HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN CARPAL TUNNEL SYNDROME DENGAN PRODUKTIVITAS PEKERJA WANITA BAGIAN SEWING PT MAXMODA INDO GLOBAL DEMAK

Please download to get full document.

View again

of 44
51 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN CARPAL TUNNEL SYNDROME DENGAN PRODUKTIVITAS PEKERJA WANITA BAGIAN SEWING PT MAXMODA INDO GLOBAL DEMAK SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana
Document Share
Document Transcript
HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN CARPAL TUNNEL SYNDROME DENGAN PRODUKTIVITAS PEKERJA WANITA BAGIAN SEWING PT MAXMODA INDO GLOBAL DEMAK SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat Oleh Dian Musarrofah NIM JURUSAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2017 Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang Oktober 2016 ABSTRAK Dian Musarrofah Hubungan antara Kejadian Carpal Tunnel Syndrome dengan Produktivitas Pekerja Wanita Bagian Sewing PT Maxmoda Indo Global Demak, Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing : Drs. Herry Koesyanto, M.S XV+ 77 halaman + 11 tabel + 7 gambar + 14 lampiran Salah satu penyakit akibat kerja yang ditimbulkan dari gerakan berulang adalah keluhan atau gangguan otot rangka atau yang lebih dikenal dengan istilah Musculoskeletal Disorders (MSDs) salah satunya adalah Carpal Tunnel syndrome (CTS). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kejadian Carpal Tunnel Syndrome dengan produktivitas pekerja wanita bagian sewing PT Maxmoda Indo Global Demak. Jenis penelitian ini adalah Cross sectional dengan populasi penelitian adalah seluruh pekerja wanita bagian sewing. Sampel sejumlah 92 orang dengan tehnik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chisquare dengan derajat kemaknaan (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kejadian Carpal Tunnel Syndrome (p=0,027; RP=1,39) dengan produktivitas. Simpulan dari penelitian ini yaitu, ada hubungan antara kejadian Carpal Tunnel Syndrome dengan produktivitas pekerja wanita bagian sewing PT Maxmoda Indo Global Demak. Saran bagi pekerja bagian sewing yaitu melakukan senam pemanasan khususnya di area pergelangan tangan selama kurang lebih lima menit sebelum melakukan pekerjaan. Kata Kunci : Carpal Tunnel Syndrome, Sewing, Produktivitas Kepustakaan : 31 ( ) ii Public Health Departement Sport Science Faculty Semarang State University October 2016 ABSTRACT Dian Musarrofah Association between the Incidence of Carpal Tunnel Syndrome with Productivity among Female Workers in Sewing Department of PT Maxmoda Indo Global Demak, A Final Project. Department of Public Health Science, Faculty of Sport Science, State University of Semarang. Supervisior : Drs.Herry Koesyanto, M.S XV + 76 pages + 11 table +7 picture + 14 attachment An occupational disease caused by repetitive movements is a complaint of Musculoskeletal Disorders (MSDs). One of which is carpal tunnel syndrome (CTS). This study aims to determine the relationship between the incidence of CTS with female worker productivity at the sewing section of PT. Maxmoda Indo Global Demak. This research is a cross-sectional study where all women workers at sewing section is the population. The sample of the study are 92 women with purposive sampling technique. This study uses chi-square test with significance level (α) = The result shows that there is a relationship between the incidence of CTS (p = 0.027; RP = 1.39) with productivity. The researcher concludes that there is a relationship between the incidence of CTS with the population of the study. Workers at sewing section is suggested to do exercise, especially for the wrist area for approximately five minutes before doing their jobs. Keywords : Carpal Tunnel Syndrome, Sewing, Produktivity Literature : 31 ( ) iii iv v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap. (QS. Al-Insyirah,6-8) 2. Jadi diri sendiri, cari jati diri, dan dapatkan hidup yang mandiri. Optimis karena hidup terus mengalir dan kehidupan terus berputar. Sesekali melihat ke belakang untuk melanjutkan perjalanan yang tiada berujung. PERSEMBAHAN: Karya ini kupersembahkan kepada: 1. Bapak dan Ibuku tercinta 2. Adekku tersayang 3. Almamaterku Unnes. vi KATA PENGANTAR Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat, berkah dan karunianya, sehingga skripsi yang berjudul Hubungan antara Kejadian Carpal Tunnel Syndrome dengan Produktivitas Pekerja Wanita Bagian Sewing PT.Maxmoda Indo Global Demak dapat terselesaikan dengan baik. Skripsi ini disusun untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat di Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat pada Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang. Sehubungan dengan pelaksanaan penelitian sampai penyelesaian skripsi ini, dengan rendah hati disampaikan terima kasih kepada yang terhormat: 1. Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang, Ibu Prof.Dr.Tandiyo Rahayu, M.Pd, atas Surat Keputusan penetapan Dosen Pembimbing Skripsi. 2. Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang, Ibu Setya Rahayu, M.S, atas ijin penelitian. 3. Ketua Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang, Bapak Irwan Budiono, S.KM., M.Kes., atas persetujuan penelitian. 4. Pembimbing, Bapak Drs. Herry Koesyanto, M.S., atas bimbingan, arahan serta motivasinya dalam penyusunan skripsi ini. 5. Penguji Skripsi I, Ibu dr. Anik Setyo Wahyuningsih, M.Kes., atas saran dan masukan dalam perbaikan skripsi ini. vii 6. Penguji Skripsi II, Bapak dr.mahalul Azam, M.Kes., atas saran dan masukan dalam perbaikan skripsi ini. 7. Bapak dan Ibu Dosen serta Staf Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat pada Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang, atas bekal ilmu, bimbingan dan bantuannya 8. Kepala BPPTPM Kabupaten Demak, Ibu Dra. Tatik Rumiyati., atas ijin penelitian. 9. HRD PT Maxmoda Indo Global Demak, Bapak Imam Parwito, SH., atas ijin penelitian. 10. Ayahanda Subandi, Ibunda Umi Hanik dan keluarga besar, atas do a, pengorbanan dan motivasi baik moril maupun materiil sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. 11. Sahabatku (Mei, Ulya, Wahyu, Nunik, Mayola, Juju, Eminia, Nina), atas bantuan, do a, semangat, dan motivasinya dalam penyusunan skripsi ini. 12. Teman Kos Pak Sholeh, atas masukan dan motivasinya sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. 13. Teman Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Angkatan 2012, atas masukan serta motivasinya dalam penyusunan skripsi ini. 14. Keluarga Mahasiswa Kesehatan dan Keselamatan Kerja (KMK3) Angkatan 2014, atas masukan serta motivasinya dalam penyusunan skripsi ini. 15. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, atas masukannya dalam penyelesaian skripsi ini. viii Semoga amal baik dari semua pihak mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Disadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan guna penyempurnaan karya selanjutnya. Semoga skripsi ini bermanfaat. Semarang, 4 Oktober 2016 Penyusun ix DAFTAR ISI Halaman JUDUL...i ABSTRAK...ii ABSTRACT...iii PENGESAHAN...iv PERNYATAAN...v MOTTO DAN PERSEMBAHAN...vi KATA PENGANTAR...vii DAFTAR ISI...x DAFTAR TABEL...xiii DAFTAR GAMBAR...xiv DAFTAR LAMPIRAN...xv BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Hasil Penelitian Keaslian Penelitian Ruang Lingkup Penelitian Ruang Lingkup Tempat Ruang Lingkup Waktu Ruang Lingkup Keilmuan...10 BAB II TINJAUAN PUSTAKA...11 x 2.1 Produktivitas Pengertian Produktivitas Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Pengukuran Produktivitas Carpal tunnel syndrome Definisi Carpal Tunnel Syndrome Anatomi Carpal Tunnel Syndrome Patofisiologi Carpal Tunnel Syndrome Patogenesis Carpal Tunnel Syndrome Gejala Carpal Tunnel Syndrome Tatalaksana Carpal Tunnel Syndrome Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Carpal Tunnel Syndrome Diagnosis Carpal Tunnel Syndrome Pencegahan Kerangka Teori...43 BAB III METODE PENELITIAN Kerangka Konsep Variabel Penelitian Hipotesis Definisi Operasional dan Skala Pengukuran Jenis dan Rancangan Penelitian Populasi dan Sempel Penelitian Populasi...48 xi 3.6.2 Sampel Sumber Data Data Primer Data Sekunder Instrumen Penelitian dan Teknik Pengambilan Data Instrumen Teknik Pengambilan Data Validitas dan Reabilitas Prosedur Penelitian Teknik Analisa Data...55 BAB IV HASIL PENELITIAN Gambaran Umum Hasil Penelitian Analisis Univariat Analisis Bivariat...63 BAB V PEMBAHASAN Analisis Hasil Penelitian Keterbatasan Penelitian...72 BAB VI SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Saran...73 DAFTAR PUSTAKA...75 LAMPIRAN...77 xii DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1.1: Keaslian Penelitian... 8 Tabel 1.2: Perbedaan Penelitian... 9 Tabel 2.1: Kategori Ambang Batas IMT Tabel 3.1 : Definisi Operasional dan Skala Pengukuran Tabel 4.1: Distribusi Umur Responden Tabel 4.2: Distribusi Masa Kerja Tabel 4.3: Distribusi Indeks Masa Tubuh Responden Tabel 4.4: Distribusi Waktu Kerja Responden Tabel 4.5: Distribusi Kejadian Carpal Tunnel Syndrome Tabel 4.6: Distribusi Produktivitas Tabel 4.7: Hubungan Kejadian CTS dengan Produktivitas xiii DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 2.1 Berbagai Rumus Produktivitas Gambar 2.2 Produktivitas Kerja Gambar 2.3 Carpal Tunnel Gambar 2.4 Sulcus Carpi atau Terowongan Karpal Gambar 2.5 Distribusi Persarafan Kulit Nervus Medianus di Tangan Gambar 2.6 Kerangka Teori Gambar 3.1 Kerangka Konsep xiv DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1: Surat Penetapan Dosen Pembimbing Lampiran 2: Lembar Persetujuan Menjadi Responden Lampiran 3: Lembar Kuesioner Lampiran 4: Lembar Produktivitas Lampiran 5: Karakteristik Responden Lampiran 6: Rekapitulasi Produktivitas Lampiran 7: Hasil Pemeriksaan Carpal tunnel syndrome Lampiran 8: Data Responden Lampiran 9: Ethical Clearance Lampiran 10: Surat Ijin Penelitian Lampiran 11: Surat Ijin dari BPPTPM Demak Lampiran 12: Surat Keterangan telah Melaksanakan Penelitian Lampiran 13: Out Put SPSS Uji Chi Square Lampiran 14: Dokumentasi xv BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH Manusia sebagai tenaga kerja adalah unsur utama pelaku pembangunan yang sedang berkembang pesat di Indonesia merupakan titik sentral dari pembangunan itu sendiri. Kemampuan, kreativitas dan keterbatasan setiap individu harus selalu diperhitungkan sebagai upaya untuk mendapatkan produktivitas yang setinggi-tingginya (Tarwaka, 2015:201). Kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja menghabiskan biaya yang sangat besar dan memiliki dampak secara langsung dan tidak langsung yang serius dan outcame-nya berdampak pada kehidupan pekerja dan keluarganya serta bagi status finansial perusahaan. Biaya yang harus dikeluarkan untuk pekerja terhadap terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja sangat besar meliputi: pembayaran upah untuk pekerjaan yang tidak dilakukan, pembiayaan medical dan kompensasi, pengurangan produksi, perbaikan dan penggantian peralatan kerja, biaya asuransi meningkat, penurunan kuatitas kerja dan efek negatif pada moral pekerja lain (Tarwaka, 2015:206). Produktivitas secara umum diartikan sebagai hubungan antara keluaran (barang dan jasa) dengan masukan (tenaga kerja, bahan, dan uang). Produktivitas itu sendiri adalah ukuran efisiensi produktif. Suatu perbandingan antara hasil keluaran dan masukan (A.M. Sugeng Budiono, dkk., 2003:263). Produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah kapasitas kerja, beban kerja, dan beban tambahan akibat lingkungan kerja. 1 2 Beban kerja dipengaruhi oleh faktor psikis, sedangkan faktor eksternal terdiri dari organisasi kerja dan lingkungan kerja. Sedangkan kapasitas kerja berkaitan dengan kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan pada waktu tertentu. Dan beban tambahan akibat lingkungan kerja meliputi faktor fisik, kimia, dan faktor pada tenaga kerja sendiri yang meliputi faktor biologi, fisiologis, dan psikologis (Depkes RI, 1990:173). Disebutkan dalam website transformasi center for public policy transformations (2014), data produktivitas 2013 yang dikemukan Asian productivity organization, produktivitas tenaga kerja Indonesia sebesar 9500 dollar AS. Angka produktivitas tenaga kerja Indonesia ini di bawah Singapura yang mencapai dollar AS, Malaysia dollar AS dan Thailand dollar AS. Angka produktivitas tenaga kerja Indonesia berada di bawah rata-rata Negara ASEAN sebesar dollar AS. Pada indikator kinerja utama kontribusi industri manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sampai dengan tahun 2015 memiliki kontribusi sebesar 18,18 persen. Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kontribusi industri manufaktur terhadap PDB nasional mengalami peningkatan setelah pada tahun lalu hanya mencapai 17,87 persen. Capaian kontribusi industri manufaktur terhadap PDB nasional sempat mengalami penurunan pencapaian dari target yang telah ditetapkan dari tahun 2012 sebesar 104,25 persen hingga 2014 mencapai 84,8 persen. Sedangkan pada tahun 2015, capaian indikator ini meningkat yaitu sebesar 87,40 persen (Data BPS diolah Kementrian Perindustrian, 2015:24) 3 Pada tahun 2015, hampir semua sektor industri mengalami pertumbuhan, hanya tiga sektor industri yang mengalami pertumbuhan negatif, yaitu sektor industri tekstil dan pakaian jadi menurun sebesar 4,79 persen; sektor industri kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya menurun sebesar 1,84 persen; serta Industri Kertas dan Barang dari Kertas, Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman menurun sebesar 0,11 persen. Bila dibandingkan dengan tahun 2014, sektor industri tekstil dan pakaian jadi mengalami penurunan pertumbuhan dari 1,56 persen menjadi -4,79 persen ditahun Hal ini dikarenakan sektor industri ini memiliki buyer dan supplier dari luar negeri terlihat dari jumlah ekspor yang tinggi, maka ketika terjadi pelemahan ekonomi global sangat terasa dampaknya disektor ini (Data BPS diolah Kementrian Perindustrian, 2015:53) Pekerjaan dan atau lingkungan kerja dapat meyebabkan penyakit akibat kerja. Salah satu penyakit akibat kerja yang ditimbulkan dari gerakan berulang adalah keluhan atau gangguan otot rangka atau yang lebih dikenal dengan istilah Musculoskeletal Disorders (MSDs) atau Cumulative Trauma Disorder (CTD). Pekerjaan tersebut dapat berupa kegiatan tangan yang berulang secara terusmenerus. Gangguan musculoskeletal ini dapat mengenai sendi, otot dan saraf. Salah satu jenis Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah Carpal Tunnel syndrome (CTS) (Rohmah, 2016:73). Penyakit ini akibat pekerjaan yang berhubungan dengan penggunaan tangan atau kesalahan posisi tangan yang tidak ergonomis dalam jangka waktu yang sangat lama, monoton dan paparan terhadap getaran, misalnya: sekretaris, 4 penjahit, perakitan alat dekorasi pemaketan barang dan lain-lain (Koesyanto, 2014:110). Carpal Tunnel syndrome lebih sering terjadi pada wanita daripada pria dengan perbandingan 3:1. Sindrom ini mempunyai angka kejadian yang cukup tinggi. Pada tahun 1992, De Krom di Belanda melaporkan insidensi carpal tunnel syndrome sebanyak 0,6% untuk pria dan 9,2% untuk wanita pada populasi dewasa (Andi Basuki dan Sofiati Dian, 2010:94). Carpal Tunnel syndrome (CTS) merupakan salah satu penyakit yang dilaporkan oleh badan statistik perburuhan di negara maju sebagai penyakit yang sering dijumpai di kalangan pekerja industri. National Health Interview Study (NHIS) memperkirakan prevalensi Carpal Tunnel syndrome (CTS) 1,55%. Sebagai salah satu dari 3 jenis penyakit tersering di dalam golongan Cumulative Trauma Disorder (CTD) pada ekstremitas atas, prevalensi Carpal Tunnel syndrome (CTS) 40%, tendosinovitis yang terdiri dari Trigger Finger 32% dan De Quervan s Syndrome 12%, sedangkan epicondilitis 20%. Lebih dari 50% dari seluruh penyakit akibat kerja di USA adalah Cumulative Trauma Disorder (CTD), dimana salah satunya adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS) (Salawati dan Syahrul, 2014:30). Pusat statistik kesehatan di Amerika Serikat memperkirakan terdapat lebih dari 2 juta kasus Carpal Tunnel Syndrome (CTS), menjadikan penyakit ini sebagai bentuk kerusakan akibat cidera berulang (repetitive stress injury) yang sering terjadi di Amerika Serikat (Andi Basuki dan Sofiati Dian, 2010:96). Penelitian yang dilakukan oleh siti rohmah pada pekerja konveksi didapatkan hasil jumlah pekerja konveksi dengan Carpal Tunnel Syndrome 5 adalah sebanyak 37,5% (n = 40 responden). Berdasarkan analisis bivariat, pada taraf signifikansi (α = 10%) diketahui P 0,1 yang berarti tidak ada hubungan yang bermakna antara faktor individu yaitu umur, masa kerja, dan indeks masa tubuh dengan Carpal Tunnel Syndrome pada pekerja konveksi. Berbeda dengan faktor individu untuk jenis kelamin P 0,1 (Sig. = 0,094) yang berarti ada hubungan yang bermakna antara faktor individu untuk jenis kelamin dengan Carpal Tunnel Syndrome pada pekerja konveksi. Berdasarkan perhitungan risk estimate (OR) diperoleh exp (B) = 3,500 (1,005 12,188), artinya pekerja perempuan memiliki resiko 3,5 kali untuk mengalami Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dibandingkan pekerja laki-laki. Penelitian yang dilakukan Ahmad Muizzudin pada pekerja tenun di PT Alkatex Tegal menyatakan bahwa terdapat hubungan antara kelelahan dan produktivitas kerja. Hasil tabulasi silang hubungan antara kelelahan kerja dengan produktivitas kerja pada tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kesalahan (α ) 0,05 diketahui bahwa nilai p 0,001. Penelitian yang dilakukan oleh Kindangen P.Elia pada tenaga kerja bongkar muat didapatkan hasil terdapat hubungan antara masa kerja (p=0,025 0,05) dengan tingkat produktivitas kerja pada tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan Bitung. Terdapat hubungan antara kelelahan kerja (p=0,028 0,05) dengan produktivitas kerja pada tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan Bitung. Berdasarkan survei awal yang dilakukan pada tanggal Desember 2015 di PT Maxmoda Indo Global sebanyak 14 reponden ada 9 reponden (64%) 6 yang mengeluhkan gangguan pada pergelangan tangan. Dengan presentasi yeri (33%), kesemutan (44%), dan mati rasa (23%) yang merupakan gejala dari Carpal Tunnel Syndrome. PT Maxmoda Indo Global merupakan salah satu sektor informal yang berada di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung, Demak. Pada pabrik garmen ini mayoritas tenaga kerjanya adalah wanita. Proses produksi yang berlangsung meliputi: memotong textil, menjahit, finising seperti memasang kancing, menyetrika, melipat dan mengemas. Pada proses sewing ialah menyatukan semua potongan-potongan kain sehingga kain menjadi pakaian jadi. Jumlah pekerja yang berada di bagian sewing adalah 989 orang. Beban kerja yang didapat pekerja adalah 8 jam perhari adapun target yang ditetapkan oleh perusahaan untuk setiap pekerja berbeda-beda. Menurut data produksi pada tahun 2016, produktivitas bagian sewing dalam 3 bulan terakhir pada tahun 2016 mengalami penurunan. Pada bulan April total produksi sebesar 232,989, bulan Mei total produksi sebesar 192, 993 dan bulan Juni total produksi sebesar 138,548 (Rekap Data PT Maxmoda Indo Global 2016). Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian hubungan antara kejadian Carpal Tunnel Syndrome dengan produktivitas pekerja wanita bagian sewing PT Maxmoda Indo Global. 1.2 RUMUSAN MASALAH Berdasarkan uraian dalam latar belakang diatas maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara 7 kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) dengan produktivitas pekerja wanita pada bagian sewing di PT Maxmoda Indo Global?. 1.3 TUJUAN PENELITIAN Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kejadian Carpal Tunnel Syndrome dengan produktivitas pekerja wanita pada bagian sewing di PT Maxmoda Indo Global. 1.4 MANFAAT HASIL PENELITIAN Untuk Penulis Meningkatkan pengetahuan dan pengalaman peneliti mengenai kejadian Carpal Tunnel Syndrome terhadap tingkat produktivitas pada pekerja wanita yang bekerja pada bagian sewing Untuk Pengusaha Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai kejadian Carpal Tunnel Syndrome sehingga perusahaan dapat mengetahui dan mendeteksi gejala yang muncul agar mendapat penanganan secara dini serta dapat dijadikan bahan evaluasi dan peningkatan pr
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks