PASTORAL UNTUK KELUARGA MIGRAN. Oleh:PC.Siswantoko, Pr Jakarta, 27 September PDF

Please download to get full document.

View again

of 28
0 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
PASTORAL UNTUK KELUARGA MIGRAN Oleh:PC.Siswantoko, Pr Jakarta, 27 September 2013 PASTORAL UNTUK KELUARGA MIGRAN PENGERTIAN MIGRAN Migran adalah orang-orang yang bermigrasi atau berpindah dari satu tempat
Document Share
Document Transcript
PASTORAL UNTUK KELUARGA MIGRAN Oleh:PC.Siswantoko, Pr Jakarta, 27 September 2013 PASTORAL UNTUK KELUARGA MIGRAN PENGERTIAN MIGRAN Migran adalah orang-orang yang bermigrasi atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain, bisa dalam skala nasional ataupun internasional Di Indonesia migran hanya mengarah pada para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mencari pekerjaan dan penghidupan di daerah lain. Kemiskinan KDRT Pembangunan yang tidak merata Pendidikan rendah Dijerat hutang Pola hidup konsumtif Perceraian Penyebab Orang bermigran Patah hati Kurang kasih sayang orangtua Tingkat pendapatan lebih tinggi di negara lain Lapangan kerja kurang Pengaruh sinetron / iklan (media) DAERAH KANTONG CALON TKI NO. PROVINSI KAB/KOTA 1. DI Aceh Aceh Tengah, Gayo Luas (khusus formal). 2. Sumatera Utara Langkat, Binjai, Deli Serdang 3. Sumatera Barat Solok, Bukit Tinggi, Pariaman 4. Sumsel OKI, OKU. 5. Lampung Lampung Tengah, Tulang Bawang 6. Jawa Barat Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Subang, Cirebon LANJUTAN : DAERAH KANTONG CALON TKI NO. PROVINSI KAB/KOTA 7. Jawa Tengah Cilacap, Kendal, Banyumas, Pati, Ungaran, Salatiga, Sragen, Karanganyar, Wonosobo. 8. DIY Kulon Progo, Bantul 9. Jawa Timur Blitar, Malang, Pacitan, Ponorogo, Tulung Agung, Jember, Mojokerto, Pasuruan 10. Bali Menyebar di seluruh Bali 11. NTB Lomteng, Lombar, Lomtim, Bima, Sumbawa 12. NTT Ende, Maumere, Kupang Persoalan Migran Orang yang pergi Keluarga yang ditinggalkan KELUARGA MIGRAN Sebuah keluarga yang ditinggal pergi oleh salah satu atau beberapa anggota keluarga ( suami/istri/anak) untuk bekerja di daerah lain ( dalam dan luar negeri) Situasi: keluarganya baik ( ada komunikasi dan hasil yang jelas) dan tidak baik ( tidak ada komunikasi dan tidak ada hasil yang bisa dinikmati oleh keluarga yang ditinggalkan) PERSOALAN:Beban ekonomi Banyak keluarga TKI yang bertahun-tahun tidak menerima kabar dan mendapatkan kiriman uang dari saudaranya yang merantau Mereka harus terus berjuang untuk bertahan tetap hidup PERSOALAN: Pendidikan anak Karena beban ekonomi yang semakin berat, maka perhatian dan pendidikan untuk anakanak sering dikesampingkan Tidak jarang hak anak untuk belajar dipakai untuk bekerja. Anak-anak harus belajar sendiri PERSOALAN: Anak tidak kenal ayah/ibunya Saat anak masih dalam kandungan, ayahnya sudah pergi merantau dan jarang pulang sehingga dalam banyak kasus saat ayahnya pulang si anak tidak kenal Anak kehilangan figur seorang ayah atau ibu PERSOALAN: Ancaman sosial Posisi perempuan jadi sangat lemah dan rawan dengan pelecehan seksual Stigma negatif seperti Jamal sangat merendahkan martabat perempuan (kadang dilakukan oleh orang dekat) PERSOALAN:Krisis moral Berbagai himpitan persoalan hidup dan tidak jelasnya pasangan hidup membuat nilainilai moral mudah untuk ditabrak (seperti selingkuh, mencuri, atau berjudi) PERSOALAN:Krisis iman Iman hidup sekedar ritual dan tidak membawa pengaruh apa-apa untuk kehidupan harian Tidak percaya pada Tuhan saat hidupnya selalu berat dan masalah tak kunjung selesai (kesucian perkawinan menjadi relatif) PERSOALAN: Tindak kekerasan Kemarahan terhadap suami/istri yang merantau dan tidak ada kabar mudah memicu emosi dan anak-anak yang sering menjadi sasaran tindak kekerasan LANGKAH PASTORAL:mendesak. Keluarga Katolik banyak yang tidak utuh lagi karena ditinggal merantau Keagungan keluarga sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya kasih serta iman sedang mengalami krisis Pastoral untuk keluarga migran penting untuk dilakukan Keluarga: Gereja rumah tangga Allah hadir dan bersatu dengan seluruh anggota keluarga Sakramen persatuan antara Kristus dengan Gerejanya..dengan demikian dalam status hidup dan kedudukannya mereka mempunyai kurnia yang khas di tengah Umat Allah (bdk. LG.11) Sabda penggerak Roh Tuhan ada pada-ku, oleh karena Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang miskin, untuk memberitakan pembebasan kepada orang2 tawanan, dan pengelihatan bagi orang2 buta, untuk membebaskan orang2 yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang (Luk. 4: 18-19) Sabda penggerak Mateus 25:31-46, 35 sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketikan Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian, Evangelii Nuntiandi, no. 71. Tidak dapat diabaikan penekanan pada kegiatan Keluarga mewartakan Injil dalam kerasulan evangelisasi umat awam. Pada berbagai saat dalam sejarah Gereja, begitu pula dalam Konsili Vatikan II, keluarga memang selayaknya mendapat gelar indah Gereja keluarga. Itu berarti, bahwa di tiap keluarga Kristiani harus terdapat pelbagai aspek seluruh Gereja. Lagi pula keluarga, seperti Gereja, harus menjadi tempat Injil disalurkan, dan memancarkan Injil. Familiaris Consortio, no.71 The apostolate of the family will also become wider through works of spiritual and material charity towards other families, especially those most in need of help and support, towards the poor, the sick, the old, the handicapped, orphans, widows, spouses that have been abandoned, unmarried mothers and mothers-to-be in difficult situations who are tempted to have recourse to abortion, and so on. Pastoral kehadiran Para tenaga pastoral (imam, suster, bruder dan umat) bersamasama menyapa para keluarga migran. Sapaan dengan hadir, duduk, bercerita dan berdoa akan memberi kekuatan kepada mereka Pastoral pemberdayaan Pastoral pemandirian umat, khususnya dalam hal ekonomi sangat penting untuk menopang kehidupan harian mereka Pastoral lintas sektor (komkel dan PSE) akan sangat membantu Pastoral community building Para keluarga migran sangat membutuhkan teman untuk saling menguatkan, maka membentuk komunitas sebagai rumah kedua mereka menjadi perlu Pertemuan rutin pendalaman iman, arisan, latihan koor, penggemukan kambing dll Pastoral single parent Pendampingan terhadap para single parent menjadi penting agar bisa bertahan dalam hidup, tidak mengorbankan anak dan mau bangkit dari segala keterpurukan Pastoral untuk eks migran Mendampingi para TKI atau TKW yang sudah kembali ke daerah asal untuk membangun keluarga yang baik revitalisasi nilainilai hidup berkeluarga, pengelolaan hasil kerja yang baik atau trauma healing Pastoral pencegahan Sosialisasi tentang seluk beluk kerja didaerah lain atau negeri orang. Pengelolaan ekonomi keluarga yang baik dan benar kursus persiapan perkawinan. Menciptakan lapangan kerja Gereja, pemerintah dan masyarakat TERIMA KASIH
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks