkan Pasien/ Mengatur Dental Chair Kedudukan pasien pada posisi yang benar sangat penting untuk pasien atau operator selama  perawatan berlangsung. Pada kedudukan yang benar akan memberikan keuntungan sebagai  berikut: 1.   Rongga mulut mudah diawasi dan mudah dicapai oleh operator 2.   Prosedur perawatan dapat dilakukan dengan teliti, sempurna dan efisien 3.   Kesehatan dan kesadaran operator dalam keadaan baik 4.   Operator dapat mengkonsentrasikan kerja tangannya pada periode yang lama Diusahakan agar pasien kooperatif selama perawatan, sehingga akan lebih memperhatikan nasehat-nasehat operatornya. Prosedur Pendudukan Pasien Prinsip : Pasien harus duduk nyaman. Hal-hal yang harus diperhatikan 1.   Back rest harus menahan daerah lumbal 2.   Headrest menahan kepala pada Protuberanita occipitale Kalau backrest tidak tepat maka memberikan ketegangan di daerah tumbal dan kepala yang akan mengakibatkan pasien akan berubah posisinya. Kalau Headrest terlalu ke depan mengakibatkan: 1.   Pasien sukar membuka mulut, menelan dan meretraksi lidah 2.   Pandangan ke palatinal terhalang 3.   Gigi-gigi rahang atas dan menutupi pandangan operator ke arah gigi-gigi rahang bawah Kalau Headrest terlalu ke belakang mengakibatkan: 1.   Pasien sukar bernafas dan menelan 2.   Mudah keselak
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks