EKSTRAKSI PROTEIN

Please download to get full document.

View again

of 12
0 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
EKSTRAKSI PROTEIN
Document Share
Document Tags
Document Transcript
  I.PENDAHULUANI.1. Latar Belakang Protein merupakan senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yangmerupakan    polimer    dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan   satu   sama laindengan   ikatan peptide. Protein banyak    terdapat    pada    bahan    pangan   misalnya, daging,ikantelur , kacang-kacangan, biji-  bijian dan lain-lain. Protein sangat    penting    bagi   manusiayakni   sebagai    perbaikan, pertumbuhan, perbaikan   dan    pemeliharaan   sel-sel   tubuh, zatantibody, penyusun  hormone dan lain-lain.Kacang- kacangan   merupakan    bahan    pangan yang banyak    mengandung protein,salah   satunya   ialah   kacang   hijau.   Kacang   hijau . Kacang   hijau   merupakan   sumber     proteinnabati. Protein    biji   kacang   hijau   mengandung 8 asam amino esensial, yaitu   Valine, Leucine,soleucine, !ethionine, Venyl "lanine, Lycine   dan   #ryptophane.   $elain   itu    juga   terdapatlemak, karbohidrat serta mineral yang dibutuhkan tubuh, kacang hijau dapat pula diolahmenjadi tepung.Kacang hijau mengandug protein, maka dilakukanlah pengujian agar diketahuikandungan protein yang terdapat pada   kacang   hijau   tersebut, Pemisahan protein dapatdilakukan   dengan   cara   elektro%esa, kromotogra%y, pengendapan   dan    perbedaan   larutan.   &alini   melatarbelakangi   dilakukannya    praktikum   tentang   cara   mengekstraksi protein seta untuk mengetahui   kandungan protein yang terdapat    pada   kacang   hijau   atau   hasil   olahan   darika c ang   hijau   tersebut. I.2. Tujuan Praktikum #ujuan dilakukannya praktikum ini adalah '(.!engetahui dan memahami prosedur ekstraksi protein beberapa bahan pangan.).*ntuk mengetahui kandungan protein pada beberapa bahan pangan.Kegunaannya agar pada praktikum ini semua praktikan mengetahui cara mengektrasi protein dengan baik dan benar, sehingga dapat diaplikasikan pada praktikum padalaboratorium dengan baik dan benar. II. TINJAUAN PUSTAKA    II.1 Asetn "seton merupakan suatu keton yang dapat dibuat dari bahan dasar isopropil alkoholdengan cara oksidasi. "seton adalah zat tidak berwarna dengan berat jenis +,8() grammoldan mempunyai bau yang sengit yang menjadi tandanya."seton dapat bercampur dalam air dan dalam semua perbandingan adalah suatu zat pelarut yang baik bagi banyak zat-zatorganik, aseton dipakai dalam pembuatan senyawa penting antaranya Kloro%orm danodo%orm. alam ekstraksi protein aseton ber%ungsi sebagai pencuci untuk endapan agar endapan terhindar dari senyawa-senyawa lain /abbani, )+()0. II.2. Etanl /eaksi alkohol dalam ekstraksi protein ini untuk membuktikan kelarutan proteindalam alkohol. Karena protein sangat banyak jenisnya. an menurut kelarutannya proteindibagi kedalam beberapa kelompok1 albumin, globulin, glutelin, prolamin, histon, ,kaseindan protamin. 2ang masing-masing dari jenis protein tersebut memilki kelarutan yang berbeda-beda dalam setiap pelarut. 3tanol adalah alkohol yang paling sering digunakandalam kehidupansehari-hari, sering ditulis dengan rumus 4 ) & 5 6& atau rumus empiris4 ) & 7 6. 3tanol dan alkohol membentuk larutan azeotrop. ungsi penambahan 3tanol yaitudimana etanol atau alkohol ber%ungsi sebagai pelarut, apabila protein mengalamikekeruhan terbesar pada saat mencapai 9o:asari, )+(;0. II.!. Natrium Hi"rksi"a #Na$H% Penambahan 9a6& dalam ekstraksi protein ber%ungsi untuk mendeteksi ada atautidaknya ikatan peptida dalam suatu sampel. Karena ada tidaknya suatu protein dalamsuatu sampel dapat dilihat apakaha ada tidaknya ikatan peptida dalam sampel tersebut.engan kata lain suatu protein pasti memilkik ikatan peptida. katan peptida adalah ikatanyang menghubungkan antara asam amino satu dengan asam amino lainnya. katan initerjadi antar atom 9 pada suatu asam amino dengan atom 4 pada asam amino lain yangmengikat atom 6 <irindra,(=870. II.&. Ekstraksi Prtein  3kstraksi adalah pemisahan satu atau beberapa bahan dari suatu padatan atau cairandengan bantuan pelarut atau dapat pula dikatakan ekstraksi merupakan proses pemisahansatu atau lebih komponen dari suatu campuran homogen menggunakan pelarut cair sebagaiseparating gen, pemisahan terjadi atas dasar kemampuan larut yang berbeda darikomponen-komponen dalam campuran. Pada saat pencampuran terjadi perpindahan massa,yaitu ekstrak meninggalkan pelarut yang pertarna sebagai media pembawa dan masuk kedalam pelarut kedua sebagai media ekstraksi. alam proses ekstrksi penyaringan ber%ungsiuntuk memisahkan partilkel suspense dengan cairan untuk memisahkan antara zat terlarutdengan zat padat "ri, )+(;0 II.&.1. Ekstraksi Al'umin "lbumin merupakan %raksi protein, sehingga proses pemisahnnya dapat dilakukanmenggunakan prinsip-prinsip pemisahan protein. Pemisahan protein acap kali dilakukandengan berbagai pelarut, elektrolit ataupun keduanya, untuk mengeluarkan %raksi proteinyang berbeda menurut karakteristiknya. Pemisahan protein dari berbagai campuran yangterdiri dari berbagai macam si%at asam-basa, ukuran dan bentuk protein dapat dilakukandengan cara elektro%esa, kromatogra%i, pengendapan, dan perbedaan kelarutan "nonim,)+(+0. Pada putih telur, albumin akan berubah dari bening menjadi putih. &al ini terjadiakibat adanya denaturasi albumin telur yang dipengaruhi oleh %aktor panas yang dilakukandengan perebusan, %aktor asam-basa yang dapat membentuk ion pada beberapa gugus sisiamino 4andra Prabowo, )++>0. II.&.2. Ekstraksi Kasein Protein susu terbagi menjadi dua, yaitu Casein yang dapat diendapkan oleh asam dan/ennin, serta protein whey yang dapat mengalami denaturasi oleh panas pada suhu 75 o 4. Casein dalam susu mencapai 8+? dari total protein. Pengasaman susu oleh akti:itas bakteri menyebabkan mengendapnya casein. Whey adalah cairan susu tanpa lemak dancasein. Pasteurisasi susu dilakukan untuk mencegah kerusakan karena mikroorganisme danenzim. "da ) macam metode pasteurisasi susu yaitu  Holding methode dan &#$#   HighTemperature Short Time 0 /etno, et al., )++50. $usu skim mengandung kasein yang disertakan ke dalam medium pertumbuhan bakteri ber%ungsi sebagai substrat enzim. &idrolisis kasein digunakan untuk memperlihatkan akti:itas hidrolitik protease. Protease mengkatalisis degradasi kasein yaitu  dengan memutuskan ikatan peptida 46-9& dengan masuknya air ke dalam molekul./eaksi tersebut melepaskan asam amino $usanti, 3., )++;0. II.&.! Ektraksi Te(ung Hunk)ee "sam amino utama yang terkandung pada kacang hijau adalah metionin dan sistein,dan masing-masing mempunyai titik isoelektrik 5,> dan @,;. Kedua asam amino tersebuttermasuk ke dalam asam amino polar. yang memiliki si%at sebagai berikut, memiliki gugus/ yang tidak bermuatan, dan bersi%at hidro%ilik, serta cenderung terdapat di bagian luar molekul protein. $i%at protein yang hidro%ilik atau mampu menyerap air disebabkan olehadanya rantai yang mempunyai gugus-gugus polar, seperti karbonil, hidroksil, amino,karboksil, dan sul%hidril, sehingga dapat membentuk ikatan hidrogen dengan air. engan jumlah dan tipe gugus-gugus polar yang berbeda maka kemampuan protein dalammenyerap air pun berbeda Kilara, (==@0. II.* Ammnium Sul+at #NH & % 2 S$ &  "monium $ul%at adalah senyawa kimia yang berwujud padat, berwarna putih, berbentuk kristal pada # A 5(; o 40, larut dalam air, tidak larut dalam alkohol dan memilikititik leleh );5-)8+ o 4 pada tekanan ( atm. "mmonium $ul%at banyak diman%aatkan sebagai pupuk nitrogen dan biasa disebut pupuk B" Bwua%el "mmonium0. Pengendapan pada protein yang dikarenakan penambahan ammonium sul%at menyebabkan terjadinyadehidrasi protein kehilangan air0 sehingga protein yang mempunyai kelarutan yang rendahakan mengendap. 3ndapan ini akan larut kembali apabila ditambahkan air. Pengendapanini bersi%at re:ersible.3ndapan berwarna putih terbentuk karena ammonium sul%atmenyebabkan dehidratasi air, sehingga kelarutannya berkurang "gustin, )+((0. II., Larutan Asam Asetat #-H ! -$$H%  "sam asetat, asam etanoat atau asam cuka adalah senyawa kimia asam organik yangdikenal sebagai pemberi rasa asam dan aroma dalam makanan."sam cuka memiliki rumusempiris 4 ) & @ 6 ) ./umus ini seringkali ditulis dalam bentuk 4& ; -466&, 4& ; 466&, atau4& ; 46 ) &. "sam asetat murni disebut asam asetat glasial0 adalah cairan higroskopis tak  berwarna,dan memiliki titik beku (7.>C4."sam asetat merupakan salah satu asamkarboksilat paling sederhana, setelah asam %ormat. Larutan asam asetat dalam air merupakan sebuah asam lemah, artinya hanya terdisosiasi sebagian menjadi ion &D dan  4& ; 466-. "sam asetat merupakan pereaksi kimia dan bahan baku industri yang penting."sam asetat digunakan dalam produksi polimer seperti polietilena tere%talat, selulosaasetat, dan poli:inilasetat, maupun berbagai macam serat dan kain "%i%, )+()0. "sam asetat ber%ungsi untuk jika bereaksi dengan protein maka akan meningkatkankelarutan dari protein tersebut, karena ion positi% pada asamyang menyebabkan proteinyang semula bemuatan netral atau nolmenjadi bermuatan positi% yang menyebabkankelarutannya bertambah.$emakin jauh derajat keasaman protein dari titik isoelektrisnya,maka kelarutannya akan semakin bertambah "%i%, )+()0. II.  Salting Out  Salting out   juga dikenal sebagai kristalisasi antisol:ent, curah hujan kristalisasi, ataumenenggelamkan0 adalah e%ek didasarkan pada elektrolit interaksi -nonelektrolit, di mananon-elektrolit bisa kurang larut  pada tinggi garam konsentrasi. &al ini digunakan sebagai metode memisahkan  protein . Konsentrasi garam yang dibutuhkan untuk protein untuk  mengendap keluar dari solusi berbeda dari protein ke protein. Proses ini juga digunakan untuk berkonsentrasi encer  solusi dari protein. ialisis dapat digunakan untuk  menghilangkan garam jika diperlukan "nonim, )++=0. II..1 Prinsi(  Salting Out  "da hidro%obik  asam amino dan hidro%ilik  asam amino dalam  protein molekul. $etelah lipat protein dalam larutan air, asam amino hidro%obik biasanya membentuk kawasan lindung hidro%obik sementara asam amino hidro%ilik berinteraksi dengan molekulsol:asi dan memungkinkan protein untuk membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air di sekitarnya. Eika cukup dari permukaan protein hidro%ilik, protein dapat larut dalam air.Ketika konsentrasi garam meningkat,  beberapa molekul air tertarik dengan ion garam,yang mengurangi jumlah molekul air yang tersedia untuk berinteraksi dengan bagiandibebankan protein. $ebagai akibat dari meningkatnya permintaan molekul pelarut, yanginteraksi protein-protein yang lebih kuat dari interaksi pelarut-zat terlarut1 molekul proteinmengental dengan membentuk interaksi hidro%obik  dengan satu sama lain "nonim, )++=0. II.7.2 Aplikasi Salting Out 
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks