Case Report

Please download to get full document.

View again

of 3
17 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
scscs
Document Share
Document Tags
Document Transcript
  2.1. Definisi Stroke  Stroke adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologi fokal atau global, yang memberat dan berlangsung 24 jam ataulebih, dan atau dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selaingangguan vaskular. 1   2.2 Faktor Risiko Stroke  Faktor risiko stroke dibedakan berdasarkan faktor risiko yang dapat dimodifikasi dan yangtidak dapat dimodifikasi. Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi diantaranya adalah usia,riayat keluarga dan ras, sedangkan faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah hipertensi,dislipidemia, merokok, alkohol, diabetes, kelebihan berat badan, atrial fibrilasi, ! #, stenosisarteri karotis dan lain-lain. $iantara faktor risiko yang dapat modifikasi, hipertensimerupakan faktor risiko yang paling tinggi, hal tersebut dapat dilihat pada !abel 2.1. 2 2.3 Etiopatogenesis hipertensi terhadap stroke %ipertensi menurut The Seventh Report of The joint National Committee  &'() *+ adalah peningkatan tekanan darah yang ditandai dengan tekanan darah sistolik 14 mm%g atau lebihdan diastolik  mm%g atau lebih yang dapat dilihat pada !abel 2.2 mengenai klasifikasihipertensi menurut '() *.  /lasifikasi %ipertensi!ekanan Sistolik!ekanan $iastolik  (ormal012dan 0rehipertensi12-1atau -%ipertensi Stage 114-13atau -%ipertensi Stage 215atau 1 %ipertensi dapat terjadi karena adanya peningkatan tekanan darah yang dapatmempercepat terjadinya aterotrombotik.   6esi aterotrombotik mudah terjadi pada percabangan pembuluh darah, karena pada daerah-daerah tersebut aliran darah mengalami peningkatanturbulensi dan penurunan  shear–stress, sehingga mudah menyebabkan kerusakan vaskular.Selain itu, hipertensi juga dapat menyebabkan peningkatan dari vascular oxidative stress  yang akan menyebabkan disfungsi dari endotel pembuluh darah. /erusakan endotel inimemicu proses aterosklerosis. roses aterosklerosis diaali dengan infiltrais dan akumulasi partikel lipoprotein pada tunika intima. /emudian, partikel lipoprotein atau 6$6 initeroksidasi yang kemudian merangsang endotel mengeluarkan intercelluar adhesion molecule& )#7+, vascuar adhesion molecule &8)#7+, yang diaktivasi oleh sitokin melalui 6-1,!(F. Sehingga, terjadi migrasi dari monosit dan 6imfosit ! dan melekat pada endotel, jugamelalui aktivasi monosit oleh 7onocyte )hemtactic rotein 1 &7S-1+. 9leh factor monocyte colony stimulating factor &7)SF+ monosit berubah menjadi makrofag yangteraktivasi dan berdifferensiasi, kemudian melalui reseptor scafenger menangkap oksidasi6$6 dan terbentuk :foam cell;. $engan pengaruh dari groth factor dan sitokin terbentuk  basic fibrobralst groth factor dan tissue groth <1 yang menyebabkan migrasi dari sel otot polos dari tunika media ke intima dan perubahan fungsi sel otot polos dari kontraktil kesekresi, sehingga sel otot polos berpoliferasi, dan terjaadi penambahan matriks protein&serabut protein elastic, kolagen, proteoglikan+ sehingga terjadi penambahan ukuran lesi. 4,3,5  /emudian foam cell mati dan rupture, 6$6 dilepas ke ekstra sel &=kstrasellular lipidcore+. $engan engaruh platelet derived groth factor &$>F+, transforming groth factor  beta &!>F+, acidic fibroblast groth factor &acidic F>F+, basic FF$ terjadi adhesi plateletdan fibrin dan terjadi maturasi plak sehingga terbentuk plak fibrosa. lak ini selanjutnyamengalami perubahan dan membesar ke dalam sampai meninmbulkan keluhan atau gejalaklinis. roses aterosklerosis dapat dilihat pada >ambar 1.1. 5 lak yang membesar menyebabkan penyumbatan aliran darah di otak sehingga terjadidefisiensi energi yang akhirnya menyebabkan kematian sel.   !idak terbentuknya energi menyebabkan hambatan pada (a ? @/  ? -#!ase yang akanmenyebabkan penimbunan (a ?  dan )a 2?  di dalam sel, serta meningkatkan konsentrasi /  ? ekstrasel sehingga menimbulkan depolarisasi. $epolarisasi menyebabkan penimbunan )l -  didalam sel, pembengkakan sel, dan kematian sel. $epolarisasi juga meningkatkan pelepasanglutamat, yang mempercepat kematian sel melalui masuknya (a ?  dan )a ?2 .   /ematian selmenyebabkan inflamasi, yang juga merusak sel di tepi area iskemik &penumbra+ yang dapatdilihat pada >ambar 1.2. *  enyumbatan pada suatu arteri menyebabkan gangguan di area otak yang terbatas. adakasus ini terjadinya penyumbatan pada arteri carotis interna sinistra sehingga bagian korteksotak sinistra tidak mendapatkan suplai oksigen. %al tersebut menyebabkan kematian sel pada bagian korteks gyrus precentralis sinistra yang menimbulkan gejala klinis hemiparese deAtra, parese (.8 yaitu, plicanasolabialis deAtra dangkal serta parese (. B berupa lidah deviasike kanan. Stroke dapat menimbulkan refleks fisiologis normal atau meningkat dan refleks patologis positif karena letak lesinya terdapat pada upper motor neuron &C7(+. ada pasienini refleks fisiologis meningkat dan refleks patologi babinski positif. ada pasien memilikiriayat keluarga yang mengalami penyakit yang sama hal ini dapat menjadi salah satu faktor risiko karena faktor genetik dapat menyebabkan defek genetik pada reseptor 6$6, sehingga6$6 yang terdapat di dalam sirkulasi tidak dapat dihilangkan secara efisien, sehinggaterbentuk proses aterosklerosis yang prematur. Selain itu, faktor risiko yang paling berperanadalah hipertensi yang menyebabkan jejas endotel.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks