LANSIA.pdf

Please download to get full document.

View again

of 49
20 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Lanjut usia (lansia) merupakan tahap akhir perkembangan manusia. Seseorang pada tahap perkembangan lansia mengalami penurunan fisiologis pada berbagai sistem tubuh yang disebut dengan proses penuaan (Stanley, 2006). Salah satu bagian dari proses menua adalah terjadinya perubahan fisiologis secara makro pada sistem-sistem tubuh lansia. Sistem-sistem yang fungsinya menurun meliputi sistem kulit dan integumen, sistem kardiovaskuler, system respirasi, sist
Document Share
Document Tags
Document Transcript
  Page |1 BAB 1PENDAHULUANA. Latar Belakang Lanjut usia (lansia) merupakan tahap akhir perkembangan manusia.Seseorang pada tahap perkembangan lansia mengalami penurunan fisiologispada berbagai sistem tubuh yang disebut dengan proses penuaan (Stanley,2006). Salah satu bagian dari proses menua adalah terjadinya perubahanfisiologis secara makro pada sistem-sistem tubuh lansia. Sistem-sistem yangfungsinya menurun meliputi sistem kulit dan integumen, sistemkardiovaskuler, system respirasi, sistem gastrointestinal, menurunnyakekebalan tubuh, system perkemihan dan reproduksi, sistem neurologis,sistem muskuloskeletal, serta kemampuan kognitif, serta penurunan sensori(Tamher, 2010).Usia lanjut adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semuaorang yang dikaruniai usia panjang, terjadinya tidak bisa dihindari olehsiapapun. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organtubuh. Namun tidak perlu berkecil hati, harus selalu optimis, ceria danberusaha agar selalu tetap sehat di usia lanjut. Jadi walaupunb usia sudahlanjut, harus tetap menjaga kesehatan.Proses menua manusia mengalami perubahan menuju ketergantungan fisik dan mental. Keluhan yang menyertai proses menua menjadi tanda adanyapenyakit, biasanya disertai dengan perasaan cemas, depresi atau mengingkaripenyakitnya. Apalagi penyakit stadium terminal (tinggal menunggu ajal)dalam prediksi secara medis sering diartikan penderita tidak lama lagimeninggal dunia. Keadaan ini menyebabkan lansia mengalami kecemasanmenghadapi kematian. Perawatan paliatif adalah semua tindakan aktif untuk meringankan beban penderita, terutama terutama yang tidak mungkindisembuhkan. Yang dimaksud tindakan aktif antara lain mengurangi ataumenghilangkan rasa nyeri dan keluhan lain serta memperbaiki aspek psikologis, sosial, dan spiritual.  Page |2 Dalam memberikan asuhan keperawatan pada lanjut usia yang sedangmenghadapi sakarotul maut tidaklah selamanya muda, klien lanjut usia akanmemberikan reaksi-reaksiyang berbeda-beda, bergantung kepadakepribadian dan cara klien lanjut usia menghadapi hidup. tetapibagaimanapun keadaan, situasi dan kondisinya perawat harus dapatmenguasai keadaan terutama terhadap keluarga klien lanjut usia. Biasanya,anggota keluarga dalam keadaan krisis ini memerlukan perhatian perawatankarena kematian pada seseorang dapat datang dengan berbagai cara, dapatterjadi secara tiba-tiba dan dapat pula berlangsung berhari-hari. Kadang kadang sebelum ajal tiba klien lanjut usia ke hilangan kesadarannya terlebihdahulu. B. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam makalahini yaitu :1. Bagaimana Konsep Lansia ?2. Bagaimana Konsep Perawatan Paliatif Pada Lansia ?3. Bagaimana Konsep Dying ?4. Bagaimana Konsep Asuhan Keperawatan Lansia Menjelang Ajal C. Tujuan Penulisan Adapun tujuan penulisandalam makalah ini yaitu :1. Mengetahui Konsep Lansia.2. Mengetahui Konsep PerawatanPaliatif Pada Lansia.3. Mengetahui Konsep Dying.4. Mengetahui Konsep Asuhan KeperawatanLansia MenjelangAjal.  Page |3 BAB 2TINJAUAN TEORIA. KonsepLansia Usia lanjut dikatakan sebagai tahap akhir perkembangan pada daurkehidupan manusia (Budi Anna Keliat, 1999 dalam Buku Siti Maryam, dkk,2008). Sedangkan menurut Pasal 1 ayat (2), (3), (4) UU No. 13 Tahun 1998tentang Kesehatan dikatakan bahwa usia lanjut adalah seseorang yang telahmencapai usia lebih dari 60 tahun. (R. Siti Maryam, dkk, 2008: 32).Lansia adalah tahap akhir siklus hidup manusia, merupakanbagian dariproses kehidupan yang tak dapat dihindarkan dan akan dialami oleh setiapindividu. Pada tahap ini individu mengalami banyakperubahan baik secarafisik maupun mental, khususnya kemunduran dalam berbagai fungsi dankemampuan yang pernah dimilikinya. Perubahan penampilan fisik sebagiandari proses penuaan normal, seperti rambut yang mulai memutih, kerut-kerutketuaan di wajah,berkurangnya ketajaman panca indera, serta kemundurandaya tahan tubuh, merupakan acaman bagi integritas orang usia lanjut. Belumlagi mereka harus berhadapan dengan kehilangan-kehilangan peran diri,kedudukan sosial, serta perpisahan dengan orang-orang yang dicintai.Semuahal tersebut menuntut kemampuan beradaptasi yang cukupbesar untuk dapatmenyikapi secara bijak (Soejono, 2000).Lanjut usia merupakan istilah tahap akhir dari proses penuaan. Dalammendefinisikan batasan penduduk lanjut usia menurut Badan KoordinasiKeluarga Berencana Nasional ada tiga aspek yang perlu dipertimbangkanyaitu aspek biologi, aspek ekonomi dan aspek sosial (BKKBN 1998). PenggolonganLansia Sedangkan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pengertian lansiadigolongkan menjadi 4, yaitu:1. Usia pertengahan ( middle age ) 45 -59 tahun2. Lanjut usia ( elderly ) 60 -74 tahun  Page |4 3. Lanjut usia tua ( old  ) 75 90 tahun4. Lansia sangat tua ( very old  ) diatas 90 tahun. Ciri-Ciri Lansia Menurut Hurlock (Hurlock,1980: 380) terdapat beberapa ciri-ciri orang lanjutusia yaitu:1. Usia lanjut merupakan periode kemunduranKemunduran pada lansia sebagian datang dari faktor fisik danfaktorpsikologis. Kemunduran dapat berdampak pada psikologislansia.Motivasi memiliki peran yang penting dalam kemunduran padalansia. Kemunduran pada lansia semakin cepat apabila memiliki motivasiyang rendah, sebaliknya jika memiliki motivasi yang kuat makakemunduran itu akanlama terjadi.2. Orang lanjut usia memiliki statuskelompok minoritasLansia memiliki status kelompok minoritas karena sebagai akibat darisikap sosial yang tidak menyenangkan terhadap orang lanjut usia dandiperkuat oleh pendapat-pendapat klise yang jelek terhadap lansia.Pendapat-pendapat klise itu seperti: lansia lebih senangmempertahankanpendapatnya dari pada mendengarkan pendapat oranglain.3. Menua membutuhkan perubahan peranPerubahan peran tersebut dilakukan karena lansia mulai mengalamikemunduran dalam segala hal.Perubahan peran pada lansia sebaiknyadilakukan atas dasar keinginan sendiri bukan atas dasar tekanan darilingkungan.4. Penyesuaian yangburuk pada lansiaPerlakuan yang buruk terhadap orang lanjut usia membuat lansiacenderung mengembangkan konsep diri yang buruk. Lansia lebihmemperlihatkan bentuk perilaku yang buruk.Karena perlakuan yangburuk itu membuat penyesuaian diri lansia menjadi buruk.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x