Ijer.web.id Indonesian Journal on Education and Research - Volume 2 No

Please download to get full document.

View again

of 5
46 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Peningkatan Prestasi Belajar Ipa Materi Pesawat Sederhana Dengan Model Pembelajaran Stad (Student Teams-Achievement Divisions) Pada Siswa Kelas V Semester II Sd Negeri 01 Ngargoyoso Kecamatan Ngargoyosotahun
Document Share
Document Transcript
Peningkatan Prestasi Belajar Ipa Materi Pesawat Sederhana Dengan Model Pembelajaran Stad (Student Teams-Achievement Divisions) Pada Siswa Kelas V Semester II Sd Negeri 01 Ngargoyoso Kecamatan Ngargoyosotahun Pelajaran 2016/2017 WISNU WIDARYANTO SD Negeri 01 Ngargoyoso Abstrak : Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: Mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya Model STAD (STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS) pada Siswa Kelas V Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017 SD Negeri. Terutama pada materi Pesawat Sederhana.. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD N 01 Ngargoyoso yang berjumlah 31 siswa. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Perbaikan Pembelajaran sebanyak 2 siklus. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian tindakan kelas ini dapat meningkatkan prestasi pembelajaran IPA pada siswa kelas V SD N 01 Ngargoyoso. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan angka persentase kualitas pembelajaran pada kondisi awal yang hanya 41,94% (13 siswa dari 31) meningkat menjadi 61,29% (19 siswa dari 31 ) pada siklus I dan mencapai angka 93,55% ( 29 siswa dari 31 siswa ) tuntas sesuai KKM pada akhir siklus II. Total peningkatan kualitas pembelajaran adalah sebesar 51,61%. Hasil capaian rata-rata pada tahap pra siklus sebesar 66,94 meningkat menjadi 73,55 pada siklus I dan menjadi 78,55 pada siklus II. Total peningkatan rata-rata adalah 11,61 poin. Berdasarkan data ini disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapan model STAD (STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS) mampu meningkatkan prestasi pembelajaran IPA pada materi Pesawat Sederhana pada siswa kelas V SD N 01 Ngargoyoso. Kata kunci : Prestasi Belajar, STAD, Pesawat Sederhana Abstract: This classroom action research aims to: Know the improvement of student's learning achievement after the application of STAD (STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS) Model on Grade V Students of Second Semester of School Year 2016/2017 SD Negeri 01 Ngargoyoso Ngargoyoso Sub-district. Especially on Simple Aircraft material.. The subjects of the study were the students of grade V SD N 01 Ngargoyoso which amounted to 31 students. The form of this research is Research Improvement Learning as much as 2 cycles. This type of research is a classroom action research conducted collaboratively and participatively. Research conducted in 2 cycles, Each cycle consists of 4 stages of planning, action implementation, observation and reflection. The results of this classroom action research can improve science learning achievement in grade V SD N 01 Ngargoyoso students. This is evidenced by the increase of the percentage of quality of learning in the initial conditions which only 41.94% (13 students from 31) increased to 61.29% (19 students from 31) in the first cycle and reached 93.55% (29 students from 31 students) completed according to KKM at the end of cycle II. Total improvement of learning quality is 51.61%. The average achievement result at pre cycle stage of 66,94 increased to 73,55 in cycle I and became 78,55 in cycle II. The average total increase was points. Based on this data, it is concluded that the learning by applying STAD (STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS) model is able to improve science learning achievement on Simple Aircraft material in grade V SD N 01 Ngargoyoso. Keywords: Learning Achievement, STAD, Simple Aircraft 1. PENDAHULUAN Latar belakang melalui pengamatan di kelas, siswa cenderung pasif dalam pembelajaran. Siswa masih sangat tergantung dengan kehadiran guru, akibatnya proses belajar berlangsung satu arah dan siswa masih ragu dan takut untuk menyampaikan pendapatnya maupun bertanya kepada guru. Patut disayangkan bahwa pembelajaran IPA pada Siswa Kelas V Semester II SD Negeri 01 Nagrgoyoso Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017, saat ini dalam penyampaian materi pelajaran khususnya PKn metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru masih sering menggunakan metode ceramah, sehingga membuat siswa merasa bosan dan sulit menerimanya, sehingga akan berakibat mempunyai dampak pada prestasi belajar yang diraih oleh Kelas V Semester SD Negeri Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017 menjadi rendah, hal ini dapat kita lihat dari ulangan harian kompetensi dasar Pesawat Sederhana yang nilai rata-rata IPA yang dicapai oleh siswa tersebut hanya 66,90 padahal nilai ketuntasan Kelas V Semester II SD Negeri 01 Ngargoyoso Kecamatan 69 Pelajaran 2016/2017 adalah rata-rata 71. Identifikasi masalah pembelajaran IPA di kelas V masih menggunakan metode konvensional, pemilihan pendekatan/strategi pembelajaran belum sesuai tujuan pembelajaran, kurangnya kreasi guru dalam pembelajaran, belum terlibatnya siswa di saat proses pembelajaran secara aktif. Pembatasan masalah yaitu pada Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Pesawat Sederhana Dengan Model Pembelajaran STAD (Student Teams- Achievement Divisions) Pada Siswa Kelas V Semester II SD N 01 Ngargoyoso Kecamatan Ngargoyoso Tahun Pelajaran 2016/2017. Berdasarkan latar belakang masalah di atas rumusan masalah dalam penelitian sebagai berikut : Apakah pendekatan STAD (STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS) dapat meningkatkan pemahaman konsep pembelajaran siswa pada mata pelajaran IPA Materi pesawat sederhana pada Siswa Kelas V Semester II SD Negeri 01 Ngargoyoso Tahun Pelajaran 2016/2017?. Tujuan dalam penelitian ini adalah Meningkatkan prestasi belajar IPA materi energi dan perubahannya dengan model Achievement Divisions) pada siswa kelas V semester II SD N 01 Ngargoyoso. Manfaat penelitian ini antara lain untuk mengetahui dan memperoleh teori baru penerapan model pembelajaran STAD (Student Teams-Achievement Divisions) dapat meningkatkan prestasi belajar IPA bagi peserta didik di SD N 01 Ngargoyoso. Manfaat bagi peserta didik dapat meningkatkan prestasi belajar IPA. Manfaat bagi peneliti memperoleh bukti bahwa, melalui model Achievement Divisions) dapat meningkatkan prestasi belajar IPA materi Pesawat Sederhana. Sedangkan sebagai bagi teman sejawat sebagai masukan melaksanakan penelitian di kelas dan sebagai pertimbangan dalam pemilihan metode dalam proses belajar mengajar. 2. LANDASAN TEORI Model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD). adalah salah satu tipe model pembelajaran kooperatif. Student Team Achievement Divisions (STAD) merupakan salah satu tipe kooperatif yang menekankan pada adanya aktifitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. Menurut teori belajar Vygotsky (1978, 1986) yang menekankan pada interaksi sosial sebagai sebuah mekanisme untuk mendukung pekembagan kognitif. Teori - teori tersebut diantaranya ada dua adalah : a. Teori Motivasi, memfokuskan pada penghargaan atau struktur tujuan dimana para siswa bekerja mengidentifikasi tiga struktur tujuan yaitu kooperatif, kompetitif, dan individualistik. b. Teori Kognitif, Menekankan pada pengaruh dari kerjasama itu sendiri, Vygotsky yakin bahwa fungsi mental yang lebih tinggi akan muncul dalam percakapan atau kerjasama antara individu. Ciri-ciri Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Menurut Slavin (2008: 10), ciri-ciri model pembelajaran kooperatif tipe STAD yaitu: 1. Bahan pelajaran disajikan oleh guru dan siswa harus mencurahkan perhatiannya, karena hal itu akan mempengaruhi hasil kerja mereka dalam kelompok. 2. Anggota kelompok terdiri dari 4-5 orang siswa, mereka heterogen dalam berbagai hal seperti prestasi akademik dan jenis kelamin. 3. Setelah tiga kali pertemuan diadakan tes individu berupa kuis mengguan yang dikerjakan siswa sendiri-sendiri. 4. Materi pelajaran disiapkan oleh guru dalam bentuk lembar kerja siswa. Dengan adanya kerja kelompok ini, dapat mendorong siswa untuk lebih bersemangat dalam belajar. Sehingga kerja kelompok dibutuhkan dalam pendidikan karena dapat menjadikan proses interaksi belajar mengajar yang kondusif. Pengertian tentang prestasi belajar. Prestasi belajar diartikan sebagai tingkat keterkaitan siswa dalam proses belajar mengajar sebagai Hasil evaluasi yang dilakukan guru. Menurut Nawawi (dalam Hamalik, 2005:67) menjelaskan tentang prestasi belajar yaitu tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam bentuk skor, diperoleh dari hasil tes, mengenai materi pelajaran yang telah disajikan. Selanjutnya Hamalik (2005:68) menyatakan bahwa Prestasi belajar merupakan sesuatu yang dibutuhkan seseorang untuk mengetahui kemampuan setelah melakukan kegiatan yang bersifat belajar, karena prestasi adalah hasil belajar yang mengandung unsur penilaian, hasil usaha kerja dan ukuran kecakapan yang dicapai suatu saat. Menurut Surya (2004:57) mengemukakan prestasi belajar adalah 70 seluruh kecakapan hasil yang dicapai (achivement) yang diperoleh melalui proses belajar berdasarkan test belajar. Sejalan dengan pendapat itu Sukardi (dalam Qory, 2010:26), menurutnya prestasi belajar sebagai taraf prestasi yang dicapai dari bermacammacam pelajaran yang telah diikuti. Dengan nilai rapor, kita dapat mengetahui prestasi belajar siswa yang nilai rapornya baik dikatakan prestasinya tinggi, sedangkan yang nilainya jelek dikatakan prestasi belajarnya tinggi, sedangkan yang nilainya jelek dikatakan prestasi belajarnya rendah. Berdasarkan uraian diatas diasumsikan bahwa penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD merupakan model pembelajaran yang cocok untuk digunakan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa materi Pesawat Sederhana dengan pembelajaran berkelompok. Berdasarkan kajian teori dan kerangka berfikir maka hipotesis tindakan dalam penelitian tindakan adalah penerapan model pembelajaran Model Pembelajaran STAD ( Student Teams-Achievement Divisions ) dapat meningkankan prestasi belajar IPA materi Peswawat Sederhana pada siswa kelas V semester II Sekolah Dasar Negeri 01 Ngargoyoso Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2016/ METODE PENELITIAN Pelaksanaan penelitian ini adalah di SD Negeri 01 Ngargoyoso. Penelitian ini dilakukan dari bulan Februari sampai dengan bulan April 2017 yang berawal dari surat ijin penelitian dari Kepala Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Karanganyar. Subjek dalam penelitian ini diambil dari seluruh siswa kelas V Semter II SD Negeri Kabupaten Karanganyar Tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 31 siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran STAD ( Student Teams-Achievement Divisions ) untuk meningkatkan prestasi belajar IPA materi Pesawat Sederhana. Data yang akan dikumpulkan pada penelitian ini berupa data tentang prestasi belajar IPA yaitu hasil ulangan dan tes dalam materi Pesawat Sederhana pada mata pelajaran IPA. Tes digunakan untuk mengukur ketrampilan, bakat pengetahuan secara tepat dan cepat dengan aturan-aturan yang sudah ditentukan. Yaitu mengukur prestasi belajar IPA yang dilakukan sebelum dan sesudah tindakan dilaksanakan. Tes yang digunakan adalah uraian. Keberhasilan tindakan penerapan model pembelajaran STAD ( Student Teams- Achievement Divisions ) untuk meningkatkan prestasi belajar IPA materi Pesawat Sederhana pada siswa kelas V semester II SD Negeri 01 Ngargoyoso Kecamatan pelajaran 2016/2017, peneliti perlu merumuskan indikator pencapaian yaitu siswa kelas V SD Negeri 01 Ngargoyoso mempunyai minat dan motivasi pencapaian pada mata pelajaran IPA. Hasil belajar sekurangkurangnya 75% siswa dapat mencapai nilai 71 atau lebih lebih dari KKM. Untuk melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) meliputi beberapa tahap penelitian. Menurut Wardani, dkk. (2006:1.14) penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerja sebagai seorang guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Sesuai dengan jenis penelitian yang akan dilakukan adalah suatu bentuk proses pengkajian berdaur siklus yang terdiri dari empat tahap dasar yang saling berkaitan dan berkesinambungan, yaitu 1) perencanaan (planing), 2) pelaksanaan (acting), 3) pengamatan (observing), 4) refeleksi (refelcting). Prosedur penelitian terjadi dalam 2 siklus. Proses tindakan siklus II merupakan kelanjutan dari siklus I. hal-hal yang kurang sesuai pada siklus I diperbaiki pada siklus II 4. HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN Deskripsi kondisi awal Berdasarkan kenyataan yang terjadi pada Siswa Kelas V Semester II Sekolah Dasar Negeri 01 Ngargoyoso Kecamatan pelajaran 2016/2017, mereka seringkali kesulitan dalam belajar khususnya mengenai pelajaran IPA. Suatu kenyataan yang tak dapat dielakkan bahwa proses belajar mengajar sering timbul berbagai masalah baik bagi siswa maupun bagi guru. Masalah yang sering timbul dari siswa adalah kurangnya kesadaran diri siswa untuk belajar, di sini guru perlu menerapkan metode yang tepat untuk menimbulkan kebiasaan anak dalam belajar. Penyebaran Frekuensi Hasil Belajar IPA Pra Siklus Siswa Kelas V Semester II SD Negeri Kabupaten Karanganyar Tahun pelajaran 2016/ Katagori Rentang Nilai Frekuensi Prosentas e Sangat Baik ,00 Baik ,23 Cukup ,71 Kurang ,07 Katagori Rentang Nilai Frekuensi Prosentase Sangat Baik ,45 Baik ,74 Cukup ,75 Kurang ,45 Berdasarkan pengamatan pra siklus siswa yang tuntas diatas KKM hanya 13 siswa dengan prosentase 41,94 %, sedangkan 18 siswa dari 31 siswa belum tuntas masih dibawah KKM dengan rentang prosentase 58,07 %. Siklus I Dengan mendasarkan pada data yang diperoleh pada kondisi awal kegiatan selanjutnya akan dibuat rencana penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model Achievement Divisions). Pada pelaksanaan tindakan siklus I, guru sebagai peneliti dan pelaksana pembelajaran, terlebih dahulu menyusun perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, hasil pengamatan dan refleksi. Penyebaran Frekuensi prestasi Belajar IPA Siklus I Siswa Kelas V Semester II SD Negeri 01 Ngargoyoso Kecamatan pelajaran 2016/2017 Katagori Rentang Nilai Frekuensi Sangat Baik ,00 Prosentas e Baik ,90 Cukup ,39 Kurang ,71 Berdasarkan pengamatan siklus I siswa yang tuntas diatas KKM mengalami peningkatan menjadi 19 siswa dengan prosentase 61,29 %, sedangkan 12 siswa belum tuntas masih dibawah KKM dengan rentang prosentase 38,71 %. Siklus II Penyebaran Frekuensi prestasi Belajar IPA Siklus II Siswa Kelas V Semester II SD Negeri 01 Ngargoyoso Kecamatan pelajaran 2016/2017 Berdasarkan pengamatan siklus II siswa yang tuntas diatas KKM mengalami peningkatan menjadi 29 siswa dengan prosentase 93,55 %, sedangkan 2 siswa masih dibawah KKM dengan rentang prosentase 06,45 %. Namun penelitian telah memenuhi ketentuan sudah 75% siswa mengalami peningkatan. Berdasarkan tes IPA pada pra siklus, siklus I dan siklus II, diperoleh data pada pra siklus dan siklus I tidak ada siswa yang memperolah hasil belajar IPA pada katagori sangat baik (SB), pada siklus II terdapat 2 (dua) siswa. Pada pra siklus terdapat 2 (dua) siswa yang memperoleh hasil belajar pada katagori baik (B), pada siklus I terdapat 4 (empat) siswa dan pada siklus II terdapat 6 (enam) siswa. Pada pra siklus terdapat 11(sebelas) siswa yang memperoleh hasil belajar pada katagori cukup (C), pada siklus I terdapat 15 (lima belas) siswa dan pada siklus II terdapat 21 (dua puluh satu) siswa. Pada pra siklus terdapat 18 (delapan belas) siswa yang memperoleh hasil belajar pada katagori kurang (K), pada siklus I terdapat 12 (dua belas) siswa dan pada siklus II terdapat 2 (dua) siswa yang memperoleh hasil belajar pada katagori kurang (K). Pada pra siklus jumlah siswa yang tuntas sebanyak 13 (tiga belas) siswa, pada siklus I menjadi 19 (sembilan belas) siswa dan pada siklus II menjadi 29 (dua puluh sembilan) siswa. Ketuntasan klasikal rata-rata pada pra siklus sebesar 66,94, pada siklus I menjadi 73,55 dan pada siklus II menjadi 77,58. Sehingga hasil yang didapatkan dalam menerapkan model pembelajaran STAD ( Student Teams-Achievement Divisions ) menunjukan peningkatan prestasi siswa. peserta didik dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran dengan model pembelajaran STAD ( Student Teams- Achievement Divisions ) 5. SIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan dari hasil penelitian adalah bahwa peningkatan prestasi hasil belajar dapat dilakukan melalui Penggunaan Model pembelajaran STAD ( Student Teams- Achievement Divisions ) dalam belajar IPA materi Pesawat Sederhana pada Siswa Kelas 72 V Semester II SD Negeri 01 Ngargoyoso Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten karanganyar. Hal ini ditandai hasil perolehan nilai rata-rata siswa dalam pembelajaran IPA yang selalu mengalami peningkatan dari sebelum tindakan (pra siklus) dan setelah tindakan dalam tiap siklusnya. Hasil tersebut adalah sebagai berikut: nilai rata-rata IPA sebelum tindakan adalah 66,94. Nilai rata-rata IPA siklus I adalah 73,55. Nilai rata-rata IPA siklus II adalah 77,58. Berkaitan dengan simpulan di atas, maka peneliti dapat mengajukan saran-saran, guru hendaknya lebih inovatif dalam menerapkan metode-metode dan strategi yang tepat untuk digunakan dalam menyampaikan materi pembelajaran. Sedangkan siswa dapat mencari sumber belajar yang bervariasi agar memiliki pengetahuan yang luas. Sekolah diharapkan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti work shop, diklat, seminar sehingga kemampuan guru dapat meningkat dan keprofesionalan guru juga meningkat. Daftar pustaka [1] Hamalik, Oemar Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara. [2] Komalasari, Kokom Pembelajaran Kontekstual : Konsep dan Aplikasi. Refika Aditama. Bandung [3] Mohammad Surya Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: Pustaka Bani Quraisy [4] Qory, Aina Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Penyesuaian Sosial pada Siswa Akselerasi Bina Insani. Skripsi UPI Bandung. Tidak Diterbitkan. [5] Slavin, Robert Cooperative Learning Teori, Riset, dan Praktek. Bandung : Nusa Media [6] Sulistyanto, Heri dan Edy Wiyono BSE Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD dan MI Kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. [7] Trianto Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Surabaya: Prestasi Pustaka Publiser [8] 01/prestasi-belajar-siswa-pengertiandan.html [9] https://id.wikipedia.org/wiki/model_pe mbelajaran [10] Migunani., Fitro Nur Hakim, Aset Digital Elearning Berbasis Scorm Sebagai Upaya Resource Sharing Multi Platform LMS Untuk Sekolah Menengah Kejuruan RPL, Vol 5, No 2 (2016): IJNS April 2016 [11] Bambang Supiyarto, Bambang Eka Purnama, Gesang Kristanto Nugroho, Bambang Supiyarto, Bambang Eka Purnama, Gesang Kristanto Nugroho, Vol 4, No 3 (2015): IJNS Juli 2015 [12] Praptiningsih., Bambang Eka Purnama, Pembuatan Engine E- Learning Pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kebonagung, Vol 4, No 1 (2015): IJNS Januari 2015 [13] Wiji Suhardjo, Bambang Eka Purnama, Pemanfaatan Local Area Network Dan Program Netop School Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Pada Jurusan Teknik Komputer Jaringan Smk N 1 Klaten, Vol 2, No 3 (2013): IJNS Juli 2013 [14] Wawan Saputra, Bambang Eka Purnama, Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Untuk Mata Kuliah Organisasi Komputer, Vol 4, No 2 (2012): Jurnal Speed 2012 [15] Eka Nanda Muttaqin, Bambang Eka Purnama, Analisa Dan Perancangan Sistem Komputerisasi Pembelajaran Dengan Media Video Menggunakan Software Adobe Premiere Di SMK Wisudha Karya Kudus, Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Speed 2012 [16] Neni Yuniati, Bambang Eka Purnama, Gesang Kristianto Nugroho, Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Ilmu Pengetahuan Alam Pada Sekolah Dasar Negeri Kroyo 1 Sragen, Vol 3, No 4 (2011): Jurnal Speed 2011 [17] Yogi Siswanto, Bambang Eka Purnama, Rancang Bangun Aplikasi Mobile Game Edukasi Ilmu Pengetahuan Alam Untuk Anak Kelas VI Sekolah Dasar, Vol 5, No 4 (2013): Jurnal Speed
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks