DINAMIKA EKONOMI, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol.6.No.2. September PDF

Please download to get full document.

View again

of 18
7 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
DINAMIKA EKONOMI, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol.6.No.2. September 2013 PENGARUH TEORI MOTIVASI HIERARKHI KEBUTUHAN ABRAHAM MASLOW TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL ( Studi Kasus pada PT. Sapta Indra Sejati
Document Share
Document Transcript
DINAMIKA EKONOMI, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol.6.No.2. September 2013 PENGARUH TEORI MOTIVASI HIERARKHI KEBUTUHAN ABRAHAM MASLOW TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL ( Studi Kasus pada PT. Sapta Indra Sejati Tabalong Kalsel ) M. Harlie Universitas Islam Kalimantan ( UNISKA MAAB ) Banjarmasin Abstract, This study aims to obtain empirical evidence of the influence of motivation theory of Abraham Maslow hierarchy of needs to the organizational commitment of PT Sapta Indra Sejati Tabalong Tanjungang South Kalimantan. The study population was all employees of PT Sapta Indra Sejati Tabalong Cape of South Kalimantan. Samples were taken using incidental sampling technique on 60 people. This study using multiple regression analysis estimates the program PASW Ver.19 for Window. The test results proved that it Parsially or separated only variable physiological needs and social needs have a significant influence on kmitmen organization, while the variable self-actualization, recognition and security needs does not have a significant influence on orginisasi commitment. This study concluded that variable physiological needs are the dominant factors affect the organization's commitment to the PT Sapta Indra Sejati TabalongTanjungSouthKalimantan. Keywords : Motivation, Organizational Commitment. Abstrak, Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh teori motivasi hirarkhi kebutuhan Abraham Maslow terhadap komitmen organisasional pada PT Sapta Indra Sejati Tabalong Tanjungang Kalimantan Selatan. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT Sapta Indra Sejati Tabalong Tanjung Kalimantan Selatan. Sampel yang diambil dengan menggunakan teknik incidental sampling pada 60 orang. Penelitian ini dengan menggunakan analisis estimasi regresi berganda dengan progam PASW Ver.19 For Window. Hasil pengujian membuktikan bahwa secara parsia atau terpisah hanya variable kebutuhan fisiologis dan kebutuhan sosial memberikan pengaruh yang signifikan pada komitmen organisasi, sedangkan variable aktualisasi diri, penghargaan dan kebutuhan keamanan tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada komitmen orginisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa variable kebutuhan fisiologis merupakan faktor yang dominan berpengaruh terhadap komitmen organisasi pada kantor PT Sapta Indra Sejati Tabalong Tanjung Kalimantan Selatan. Kata Kunci : Motivasi, Komitmen Organisasi. 116 M.Harlie, Pengaruh Teori Motivasi Hierarkhi Kebutuhan Abraham Maslow... Komitmen organisasi (organizational commitment) telah banyak menjadi perhatian terhadap organisasi yang sangat popular dikalangan psikologi industry dan organisasi. Komitmen merupakan kekuatan relative dari identifikasi individu terhadap organisasi dan keterlibatannya dalampencapaian tujuan organisasi. (Liad L; 1994:65). Dalam hal ini organisasi memegang peranan yang sangat penting dalam pembentukan prilaku individu dan kelompok dalam pencapaian komitmen terhadap organisasi. Komitmen terhadap organisasi dapat dibedakan menjadi komitmen terhadap perusahaan (company commitment) dan komitmen terhadap perserikatan (union commitment). Hal tersebut untuk membedakan komitmen terhadap organisasi kerja dengan komitmen organisasi social. Menurut Simamora (1997: 98) Komitmen terhadap organisasi adalah keadaan dimana individu menjadi terikat oleh aktivitasnya dan selanjutnya tetap mempertahankan aktivitas dan keterlibatannya. Sementara pendapat lain tentang Komitmen dikemukakan oleh Farland (1999:65). Komitmen sebagai kekuatan relative dari identifikasi dan keterlibatan individu terhadap organisasi kerja tertentu dengantiga karakterristik yang digunakan sebagai pedoman. Ketiga karakteristik tersebut adalah 1) Adanya keyakinan yang kuat dan penerimaan tujuan serta nilai-nilai organisasi. 2) Adanya kemauan untuk berusaha keras sebagai bagian dari organisasi, dan 3)Adanya keinginan yang kuat untuk tetap menjadi anggota organisasi. Komitmen terhadap organisasi dipengaruhi oleh berbagai factor. Mowday (1982;5) mengelompokan faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi menjadi empat karakteristik ialah a)karakteristik personal b) Karakteristik structural c) Karakteristik pekerjaan dan peran dan d) Karakteristiksipat dan kualitas pengalaman kerja. Faktor-faktor tersebut merupakan factor yang paling banyak diteliti dan menunjukkan bahwa factor faktor tersebut mendukung terbentuknya komitmen terhadap perusahaan. Tingginya komitmen organisasi yang dimiliki karyawan dipengaruhi oleh persepsi mereka terhadap seberapa tinggi komitmen yang ditunjukkan oleh organisasi terhadap mereka, semakin tingginya karyawan merasa harapan mereka dapat dicapai oleh organisasi, akan semakin patuh pula mereka terhadap organisasi. Karyawan yang telah bekerja lebih dari dua tahun ternyata memiliki kebutuhan untuk berpristasi yang tinggi, begitu pula dengan komitmen organisasinya. 117 DINAMIKA EKONOMI, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol.6.No.2. September 2013 Berkaitan dengan hirarkhi kebutuhan dari Abraham Maslow konsep teori ini didasarkan pada dua prinsip (Mosley/Pietri/Meggnisan:1996;364). Pertama kebutuhan manusia dapat disusun dalam hirarki kepentingan dari yang terendah hingga yang tertinggi. Kedua, Sebuah kebutuhan yang telah terpuaskan tidak lagi tepat sebagai motivator utama bagi pelakunya. Dari tingkatan ini, pemenuhan kebutuhan berjalan sesuai dengan tingkatanya. Secara umum seseorang berprlaku/bekerja karena adanya dorongan untuk memenuhi bermacammacam kebutuhan. Apabila kebutuhan yang pertama telah terpenuhi, maka kebutuhan tingkat kedua akan menjadi yang utama. Selanjutnya jika kebutuhan jika kebutuhan tingkat kedua terpenuhi, maka muncul kebutuhan tingkatketiga dan seterusnya sampai kebutuhan tingkat kelima. Yang menjadi dasar teori ini adalah manusia sebagai mahluk yang berkenginan selalu tidak puas,ia selalu menginginkan lebih banyak, keinginan yang terus menerus dan akan berhenti bila telah menutup mata. Memang manusia tidah pernah merasa puas sepenuhnya pada tingkat kebutuhan manapun, tetapi harus terpenuhi dulu kebutuhan-kebutuhan prioritas pertama baru kemudian akan adanya kebyutuhan dengan prioritas selanjutnya. Dalam kaitan dengan komitmen organisasi yang dimiliki karyawan dipengaruhi oleh seberapa besar apa yang diberikan/ komitmen yang ditunjukkan oleh organisasinya. Dalam jenjang kebutuhan manusia yang tersusun pada lima kebutuhan sebagai mana teori Abraham Maslow, maka semakin luas kesempatan yang diberikan oleh pihak organisasi kepada karyawannya maka berpotensi memberikan kesempatan untuk berkomitmen yang lebih tinggi pula terhadap organisasinya. METODE Objek penelitian adalah karyawan PT Sakta Indra Sejati (PT SIS) Tabalong Tanjung Kalimantan Selatan. Populasi ialah seluruh karyawan di PT SIS Tabalong Kalsel. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling dengan jumlah 60 karyawan. Penelitian ini menggunakan analisis estimasi regresi berganda untuk mengetahui adanya pengaruh antar variable sesuai model yang ditentukan, adapun untuk menguji hipotesis menggunakan uji F dan uji t. Demikian untuk tingkat validitas dan reliabilitas angket dilakukan pengujian dengan menggunakan program PASW Ver 19 for Window. 118 M.Harlie, Pengaruh Teori Motivasi Hierarkhi Kebutuhan Abraham Maslow... Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan yaitu berupa data primer dan data sekunder. Data primer didapat melalui wawancara baik lansung maupun melalui kuiseoner dengan 60 karyawan PT SIS Tabalong Tanjung Kalsel. Adapun data sekonder, yaitu data yang telah tersedia pada kantor PT SIS Tabalong Tanjung Kalsel diperoleh melalui pelaporan baik bulanan, tahunan maupun berkala yang berkaitan tentang keadaan serta perkembangan dari aspek manajemen, motivasi ataupun komitmen organisasi. Variabel yang diteliti dan dianalisis pada penelitian ini berupa :aktualisasi diri (X1) dengan indicator variable bekerja lebih baik (X.1.1) kreativitas (X1.2) rasa bangga menjadi bagian dari perusahaan (X1.3)kemandirian (X1.4), variable penghargaan dengan indicator variable pengakuan akan prestasi kerja (X2.1), reputasi dihargai agar karyawan menjadi lebih baik (X2.2), yangmemberikan hasil kerja terbaik harus diberikan penghargaan (X.2.3), menerima berbagai situasi dan kondisi yang terjadi atas dampak kebijakan, swepanjang yang sifatnya untuk kemajuan, variable kebutuhan social (X3) dengan indicator variable superviisi (X3.1) komitmen terciptanya suasana kerja yang akrab (X3.2) hubungan informal (X.3.3), kegiatan kekerabatan diluar kedinasan (X3.4), variable kebutuhan keamanan (X4) dengan indicator jamsostek untuk karyawan(x.4.1) jaminan pekerjaan (X4.2 ) Jaminan keamanan kerja (X 4.3), variable kebutuhan fisiologis (X5) dengan indicator gaji (X5.1) insentif diberikan kepada karyawan (X5.2), kondisi kerja fisik (X.5.3) bunos tunjangan kesehatan (X5.5) dan tunjangan hari raya dan cuti tahunan (X5.6), Variabel komitmen organisasional (Y) dengan indicator variable bekerja sebagai bagian dari tugas-tugas perusahaan (Y1), kesetiaan (Y1.2) bekerja lebih maksimal (Y1.3) keharusan bekerja untuk jalankan tugas (Y1.4) waktu diinvestasikan untuk perusahaan (Y1.5) bekerja untuk capai visi & missi perusahaan (Y1.6) bekerja dengan penuh tanggung jawab (Y1.7) bekerja sesuai peraturan yang berlaku (Y.1.8) menjaga citra perusahaan (Y1.9). Adapun bentuk matematis analisis regresi berganda adalah : Y = βo + β1 X1 + β2 X2 + βk Xk + Dengan: Βo, β1, β2,βk, adalah koefisien regresi, X1, X2, X k adalah variabel independen, adalah suatu variable random yang berdistribusi normal dengan nilai rata-rata nol (rata-rata ) dan mempunyai varian V. Keterangan : Y = Komitmen organisasional 119 DINAMIKA EKONOMI, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol.6.No.2. September 2013 a = Konstanta Variabel kebutuhan fisiologis (X 5 ) apakah X1 = Aktualisasi diri X2 = Penghargaan X3 = Kebutuhan sosial X4 = Kebutuhan keamanan X5 = Kebutuhan fisiologis berpengaruh terhadap variabel dependen Komitemen Organisasi (Y) di PT. Sapta Indra Sejati Tabalong. Sebelum dilakukan analisa regresi terhadap data tersebut, maka terlebih dahulu dilakukan pengujian e = Standar error validitas dan reliabilitas butir angket. β1, β2, β3, β 4 = Koefisien regresi Uji Validitas dan Reliabilitas Angket HASIL DAN PEMBAHASAN Seluruh hasil dari butir pertanyaan Tingkat validitas dan reliabilitas alat penggali data (angket) dilakukan pengujian angket dari masing-masing variabel dengan menggunakan program PASW ver memiliki telah diperoleh dari jawaban responden tersebut dapat dilihat pada 19 for windows. Apapun hasil pelaksanaan pengujian validitas dan reliabilitas angket Lampiran 1. Masing-masing jawaban adalah sebagai berikut: yang didapat digunakan untuk mengukur 1) Variabel aktualisasi diri (X 1 ) Pengaruh terori motivasi khierarki Variabel aktualisasi diri (X 1 ) perubahan abraham maslow terhdap diwakili oleh butir angket dari nomor komitmen organisasi di PT. Sapta Indra X.1.1 sampai dengan nomor X.1.4. Hasil Sejati Tabalong, yang terdiri dari lima pengujian butir angket yang diperoleh dari variabel independen yaitu : variabel out put program PASW ver 19 for aktualisasi diri (X 1 ), variabel penghargaan (X 2 ), variabel kebutuhan sosial (X 3 ), windows dilakukan hanya satu putaran dengan hasil sebagai berikut. variabel kebutuhan keamanan (X 4 ), Tabel 1. Hasil Uji Coba Angket Untuk Variabel Aktualisasi Diri (X 1 ) No R hitung R tabel (α=5%) Alpha Status Butir 1.1 0,426 0,254 0,741 Valid Reliabel Butir 1.2 0,680 0,254 0,741 Valid Reliabel Butir 1.3 0,577 0,254 0,741 Valid Reliabel Butir 1.4 0,497 0,254 0,741 Valid Reliabel Sumber : Print out PASW ver 19 uji Validitas & Reliaelitas (data diolah, 2013) 120 M.Harlie, Pengaruh Teori Motivasi Hierarkhi Kebutuhan Abraham Maslow... Uji butir angket untuk variabel produktivitas kerja (Y) semua item pertanyaan butir 1 sampai dengan 4 menunjukan angka Corrected Item Total Correlation (r hitung ) lebih besar dari r tabel 5%, dengan demikain butir angket tersebut valid dan reliabel. 2) Variabel penghargaan (X 2 ) Putaran pertama: Variabel penghargaan (X 2 ) diwakilkan oleh butir angket X2.1 sampai dengan nomor X2.4. Hasil pengujian butir angket dilakukan dua putaran yang diperoleh dari out put program PASW versi 18 for windows sebagai berikut. Tabel 2. Hasil Uji Coba Angket Putaran 1 untukvariabel Penghargaan (X 2 ) No R hitung R tabel Alpha Status Butir 2.1-0,032 0,254 0,451 Tidak Valid Tidak Reliabel Butir 2.2 0,313 0,254 0,451 Valid Tidak Reliabel Butir 2.3 0,428 0,254 0,451 Valid Tidak Reliabel Butir 2.4 0,456 0,254 0,451 Valid Tidak Reliabel Sumber : Print out PASW ver 19 uji Validitas & Reliaelitas (data diolah, 2013) Uji butir angket untuk variabel Penghargaan (X 2 ) item pertanyaan butir 2.1 tidak valid dan tidak reliabel karena angka Corrected Item Total Correlation (r Putaran kedua : hitung 5%) lebih kecil dari r tabel, dengan demikain butir angket dilakukan pengujian pada putaran kedua. Tabel 3. Hasil Uji Coba Angket Putaran 2 untuk Variabel Penghargaan (X 2 ) No R hitung R tabel Alpha Status Butir 2.2 0,551 0,254 0,693 Valid Reliabel Butir 2.3 0,520 0,254 0,693 Valid Reliabel Butir 2.4 0,462 0,254 0,693 Valid Reliabel Sumber : Print out PASW ver 19 uji Validitas & Reliaelitas (data diolah, 2013) Uji butir angket pada putaran kedua menyisakan butir angkat 2.2 sampai 2.4 dan hasil pengujian menunjukkan Corrected Item Total Correlation (r hitung) lebih lebih r tabel 5%, dengan demikain butir angket telah valid dan reliabel. 3) Variabel Kebutuhan Sosial (X 3 )Valiabel kebutuhan sosial (X 3 ) diwakili oleh butir angket X3.1 vsampai dengan X3.4. Hasil pengujian butir angket yang diperoleh dari out put program pasw versi 19. for windows disajikan pada tabel berikut. 121 DINAMIKA EKONOMI, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol.6.No.2. September 2013 Tabel 4. Hasil Uji Coba Angket untuk Variabel Kebutuhan Sosial (X 3 ) No R hitung R tabel Alpha Status Butir 3.1 0,483 0,254 0,832 Valid Reliabel Butir 3.2 0,901 0,254 0,832 valid Reliabel Butir 3.3 0,901 0,254 0,832 Valid Reliabel Butir 3.4 0,422 0,254 0,832 Valid Reliabel Sumber : Print out PASW ver 19 uji Validitas & Reliaelitas (data diolah, 2013) Uji butir angket untuk variabel Kebutuhan Sosial (X 3 ) dari empat item pertanyaan menunjukkan nilai Corrected Item Total Correlation (r hitung ) lebih besar dari r tabel 5%, dengan demikain butir angket telah valid dan reliabel. 4) Variabel Kebutuhan Keamanan (X 4 ) Variabel kebutuhan keamanan (X 4 ) diwakili oleh butir angket X4.1 s/d X.4.3. Hasil pengujian butir angket yang diperoleh dari out put program PASW versi 19 for windows adalah berikut. Tabel 5. Hasil Uji Coba Angket untuk Variabel Kebutuhan Keamanan (X 4 ) No R hitung R tabel Alpha Status Butir 4.1 0,330 0,254 0,643 Valid Reliabel Butir 4.2 0,621 0,254 0,643 Valid Reliabel Butir 4.3 0,433 0,254 0,643 Valid Reliabel Sumber : Print out PASW ver 19 uji Validitas & Reliaelitas (data diolah, 2013) Uji butir angket variabel Kebutuhan 5) Variabel Kebutuhan Fisiologis (X 5 ) Keamanan (X 4 ) setelah dilakukan uji Variabel kebutuhan fisiologis (X 5 ) validitas dan reliabilitas menunjukkan semua hasil Corrected Item Total diwakili oleh butir angket dari X5.1 s/d X5.6. Hasil pengujian butir angket yang Correlation (r hitung ) r tabel 5%, jadi diperoleh dari out put program PASW semua butir angket tersebut valid dan reliabel, sehingga total skor angket versi 18 for windows adalah sebagai berikut. untuk variabel ini dapat dilakukan perhitungan estimasi regresi. 122 M.Harlie, Pengaruh Teori Motivasi Hierarkhi Kebutuhan Abraham Maslow... Tabel 6. Hasil Uji Coba Angket Untuk Variabel kebutuhan fisiologis (X 5 ) No R hitung R tabel Alpha Status Butir 5.1 0,730 0,254 0,781 Valid Reliabel Butir 5.2 0,730 0,254 0,781 Valid Reliabel Butir 5.3 0,730 0,254 0,781 Valid Reliabel Butir 5.4 0,345 0,254 0,781 Valid Reliabel Butir 5.5 0,311 0,254 0,781 Valid Reliabel Butir 5.6 0,374 0,254 0,781 Valid Reliabel Sumber : Print out PASW ver 19 uji Validitas & Reliaelitas (data diolah, 2013) Uji butir angket untuk variabel 6) Variabel Komitmen Orgnisasi (Y) kebutuhan fisiologis (X 5 ), setelah Putaran pertama : dilakukan uji validitas dan reliabilitas Variabel Komitmen Orgnisasi (Y), semua butir menunjukkan Crected Item Total Correlationor (r hitung ) r tabel 5%, dengan demikian semua butir angket tersebut valid dan reliabel, sehingga total skor angket untuk variabel ini diwakili oleh butir angket Y1 s/d Y9. Hasil pengujian butir angket yang diperoleh dari out put program PASW versi 18 for windows adalah sebagai berikut. dapat dilakukan perhitungan estimasi regresi. Tabel 7. Hasil Uji Coba Angket Untuk Variabel Komitmen Orgnisasi (Y) No R hitung R tabel Alpha Status Butir Y1 0,628 0,254 0,513 Valid Reliabel Butir Y2 0,628 0,254 0,513 Valid Reliabel Butir Y3 0,628 0,254 0,513 Valid Reliabel Butir Y4 0,265 0,254 0,513 Valid Reliabel Butir Y5 0,228 0,254 0,513 Tidak Valid Reliabel Butir Y6 0,302 0,254 0,513 Valid Reliabel Butir Y7-0,132 0,254 0,513 Butir Y8-0,189 0,254 0,513 Tidak Valid Tidak Valid Reliabel Reliabel Butir Y9-0,120 0,254 0,513 Tidak Valid Reliabel Sumber : Print out PASW ver 18 uji Validitas & Reliaelitas (data diolah, 2012) 123 DINAMIKA EKONOMI, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol.6.No.2. September 2013 Uji butir angket pada putaran pertama menunjukkan butir Y5, kemudian Y7, Y8, dan Y9 nilai Corrected Item Total Correlation (r hitung ) r tabel 5% meskipun angka Alfha berada di atas r tabel namun butir angket ini tidak valid sehingga dilakukan pengujian ulang dengan menghilangkan butir yang tidak valid. Putaran kedua : Tabel 8. Hasil Uji Coba Angket Untuk Variabel Komitmen Orgnisasi (Y) No R hitung R tabel Alpha Status Butir Y1 0,813 0,25 0,794 Valid Reliabel Butir Y2 0,813 0,254 0,794 Valid Reliabel Butir Y3 0,813 0,254 0,794 Valid Reliabel Butir Y4 0,813 0,254 0,794 Valid Reliabel Butir Y6 0,273 0,254 0,794 Valid Reliabel Sumber : Print out PASW ver 19 uji Validitas & Reliaelitas (data diolah, 2013) Setelah dilakukan uji validitas dan reliabilitas putaran kedua didapat Crected Item Total Correlationor (r hitung ) r tabel 5%, untuk butir Y2 Y3, Y4 dan Y6, dengan demikian angket tersebut valid dan reliabel, sehingga total skor Hasil Estimasi Regresi Data dari masing-masiang variabel yang butir-butirnya telah valid dan reliabel kemudian diolah dengan menggunakan program PASW versi 19 for windows dan diperoleh hasil estimasi sebagai berikut. angket untuk variabel ini dapat dilakukan perhitungan estimasi regresi. Tabel 9. Hasil Estimasi Regresi Berganda Variabel Terikat Variabel Bebas Unstanda rdized Coefficie nts β Standar dized Coeffici ents β t hitung Sig. 1. Aktualisasi diri (X1) -0,028-0,021 -,0959 0,342 Komitmen Organisasi (Y) 2. Penghargaan (X2) 0,013 0,007 0,291 0, Kebutuhan sosial (X3) 0,275 0,236 5,213 0,000* 4. Kebutuhan keamanan (X4) -0,087-0,052-1,744 0, Kebutuhan fisiologis (X5) 0,745 0,812 23,313 0,000* 124 M.Harlie, Pengaruh Teori Motivasi Hierarkhi Kebutuhan Abraham Maslow... Constanta : -0,769 Koefisien determinasi : R=0, 989a R 2 =0,978 Adjusted R 2 =0,976 F Hitung : 478,223 Sig F : 0,000 F tabel 5% pada df1=k= 5 df2 = n- : (k+1)= 60-(5+1)= 54 2,386 t tabel 5% pada df (n-(k+1) =60-(5+1) : = 54 1,673 Sumber : Print out Hasil Estimasi Multiple Regresion (data diolah, 2013) Berdasarkan pengolahan dan analisis data dengan Program PASW versi 19 for windows dapatlah diketahui persamaan regresinya dengan melihat Coefficients pada Unstandardized coefficients bagian B sebagai berikut: Model umum adalah : Y = a + b1.x 1 + b2.x 2 + b3.x 3 + b4.x 4 + b5.x 5 +e Sehingga didapat model regresi sebagai model estimasi pada penelitian ini adalah : Y = -0,769-0,028X 1 + 0,013X 2 + 0,275X 3 + 0,087X 4 + 0,745X 4 + e Pengujian Asumsi Ekonometrik Uji Multikolinearitas Uji multikolinieritas atau korelasi antar faktor independen diketahui melalui nilai VIF tidak lebih dari angka 10 dan angka tolerance berada disekitar angka 1 (Santoso, 2000). Hasil pengujian disajikan pada tabel 10 berikut ini. Tabel 10. Hasil Uji Multikolinearitas Regresi Model Collinearity Statistics Tolerance VI
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks