Laporan Praktikum Dasar Elektronika (Penyearah Gelombang Penuh)

Please download to get full document.

View again

of 7
159 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Laporan Praktikum Dasar Elektronika (Penyearah Gelombang Penuh)
Document Share
Document Tags
Document Transcript
  LAPORAN PRAKTEK DASAR ELEKTRONIKA PERCOBAAN II PRAKTIKUM PENYEARAH GELOMBANG PENUH Disusun oleh : Nama : Lyla Diah Susanti NIM : 41412110113 PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2013  Laporan Praktikum Dasar Elektronika   2013 Praktikum Dasar Elektronika: Penyearah Gelombang Penuh Laboraturium Teknik Elektro Universitas Mercu Buana  Page 2 PRAKTIKUM DASAR ELEKTRONIKA   Q  No. Dokumen 052.731.403.00 Tgl. Efektif PERCOBAAN II PRAKTIKUM PENYEARAH GELOMBANG PENUH TUJUAN Setelah melaksanakan percobaan ini, Anda diharapkan dapat : 1.   Memahami prinsip kerja penyearah gelombang penuh. 2.   Memahami pengaruh kapasitor penghalus. 3.   Membandingkan penyearah gelombang penuh dengan penyearah setengah gelombang. Nama Fungsi Paraf Dibuat oleh Kepala Laboratorium Teknik Elektro Disetujui oleh Kepala Prodi Teknik Elektro  Laporan Praktikum Dasar Elektronika   2013 Praktikum Dasar Elektronika: Penyearah Gelombang Penuh Laboraturium Teknik Elektro Universitas Mercu Buana  Page 3 PERCOBAAN II PRAKTIKUM PENYEARAH GELOMBANG PENUH I.   Tujuan Setelah melaksanakan percobaan ini, Anda diharapkan dapat : 1.   Memahami prinsip kerja penyearah gelombang penuh. 2.   Memahami pengaruh kapasitor penghalus. 3.   Membandingkan penyearah gelombang penuh dengan penyearah setengah gelombang. II.   Pendahuluan Pada bagian yang lalu telah dibahas sifat  –   sifat penyearah setengah gelombang. Dengan menggunakan empat buah dioda yang disusun dengan cara tertentu akan diperoleh penyearah gelombang penuh. Penyearah gelombang penuh ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan  penyearah setengah gelombang. Karena itu pada bagian ini akan dibahas sifat  –   sifat penyearah gelombang penuh dan istilah  –   istilah yang  berhubungan dengannya. III.   Peralatan Utama : Papan Plug-in Sumber tegangan AC 4 dioda 1N4002 Penghambat 100kΩ dan 4k7Ω  Kapasitor 1µF/35V dan 10µF/35V Inti besi U dan I Pendukung : Multimeter digital Osiloskop  Laporan Praktikum Dasar Elektronika   2013 Praktikum Dasar Elektronika: Penyearah Gelombang Penuh Laboraturium Teknik Elektro Universitas Mercu Buana  Page 4 IV.   Langkah Kerja 1.   Proses Penyearahan Gelombang. a.   Siapkan papan plug-in, sumber tegangan AC, 4 buah dioda 1N4002,  penghambat 100kΩ, multimeter digital, dan osiloskop.   b.   Dengan keadaan sumber tegangan AC mati, rangkai Gambar 2.1  pada papan plug-in. B A10V(RMS) 1 µF/ 25V 100k Ω +4X1N4002   Gambar 2.1 c.   Hidupkan sumber tegangan AC. d.   Dengan menggunakan multimeter digital yang di atur pada  pengukuran AC, ukur tegangan pada titik A, kemudian isikan hasilnya pada tabel 2.1. Tabel 2.1 Hasil Pengukuran Multimeter Hasil pengukuran Osiloskop Pengukuran √   Pengukuran   Pengukuran Nilai Puncak (Vpp) V A (Volt 10,15 √   V AC  10,15 V AC  10,15 V AC  5,8 x 0,5 x 10 = 29 V B (Volt) 11,18 V DC  11,18   V DC  11,18 V DC  2,8 x 1 x 1 = 2,8 e.   Dengan menggunakan multimeter digital yang diatur pada  pengukuran DC, ukur tegangan pada titik B, kemudian isikan hasilnya pada Tabel 2.1. f.   Dengan menggunakan osiloskop yang diatur pada pengukuran DC, hubungkan Ch.1 ke titik A dan Ch.2 ke titik B. Tempatkan  pembacaan Ch.1 pada bagian atas tampilan osiloskop dan Ch.2 pada  Laporan Praktikum Dasar Elektronika   2013 Praktikum Dasar Elektronika: Penyearah Gelombang Penuh Laboraturium Teknik Elektro Universitas Mercu Buana  Page 5  bagian bawah. Sket gambar yang tampak pada Grafik 2.1 dan isikan hasil pengamatan pada tabel 2.1. g.   Matikan sumber tegangan AC. h.   Lengkapi Tabel 2.1. i.   Terlihat dari pengamatan bahwa bagian negatif sinyal AC diubah menjadi positif, sedangkan bagian negatif tetap ada. 2.   Pengaruh Kapasitor Penghalus a.   Siapkan kapasitor tantalum 1µF/35V, kapasitor elektrolit 10µF/35V, dan penghambat 4k7Ω.   b.   Dengan masih menggunakan gambar 2.1 tambahakan kapasitor pada  bagian rangkaian seperti yang dinyatakan dengan garis putus  –   putus  pada Gambar 2.1. c.   Hubungkan multimeter yang telah diatur pada pengukuran DC pada titik B. d.   Hidupkan sumber tegangan AC dan sket sinyal yang tampak pada osiloskop pada grafik 2.2. e.   Lihat hasil pengukuran multimeter dan isikan pada tabel 2.2.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks