Fachri Rachman : Prosedur Penyusunan Anggaran Laba Rugi Pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi Dan

Please download to get full document.

View again

of 47
4 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
KATA PENGANTAR Alhamdulillah Penulis ucapkan kehadirat Allah SWT karena berkat taufiq, rahmat, dan hidayah-nya, Penulis menyelesaikan pendidikan pada Program Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas
Document Share
Document Transcript
KATA PENGANTAR Alhamdulillah Penulis ucapkan kehadirat Allah SWT karena berkat taufiq, rahmat, dan hidayah-nya, Penulis menyelesaikan pendidikan pada Program Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Dalam karya tulis ini, Penulis mengangkat judul : PROSEDUR PENYUSUNAN ANGGARAN LABA RUGI PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KPRI) MEDIA DINAS KOMUNIKASI INFORMASI DAN INFORMATIKA (DISKOMINFO) MEDAN. Dan tak lupa pula shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW yang telah membawa kita umatnya dari dunia kegelapan ke dunia terang benderang seperti yang kita rasakan sekarang ini. Dalam proses penyelesaian tugas akhir ini, Penulis telah banyak mendapat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, maka pada kesempatan ini Penulis dengan hati yang tulus menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Bapak Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec selaku Dekan Fakultas Ekonomi USU. 2. Bapak Drs. Hasan Sakti Siregar, M.Si, Ak selaku Ketua Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi USU. 3. Iskandar Muda, SE, M.Si selaku Sekretaris Jurusan DIII Akuntansi Fakultas Ekonomi USU dan juga sebagai Dosen Pembimbing yang dengan sabar telah memberikan bimbingan dan bantuan serta mengarahkan Penulis dalam menyelesaikan tugas akhir ini. 4. Seluruh Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan terutama kepada Bapak Muhammad Ayub, SE selaku Ketua I pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan yang telah memberi izin untuk mengadakan riset yang telah membantu peneliti untuk mendapatkan data riset. 5. Teristimewa untuk kedua Orang Tua (Ayahanda Ibnu Hajar dan Ibunda Rusmah), yang telah membesarkan, mendidik dan memberikan dukungan moril dan materil serta limpahan kasih sayang dan yang selalu memberikan doa setiap langkahku Akhirnya semoga apa yang tertuang dalam tugas akhir ini dapat berguna bagi peneliti dan pihak lain yang memerlukan. Wassalamu alaikum Wr.Wb. Medan, Desember 2009 Penulis, (Fachri Rachman) NIM : DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii Halaman BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Permasalahan... 3 C. Metode Penelitian 4 1. Lokasi Penelitian Data Sumber Data D. Tujuan dan Manfaat Penelitian... 5 E. Sistematika Pembahasan... 6 BAB II GAMBARAN UMUM KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KPRI) MEDIA DINAS KOMUNIKASI INFORMASI DAN INFORMATIKA (DISKOMINFO) MEDAN A. Sejarah Singkat Koperasi.. 8 B. Struktur Organisasi Koperasi... 8 Job Description (Uraian Tugas)... 17 C. Prosedur Penyusunan Anggaran Laba Rugi Pada Koperasi C. 1. Penyusunan Anggaran Pendapatan Jasa Simpan Pinjam C. 2. Penyusunan Anggaran Biaya Operasi C. 3. Penyusunan Anggaran Laba Rugi D. Fungsi Anggaran Laba Rugi Sebagai Alat Perencanaan D. 1. Anggaran Laba Rugi Sebagai Suatu Alat Perencanaan D. 2. Anggaran Laba Rugi Sebagai Suatu Alat Pengawasan BAB III ANALISA DAN EVALUASI A. Analisa Terhadap Prosedur Penyusunan Anggaran Laba Rugi B. Analisa Terhadap Fungsi Anggaran Laba Rugi B.1. Anggaran Laba Rugi Sebagai Alat Suatu Perenncanaan B. 2. Anggaran Laba Rugi Sebagai Alat Pengawasan B. 3. Anggaran Laba Rugi Sebagai Alat Koordinasi B. 4. Anggaran Sebagai Pedoman Kerja C. Analisa Penyimpangan... 40 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan B. Saran 43 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam mendirikaan perusahaan, kelangsungan produktivitas perusahaan tersebut diharapkan dapat terus bertahan, karena tujuan utama didirikannyaa perusaahaan adalah kontinuitas perusahaan. Dan agar diperoleh kontinuitas tersebut maka perusahaan harus memperoleh laba. Dalam menjalankan aktivitasnya untuk memperoleh laba itu sering suatu perusahaan menghadapi hambatan dan permaasalahan. Untuk memecahkan perusahaan yang ada diperlukan informaasi yang lengkap, tepat dan cepat. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkaan informasi yang lengkap, salah satu cara mendapatkan informaasi tersebut adalah dengan anggaran Anggaran merupakan rencana yang mencakup seluruh kegiatan perusahaan yang dinyatakan dalam suatu uang dan berlaku untuk masa yang akan datang. Laba yang menjadi tujuan tersebut tercermin dalam anggaran. Anggaran diperlukaan oleh manajemen untuk dapat menjabarkaan perencanaan, koordinasi dan pengawasan secara sistematis dan tepat untuk mengetahui adanya penyimpangan-penyimpangan juga untuk meningkatkan tanggung jawab dari setiap karyawan, sebab seluruh unsur yang terkait dalam perusahaan mengetahui tujuan dan target yang harus dicapai oleh perusahaan. Dengan kata lain anggaran merupakan alat manajemen didalam menjalankan aktivitas. Perusahaan dalam fungsi perencanaan, koordinasi dan pengawasan. Dengan demikian anggaran merupakan salah satu unsur dari sistem pengawasan, maka anggaran dapat digunakan sebagai alat untuk menciptakan pengawasan yang lebih baik. Kegagalan membuat anggaran yang lebih baik pada suatu perusahaan dapat mengakibatkaan terganggunya kegiaataan perusahaan sehingga sasaran yang telah ditetapkaan tidak dapat tercapai. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-perorangan atau badan hukum yang melandasi kegiatannya berdasarkan prinsip kerja sama (cooperative) sekaligus sebagai bentuk gerakan rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan. Bentuk usaha inilah yang sebenarnya paling sesuai dengan prinsip demokrasi ekonomi. Prinsip demokrasi tersebut dimuat dalam Undang-undang Dasar 1945 Pasal 33 ayat 1 Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas-azas kekeluargaan. Koperasi merupakan organisasi yang berwatak sosial dan ekonomi, berarti bukan hanya memperhatikan bisnisnya, tetapi juga memperhatikan aspek sosial. Ciri utama koperasi yang membedakannya dengan bentuk usaha lain terletak pada posisi anggotanya. Melalui koperasi, para anggota ikut secara aktif memperbaiki kehidupannya dan kehidupan masyarakat di sekitarnya melalui karya dan jasa yang disumbangkan. Dalam usahanya, koperasi akan lebih banyak menekankan pada pelayanan terhadap kepentingan anggota. Kegiatan koparasi akan lebih banyak dilakukan kepada anggota dibandingkan dengan pihak luar. Oleh karena itu, dalam koperasi anggota bertindak sebagai pemilik sekaligus sebagai pengguna jasa dan usaha yang didirikan, dimiliki, dikelola, diawasi dan dimanfaatkan oleh para anggotanya. Seperti umumnya badan usaha, koperasi juga membuat atau menyusun prosedur penyusunan anggaran laba rugi guna memberikan gambaran/ informasi yang menyeluruh mengenai keadaan harta, utang, modal/ pendapatan hasil dan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh suatu koperasi agar dapat berguna bagi koperasi itu maupun pihak lain yang berkepantingan. Prosedur penyusunan anggaran laba rugi tersebut memperlihatkan aktivitas koperasi dalam suatu periode tertentu yang dinyatakan dalam bentuk uang. Namun demikian prosedur penyusunan anggaran laba rugi hanya menyajikan data yang bersifat umum yang merupakan suatu daftar atau laporan saja.atas dasar inilah penulis merasa tertarik untuk meneliti Prosedur Penyusunan Anggaran Laba Rugi Pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan sebagai judul tugas akhir ini. B. Permasalahan Untuk dapat memperoleh gambaran secara jelas sifat dan perkembangan perubahan yang dialami koperasi dari waktu kewaktu maka dianjurkan agar koperasi menyusun Prosedur Penyusunan Anggaran Laba Rugi. Adapun prosedur penyusunan anggaran laba rugi biasanya menyajikan informasi yang bersifat historis dan umum, dengan tujuan utama penyajiannya adalah kepada berbagai pihak tersebut benar-benar merupakan suatu informasi, suatu ringkasan dan saling berhubungan antara satu dengan yang lain dari awal sampai akhir periode. Umumnya informasi yang disajikan berhubungan dengan kegiatan usaha pokok koperasi (Rugi/ Laba) yang relatif sama. Adapun permasalahan yang dibahas penulis dalam tugas akhir ini adalah apakah prosedur penyusunan anggaran laba rugi yang disajikan sudah tepat sehingga benar-benar menjadi suatu informasi yang handal dan apakah informasi tersebut telah berfungsi dengan baik dalam pengambilan keputusan. C. Metode Penelitian Dalam penyusunan tugas akhir ini, penulis menggunakan lokasi penelitian, data, dan sumber data. 1. Lokasi Penelitian Lokasi penilitian yang dilakukan adalah di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan yang beralamat di jalan H.M. Said No. 27 Medan. 2. Data Data adalah hasil pencatatan peniliti baik yang berupa fakta atau pun angka. Dari sumber SK Menteri P dan K No. 0259/U/1977 disebutkan bahwa data adalah fakta dan angka yang dapat dijadikan bahan untuk menyusun suatu informasi, sedangkan informasi adalah hasil pengolahan data yang dipakai untuk suatu keperluan. 3. Sumber Data Yang dimaksud dengan sumber data dalam penilitian adalah subjek dari mana data dapat diperoleh. Untuk memperoleh data penulisan tugas akhir ini, maka penulis melakukan penilitian-penelitian dengan melakukan pengumpulan data sebagai berikut : a) Library Research (Penelitian Kepustakaan) Dimaksudkan untuk memperoleh data ilmiah dengan cara membaca dan mempelajari literatur, text book, serta bacaan-bacaan ilmiah lainnya yang berhubungan dengan penulisan Tugas Akhir ini. b) Field Research (Penelitian Lapangan) Data diperoleh secara langsung dari Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan tentang prosedur penyusunan anggaran laba rugi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara sebagai berikut: Observasi Yaitu studi yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan terhadap fenomena yang menjadi objek penelitian tugas akhir ini. Wawancara Yaitu dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung terhadap pokok perusahaan yang dianggap mampu memberikan masukan, data, dan informasi yang dibutuhkan serta dianggap perlu bagi penulisan tugas akhir ini. D. Tujuan dan Manfaat Penelitian Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah merupakan syarat untuk menyelesaikan studi program D III pada jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Kegunaan penulisan tugas akhir ini adalah : 1. memberikan masukan pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan berupa saran yang mungkin dapat dipakai sebagai dasar dalam penyusunan aanggaran laba rugi koperasi 2. memberi masukan bagi rekan-rekkan mahasiswa yang akan membhas masalah yang sama. Dari penelitian dapat ditarik kesimpulan dan saran yang mungkin ada manfaatnya pada massa yang akan datang. E. Sistematika Pembahasan Agar pembahasan Tugas Akhir ini dapat lebih mudah dipahami maka penulis menguraikan isi tugas akhir ini sedemikian rupa, dan secara sistematis tulisan ini dibagi atas empat bab, dimana setiap bab terdiri dari bearapa sub bab. Adapun penulisan tugas akhir ini meliputi langkah-langkah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Bab ini merupakan pengantar dari penulis mengenai latar belakang masalah dan alasan pemilihan judul, perumusan masalah, tujuan dan kegunaan peniliatn serta sistematika pembahasan. BAB II GAMBARAN UMUM KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KPRI) MEDIA DINAS KOMUNIKASI IFORMASI DAN INFORMATIKA (DISKOMINFO) MEDAN Bab ini berisi uraian mengenai hasil riset yang dilakukan pada koperasi tersebut, yang meliputi sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi, prosedur penyusunan anggaran laba rugi. BAB III ANALISA DAN EVALUASI Pada bab ini penulis menguraikan mengenai prosedur penyusunan anggaran laba rugi yang dilakukan terhadap Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan. BAB IV PENUTUP Pada bab ini penulis memebrikan suatu kesimpulan atas pembahasan bab-bab terdahulu dan memberikan beberapa saran yang mungkin bermanfaat bagi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan. BAB II GAMBARAN UMUM KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KPRI) MEDIA DINAS KOMUNIKASI INFORMASI DAN INFORMATIKA (DISKOMINFO) MEDAN A. Sejarah Singkat Koperasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan ini dulu bernama Departemen Penerangan (DEPPEN) dan dengan akte perubahan No. 518/BH/PAD/XI/2002, nama Departemen Penerangan (DEPPEN) diubah menjadi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan. Oleh sebab itu koperasi ini dinamakan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan yang beralamatkan dijalan H.M Said No. 27 Medan. Adapun mengenai keanggotaan KPRI Mediia Medan sampai saat ini tercatat sebanyak 185 orang (tahun yang sedang berjalan tahun 2008). B. Struktur Organisasi Koperasi Organisasi adalah merupakan suatu alat untuk mencapai tujuan atas dasar kerjasama yang mempunyai bentuk atau susunan yang secara jelas dan formil merumuskan bidang tugas masing-masing unsur serta meneger hubungan antara yang satu dengan yang lain dalam rangkaian hirarki. Struktur organisasi merupakan susunan dari jabatan-jabatan yang suda ditetapkan dan merupakan salah satu faktor yang mempengauhi orang yang tergabung didalamnya. Karena setiap pimpinan maupun bawahan yang ada dalam organisasi akan mengetahui dengan jelas sampai dimana kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan, batasbatas serta kekuasaan yang ada padanya, kepada siapa ia harus bertanggung jawab kepadanya. Keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya dengan baik banyak dibantu atau dipengaruhi oleh mengerti atau tidaknya seseorang atau individu yang tergabung dalam organisasi itu. Dengan demikian struktur organisasi bukanlah menjadi tujuan perusahaan, tetapi merupakan alat yang dipergunakan dalam mencapai tujuan. Satu kesatuan kerja dari setiap departemen harus dimiliki suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya, karena tujuan dari suatu perusahaan hanya dapat dicapai dengan kerjasama yang baik dan terkoordinasinya para anggota. Dalam rangka mencapai efisiensi dan efektivitas usaha diatur pembagian tugas masing-masing fungsi/ pelaksanaan penanggung jawab secara tertulis sebagai berikut : Job Description (Uraian Tugas) 1. Dewan Penasehat (Pembina) Dewan penasehat (Pembina) berfungsi memberikan saran-saran, pendapat, usul, dan pertimbangan-pertimbangan kepada pengurus atau rapat anggota mengenai masalah tertentu baik diminta maupun tidak, demi untuk kemajuan koperasi yang bersangkutan. Dewan penasehat tidak diberi gaji tetapi dapat dapat diberi uang jasa yang disetujui oleh rapat anggota. Disamping itu Dewan penasehat (Pembina) tidak mempunyai hak dalam rapat anggota dan rapat pengurus. Tanggung jawab dari Dewan penasihat (Pembina) secara lebih jelas adalah a) Memberikan nasehat yang berhubungan dengan kegiatan operasional koperasi. b) Mengkoordinir tugas-tugas perencanaan, pengorganisasian dan pemberian pengarahan kerja. c) Pengawasan dan pelaksanaan yang berkaitan dengan pendayagunaan aktiva dan passiva untuk mencapai tujuan koperasi. 2. Pengurus Jabatan yang memungkinkan mengangkat karyawan yang akan dituangkan dalam SK Pengurus. 3. Badan Pengawas Untuk menghindari hal-hal yang bersifat negative, maka dibentuk suatu badan pengawas untuk melakukan pengawasan (Control) melalui audit secara periodik dengan frekuensi kegiatan sekurang-kurangnya tiga bulan sekali dengan pasal 38 UU No. 25 Thn Adapun tugas dan kewajiban Badan Pengawas adalah : a) Mengawasi pelaksanaan tata kehidupan organisasi dan usaha serta pelaksanaan kebijaksanaan dan tindakan-tindakan pengurus. b) Memeriksa, meneliti kebenaran buku-buku dan catatan-catatan yang berhubungan dengan organisasi dan usaha koperasi. c) Mengadakan pemeriksaan sewaktu-waktu mengenai: Bidang keuangan dengan membuat berita acara pemeriksaan kas Persediaan barang-barang serta kekayaan koperasi Laporan keuangan 4. Ketua I Ketua I mempunyai tugas sebagai berikut : 1. Memimpin kegiatan Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan berdasarkan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Keputusan Rapat Anggota Tahunan serta kebijaksanaan yang ditetapkan oleh rapat pengurus. 2. Mewakili/ penanggung jawab Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan kedalam maupun keluar. 3. Memimpin rapat pleno (rapat pengurus lengkap) maupun rapat pengurus harian 4. Memimpin, mengarahkan serta mengawasi seluruh kegiatan pelaksanaan rencana kerja Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan Sebagai koordinator umum Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan 5. Ketua II Ketua II mempunyai tugas sebagai berikut : a) Mewakili seluruh pelaksanaan tugas ketua b) Mengadakan pembinaan terhadap departemen-departemen yang berada dibawah naungannya. c) Mewakili ketua I dalam tugasnya. 1) Menandatangani seluruh bukti pengeluaran uang Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan jika ketua berhalangan. 2) Memimpin rapat pengurus jika mendapat pendelegasian dari ketua I. d) Mengkoordinir bidang organisasi Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan. 6. Sekretaris I Tugas sekretaris I sebagai berikut : a) Mengkoordinir dari seluruh kegiatan administrasi. Struktur Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan Mengkoordinir kegiatan secretariat pengurus koperasi sehari-hari. b) Membantu mempersiapkan rencana kegiatan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan baik yang bersifat umum maupun bidang organisasi. c) Mengkoordinir bidang pembelian barang konsumsi dan barang sandang. 7. Sekretaris II Tugas sekretaris II sebagai berikut : a) Membantu sekretaris sebelum melaksanakan tugas kesekretariatan Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan. 1) Membuat buku notulen rapat. 2) Membuat buku daftar anggota. 3) Membuat buku agenda surat masuk dan surat keluar. 4) Membuat buku tamu. b) Mempersiapkan surat-surat yang dibutuhkan. 8. Bendahara Tugas bendahara sebagai berikut : a) Membantu ketua dalam merumuskan kebijaksanaan dalam bidang keuangan sesuai dengan keputusan rapat pengurus dan rapat anggota. b) Menandatangani cheque/ giro dan sebagian orang pertama yang berhak menandatangani cheque/ giro Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan. c) Mengupayakan mencari sumber dana dari anggota yang dapat digunakan untuk pelaksanaan rencana kerja. d) Menyimpan dan mengadministrasikan keuangan Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan. Menghadiri rapat anggota tahunan dan pertemuan yang dilaksanakan dalam rangka pengembangan dan pembinaan unit-unit Struktur organisasi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Media Dinas Komunikasi Informasi dan Informatika (Diskominfo) Medan. C. Prosedur Penyusunan Anggaran Laba Rugi pada Koperasi Anggaran yang dapat dipergunakan dalam suatu koperasi ternyata terdiri dari berbagai macam jenis dan ragam. Pertaanyaan yang kemudian timbul adalah dari mana manajemen koperasi akan menyusun anggaran tersebut, karena masingmasing anggaran mempunyai keterkaitan dan hubungan antara satu dengan yang lainnya. Untuk menyusun anggaran yang lengkap yang
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks