LP ANEMIA (2).docx

Please download to get full document.

View again

of 4
135 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
LAPORAN PENDAHULUAN ANEMIA - Agen neoplastik KOMPLIKASI: DEFINISI - Radiasi Anemia juga menyebabkan daya tahan tubuh Anemia adalah kondisi dimana - Obat-obatan berkurang
Document Share
Document Transcript
  LAPORAN PENDAHULUAN ANEMIA DEFINISI Anemia adalah kondisi dimana berkurangnya sel darah merah eritrosit dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin  sehingga tidak mampu memenuhi fungsinya sebagai  pembawa oksigen keseluruh jaringan.   Desmawati. (2013). -   Agen neoplastik -   Radiasi -   Obat-obatan -   Infeksi -   Bahan kimia Gangguan hemapoetik Leukopenia Eritropetik Trombositopenia Depresi sistem imun MANIFESTASI: Kelelahan, lemah, pucat dan kurang bergairah, konjungtiva anemis, sakit kepala, konstipasi, tidak mampu berkonsentrasi, dan rentan terhadap infeksi, sakit  perut, mual muntah, anoreksia, hepatomegali, slenomegali, dipsnue, BB turu Pertahanan sekunder terganggu Resiko infeksi Anemia Aliran darah  perifer menurun Penurunan transport O2 ke jaringan Metabolism aerob turun, anaerob naik Kelemahan / keletihan Hipoksia,  pucat Intoleransi aktifitas Deficit perawatan diri Resiko jatuh / cedera Hb turun Oksihemoglobin turun Perfusi jaringan tidak efektif Kompensasi jantung RR meningkat, nadi meningkat Cardiomegali Gagal jantung Pola nafas tidak efektif Gangguan pertukaran gas KOMPLIKASI: Anemia juga menyebabkan daya tahan tubuh  berkurang. Akibatnya penderita anemia akan mudah terkena ieksi. Mudah terkena infeksi saluran nafas,  jantung juga menjadi gampang lelah, karena harus memompa darah lebih kuat. Kasus pada ibu hamil dengan anemia, jika lambat ditangani dan  berkelanjutan dapat menyebabkan kematian dan  berisiko pada janin. Selain bayi lahir dengan berat  badan rendah, anemia bisa juga mengganggu  perkembangan organ-organ tubuh termasuk otak. PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan Labolatorium (darah lengkap) Aspirasi dan biopsy sumsum tulang.  A.   Penatalaksanaan Dasar pengobatan anemia adalah memberikan bahan-bahan yang kurang untuk pembentukan eritrosit, diet tinggi besi, atasi penyebab,  pemberian preparat seperti zat besi, transfusi darah jika perlu, bila anemia timbul skunder akibat penyakit lain, dengan pengobatan penyakit dasarnya anemia akan membaik B.   Diagnosa Keperawatan yang mungkin muncul NO   DIANGOSA KEPERAWATAN DAN KOLABORASI   TUJUAN DAN KRITERIA HASIL   INTERVENSI  1 Perfusi jaringan tidak efektif Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x7 jam perfusi jaringan klien adekuat dengan kriteria :    Membran mukosa merah    Konjungtiva tidak anemis      Akral hangat      Tanda-tanda vital dalam rentang normal   Peripheral Sensation Management (Manajemen sensasi perifer)      Monitor adanya daerah tertentu yang hanya peka terhadap  panas/dingin/tajam/tumpul    Monitor adanya paretese      Instruksikan keluarga untuk mengobservasi kulit jika ada lesi atau laserasi      Gunakan sarun tangan untuk proteksi      Batasi gerakan pada kepala, leher dan punggung      Monitor kemampuan BAB      Kolaborasi pemberian analgetik       Monitor adanya tromboplebitis      Diskusikan menganai penyebab perubahan sensasi    2 Ketidakefektifan pola nafas Setelah dilakukan intervensi 1x7 jam diharapkan pola nafas dapat efektif dengan kriteria hasil: 1.   Tidak ada sianosis dan dispneu 2.   Menunjukkan jalan napas yang paten 3.   Tanda-tanda vital dalam rentang normal Airway management 1.   Buka jalan napas, gunakan teknik chin lift atau jaw trust bila  perlu 2.   Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi 3.   Auskultasi suara nafas, catat adanya suara tambahan 4.   Monitor pernafasan dan status oksigen yang sesuai Oxygen therapy 1.   Pertahankan jalan nafas yang paten 2.   Kolaborasi dalam pemberian oksigen terapi 3.   Monitor aliran oksigen Vital sign monitoring 1.   Monitor nadi,suhu dan RR 2.   Monitor kualitas nadi 3.   Monitor frekuensi dan irama pernafasan 4.   Monitor suara paru-paru 5.   Monitor pola pernafasan abnormal 6.   Monitor suhu, warna dan kelembababn kulit 7.   Monitor sianosis perifer 3 Intoleransi aktifitas Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x7 jam perfusi jaringan klien adekuat dengan kriteria : 1.   Resiko jatuh akan menurun atau terbatas 2.   Respon frekuensi jantung normal saat  beraktifitas 3.   Terkanan darah normal saat beraktifitas Peningkatan Mekanika Tubuh:  Memfasilitasi penggunaan postur dan pergerakan dalam aktivitas sehari-hari untuk mencegah keletihan dan ketegangan atau cedera muskuloskeletal Manajemen Lingkungan: Keamanan:  Memantau dan memanipulasi lingkungan fisik untuk memfasilitasi keamanan Terapi Latihan Fisik: Keseimbangan:  Menggunakan aktivitas, postur, dan pergerakkan tertentu untuk mempertahankan, meningkatkan, dan mengembalikan keseimbangan tubuh Terapi Latihan Fisik: Pengendalian Otot:  Menggunakan protokol aktivitas atau latihan fisik tertentu untuk meningkatkan atau mengembalikan gerakan tubuh terkendali   DAFTAR PUSTAKA Desmawati. (2013). Sistem Hematologi Dan Imunologi Asuhan Keperawatan Umum & Maternitas Dilengkapi Dengan Latihan Soal-Soal  . Jakarta: In Media Tarwoto & Wartonah. (2008).  Keperwatan Medikal Bedah Gangguan Sistem Hematologi . Jakarta: Trans info media Huda amin, N. 2013. Aplikasi asuhan keperawatan berdasarkan diagnosa medis NANDA NIC NOC. Media action Tjokoprawiro dkk, 2015, buku ajar ilmu penyakit dalam. UNAIR Herdman, T. H. (2015). NANDA  International Inc nursing diagnoses: definitions & classification . Jakarta. Banjarmasin, Desember 2017 Preseptor Akademik Suci Fitri Rahayu,.Ns.,M.Kep
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks