Instruksi Presiden No.4 Tahun 1995

Please download to get full document.

View again

of 2
0 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Description:
Document Share
Document Transcript
  A. M. Imam Ardiansyah | D111 16 034 Page 1 Resume Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 4 tahun 1995 tentang gerakan nasional memasyarakatkan dan membudayakan kewirausahaan, dibuka dengan pertimbangan dibuatnya instruksi ini oleh Presiden Repulik Indonesia kala itu, Presiden Soeharto. Pertimbangan yang tercantum isinya kurang lebih bahwa masyarakat merupakan pelaku utama dalam pembangunan nasional dan pemerintah dipandang berkewajiban untuk meningkatkan peran masyarakat dan menciptakan suasana yang menunjang. Penciptaan suasana menunjang yang dimaksudkan yaitu disebutkan berbagai upaya dalam peningkatan kewirausahaan sumber daya manusia Indonesia sehingga terupaya untuk memasyarakatkan dan membudayakan kewirausahaan yang akan melibatkan berbagai instansi pemerintah, dunia usaha dan kelompok-kelompok tertentu dalam masyarakat dapat menjadi gerakan nasional yang terkoordinasi. Instruksi ini kemudian dikaitkan dengan perundang-undangan yang ada. Diantaranya mengenai undang-undang optimalisasi otonomi daerah oleh pemerintah daerah dan mengenai rencana pembangunan lima tahun (Repelita) VI yang dicanangkan oleh Presiden Soeharto pada masa pemerintahannya. Instruksi ini ditujukan kepada pejabat-pejabat pemerintahan utamanya  para menteri, Gubernur Bank Indonesia, dan para gubernur kepala daerah. Adapun isi instruksi yaitu agar para pihak yang ditujukan, secara bersama-sama melaksanakan gerakan memasyarakatkan dan membudayakan kewirausahaan di sektor masing-masing sesuai dengan tugas, kewenangan dan tanggung jawab sesuai pedoman pelaksanaan yang dilampirkan bersama dengan instruksi. Khusus kepada Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil diberi instruksi terkait dengan penyusunan program dan petunjuk teknis dan bersama-sama para Menteri, Gubernur Bank Indonesia dan para Gubernur KDH Tingkat I dalam hal evaluasi gerakan nasional memasyarakatkan dan membudayakan kewirausahaan. Dimana Para Gubernur Kepala Daerah Tingkat I sebagai penyelenggara program di daerah masing-masing. Serta  pengikutsertaan kalangan dunia usaha dan masyarakat luas dalam melaksanakan gerakan nasional tersebut. Isi lampiran instruksi berisi tentang definisi kewirausahaan itu sendiri, tujuan Gerakan  Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan (GNMMK), ruang lingkup  program GNMMK, kegiatan yang dilakukan dalam program kelembagaan pemasyarakatan dan  A. M. Imam Ardiansyah | D111 16 034 Page 2  pembudayaan, sarana dan strategi operasional, serta hal-hal lainnya yang berkaitan dengan mekanisme pelaksanaan gerakan nasional memasyarakatkan dan membudayakan kewirausahaan. Point of View Instruksi Presiden ini saya kira telah cukup jelas maksud dan tujuannya berserta dengan isi dan pedoman pelaksanaan yang terlampir. Namun yang menjadi perhatian saya dalam instruksi Presiden tahun 1995 ini dan mestinya memang perlu untuk dicari tahu yaitu latar  belakang sebenarnya sehingga mengapa sampai Presiden Soeharto mengeluarkan instruksi ini. Tentu hal ini akan berkaitan dengan kondisi Negara saat itu utamanya mungkin  dalam hal kondisi  perekonomian ataupun politik negara. Setelah saya mencari tahu dengan membaca beberapa sumber yang cukup valid di internet, saya dapati sekitar tahun 1995 saat itu kondisi perekonomian Negara sedang tidak baik. Jumlah pengangguran cukup banyak kala itu, ketimpangan  pembangunan sektor perekonomian yang disebabkan oleh pembangunan infrastruktur yang tidak merata tidak dapat terelakkan. Ditambah gejolak utang luar negeri Negara yang didominasi oleh pinjaman swasta. Hal ini yang kemudian membuat Presiden Soeharto berupaya untuk meningkatkan perekonomian Negara melalui peran aktif masyarakat yang diupayakan dapat tercipta melalui sikap kewirausahaan sumber daya manusia Indonesia. Hal yang kemudian saya lihat disini adalah bahwa kewirausahaan merupakan salah satu solusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dapat berdampak pada perbaikan kondisi ekonomi suatu Negara. Namun kewirausahaan bukan merupakan satu bidang khusus yang terpisah dengan bidang lainnya, namun setiap bidang keilmuan yang ada dapat memiliki aspek kewirausahaan. Hal ini dapat dilihat dari instruksi Presiden nomor 4 tahun 1995 ini, yang mana ditujukan ke banyak menteri dengan berbagai bidang yang berbeda, bahkan mungkin semua menteri kala itu. Sehingga di masa sekarang sebagai masyarakat yang tidak hidup di masa  perekonomian yang sulit seperti pada akhir tahun 90-an, kita perlu memahami arti penting kewirausahaan. Dimana tentunya kita tidak mesti menunggu terjadi krisis ekonomi baru kemudian kita melek dengan skill kewirausahaan, sehingga mata kuliah kewirausahaan yang dihubungkan dengan rekayasa sipil saya kira cukup penting untuk dipelajari dan mestinya dalam mempelajari mata kuliah ini kita menunjukkan sikap yang excited.  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks