PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA PADA MAPEL TIK KELAS VII DI SMP NEGERI 7 PEMALANG

Please download to get full document.

View again

of 45
25 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA PADA MAPEL TIK KELAS VII DI SMP NEGERI 7 PEMALANG Skripsi diajukan sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh
Document Share
Document Transcript
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA PADA MAPEL TIK KELAS VII DI SMP NEGERI 7 PEMALANG Skripsi diajukan sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer oleh Yunia Dwi Riya Rahartika NIM JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2015 i PERNYATAAN KEASLIAN Dengan ini saya menyatakan bahwa: 1. Skripsi ini asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar akademik (sarjana, magister, dan/ atau dokter), baik di Universitas Negeri Semarang maupun di perguruan tinggi lain. 2. Karya tulis ini adalah murni gagasan, rumusan, dan penelitian saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan Pembimbing dan masukan Tim Penguji. 3. Dalam karya tulis ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis atau dipublikasikan orang lain, kecuali secara tertulis dengan jelas dicantumkan sebagai acuan dalam naskah dengan disebutkan nama pengarang dan dicantumkan dalam daftar pustaka. 4. Pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila di kemudian hari terdapat penyimpangan dan tidakbenaran dalam pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang telah diperoleh karena karya ini, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang berlaku di perguruan tinggi ini. Semarang, 5 Oktober 2015 Yunia Dwi Riya R. NIM ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Nama : Yunia Dwi Riya R NIM : Program Studi Judul Skripsi : S1- Pendidikan Teknik Infomatika dan Komputer : Penerapan Model Pembelajaran CARD SORT Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Dan Keaktifan Siswa Pada Mapel TIK Kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang. Skripsi ini telah disetujui oleh pembimbing untuk diajukan ke sidang panitia ujian skripsi Program Studi S1- Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer FT. UNNES. Semarang, 5 Oktober 2015 Dosen Pembimbing Drs. Agus Murnomo M.T. NIP iii PENGESAHAN Skripsi dengan judul Penerapan Model Pembelajaran CARD SORT Dalam Meningkatkan Hasil Belajaran dan Keaktifan Siswa Pada Mapel Kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang telah dipertahankan didepan sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang pada tanggal 4 November PANITIA UJIAN: Ketua Sekretaris Drs. Suryono, M.T. Feddy Setio Pribadi, S.Pd.,M.T. NIP NIP Penguji I Drs.Yohanes Primadiyono M.T NIP Penguji II PengujiIII/ Pembimbing Drs. Said Sunardiyo M.T Drs. Agus Murnomo M.T. NIP NIP Mengetahui Dekan Fakultas Teknik Dr. Nur Qudus, M.T NIP iv MOTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO 1. Pemenang adalah dia yang mampu berdiri ketika jatuh dan masih tetep bertahan ketika yang lain menyerah (Harly Umboh). 2. When life gives you a hundred reasons to cry, show life that you have a thousand reasons to smile. Ketika hidup memberimu ratusan alasan untuk menangis tunjukan pada dunia bahwa kamu mempunyai seribu alasan untuk tersenyum.(anonim) PERSEMBAHAN Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. Bapak ibu tercinta Untuk Raharjo dan Sri Rusyati untuk segala doa dan dukungannya baik lahir maupun batin serta kakak dan adik tersayang Agustin Eka Raharti, Rizky Puji Riadi yang selalu saya sayangi. 2. Teman dekat Alif Fathullah, yang telah memberikan semangat dan dukungannya. 3. Teman-teman KBBM dan Rombel 1 Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer 4. Almamater. v KATA PENGANTAR Puji syukur kehadiran Allah SWT atas berkat dan rahmatnya sehingga penulis skripsi yang berjudul Penerapan Model Pembelajaran CARD SORT Dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Pada Mapel TIK Kelas VII SMP Negeri7 Pemalang dapat diselesaikan. Penulis menyampaikan terima kasih kepada beberapa pihak, antara lain: 1. Prof. Dr. Fathur Rokman, M.Hum., Rektor Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan untuk belajar di Universitas Negeri Semarang. 2. Dr. Nur Qudus, M.T., Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan ijin untuk melaksanakan penelitian. 3. Drs. Suryono, M.T., Ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan kesempatan untuk memaparkan gagasan dalam bentuk skripsi ini. 4. Feddy Setio Pribadi, S.Pd., M.T., Ketua Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang yang telah membantu dalam administrasi penelitian. 5. Drs. Agus Murnomo M.T., selaku Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan, pengarahan, saran, dan motivasi selama proses penyusunan skripsi. vi 6. Drs. Yohanes Primardiyono M.T dan Drs. Said Sunardiyo M.T., Tim dosen penguji yang telah memberikan masukan terhadap kekurangan dalam penyusunan skripsi ini. 7. Segenap dosen Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang yang telah banyak membekali ilmu pengetahuan. 8. Wiwik Sri Sutaminingsih. S.Pd., Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Pemalang yang telah memberikan ijin penelitian. 9. Alif Budi Nurrohman. S.Pd., guru mata pelajaran TIK SMP Negeri 7 Pemalang kelas VII yang telah membantu dalam pelaksanaan penelitian. 10. Segenap guru dan karyawan SMP Negeri 7 Pemalang yang telah membantu terlaksananya penelitian. 11. Teman-teman mahasiswa PTIK UNNES angkatan 2011 yang saling memberikan semangat. 12. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini. Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak khususnya bagi penulis sendiri dan masyarakat serta pembaca pada umumnya. Semarang, 5 Oktober 2015 Penulis vii ABSTRAK Yunia Dwi Riya Rahartika Penerapan Model Pembelajaran Card SortDalam meningkatakan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Pada Mapel TIK Kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Drs. Agus Murnomo, MT. Kata Kunci: Hasil belajar dan keaktifan siswa, Model Pembelajaran Card sort. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan keaktifan siswa dalam pelajaran TIK. Berdasarkan observasi pendahuluan, pelaksanaan pembelajaran pada kelas VIIH SMP Negeri 7 Pemalang, selama ini berlangsung menggunakan motode pembelajaran dengan model konvesional merupakan bentuk model pembelajaran yang cenderung bersifat satu arah dimana guru sebagai pusat kegiatan. Sehingga mengakitbatkan minat siswa terhadap pelajaran TIK berkurang dan anak akan cenderung bersikap pasif dalam proses pembelajaran. Siswa belum dapat menerima penjelasan materi dari guru dengan baik hal ini akan berdampak pada hasil belajar siswa dan pembelajaran yang demikian dapat menimbulkan rasa jenuh, bosan bagi siswa sehingga siswa tidak aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Desain penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIH. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan yang terdiri dari siklus I dan siklus II, dimana tiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Instrument pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi soal evaluasi disetiap akhir siklus dan lembar observasi untuk mengetahui keaktifan terhadap pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh presentase rata-rata hasil belajar siswa pada prasiklus sebesar 59,41 dengan presentase ketuntasan klasikal 12,82%, rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 70,27 dengan presentase ketuntasan klasikal 54,04% hasil peningkatan mencapai 0,27, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 79,03 dengan persentase ketuntasan klasikal 86,11% dan hasil peningkatan menjadi 0,48. Adapun rata-rata keaktifan siswa pada siklus I sebesar 49,55% dengan katagori cukup aktif, sedangkan rata-rata keaktifan siswa siklus II sebesar 74,83% dengan katagori aktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran card sort dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas VIIH SMP Negeri 7 Pemalang. Saran yang berkaitan dengan kegiatan ini, guru hendaknya lebih mempersiapkan kondisi kelas yang kondusif sebelum melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran card sort dan semua siswa diupayakan ikut aktif dalam pembelajaran. viii DAFTAR ISI PERNYATAAN KEASLIAN... ii PERSETUJUAN PEMBIMBING... iii PENGESAHAN... iv MOTO DAN PERSEMBAHAN... v KATA PENGANTAR... vi ABSTRAK... viii DAFTAR ISI... ix BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian Penegasan Istilah Sistematika Penulisan BAB II LANDASAN TEORI Belajar Pembelajaran Model Pembelajaran Pembelajaran Card sort Hasil Belajar Keaktifan Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan komunikasi Materi Pembelajaran Ciri PelajaranTIK Terkait Model Pembelajaran Card Sort Penelitian Terdahulu ix 2.11 Kerangka Fikir Hipotesis BAB III METODE PENELITIAN Metode Penelitian Model Penelitian Setting Penelitian dan Subjek Penelitian Teknik Pengumpulan Data Instrument Penelitian Teknik Analisis Data BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Pembahasan BAB V PENUTUP Kesimpulan Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN x DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Pelajaran TIK Terkait Model Pembelajaran Card Sort Tabel 2.2 Hasil Penelitian Terdahulu Tabel 3.1 Persentase Keaktifan Siswa Tabel 3.2 Hasil Validitas Soal Tes Uji Coba Tabel 3.3 Interval Kesukaran Soal Tabel 3.4 Rekapitulasi Analisis Tingkat Kesukaran Soal Uji Coba Tabel 3.5 Rekapitulasi Analisis Tingkat Kesukaran Soal (Pretest/Posttest) Tabel 3.6 Kreteria Data Beda Soal Tabel 3.7 Rekapitulasi Analisis Daya Pembeda Butir Soal Tabel 3.8 Interpresentasi Gain Skor Ternomalisasi Tabel 3.9 Keaktifan Siswa Tabel 4.1 Hasil PreTest Tabel 4.2 Ketuntasan Belajar PreTest Tabel 4.3 Hasil Belajar Siswa Prasiklus dan Siklus I Tabel 4.4 Hasil Keaktifan Siswa Siklus I Tabel 4.5 Hasil Belajar Siswa Prasiklus, Siklus I, dan SIklus II Tabel 4.6 Hasil Keaktifan Siswa SIklus II xi DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Skema Kerangka Pemikiran Gambar 3.1 Alur Model PTK Gambar 3.2 Bagan Alur PTK menggunakan model pembelajan card sort Gambar 4.1 Grafik Hasil Belajar SIswa Prasiklus, Siklus I dan Siklus II xii DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 : Surat Usulan Pembimbing Lampiran 2 : Surat Permohonan Penelitian Lampiran 3 : Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penelitian Lampiran 4 : Daftar Nama Siswa Kelas VII C SMP Negeri 7 Pemalang Lampiran 5 : Daftar Nama Siswa Kelas VIIH SMP Negeri 7 Pemalang Lampiran 6 : Silabus Lampiran 7 : RPP Siklus I Lampiran 8 : RPP Siklus II Lampiran 9 : Kisi-kisi Soal Tes Uji Coba Lampiran 10 : Uji Soal Lampiran 11 : Kunci Jawaban Tes Uji Coba Lampiran 12 : Tabel Bantu Analisis Uji Soal Lampiran 13 : Rekapitulasi Uji Validitas Soal Tes Uji Coba Lampiran 14 : Hasil Perhitungan Uji Reliabilitas Soal Tes Uji Coba Lampiran 15 : Hasil Penghitungan Tingkat Kesukaran soal tes uji coba Lampiran 16 : Hasil Penghitungan Daya Pembeda Soal Tes Uji Coba Lampiran 17 : Rekapitulasi Analisis Butir Soal Terpilih Lampiran 18 : Kisi- kisi Soal Pretest Lampiran 19 : Soal Pretest Lampiran 20 : Kunci Jawaban Soal Pretest Lampiran 21 : Daftar Nilai tes kemampuan awal belajar siswa (Pretest) xiii Lampiran 22 : Kisi-kisi Soal Siklus I Lampiran 23 : Soal Siklus I Lampiran 24 : Kunci Jawaban Siklus I Lampiran 25 : Daftar Nilai Siklus I Lampiran 26 : Kisi-kisi Soal Siklus II Lampiran 27 : Soal Siklus II Lampiran 28 : Kunci Jawaban Soal Siklus II Lampiran 29 : Daftar Nilai Siklus II Lampiran 30 : Kisi-Kisi Lembar Keaktifan Siswa Lampiran 31 : Lembar Keaktifan Siswa Siklus I Lampiran 32 : Lembar Keaktifan Siswa Siklus II Lampiran 33 : Deskriptor Pedoman Pengatan Pelaksanaan Pembelajaran Card Sort Lampiran 34 : Hasil Wawancara Dengan Guru Mapel TIK Lampiran 35 : Tabel Nilai r Product Moment Lampiran 36 : Dokumentasi Penelitian xiv BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidik atau guru memegang peranan penting dalam kehidupan, karena pendidikan merupakan wadah untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Proses pendidikan yang terencana diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajran yang menyenangkan bagi siswa. Ini berarti pendidikan tidak boleh mengesampingkan proses belajar. Pendidikan tidak semata-mata berusaha untuk mencapai hasil belajar, tetapi bagaimana memperoleh hasil atau proses belajar yang terjadi pada siswa. Proses belajar mengajar agar menimbulkan kesan yang mendalam dan menyenangkan pada diri siswa selama kegiatan belajar berlangsung, membutuhkan perencanaan yang cermat di setiap tahap pembelajaran. Hal tersebut harus diperhatikan agar tujuan belajar bisa tercapai secara maksimal. Kesan mendalam yang diperoleh bukan hanya sebatas yang berkenaan dengan ingatan siswa pada aktifitas kegiatan belajarnya akan tetapi mencakup juga pada kemampuan siswa untuk mengingat dan memahami konsep dari materi ajar yang diberikan pada saat kegiatan belajar berlangsung. Agar kegiatan belajar yang berlangsung menyenangkan dan memberikan nuansa perasaan gembira dalam diri siswa 1 2 sertabisamenumbuhkan harapan-harapan terhadap pencapaian kemampuan optimal terhadap hasil belajar siswa maka harus ditumbuhkan kesadaran dan kemauan belajar pada siswa. Tujuan pembelajaran dapat tercapai apabila guru dalam menyampaikan pelajaran tidak menjadikan siswa hanya sebagai objek belajar, tetapi siswa dijadikan sebagai subjek, sehingga siswa bisa terlibat langgsung dalam proses pembelajaran. Selain itu guru tidak hanya menggunakan model pembelajaran yang monoton tetapi, guru harus bisa mengembangkan model pembelajaran yang bervariasi dan menyenangkan agar siswa senang dalam mengikuti pelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajarnya. Tinggi rendahnya hasil belajar dan keaktifan siswa, tidak terlepas dari kualitas kinerja guru dalam proses belajar mengajar di kelas. Guru merupakan salah satu unsur dalam proses belajar mengajar yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam keberhasilan siswa menerima dan menguasai pelajaran secara optimal, dengan harapan mampu menghasilkan generasi yang mandiri, kreatif, kritis dan mampu bersaing dalam menghadapi tantangan globalisasi. Setiap guru menginginkan proses pembelajaran yang dilaksanakan menyenangkan dan berpusat pada siswa. Siswa antusias mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan atau memberikan pendapat, bertukar informasi dan saling memberikan semangat. Untuk itu guru harus memilih model dan strategi yang bervariasi sehingga proses pembelajaran lebih menarik tidak membosankan dan siswa lebih 3 aktif dalam proses belajar mengajar. Tetapi dalam kenyataannya sebagaian guru masih menggunakan model pembelajaran seperti ceramah, tanya jawab dan pemberian tugas dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dimana model pembelajaran ceramah merupakan bentuk model pembelajaran yang cenderung bersifat satu arah dimana guru sebagai pusat kegiatan. Guru lebih banyak memberikan informasi-informasi dan menjelaskan di depan kelas dan kurang melibatkan siswa dalam belajar mengajar, siswa hanya mendengar, mencatat, menghafal, dan kemungkinkan sulit mengimplementasikan dalam kehidupan nyata. Selain itu didalam kelas jarang ada siswa yang bertanya jika guru menjelaskan dan juga jarang mencari jawaban dari tugas yang diberikan guru. Dalam hal tersebut siswa kurang tertarik untuk mengikuti pelajaran dan ini akan berdampak pada hasil belajar siswa. Pembelajaran yang demikian dapat menimbulkan rasa jenuh, bosan bagi siswa sehingga tidak maksimal untuk menyerap materi pembelajaran yang sedang berlangsung dan juga siswa tidak aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Kurang aktifnya siswa dalam belajar akan menjadi masalah dan sangat berpengaruh terhadap pencapaian hasil belajar. Kondisi seperti ini juga terjadi di SMP Negeri 7 Pemalang, yang diketahui dari hasil observasi atau pengamatan awal yang menunjukan bahwa sebagian siswa kurang memperhatikan guru saat proses pembelajaran, banyak siswa yang belum memahami materi yang diajarkan hal ini diketahui saat diberikan pertanyaan pengulangan materi tersebut siswa kurang berani dalam menyampaikan pendapatnya, takut bertanya jika 4 kurang mengerti penjelasan dari guru dan cenderung hanya menerima materi pembelajaran dari guru saja dan siswa lebih banyak mendengar dan menulis sehingga siswa menjadi pasif. Hal ini mengakibatkan keaktifan dan hasil belajar siswa menjadi rendah. Untuk mengatasi masalah di atas, banyak pendekatan pembelajaran dan strategi pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa. Salah satu yang dapat digunakan adalah dengan menggunkan strategi pembelajaran Card Sort. Metode pembelajaran ini diharapkan dapat memotivasi siswa, sehingga hasil belajar dan keaktifan dapat meningkat. Hal ini diperkuat dengan penelitian Kartika Widiastuti (2010) mengenai peningkatan hasil belajar siswa melalui pembelajaran kooperatif card sort, yang menyimpulkan bahwa penerapan model tersebut mampu menciptakan suasana belajar aktif dan menyenangkan, serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Penerapan Model Pembelajaran Card Sort Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Dan Keaktifan Siswa Pada Mapel TIK Kelas VII di SMP Negeri 7 Pemalang. 1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan hasil pengamatan terhadap kegiatan pembelajaran di kelas dan hasil wawancara dengan guru tentang pembelajaran TIK di kelas VII, diperoleh beberapa masalah sebagai berikut : 5 1. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran TIK masih rendah banyak siswa yang mendapat nilai di bawah KKM. 2. Keaktifan siswa dalam pembelajaran TIK masih rendah, kebanyakan siswa tidak memperhatikan guru saat proses pembelajaran dan belum siap menerima pembelajaran. 3. Penerapan model pembelajaran pada mata pelajaran TIK siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Pemalang masih bersifat ceramah, belum melibatkan keaktifan siswa. 1.3 Pembatasan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah diperoleh gambaran beberapa masalah yang ada, dan peneliti menyadari adanya keterbatasan waktu dan kemampuan sehingga perlu memberi batasan masalah secara jelas dan fokus pada Penerapan Model Pembelajaran Card Sort Dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Pada Mapel TIK Kelas VII di SMP Negeri 7 Pemalang. Pembatasan masalah ini adalah sebagai berikut : 1. Model pembelajaran yang akan digunakan dalam penelitian adalah model pembelajaran Card Sort. 2. Hasil pembelajaran akan dilihat berdasarkan penerapan model pembelajaran Card Sortdan pembelajaran dengan model ceramah. 3. Keaktifan yang akan diteliti adalah keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan model pembelajaran Card Sort. 4. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang. 6 1.4 Rumusan Masalah Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1. Apakah dengan Strategi pembelajaran Card Sort dapat meningkatkan hasil belajar TIK siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang? 2. Apakah dengan Strategi pembelajaran Card Sort dapat meningkatkan keaktifan belajar TIK siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang? 1.5 Tujuan Penelitian Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar TIK siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang dengan strategi pembelajaran Card Sort. 2. Untuk mengetahui peningkatkan keaktifan belajar TIK siswa kelas VII SMP Negeri 7 Pemalang dengan strategi pembelajaran Card Sort. 1.6 Manfaat Penelitian Berdasarkan pada tujuan penelitian yang hendak dicapai, maka penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a) Manfaat Teoritis 1. memperluas wawasan khasanah keilmuan pembelajaran TIK. 2. sebagai acuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa. 3. sebagai acuan model pembelajaran aktif, kreatif dan menyenangkan. 7 b) Manfaat Praktis (1) Bagi siswa (1.1) memberikan kemudahan dalam memahami pelajaran. (1.2) siswa merasa senang karena lebih dilibatkan dan diperhatikan dalam proses pembelajaran. (1.3) siswa semakin berminat dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan oleh guru. (1.4) menjadikan suasana pembelajaran menyenangkan. (2) Bagi guru (2.1) lebih semangat dalam mengajar. (2.2) meningkatkan ketera
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks