KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS KEUANGAN TAHUN Oleh: Muhammad Iqbal NIM:

Please download to get full document.

View again

of 47
30 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS KEUANGAN TAHUN 2008 Oleh: Muhammad Iqbal NIM: TESIS Diajukan kepada Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga
Document Share
Document Transcript
KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS KEUANGAN TAHUN 2008 Oleh: Muhammad Iqbal NIM: TESIS Diajukan kepada Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memeperoleh Gelar Magister Studi Islam YOGYAKARTA 2012 7 PERNYATAAIT KEASLIAIY Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama NIM Jenjang Program Studi Konsentrasi Muhammad Iqbal, S.E.I Magister Hukum Islam Keuangan dan Perbankan Syariah menyatakan dengan ini bahwa Naskah Tepis ini secara keseluruhan adalah hasil penelitian/karya saya sendiri kecuali bagian-bagian yang dirujuk sebagai sumbernya Yogyakarta, 07 Desember Saya yang menyatakan ffi W 20tl ' Muhammad Iqbal NIM s86 KEMENTERIAN AGAMA RI UIN SUNAN KALIJAGA PROGRAM PASCASARJANA YOGYAKARTA PENGESAHAN Tesis berjudul Nama NIM Program Studi Konsentrasi Tanggal Ujian KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARI'AH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS KEUANGAN TAHUN 2OO8 Muhammad lqbal, S.E.l Hukum lslam Keuangan dan Perbankan Syari'ah 8 Maret 2012 Telah dapat diterima sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Magister Ekonomi lslam (M.E.l.), Yogyakarta, t2 Mar et 2Ot2 Direktur, L+rot. NIP.: Dr. H. Khoiruddin, M.A LOOzr iii PERSETT'JUAN TIM PENGUJI UJIAN TESIS Tesis beriudul Nama NIM Jenjang Program Studi Konsentrasi KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS KEUANGAN TAHUN 2OO8 Muhammad lqbal, S.E.l Magister Hukum lslam Keuangan dan Perbankan SYariah telah disetujui tim Penguii munaqasah Ketua Dr. H. Syafiq Mahmadah Hanafi, S.Ag., M.Ag- r%.t Sekretaris Drs. Kholid Zulfa, M.Si. Pembimbing/Penguji Dr. ZaenalArifin, M.Si. Penguji Dr. lbnu Qizam, M.Si. DiujidiYogyakarta pada tanggal 8 Maret 2012 Waktu Hasil/Nilai Predikat : : A- / 3,50 : Memuaskan /Sangat Memuaskan /Gumlaude w t NOTA DINAS PEMBIMBING Kepada Yth. Direktur Program Pascasarjana UIN sunan Kalijaga Yogyakarta Assclamu' alailum wr. wb Setelah melakukan bimbingan, arahan dan koreksi terhadap penulisan tesis yang berjudul: KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DAI\ BA}IK UMUM KONVENSIONAL SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS KEUAIYGAN TAHUN 2OO8 yang ditulis oleh: Nama NIM Jenjang Program Studi ' Konsentrasi Muhammad Iqbal, S.E.I s86 Magister Hukum Islam Keuangan dan Perbankan Syariah saya berpendapat bahwa tesis tersebut sudah dapat diajukan kepada Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga untuk diujikan dalam rangka memperoleh gelar Magister Studi Islam Wassalamu' alaikum wr. wb. Yogyakarta, 07 Desember 201I Pembimbing, Dr. Zaenal Arifin, M.Si. MOTTO...Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri... (Q.S. Ar-Ra ad : 11) Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (Q.S. Alam Nasyrah : 5) Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tanpa kehilangan semangat. (Abraham Lincloln) vi HALAMAN PERSEMBAHAN Karya kecil ini kupersembahkan untuk: Bapak Ibu tercinta, yang dengan segala dukungan doa, moral maupun materi yang senantiasa tercurah untukku; Kakak-kakak, Adik, Keponakan-keponakan dan Seluruh Keluarga Besarku; Untuk Teman-Teman Seperjuangan KPS Mandiri 2010; Dan Almamater Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. vii Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja keuangan bank umum syariah dengan bank umum konvensional sebelum dan sesudah krisis keuangan tahun 2008 menggunakan rasio keuangan. Rasio keuangan yang digunakan adalah CAR, NPL/NPF, ROA, ROE dan LDR/FDR. Tahun dipilih sebagai tahun penelitian karena penyusun ingin membandingkan kinerja keuangan bank umum syariah dan bank umum konvensional pada saat terjadi krisis keuangan tahun Berdasarkan kriteria sampel yang ditentukan, diperoleh dua kelompok sampel penelitian, yaitu tiga bank umum syariah dan 3 bank umum konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa rasio-rasio keuangan bank yang diperoleh dari Bank Indonesia dan laporan keuangan bank-bank yang menjadi sampel penelitian. Alat analisis yang digunakan untuk membuktikan hipotesis dalam penelitian ini adalah uji paired samples test. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa kinerja keuangan bank syariah sebelum dan sesudah krisis dengan menggunakan lima rasio keuangan yaitu; CAR, ROA, ROE, FDR dan NPF. Dari ke lima rasio tersebut, hanya ROA dan FDR menunjukkan adanya perbedaan. Sedangkan variabel CAR, ROE, dan NPF tidak terdapat perbedaan. Jika dilihat dari nilai rata-rata, dari ke lima rasio tersebut hanya satu rasio meningkat yaitu ROE. Sedangkan variabel ROA dan FDR, walaupun terdapat perbedaan tetapi nilai rata-rata ke dua rasio tersebut mengalami penurunan. Begitu juga nilai rata-rata rasio CAR yang mengalami penurunan dan nilai rata-rata rasio NPF mengalami kenaikan. Sedangkan untuk kinerja keuangan bank konvensional sebelum dan sesudah krisis dengan menggunakan lima rasio keuangan yaitu; CAR, ROA, ROE, LDR dan NPL. Dari ke lima rasio tersebut, hanya ROA dan ROE menunjukkan tidak terdapat perbedaan. Sedangkan rasio CAR, LDR dan NPL bank umum konvensional sebelum dan sesudah krisis tahun 2008 menujukkan adanya perbedaan. Jika dilihat dari nilai rata-rata, dari ke lima rasio tersebut hanya satu rasio yang mengalami penurunan yaitu CAR. Sedangkan nilai rata-rata rasio ROA, ROE, FDR dan NPF jauh lebih baik dibandingkan sebelum krisis. Pada rasio ROA, ROE dan FDR mengalami peningkatan nilai rata-rata, dan nilai rata-rata NPF mengalami penurunan. Kata Kunci: ; CAR, NPL/NPF, ROA, ROE dan LDR/FDR viii PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN Transliterasi kata-kata Arab yang dipakai dalam penyusunan tesis ini berpedoman pada Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 158/1987 dan 0543b/U/1987 A. Konsonan Tunggal Huruf Arab Nama Huruf Latin Keterangan ا بB ت 1 ث ج ح خ د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ع غ ف ق ك ل Alîf Bâ Tâ Sâ Jîm Hâ Khâ Dâl Zâl Râ zai sin syin sâd dâd tâ zâ ain gain fâ qâf kâf lâm tidak dilambangkan b t ś j h kh d ż r z s sy s d t z g f q k l Tidak dilambangkan be te es (dengan titik di atas) je ha (dengan titik di bawah) ka dan ha de zet (dengan titik di atas) er zet es es dan ye es (dengan titik di bawah) de (dengan titik di bawah) te (dengan titik di bawah) zet (dengan titik di bawah) koma terbalik di atas ge ef qi ka `el ix م ن و ه ء ي mîm nûn wâwû hâ hamzah yâ m n w h Y `em `en w ha apostrof Ye B. Konsonan Rangkap Karena Syaddah ditulis rangkap دة متع د عد ة Ditulis Ditulis Muta addidah iddah C. Ta Marbutah di akhir kata 1. Bila dimatikan ditulis h حكمة علة ditulis Ditulis H ikmah illah (ketentuan ini tidak diperlukan bagi kata-kata Arab yang sudah terserap dalam bahasa Indonesia, seperti salat, zakat dan sebagainya, kecuali bila dikehendaki lafal aslinya). 2. Bila diikuti dengan kata sandang al serta bacaan kedua itu terpisah, maka ditulis dengan h. كرامة الا ولياء Ditulis Karâmah al-auliyâ 3. Bila ta marbutah hidup atau dengan harakat, fathah, kasrah dan dammah ditulis t atau h. زكاة الفطر Ditulis Zakâh al-fiţri x D. Vokal Pendek _ فعل _ ذكر _ يذهب fathah kasrah dammah ditulis ditulis ditulis ditulis ditulis ditulis A fa ala i żukira u yażhabu E. Vokal Panjang Fathah + alif جاهلية fathah + ya mati تنسى kasrah + ya mati كريم dammah + wawu mati فروض ditulis ditulis ditulis ditulis ditulis ditulis ditulis ditulis â jâhiliyyah â tansâ î karîm û furûd F. Vokal Rangkap 1 fathah + ya mati بينكم ditulis ditulis ai bainakum 2 fathah + wawu mati قول ditulis ditulis au qaul G. Vokal Pendek yang berurutan dalam satu kata dipisahkan dengan apostrof ا ا نتم ا عدت شكرتم لي ن ditulis ditulis Ditulis a antum u iddat La in syakartum xi H. Kata Sandang Alif + Lam 1. Bila diikuti huruf Qomariyyah ditulis dengan menggunakan huruf l. القرا ن القياس ditulis Ditulis al-qur ân Al-Qiyâs 2. Bila diikuti huruf Syamsiyyah ditulis dengan menggunakan huruf Syamsiyyah yang mengikutinya, dengan menghilangkan huruf l (el) nya. السما ء الشمس B0 ditulis Ditulis as-samâ Asy-Syams I. Penulisan kata-kata dalam rangkaian kalimat Ditulis menurut penulisannya. ذوي الفروض ا هل السنة Ditulis Ditulis Żawî al-furûd ahl as-sunnah xii KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, puji syukur hanya bagi Allah atas segala hidayah-nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan tesis dengan judul KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DAN BANK UMUM KONVENSIONAL SEBELUM DAN SESUDAH KRISIS KEUANGAN TAHUN Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabat dan umatnya yang senantiasa istiqomah di jalan- Nya. Akhirnya setelah melalui perjalanan yang panjang dan tidak lepas dari bantuan, petunjuk serta bimbingan dari berbagai pihak, penyusun dapat menyelesaikan tesis ini dengan baik. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penyusun ingin menghaturkan terima kasih kepada pihak yang memiliki andil dan kontribusi yang sangat berarti dalam penyusunan tesis ini, yaitu: 1. Prof. Dr. H. Musa Asy arie, selaku rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 2. Prof. Dr. H Khoiruddin, M.A., selaku Direktur Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 3. Dr. H. Syafiq M. Hanafi, S.Ag., M.Ag., selaku Ketua Program Studi Magister Studi Hukum Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 4. Dr. Zaenal Arifin, M.Si. selaku pembimbing, yang dengan sabar memberikan pengarahan, saran, dan bimbingan sehingga terselesaikan tesis ini. xiii 5. Ayahanda H. Imam Sujono dan Ibunda Hj. Siti Khadijah tercinta, atas doa yang selalu dipanjatkan serta perhatian, kasih sayang dan dukungan baik moriil maupun materiil kepada penyusun dalam menyelesaikan tesis ini. Hasil karya ananda yang sederhana ini untuk Ayahanda dan Ibunda tercinta. 6. Mba-mba, Mas-mas dan Adikku, Terimakasih atas do a dan bantuannya, kalian adalah sumber motivasi dalam setiap perjuangan. Keponakankeponakanku, terimakasih atas keceriaan yang diberikan, kalian semua adalah penghibur jiwa. Dan seluruh keluarga besarku di seluruh Indonesia. 7. Teman-teman seperjuangan di KPS Mandiri 2010, yang telah membantu dan memberikan motivasi dalam proses penyelesaian tesis ini. Dan kebersamaan kita selama ini adalah pengalaman yang akan menjadi kenangan indah. 8. Seluruh sahabat dan semua pihak yang tidak dapat penyusun sebutkan satu persatu, yang telah memberikan dukungan, motivasi, inspirasi dan membantu dalam proses penyelesaian tesis ini. Penyusun menyadari banyak sekali terdapat kekurangan dalam tesis ini. Oleh karena itu segala saran dan kritik membangun sangat diharapkan. Terima kasih. Yogyakarta, 11 Nopember 2011 Penyusun Muhammad Iqbal NIM xiv DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i PERNYATAAN KEASLIAN... ii PENGESAHAN DIREKTUR... iii PERSETUJUAN TIM PENGUJI... iv NOTA DINAS PEMBIMBING... v MOTTO... vi PERSEMBAHAN... vii ABSTRAK... viii PEDOMAN TRANSLITERASI... ix KATA PENGANTAR... xiii DAFTAR ISI... xv DAFTAR TABEL... xvii DAFTAR GAMBAR... xviii BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Rumusan Masalah... 5 C. Tujuan Penelitian... 6 D. Manfaat Penelitian... 6 E. Sistematika Pembahasan... 6 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS A. Kinerja Keuangan... 8 B. Pengukuran Kinerja Keuangan Perbankan... 9 C. Bank Syariah Pengertian dan Prinsip Bank Syariah Manajemen Dana Bank Syariah Perbedaan Bank Konvensional dan Bank Syariah D. Bank Konvensional E. Fungsi Intermediasi Bank F. Krisis Keuangan Global dan Dampaknya di Indonesia Penyebab krisis tahun Dampak krisis tahun 2008 bagi sektor ekonomi di Indonesia Dampak krisis tahun 2008 bagi sektor perbankan di Indonesia G. Penelitian Terdahulu H. Hipotesis BAB III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Sifat Penelitian B. Populasi dan Sampel C. Teknik Pengumpulan Data D. Definisi Operasional Variabel E. Teknik Analisa Data xv BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian B. Statitik Deskriptif Statistik bank umum syariah sebelum krisis tahun Statistik bank umum syariah sesudah krisis tahun Statistik bank umum konvensional sebelum krisis tahun Statistik bank umum konvensional sesudah krisis tahun C. Uji Normalitas Uji Normalitas Bank Umum Syariah Uji Normalitas Bank Umum Konvensional D. Uji Hipotesis dan Pembahasan Pengujian pada kinerja keuangan bank umum syariah Pengujian pada kinerja keuangan bank umum konvensional E. Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional Perbandingan kinerja keuangan bank umum syariah dan bank umum konvensional sebelum krisis tahun Perbandingan kinerja keuangan bank umum syariah dan bank umum konvensional sesudah krisis tahun BAB V. PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP xvi DAFTAR TABEL Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif Bank Umum Syariah Sebelum Krisis Tahun 2008, 56. Tabel 4.2 Hasil Statistik Deskriptif Bank Umum Syariah Sesudah Krisis Tahun 2008, 59. Tabel 4.3 Hasil Statistik Deskriptif Bank Umum Konvensional Sebelum Krisis Tahun 2008, 61. Tabel 4.4 Hasil Statistik Deskriptif Bank Umum Konvensional Sesudah Krisis Tahun 2008, 64. Tabel 4.5 Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov Test Bank Umum Syariah, 67. Tabel 4.6 Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov Test Konvensiona, 68. Bank Umum Tabel 4.7 Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov Test Bank Umum Konvensional Setelah Dilogaritma Natural(Ln), 69. Tabel 4.8 Hasil Uji Paired Samples T-Test Bank Umum Syariah, 71. Tabel 4.9 Hasil Uji Paired Samples T-Test Bank Umum Konvensional, 79. Tabel 4.10 Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Dan Bank Umum Konvensional Sebelum Krisis, 88. Tabel 4.11 Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Dan Bank Umum Konvensional Sesudah Krisis,94. xvii DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Kurs Rupiah terhadap Dolar, 29. Gambar 2.2 Pergerakan Inflasi, 30. xviii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Gejolak krisis keuangan global telah mengubah tatanan perekonomian dunia. Krisis global yang berawal di Amerika Serikat pada tahun 2007, semakin dirasakan dampaknya ke seluruh dunia, termasuk negara berkembang pada tahun Sejumlah kebijakan yang sangat agresif di tingkat global telah dilakukan untuk memulihkan perekonomian. 1 Di Indonesia, imbas krisis mulai terasa terutama menjelang akhir Setelah mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6% sampai dengan triwulan III- 2008, perekonomian Indonesia mulai mendapat tekanan berat pada triwulan IV Hal itu tercermin pada perlambatan ekonomi secara signifikan terutama karena anjloknya kinerja ekspor. Di sisi eksternal, neraca pembayaran Indonesia mengalami peningkatan defisit dan nilai tukar rupiah mengalami pelemahan signifikan. Di pasar keuangan, selisih risiko (risk spread) dari surat-surat berharga Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan yang mendorong arus modal keluar dari investasi asing di bursa saham, Surat Utang Negara (SUN), dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Secara relatif, posisi Indonesia sendiri secara umum bukanlah yang terburuk di antara negara-negara lain. Perekonomian Indonesia masih dapat tumbuh sebesar 6,1% pada Sementara kondisi fundamental dari sektor eksternal, fiskal dan industri perbankan juga cukup kuat 1 Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, Laporan Perekonomian Indonesia Tahun (Bank Indonesia: 2009). 1 2 untuk menahan terpaan krisis global. 2 Kondisi perekonomian global yang masih mengalami tekanan akibat krisis menghadapkan perekonomian Indonesia pada sejumlah tantangan yang tidak ringan selama tahun Tantangan itu cukup mengemuka pada awal tahun 2009, sebagai akibat masih kuatnya dampak krisis perekonomian global yang mencapai puncaknya pada triwulan IV Ketidakpastian yang terkait dengan sampai seberapa dalam kontraksi global dan sampai seberapa cepat pemulihan ekonomi global akan terjadi, bukan saja menyebabkan tingginya risiko di sektor keuangan, tetapi juga berdampak negatif pada kegiatan ekonomi di sektor riil domestik. Kondisi tersebut mengakibatkan stabilitas moneter dan sistem keuangan pada triwulan I 2009 masih mengalami tekanan berat, sementara pertumbuhan ekonomi juga dalam tren menurun akibat kontraksi ekspor barang dan jasa yang cukup dalam. Kondisi tersebut menurunkan kepercayaan pelaku ekonomi di sektor keuangan dan sektor riil, serta berpotensi menurunkan berbagai kinerja positif yang telah dicapai dalam beberapa tahun sebelumnya. 3 Putaran krisis ekonomi dan keuangan global pasca kehancurah Lehman Brothers menimbulkan kekacauan dan kepanikan di pasar keuangan global, termasuk melibas industri perbankan di Indonesia. Di berbagai negara, aliran dana dan kredit terhenti, transaksi dan kegiatan ekonomi sehari-hari terganggu. Aliran dana keluar (capital outflow) terjadi besar-besaran. Indonesia yang saat krisis tidak memberlakukan penjaminan dana nasabah secara menyeluruh, menderita 2 Ibid. 3 Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2009 (Bank Indonesia: 2010). 3 capital outflow lebih parah dibanding negara-negara tetangga yang menerapkan penjaminan dana nasabah secara penuh (blankeet guarantee). Aliran dana keluar itu membuat likuiditas di dalam negeri semakin kering dan bank-bank mengalami kesulitan mengelola arus dananya. 4 Situasi krisis ketika itu sampai memukul bank-bank berskala besar. Pada Oktober 2008, ada tiga bank besar BUMN yakni PT Bank Mandiri Tbk., PT Bank BNI Tbk. dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk meminta bantuan likuiditas dari Pemerintah masing-masing Rp5 triliun. Total dana untuk menginjeksi ketiga bank tersebut sebesar Rp15 triliun. Dana tersebut bersumber dari uang pemerintah yang berada di BI. Bantuan likuiditas itu dipakai untuk memperkuat cadangan modal bank atau memenuhi komitmen kredit infrastruktur tanpa harus terganggu likuiditasnya. Maksud bantuan likuiditas Pemerintah ini agar ketiga bank pelat merah tadi tidak perlu mencari pinjaman dari luar negeri. 5 Pengaruh krisis keuangan global yang melanda Indonesia mempengaruhi semua sektor ekonomi, termasuk indutri perbankan nasional. Perbankan syariah sebagai bagian dari industri perbankan nasional juga mengalami pengaruh buruk krisis ekonomi tersebut, baik secara langsung maupun tidak. Pengaruh langsung berupa peningkatan dan penurunan BI rate. Hal ini yang diumumkan pemerintah pada bulan oktober 2008 juga mempengaruhi kinerja keuangan perbankan syariah. Sedangkan pengaruh tidak langsung krisis yang melanda indonesia dirasakan perbankan syariah berupa penurunan permintaan pembiayaan perbankan syariah 4 Humas Bank Indonesia, Krisis Global dan Penyelamatan Sistem Perbankan Indonesia (Bank Indonesia: 2010), hlm Ibid., 4 oleh masyarakat. 6 Peranan perbankan dalam membangun perekonomian tidak diragukan lagi. Jika sistem perbankan terganggu, mekanisme perekonomian Negara juga akan terganggu. Perbankan mempunyai fungsi sebagai lembaga intermediasi antara surplus dana ke defisit dana. Sehingga baik bank konvensional serta bank syariah mempunyai fungsi yang sama sebagai lembaga intermediasi yang diharapkan menggerakkan sektor riil. Hal ini pula yang tertuang dalam undangundang perbankan No 10 tahun 1998 menjelaskan bahwa bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Namun demikian, ada beberapa perbedaan fundamental yang membedakan fungsi Intermediasi dalam sistem konvensional dan sistem perbankan Islam. Perbedaan tersebut yaitu, fungsi intermediasi bank Syariah lebih bersifat kemitraan dalam sebagai shoibul maal maupun sebagai mudharib. Dengan demikian, mengingat peranan sektor perbankan memberikan kontribusi yang besar terhadap membangun perekonomian Indonesia, maka dipandang perlu menempatkan fungsi perbankan pada jalurnya yaitu sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dan menyalurkan dana pihak ketiga sehingga dapat menstimulus berkembangnya sektor riil. Oleh sebab itu studi ini bertujuan menunjukkan fakta perbedaan kinerja keuangan bank syariah dan bank konvensional sebelum dan sesuda krisis tahun Institut Pertanian Bogor, Analisis Kinerja
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks