Formulir Pengajuan Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fk Umi

Please download to get full document.

View again

of 8
2 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
formula
Document Share
Document Transcript
   KOMISI   ETIK    PENELITIAN   KESEHATAN   FAKULTAS   KEDOKTERAN UNIVERSITAS   METHODIST   INDONESIA J L .   S ETIA B UDI P ASAR II   T ANJUNG S ARI ,   M EDAN 20132 T ELP .   :   (061)   8212160 KE02 FORMULIR PERMOHONAN PERSETUJUAN ETIK PENELITIAN KESEHATAN (Diisi oleh : Ketua Pelaksana Penelitian/Peneliti Utama) A.   Informasi Umum 1 Judul Penelitian Karakteristik Penderita Diare Pada Anak di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan Tahun 2016 2 Ringkasan Proposal Riset Dengan Bahasa Awam Alasan mengambil judul penelitian Karakteristik Penderita Diare Pada Anak di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan dikarenakan diare merupakan penyakit nomor dua pada anak didunia yang menyebabkan kematian setelah penyakit  pneumonia. Dari data WHO yang didapatkan diare membunuh lebih dari 1,5 juta anak balita setiap tahunnya. Anak anak lebih mungkin meninggal akibat diare dibandingkan dengan orang dewasa karena mereka mengalami dehidrasi dan kekurangan gizi lebih cepat. Penyakit diare adalah salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas pada anak di seluruh dunia, yang menyebabkan satu milyar kejadian sakit dan 3-5 juta kematian setiap tahunnya. Di Amerika Serikat, 20-35  juta kejadian diare terjadi setiap tahun, pada 16,5 juta anak sebelum usia 5 tahun, menghasilkan 2,1-3,7 juta kunjungan dokter, 220.000 penginapan di rumah sakit, 924.000 hari rumah sakit, dan 400-500 kematian. Mekanisme penularan utama untuk patogen diare adalah tinja-mulut, dengan makanan dan air yang merupakan penghantar untuk kebanyakan kejadian. Enteropatogen yang infeksius pada pemasukkan (inokulum) yang sedikit dapat ditularkan dengan kontak dari orang ke orang. Faktor-faktor yang menambah kerentanan terhadap infeksi dengan enteropatogen adalah umur muda, defisiensi imun, campak, malnutrisi, perjalanan ke daerah endemik, kekurangan ASI, pemajanan terhadap sanitasi jelek, makan-makanan atau air yang terkontaminasi, tingkat  pendidikan ibu, dan pengunjung pusat perawatan Saat ini gejala diare masih menjadi masalah di masyarakat Indonesia. Dari daftar kunjungan Puskesmas/Balai Pengobatan, diare hampir selalu  termasuk dalam kelompok 3 penyebab utama ke Puskesmas.Dengan demikian di Indonesia diperkirakan  penderita diare sekitar 60 juta kejadian setiap tahunnya, sebagian besar (70-80%) penderita adalah anak dibawah umur 5 tahun (±40 juta kejadian). Kelompok ini setiap tahunnya mengalami lebih dari satu kali diare. Sebagian dari penderita (1-2%) akan  jatuh kedalam dehidrasi dan apabila tidak segera ditolong 50-60% diantaranya dapat meninggal. Dari  pencatatan laporan yang ada, baru sekitar 1,5-2 juta  penderita gejala diare yang berobat rawat jalan ke sarana kesehatan pemerintah. Jumlah ini adalah sekitar 10% dari jumlah penderita yang datang berobat untuk seluruh penyakit Di Indonesia penyebab kematian anak balita, terbanyak adalah diare. Hal ini tentu menjadi masalah untuk Indonesia dalam rangka mencapai tujuan keempat dari MDGs yaitu menurunkan angka kematian bayi menjadi 2/3 dalam kurun waktu 25 tahun. Dari data Dinas Kesehatan Sumut, Januari sampai Maret 2014, menyatakan bahwa ada 38.241 penderita. Jumlah penderita terbanyak adalah di bawah usia 1 tahun yang berasal dari Samosir dengan 1.035  penderita, usia 1 sampai 4 tahun dari Deli Serdang dari 2.035 penderita serta usia di bawah 5 tahun dari Medan dengan 3.796 penderita. Dari data RSUD Dr. Pirngadi Medan Tahun 2016, menyatakan bahwa ada 215 penderita. Tingginya angka kejadian diare di masyarakat terutama anak-anak menunjukkan masih kurangnya kesadaran masyarakat dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan perorangan. Tujuan Penelitian Tujuan umum Untuk mengetahui Karakteristik Penderita Diare Pada Anak di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan Tahun 2016. Tujuan khusus 1.   Untuk mengetahui usia anak yang terkena diare di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan Tahun 2016. 2.   Untuk mengetahui keluhan penyerta penderita diare pada anak di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Tahun 2016. 3.   Untuk mengetahui hasil pemeriksaan laboratorium feses rutin dan kultur feses yang dilakukan pada  penderita diare di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Tahun 2016.  4.   Untuk mengetahui keadaan gizi anak yang terkena diare di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan Tahun 2016 Populasi Penelitian : Penderita Diare Pada Anak yang tercatat di rekam medik RSUD Dr. Pirngadi Medan Tahun 2016 adalah sebanyak 215 penderita. Metode Penelitian : Menggunakan metode pendekatan  penelitian deskriptif cross sectional. 3 Ringkasan hasil hasil studi sebelumnya sesuai topik  penelitian, termasuk yang  belum dipublikasi yang diketahui para peneliti dan sponsor, dan informasi  penelitian yang sudah dipublikasi, termasuk kajian-kajian pada binatang Amin RH (2012). Tatalaksana Diare Akut. Available from: HTTP :// WWW . KALBEMED . COM /P ORTALS /6/08_230CME-T ATALAKSANA D IARE A KUT . PDF  Subagyo, Santoso (2015). Buku Ajar Gastroenterologi-Hepatologi. Jilid I. Jakarta: Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia, pp: 87-121. Sugiyono (2008). Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Dari penelitian yang pernah dilakukan oleh Soenarto (2011) Rotavirus merupakan penyebab utama diare dengan dehidrasi berat pada anak dibawah 5 tahun di seluruh dunia. Menunjukkan bahwa infeksi rotavirus dapat menyebabkan 114 juta episode diare, 24 juta kunjungan rawat jalan, 2,4 juta kunjungan rawat inap dan 610.000 kematian balita pada tahun 2004. Diperkirakan 82% kematian akibat diare rotavirus terjadi pada negara berkembang, terutama di Asia dan Afrika, dimana akses kesehatan dan status gizi masih menjadi masalah. 4 Penelitian     Bukan kerjasama      Kerjasama nasional      Kerjasama internasional, jumlah Negara terlibat……        melibatkan peneliti asing   5 Diisi apabila melibatkan peneliti asing  Nama, Gelar, Institusi Tugas dan fungsi Telp/Fax 6 Ketua Pelaksana/Peneliti Utama (gelar dan nama) :   Christina Hasian Nauli P Nababan : Jl. Pinus Raya No.26 P. Simalingkar Medan   Pengalaman Ketua Pelaksana/Peneliti Utama Peneliti lainnya Afiliasi lembaga  No. HP. : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada 08116191994 7 Bidang Keahlian Ketua Pelaksana/Peneliti Utama Tidak ada  8 Institusi Penyelenggara Penelitian  Nama : Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia Alamat : Jl. Setia Budi Pasar II Tanjung Sari Medan 20132 Telp. : (061) 821 2160 Fax : (061) 821 2161 Email : fkmethodistmedan@yahoo.co.id 9 Tempat Penelitian Lokasi penelitian berada di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan yang beralamat di Jalan Prof. H.M Yamin, SH No. 47 Medan 10 Waktu penelitian Mulai 1 Juni 2017 Selesai 30 Juni 2017 11 Waktu pengumpulan data 08.00 (pagi)  –   17.00 (sore) 12 Apakah protokol ini pernah diajukan ke komisi etik lain ?   Ya :   diterima   ditolak      tidak 13 Nama dan alamat sponsor  Pengisian butir B dan seterusnya di bawah ini didasarkan pada Protokol maupun dokumen kelengkapan lain yang dilampirkan dalam pengajuan permohonan Persetujuan Etik ini. Bila ada jawaban yang belum sesuai, perbaiki dahulu Protokol dan dokumen yang dimaksud. B.   Tim Peneliti a.   Apakah ada Daftar Tim Peneliti Ada / Tidak  b.   Apakah dalam Daftar Tim Peneliti tercantum Keahlian Ya / Tidak c.   Apakah ada Curriculum Vitae Ketua Pelaksana Ada / Tidak d.   Adakah anggota Tim sesuai dengan Topik penelitian Ada / Tidak C.   Proses Mendapatkan Persetujuan Subyek 1.   Persetujuan setelah penjelasan (PSP)/Informed Consent (*)  a.   Kepada siapa PSP diberikan ?  b.   Siapa yang memberikan penjelasan ? c.   Kapan PSP dijelaskan ?
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks