Modul 6 - Enzim dan pigmen.pdf

Please download to get full document.

View again

of 4
5 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Description:
Document Share
Document Transcript
  1 Modul 6 Aktivitas Enzim dan Karakterisasi Pigmen Tumbuhan Biji-biji yang sedang berkecambah dapat merupakan sumber enzim dari jaringan tumbuhan, meskipun enzim-enzim yang diperoleh berupa enzim kasar. Untuk keperluan percobaan enzim yang sederhana, ekstrak kecambah dapat kita gunakan. A.   Aktivitas Enzim A.1 Pengaruh suhu terhadap aktivitas enzim Amilase (uji aktivitas enzim secara kualitatif) ã   Ekstraksi enzim α -amilase Biji kacang hijau, merah, dan kedelai direndam dalam air selama 24 jam dan kulit bijinya dihilangkan. Enzim diekstraksi dengan cara menggerus/blender biji dengan rasio 1:10 menggunakan 0.1 M HCl yang mengandung 0.1 M NaCl dan 1% PVP. Esktrak diaduk menggunakan magnetic stirrer   selama 2 jam. Suspensi kemudian disentrifugasi pada kecepatan 12.000 rpm selama 15 menit dan supernatant dikoleksi untuk pengujian selanjutnya. ã   Uji Aktivitas Enzim terhadap Perbedaan Suhu  Disiapkan 3 buah tabung reaksi berisi larutan enzim sebanyak 1 ml dan disimpan pada 3 kondisi yang berbeda. Tabung reaksi pertama dimasukkan ke dalam waterbath  dengan suhu 45 o C. Tabung kedua dimasukkan ke dalam es, sedangkan tabung ketiga disimpan pada suhu ruang. Selanjutnya, disiapkan pula 3 tabung reaksi berisi 2 ml larutan pati dengan 2 ml larutan buffer fosfat pH 5,6. Kemudian ketiga tabung tersebut diinkubasi pada 3 suhu berbeda selama beberapa menit. Dimasukkan 1 ml larutan enzim ke dalam tabung reaksi larutan pati dan kocok hingga homogen. Selanjutnya larutan tersebut diuji diatas pelat tetes dan diberi larutan I 2 KI. A.2 Uji aktivitas enzim Amilase secara kuantitatif ( metode Bernfeld, 1955) 1.   Ekstrak enzim yang digunakan berasal dari kecambah kacang hijau, dan kecambah kacang kedelai. 2.   Siapkan 7 buah tabung reaksi (beri nomor 1-7). Uji aktivitas amilase dilakukan dengan mencampur 0,5 mL ekstrak enzim; 0,5 mL 0,05 M sodium phosphate  buffer pH 7,0 dan 1,0 mL 1% pati. a.   Pada tabung 1, 3 dan 5, campuran ketiga larutan diinkubasi selama 15 menit pada suhu ruang, kemudian reaksi dihentikan dengan  penambahan 3,5 mL 1 N HCl.  2  b.   Pada tabung reaksi 2, 4 dan 6, sebelum ektrak enzim dimasukkan, dilakukan penambahan HCl. c.   Tabung reaksi 7 digunakan sebagai blanko, dengan mencampurkan 0,5 mL ekstrak enzim; 0,5 mL 0,05 M sodium phosphate buffer pH 7,0; 4,5 mL H 2 O sebagai pengganti pati. 3.   Deteksi pati dilakukan dengan menambahkan 0,5 mL larutan I 2 KI. Absorbansi sampel kemudian diukur pada panjang gelombang 580 nm. Jika X merupakan jumlah pati pada awal percobaan dan Y merupakan jumlah pati yang tersisa, maka jumlah pati yang terurai selama percobaan (Z) adalah X-Y dan  persentase pati yang terurai dapat dihitung dengan menggunakan rumus (Z/X)*100%. Tabel 1 . Uji aktivitas enzim Treatment  Number Ektstrak enzim Absorbance (A) X-Y = Z % Starch Lost (100 * Z/X) 1 Kacang hijau = Y 1  Z 1  2 Kacang hijau = X 1  3 Kacang merah = Y 2  Z 2  4 Kacang merah = X 2  5 Kacang kedelai = Y 3  Z 3  6 Kacang kedelai = X 3  7 Blanko 0 B.   Karakterisasi pigmen tumbuhan Selain kelompok metabolit primer sebagai komponen penyusun sel dan jaringan tumbuhan, terdapat kelompok senyawa/metabolit sekunder. Tidak seperti metabolit primer, metabolit sekunder tidak selalu dijumpai dalam tumbuhan, hanya tumbuhan tertentu saja yang mengakumulasi metabolit sekunder. Metabolit sekunder dikelompokkan menjadi tiga, yaitu alkaloid, terpenoid dan senyawa fenol. Beberapa metabolit sekunder berfungsi sebagai pigmen  3 tumbuhan, diantaranya klorofil, karotenoid, dan antosianin. Uji keberadaan pigmen tumbuhan dan karakterisasi dapat dilakukan dengan analisis kromatografi lapis tipis maupun spektrofotometer   B.1. Karakterisasi pigmen dalam daun, wortel dan bunga berwarna merah dengan Spektrofotometer Ekstraksi 1.   Sediakan daun bayam hijau, bayam merah, bunga berwarna merah dan wortel. 2.   Timbang bahan-bahan tersebut masing-masing 1 g. 3.   Masing-masing bahan digerus dengan mortar. 4.   Gerusan direndam dalam 5 mL alkohol 96% selama 30 menit. 5.   Tambahkan alkohol sampai volume 10 mL. 6.   Saring ekstrak tersebut dengan corong gelas (yang telah disumbat kapas pada lehernya) ke dalam tabung reaksi sehingga diperoleh ekstrak alkohol daun dan bunga. Analisis dengan Spektrofotometer  a.   Ukurlah absorbansi ekstrak-ekstrak yang telah disiapkan tadi pada panjang gelombang (λ) 400 –   700 nm dengan UV/VIS Spektrofotometer Ekstrak Absorbansi pada λ   400 425 450 475 500 525 550 575 600 625 650 675 700 Daun hijau Daun merah Bunga Wortel  b.   Plotkan hasil pengukuran tadi pada kertas grafik l , sehingga diperoleh spektrum absorpsi c.   Tentukan serapan maksimum setiap ekstrak (larutan pigmen tersebut)  4 B.2 Karakterisasi pigmen dalam jaringan tumbuhan dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Analisis ekstrak daun bayam dan wortel dengan KLT silica gel Ekstraksi wortel dan bayam 1.   Timbang 3 gram wortel dan 1 gram daun bayam, gerus bahan dengan mortar dan rendam gerusan dalam 10 mL aseton selama 30 menit 2.   Saring rendaman dengan corong gelas sehingga didapat ekstrak aseton wortel dan bayam. 3.   Ekstrak tersebut lalu dipartisi di dalam tabung reaksi dengan menambahkan dietil eter:H 2 O (1:1) 5 mL sehingga diperoleh lapisan air dan dietil eter Analisis dengan KLT Silica gel 1.   Siapkan plat silica gel ukuran 3 x 7 cm 2.   Totolkan ekstrak dengan pipa kapiler pada pelat silica gel pada jarak 1 cm dari tepi bawah. 3.   Celupkan plat KLT tersebut pada bejana yang telah diisi larutan pengembang (heksan : etil asetat / 7:3). 4.   Tutup bejana tersebut, biarkan larutan pengembang merambat keatas sampai ± 1 cm dari tepi atas 5.   Angkat dan segera keluarkan plat KLT tsb, lalu tandai tinggi jarak tempuh  pengembang. 6.   Keringkan plat tersebut dengan cara diangin-angin. 7.   Amati spot-spot yang terbentuk. 8.   Gambarkan kromatogramnya! dan tentukan pigmen-pigmen yang terpisahkan tersebut (karoten: kuning ~ oranye) dan santofil (kuning)
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x