PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SD NEGERI 2 GEMEKSEKTI KEBUMEN SKRIPSI

Please download to get full document.

View again

of 230
42 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SD NEGERI 2 GEMEKSEKTI KEBUMEN SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan
Document Share
Document Transcript
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SD NEGERI 2 GEMEKSEKTI KEBUMEN SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Oleh Nurul Hikmah NIM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA JUNI 2016 PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SD NEGERI 2 GEMEKSEKTI KEBUMEN SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Oleh Nurul Hikmah NIM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA JUNI 2016 i ii iii iv MOTTO Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus anda takuti. Akan tetapi anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri anda dengan kecepatan apapun itu. (Mario Teguh) v PERSEMBAHAN Dengan mengharap ridho Alloh SWT, karya ini dipersembahkan untuk: 1. Bapak dan Ibuku tercinta, Bapak Mohamad Mashuri dan Ibu Slamet Mulyani. 2. Almamaterku UNY. 3. Agama, Nusa, dan Bangsa. vi PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SD NEGERI 2 GEMEKSEKTI, KEBUMEN Oleh Nurul Hikmah NIM ABSTRAK an ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 2 Gemeksekti, Kebumen. an ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. an ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Gemeksekti, Kebumen. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, komite sekolah, perwakilan guru, dan perwakilan orang tua siswa di SD Negeri 2 Gemeksekti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observaasi dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mutu SD Negeri 2 Gemeksekti termasuk dalam kategori cukup. Komite sekolah sudah menjalankan beberapa perannya sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, dan mediator dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 2 Gemeksekti. Akan tetapi, masih ada beberapa indikator kinerja yang belum dilaksanakan secara optimal. Sebagai pemberi pertimbangan komite sekolah belum melaksanakan peran terkait penyusunan visi, misi, tujuan, kebijakan dan kegiatan sekolah, pelaksanaan proses pembelajaran, dan pengadaan buku siswa. Sebagai pendukung komite sekolah belum melaksanakan peran terkait pemantauan kondisi keuangan. Sebagai pengontrol komite sekolah belum berperan dalam pemantauan alokasi anggaran setiap kegiatan, partisipasi stakeholder pendidikan, pemantauan angka partisipasi sekolah. Sebagai mediator komite sekolah belum berperan dalam menampung dan menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan masyarakat dan mengadakan rapat rutin dengan sekolah. Kata kunci : peran komite sekolah, mutu pendidikan. vii KATA PENGANTAR Puji dan syukur senantiasa penulis panjatkan kepada Alloh SWT atas rahmat, hidayah, dan petunjuk-nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik dan lancar. Sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa keberhasilan penulisan skripsi ini dapat terlaksana atas bantuan moral maupun material dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. Rektor Universitas Negeri Yogyakarta yang telah memberikan saya kesempatan untuk menempuh pendidikan di UNY. 2. Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta yang telah membantu memperlancar proses penyusunan skripsi. 3. Ketua Jurusan Pendidikan Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta yang telah memberikan dukungan dan motivasi kepada penulis dalam penyusunan skripsi. 4. Dosen pembimbing skripsi yang telah memberikan bimbingan kepada penulis selama penyususnan skripsi. 5. Bapak dan Ibu dosen Program Studi PGSD Universitas Negeri Yogyakarta yang telah memberikan ilmu dan pengalaman berharga selama proses perkuliahan. 6. Kepala Sekolah SD Negeri 2 Gemeksekti yang telah memberikan ijin dan membantu penyelesaian skripsi. viii 7. Komite Sekolah, segenap guru dan tenaga kependidikan, serta perwakilan wali murid SD Negeri 2 Gemeksekti, Kebumen yang telah memberikan bantuan kepada penulis dalam penyusunan skripsi. 8. Orang tuaku Mohamad Mashuri dan Ibu Slamet Mulyani yang telah memberikan dukungan, semangat, bantuan, dan doa sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. 9. Adikku Laelatul Hikmah dan penyemangatku Wing Widya Antariksa yang selalu memberikan dukungan, bantuan, dan doa dalam proses penyusunan skripsi ini. 10. Teman-teman PGSD UNY 2012 Kelas G yang telah memberikan bantuan kepada penulis dalam penulisan skripsi. 11. Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telah membantu dalam penyusunan skripsi ini. Saran dan kritik yang membangun dari berbagai pihak senantiasan diharapkan oleh penulis. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak yang bersangkutan. Yogyakarta, 24 Juni 2016 Penulis, Nurul Hikmah NIM ix DAFTAR ISI hal HALAMAN JUDUL... i PERSETUJUAN... ii PERNYATAAN... iii PENGESAHAN... iv MOTTO... v PERSEMBAHAN... vi ABSTRAK... vii KATA PENGANTAR... viii DAFTAR ISI... x DAFTAR TABEL... xiii DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR LAMPIRAN... xv BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Identifikasi Masalah... 7 C. Fokus an... 8 D. Rumusan Masalah... 8 E. Tujuan an... 8 F. Manfaat an... 8 BAB II KAJIAN TEORI A. Komite Sekolah Landasan Pembentukan Komite Sekolah Landasan Yuridis Pembentukan Komite Sekolah Struktur Pengurus Komite Sekolah Peran Komite Sekolah Kemitraan Sekolah dengan Stakeholder x B. Mutu Sekolah Pengertian Mutu Pendidikan Komponen Mutu Pendidikan Sekolah Dasar Bermutu C. Kerangka Berpikir D. Pertanyaan an BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan an B. Tempat an C. Subjek an D. Sumber Data E. Teknik Pengumpulan Data F. Instrumen an G. Teknik Analisis Data H. Pengujian Keabsahan Data BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Lokasi dan Subjek an B. Hasil an Mutu SD Negeri 2 Gemeksekti Peran Komite Sekolah sebagai Badan Pertimbangan Peran Komite Sekolah sebagai Pendukung Peran Komite Sekolah sebagai Pengontrol Peran Komite Sekolah sebagai Mediator C. Pembahasan Mutu SD Negeri 2 Gemeksekti Peran Komite Sekolah sebagai Badan Pertimbangan Peran Komite Sekolah sebagai Pendukung Peran Komite Sekolah sebagai Pengontrol Peran Komite Sekolah sebagai Mediator D. Keterbatasan an xi BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN xii DAFTAR TABEL hal Tabel 1. Kondisi Sarana Prasarana SD Negeri 2 Gemeksekti Pra an... 5 Tabel 2. Perbedaan KS-JPS dan KS No. 044/U/ Tabel 3. Kisi-kisi Instrumen an Tabel 4. Kondisi Sarana Prasarana SD Negeri 2 Gemeksekti Tabel 5. Daftar Keterlaksanaan Indikator Kinerja Peran Komite Sekolah di SD Negeri 2 Gemeksekti Kebumen xiii DAFTAR GAMBAR hal Gambar 1. Struktur Organisasi Komite Sekolah Satuan Pendidikan Gambar 2. Komponen Masukan Di Sekolah Dasar Gambar 3. Komponen-komponen Sekolah Dasar yang Bermutu Gambar 4. Triangulasi teknik Pengumpulan Data Gambar 5. Triangulasi sumber Pengumpulan Data Gambar 6. Komponen dalam Analisis Data (Interactive Model) Gambar 7. Struktur Komite Sekolah di SD Negeri 2 Gemeksekti xiv DAFTAR LAMPIRAN hal Lampiran 1. Sumber Data an Lampiran 2. Pedoman Wawancara Lampiran 3. Pedoman Observasi Lampiran 4. Pedoman Studi Dokumen Lampiran 5. Hasil Wawancara Lampiran 6. Reduksi, Display Data dan Kesimpulan Wawancara Lampiran 7. Catatan Lapangan Lampiran 8. Hasil Observasi Lampiran 9. Reduksi, Display Data dan Kesimpulan Observasi Lampiran 10. Hasil Studi Dokumen Lampiran 11. Triangulasi Sumber Lampiran 12. Display Data Peran Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SD Negeri 2 Gemeksekti, Kebumen Lampiran 13. Surat Ijin dan Keterangan an Lampiran 14. Dokumen Pendukung xv BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan memiliki peran yang penting dalam kehidupan manusia. Melalui pendidikan manusia dapat mengembangkan berbagai pengetahuan dan keterampilan. Manusia dapat memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 dalam Dwi Siswoyo (2011: 52) tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dengan demikian, pendidikan memiliki kaitan yang erat dengan masyarakat. Hal ini dikarenakan pendidikan tidak dapat berjalan apabila tidak mendapat dukungan dari masyarakat. Masyarakat dapat memberikan suatu warna terhadap model pembelajaran yang diterapkan di sekolah. Selain itu, masyarakat juga dapat menjadi tumpuan atas peningkatan dan pelayanan mutu pendidikan. Namun, dewasa ini masih banyak penyelenggaraan pendidikan yang masih mengesampingkan partisipasi masyarakat. Pendidikan diberikan melalui berbagai lembaga pendidikan yang ada di masyarakat. Proses pengembangan pengetahuan dan pembentukan sikap yang 1 diberikan di setiap jenjang pendidikan harus disesuaikan dengan perkembangan individu. Sumber belajar tidak hanya dapat ditemukan di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat ditemukan di masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama antara masyarakat dan lembaga pendidikan dalam pelaksanaan berbagai program pendidikan. Dalam UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas dijelaskan bahwa pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, orang tua dan masyarakat. Dalam peningkatan mutu pendidikan, masyarakat dituntut berperan aktif dan mengambil inisiatif. Peran masyarakat dalam usaha peningkatan mutu pendidikan adalah melakukan pengawasan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pendidikan melalui dewan pendidikan atau komite sekolah. Komite sekolah berperan sebagai salah satu badan yang menghubungkan sekolah dengan masyarakat. Pembentukan komite sekolah didasarkan pada UU Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (Propena) yang dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Tahunan (Rapeta) dinyatakan adanya perintisan pembentukan Dewan Pendidikan Sekolah (school board) di setiap kabupaten dan kota, dan pembentukan komite sekolah di setiap sekolah (Tim Dosen AP, 2011: 26). Pengertian komite sekolah ditinjau dari Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044 Tahun 2002 dalam lampiran II adalah sebagai berikut. Komite sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik sekolah maupun jalur pendidikan luar sekolah. 2 Berdasarkan uraian di atas, komite sekolah merupakan suatu badan mandiri yang berada di satuan lembaga pendidikan sebagai wadah peran serta masyarakat dalam usaha peningkatan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan. Anggota komite sekolah terdiri dari unsur orang tua siswa, guru, siswa, masyarakat peduli pendidikan, dan pemerintah setempat. Keberadaan komite sekolah pada satuan pendidikan akan menjadi mitra kerja kepala sekolah dalam usaha meningkatkan mutu, kualitas, efisiensi, dan relevensi pengelolaan pendidikan. Peran yang dimiliki komite sekolah dalam dunia pendidikan antara lain: (1) Pemberi pertimbangan (advisory agency), (2) Pendukung (supporting agency), (3) Pengontrol (controlling agency), dan (4) Mediator (Sri Renani dkk, 2008: 81-83). Komite sekolah sebagai badan pemberi pertimbangan memberikan masukan kepada sekolah tentang perumusan kebijakan, program, dan kegiatan sekolah. Komite sekolah sebagai badan pendukung memberikan dukungan berupa dana, tenaga, dan pikiran. Komite sekolah sebagai badan pengontrol melaksanakan pengawasan sosial kepada sekolah. Komite sekolah sebagai mediator berperan sebagai penghubung antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat. Melalui keempat peran yang dimiliki oleh komite sekolah diharapkan dapat mewadai berbagai aspirasi dari masyarakat dan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam usaha peningkatan mutu pendidikan. Partisipasi masyarakat khususnya wali murid dalam proses pembelajaran dan seluruh program sekolah diharapkan dapat membantu 3 sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui berbagai dukungan yang diberikan oleh lingkungan sekolah maka pelaksanaan berbagai program sekolah diharapkan dapat lebih maksimal. Sehingga mutu dari sekolah bisa terus meningkat dan mengalami perbaikan. Dengan pengetahuan tentang berbagai peran yang dimiliki oleh komite sekolah, hendaknya pihak sekolah maupun komite sekolah dapat mengoptimalkan peran yang dimiliki oleh komite sekolah dengan harapan sekolah dapat lebih mengoptimalkan peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. Melalui pengoptimalan peran komite sekolah, baik sekolah maupun komite sekolah dapat mengetahui tingkat keefektifan program yang dimiliki oleh sekolah dalam usaha peningkatan mutu sekolah. Namun, kenyataan yang terjadi di lapangan banyak permasalahan tentang pelaksanaan dan pengoptimalan peran yang dimiliki oleh komite sekolah. Kendala pengoptimalan peran yang dimiliki oleh komite sekolah dalam peningkatan mutu sekolah mengundang perhatian peneliti untuk melakukan observasi di salah satu Sekolah Dasar Negeri di daerah Kebumen. SD Negeri 2 Gemeksekti beralamat di jalan Cincin Kota Nomor 46, Kebumen, Jawa Tengah. Sarana prasarana yang dimiliki oleh sekolah tersebut secara keseluruhan sudah cukup lengkap. Pemanfaatan sarana prasarana yang dimiliki oleh SD Negeri 2 Gemeksekti sudah cukup maksimal, misalnya lapangan yang dimiliki oleh SD Negeri 2 Gemeksekti sering digunakan dalam kegiatan pembelajaran khususnya pelajaran olahraga. 4 Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SD Negeri 2 Gemeksekti pada tanggal 24 September 2015, dapat diketahui sarana dan prasarana yang dimiliki oleh SD Negeri 2 Gemeksekti sebagai berikut: Tabel 1. Kondisi Sarana Prasarana SD Negeri 2 Gemeksekti Pra an No Jenis Sarana Prasarana Ruang Kepala Sekolah Ruang Guru Ruang Kelas Perustakaan Lapangan Jumlah Kondisi Cukup Baik Baik Baik Baik Cukup Baik Berdasarkan hasil observasi dan wawancara singkat dengan kepala sekolah SD Negeri 2 Gemeksekti yang dilaksanakan pada pra penelitian, pihak sekolah sudah memanfaatkan peran yang dimiliki oleh komite sekolah. Akan tetapi, kepala sekolah mengakui bahwa pemanfaatan peran yang dimiliki oleh komite sekolah belum maksimal. Selain itu, partisipasi dari wali murid juga masih belum maksimal. Dari keempat peran yang dimiliki, komite sekolah di SD Negeri 2 Gemeksekti belum dapat melaksanakannya secara keseluruhan. Komite sekolah di SD Negeri 2 Gemeksekti selama ini cenderung hanya menjalankan peran sebagai mediator dan pemberi pertimbangan. Kedua peran tersebut dilaksanakan pada kegiatan rapat dan pertemuan dengan wali murid. Namun kegiatan tersebut hanya dilakukan pada waktu tertentu dan tidak dilaksanakan secara rutin. Padahal peran yang dimiliki oleh komite sekolah tidak hanya sebatas mediator dan pemberi pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan. Intensitas kedatangan pengurus komite sekolah untuk melihat dan mengontrol pelaksanaan berbagai program sekolah juga masih tergolong 5 rendah. Hal ini menunjukkan bahwa komite sekolah di SD Negeri 2 Gemeksekti belum maksimal dalam menjalankan perannya sebagai pengontrol. Tingkat keaktifan dan keefektifan pengurus komite sekolah di SD Negeri 2 Gemeksekti juga masih tergolong rendah. Komite sekolah masih cenderung bersikap pasif dan menunggu informasi yang diberikan oleh pihak sekolah terkait program dan permasalahan yang ada di sekolah. Selain itu, intensitas kedatangan pengurus komite sekolah yang tergolong rendah menyebabkan hubungan antara pengurus komite sekolah dengan masyarakat di lingkungan sekolah cenderung terbatas. Hal ini menyebabkan proses sosialisasi berbagai program sekolah belum dapat berjalan secara efektif. Selain itu, aspirasi dari masyarakat di sekitar sekolah juga belum dapat terserap secara menyeluruh. Sehingga peran serta masyarakat dalam usaha penyelenggaraan pendidikan masih rendah. Mutu pendidikan dari suatu sekolah dapat dilihat dari kualitas lulusan yang dimiliki sekolah. Salah satu usaha peningkatan mutu pendidikan dapat dilaksanakan dengan pengelolaan sekolah yang baik. Peran serta dari seluruh warga sekolah dan pengurus komite serta wali murid sangat dibutuhkan dalam proses perbaikan mutu. Jika peran serta pengurus komite sekolah dan masyarakat masih rendah, maka usaha peningkatan mutu pendidikan belum dapat dilaksanakan secara optimal. Berdasarkan uraian di atas, pengurus komite sekolah di SD Negeri 2 Gemeksekti belum dapat melaksanakan beberapa peran yang dimiliki secara 6 optimal dalam usaha peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Hal ini disebabkan karena adanya berbagai faktor sehingga menyulitkan komite sekolah dalam melaksanakan peran yang dimilikinya secara optimal dalam peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, penelitian yang mengkaji lebih dalam tentang peran komite sekolah dan mengidentifikasi kendalakendala yang dihadapi oleh Komite Sekolah dalam usaha peningkatan mutu sekolah di SD Negeri 2 Gemeksekti, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen penting untuk dilakukan. B. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan di atas, dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut. 1. Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan yang belum optimal 2. Komite sekolah hanya berperan sebagai mediator dan pemberi pertimbangan dalam pengambilan keputusan. 3. Rendahnya intensitas kedatangan komite sekolah terkait tugasnya sebagai pengontrol. 4. Koordinasi antara sekolah dan komite sekolah belum maksimal. 5. Belum maksimalnya peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SD Negeri 2 Gemeksekti. 7 C. Fokus an Berdasarkan identifikasi masalah di atas, terdapat beberapa permasalahan terkait pelaksanaan peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini memfokuskan permasalahan tentang peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 2 Gemeksekti, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen. D. Rumusan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah dan fokus penelitian yang telah dikemukakan di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 2 Gemeksekti Kebumen Tahun Ajaran 2014/2015? E. Tujuan an Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 2 Gemeksekti Kebumen pada Tahun Ajaran 2014/2015. F. Manfaat an Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini berupa manfaat teoritis dan manfaat praktis. Kedua manfaat tersebut dijelaskan di bawah ini. 1. Manfaat Teoritis Manfaat teoritis yang diperoleh antar lain sebagai berikut. 8 a. Memberikan kontribusi dan menambah khasanah ilmu pengetahuan di bidang pendidikan dasar khususnya peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. b. an ini diharapkan dapat menjadi referensi atau acuan bagi penelitian lain yang relevan. 2. Manfaat Praktis Manfaat praktis yang diperoleh antara lain sebagai berikut. a. Bagi an ini menambah pengetahuan dan keterampilan peneliti untuk mengembangkan peran Komite Sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. b. Bagi Sekolah an ini dapat digunakan oleh sekolah sebagai bahan pertimbangan untuk memperbaiki dan mengefektifkan peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar. c. Bagi Komite Sekolah Dapat dijadikan referensi untuk lebih meningkatka
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks