BS 2

Please download to get full document.

View again

of 5
54 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Identifikasi masalah modul 2 blok 3.6
Document Share
Document Tags
Document Transcript
  BBLRikterus Neonatorum adalah meningginya kadar bilirubin dalam darah yang kadar nilainya lebih dari normal ditandai dengan kulit konjungtiva mukosa dan alat tubuh lainnya berwarna kuning.Hiperbilirubin neonatus memperhitungkan diutamakan pada bilirubin indirectNormal bilirubin dalam darah :Direct  ! # mg$%ndirect  & mg$'atologis dalam darah :%ndirect : gayi aterm ( !& mg$'rematur ( !# mg$'eningkatan kadar # & mg ) jam atau * mg)hari+ntuk mendeteksi secara klinis dengan tingkatan hyperbilirubinemia secara sederhana menggunakan metode kremer sebagai berikut : ,riteria ,rammer : +ntuk menilai kadar bilirubin secara klinis ,ramer memperkenalkan penilaian klinis derajat ikterus neonatal.Derajat ! : ,epala dan leher -*/ mg$0Derjaat & : Dada sampai pusat -1!& mg$0Derajat 2 : 'usat bagian bawah sampai lutut -3!& mg$0Derajat * : Lutut sampai pergelangan kaki dan bahu sampai pergelangan tangan -!!!/ mg$0Derajat 1 : ,aki dan tangan termasuk telapak tangan -( !1 mg$0,adar bilirubin serum total -B450 ( 1 mg)dL -/3 67mol)L0 disebut dengan hiperbilirubinemia,emicteric : ,emicterus adalah bentuk yang paling parah hiperbilirubinemia dan hasil dari penumpukan bilirubin dalam otak. Hal ini dapat menyebabkan kejang kerusakan otak ketulian dan kematian'alsi serebral : cerebral ditujukan pada kedua belahan otak atau hemis8er dan palsy mendeskripsikan bermacam penyakit yang mengenai pusat pengendalian pergerakan tubuh.4kin to skin contact : kondisi di mana bayi hanya menggunakan popok ) diaper dan diletakkan di atas dada ibu atau ayah yang telanjang dada. Bila diperlukan selembar selimut tipis dapat digunakan untuk menutupi bagian belakangbayi bila diperlukan supaya ia tidak kedinginan. ã 9enstabilkan detak jantung perna8asan serta kadar gula darah bayi setelah dilahirkan ã 9emberikan kehangatan pada bayi melalui suhu tubuh ibu atau ayah ã Bayi menjadi lebih tenang dan biasanya berhenti menangis ã 9enenangkan ibu dari paska melahirkan ã Skin to skin contact  juga dapat dilakukan ketika menyusui. 'enelitian membuktikan bayi yang melakukan skin to skin contact  ketika disusui lebih cepat belajar menyusu dengan baik dan ibu lebih terhindar dari luka pada payudara ketika menyusui. ,edekatan ibu dan bayi juga menstimulasi lancarnya 4%.95B9 : 9anajemen 5erpadu Bayi 9uda umur kurang dari & bulan baik dalam keadaan sehat maupun sakit.,riteria ,rammer  Dismor8ik : kelainan bentuk tubuhBlue light therapy;<change trans8usionanjuran 5he merican cademy o8 'ediatrics -'0 tahun !==*.> B?% LH%R @+,+' B+LN -2/*& minggu0+sia bayi -jam0'ertimbangkan terapi sinar5erapi sinar5rans8usi tukar bila terapi sinar intensi8 gagal5rans8usi tukar dan terapi sinar intensi8 ,adar bilirubin%ndirek serummg)dl &* &1*/(=(!&( &#(&1*=A&(!&(!1(&1(2#(A&(!1(!A(&1(2#> B?% LH%R ,+RN B+LN ';RL+ C55;R'% E%,:+sia -jam0Berat lahir  !1## g ,adar bilirubinBL !1##&### g,adar bilirubinBL ( &### g,adar bilirubin&*(*(*(1&1*/(1(A(/*=A&(A(/(!#(A&(/(=(!&  !.9engapa Nunik yang berusia / hari dirujuk ke R4 karena kejang dan BBLRF&.Bagaimana hubungan BBLR dengan kejang yang dialami NunikF2.9engapa Nunik berisiko mengalami kemiteric palsi serebral dan kelumpuhanF*.9engapa ibu nunik menganggap kejang yang dialami Nunik tidak sama dengan yang dialami abangnya yang berusia 2 tahunF1.da hubungannya sama abangnyaF3.9engapa Nunik dirawat dengan skin to skin contactFA.9engapa dr menanyakan riwayat kehamilan persalinan ibu nutrisi serta N@F pa hubungannyaF/.Bagaimana interpretasi kondisi nunik saat lahirF=.9engapa dilakukan 95B9F!#.Bagaimana interpretasi pem8is nunikF!!.Bagaimana interpretasi pemlabF!&.9engapa dilakukan blue light therapy dan dipersiapkan untuk e<change trans8usionF!2.Bagaimana prognosis NunikF,uning dalam istilah dunia kedokteran disebut dengan jaundice atau ikterus. %stilah jaundice -berasal dari bahasa'erancis jaune yang berarti kuning0 atau ikterus -berasal dari bahasa ?unani icteros0 menunjukkan pewarnaankuning pada kulit sklera atau membran mukosa sebagai akibat penumpukan bilirubin yang berlebihan padajaringan. ,uning sering ditemukan pada sekitar 3#$ bayi baru lahir yang sehat dengan usia gestasi ( 21 minggu.,adar bilirubin serum total -B450 ( 1 mg)dL -/3 67mol)L0 disebut dengan hiperbilirubinemia. Hiperbilirubinemiaumumnya normal hanya !#$ yang berpotensi menjadi patologis -ense8alopati bilirubin0. Hiperbilirubinemia yangmengarah ke kondisi patologis antara lain : -!0 timbul pada saat lahir atau pada hari pertama kehidupan -&0kenaikan kadar bilirubin berlangsung cepat -( 1 mg)dL per hari0 -20 bayi prematur -*0 kuning menetap pada usia &minggu atau lebih dan -10 peningkatan bilirubin direk ( & mg)d atau ( &# $ dari B45.,etakutan yang berlebihan dalam menghadapi hiperbilirubinemia dapat menimbulkan halhal yang tidakdiharapkan seperti meningkatnya kecemasan ibu menurunnya aktivitas menyusui terapi yang tidak perlu danbiaya yang berlebihan. leh karena itu tata laksana hiperbilirubinemia harus sesuai dan e8ekti8. Metabolisme bilirubin pada neonatus 4el darah merah pada neonatus berumur sekitar A#=# hari lebih pendek dari pada sel darah merah orang dewasa yaitu !&# hari. 4ecara normal pemecahan sel darah merah akan menghasilkan heme dan globin. Heme akandioksidasi oleh enGim heme oksigenase menjadi bentuk biliverdin -pigmen hijau0. Biliverdin bersi8at larut dalam air.Biliverdin akan mengalami proses degradasi menjadi bentuk bilirubin. 4atu gram hemoglobin dapat memproduksi 2*mg bilirubin. 'roduk akhir dari metabolisme ini adalah bilirubin indirek yang tidak larut dalam air dan akan diikatoleh albumin dalam sirkulasi darah yang akan mengangkutnya ke hati . Bilirubin indirek diambil dan dimetabolismedi hati menjadi bilirubin direk. Bilirubin direk akan diekskresikan ke dalam sistem bilier oleh transporter spesi8ik.4etelah diekskresikan oleh hati akan disimpan di kantong empedu berupa empedu. 'roses minum akan merangsangpengeluaran empedu ke dalam duodenum. Bilirubin direk tidak diserap oleh epitel usus tetapi akan dipecahmenjadi sterkobilin dan urobilinogen yang akan dikeluarkan melalui tinja dan urin. 4ebagian kecil bilirubin direkakan didekonjugasi oleh 6glukoronidase yang ada pada epitel usus menjadi bilirubin indirek. Bilirubin indirek akandiabsorpsi kembali oleh darah dan diangkut kembali ke hati terikat oleh albumin ke hati yang dikenal dengansirkulasi enterohepatik.Bayi baru lahir dapat mengalami hiperbilirubinemia pada minggu pertama kehidupannya berkaitan dengan: -!0meningkatnya produksi bilirubin -hemolisis0 -&0 kurangnya albumin sebagai alat pengangkut -20 penurunan uptakeoleh hati -*0 penurunan konjugasi bilirubin oleh hati -10 penurunan ekskresi bilirubin dan -30 peningkatan sirkulasienterohepatik. Hiperbilirubinemia yang berhubungan dengan pemberian ASI ,eberhasilan proses menyusui ditentukan oleh 8aktor ibu dan bayi. Hambatan pada proses menyusui dapat terjadikarena produksi 4% yang tidak cukup atau ibu kurang sering memberikan kesempatan pada bayinya untukmenyusu. 'ada beberapa bayi dapat terjadi gangguan menghisap. Hal ini mengakibatkan proses pengosongan 4%  menjadi tidak e8ekti8. 4% yang tertinggal di dalam payudara ibu akan menimbulkan umpan balik negati8 sehinggaproduksi 4% menurun. angguan menyusui pada ibu dapat terjadi preglandular -de8isiensi serum prolaktin retensiplasenta0 glandular -jaringan kelenjar mammae yang kurang baik riwayat keluarga post mamoplasti reduksi0 danyang paling sering gangguan postglandular -pengosongan 4% yang tidak e8ekti80.Hiperbilirubinemia yang berhubungan dengan pemberian 4% dapat berupa breast8eeding jaundice -BCE0dan breastmilk jaundice -B9E0. 'erbedaannya dapat dilihat pada 5abel !. Bayi yang mendapat 4% eksklusi8 dapatmengalami hiperbilirubinemia yang dikenal dengan BCE. 'enyebab BCE adalah kekurangan asupan 4%. Biasanyatimbul pada hari ke& atau ke2 pada waktu 4% belum banyak. Breastfeeding jaundice  tidak memerlukanpengobatan dan tidak perlu diberikan air putih atau air gula. Bayi sehat cukup bulan mempunyai cadangan cairandan energi yang dapat mempertahankan metabolismenya selama A& jam. 'emberian 4% yang cukup dapatmengatasi BCE. %bu harus memberikan kesempatan lebih pada bayinya untuk menyusu. ,olostrum akan cepat keluardengan hisapan bayi yang terus menerus. 4% akan lebih cepat keluar dengan inisiasi menyusu dini dan rawatgabung. Breastmilk jaundice  mempunyai karakteristik kadar bilirubin indirek yang masih meningkat setelah *A haripertama. ,ondisi ini berlangsung lebih lama daripada hiperbilirubinemia 8isiologis dan dapat berlangsung 2!&minggu tanpa ditemukan penyebab hiperbilirubinemia lainnya. 'enyebab B9E berhubungan dengan pemberian 4%dari seorang ibu tertentu dan biasanya akan timbul pada setiap bayi yang disusukannya. 4emua bergantung padakemampuan bayi tersebut dalam mengkonjugasi bilirubin indirek -bayi prematur akan lebih berat ikterusnya0.'enyebab B9E belum jelas beberapa 8aktor diduga telah berperan sebagai penyebab terjadinya B9E. Breastmilkjaundise diperkirakan timbul akibat terhambatnya uridine diphosphoglucoronic acid glucoronyl trans8erase -+D'0oleh hasil metabolisme progesteron yaitu pregnane2alpha &# betadiol yang ada dalam 4% ibuibu tertentu.'endapat lain menyatakan hambatan terhadap 8ungsi glukoronid trans8erase di hati oleh peningkatan konsentrasiasam lemak bebas yang tidak di esteri8ikasi dapat juga menimbulkan B9E. Caktor terakhir yang diduga sebagaipenyebab B9E adalah peningkatan sirkulasi enterohepatik. ,ondisi ini terjadi akibat -!0 peningkatan akti8itas betaglukoronidase dalam 4% dan juga pada usus bayi yang mendapat 4% -&0 terlambatnya pembentukan 8lora usus padabayi yang mendapat 4% serta -20 de8ek aktivitas uridine diphosphateglucoronyl trans8erase -+5!!0 pada bayiyang homoGigot atau heteroGigot untuk varian sindrom ilbert. Pedoman terapi sinar pada breastfeeding jaundice dan breastmilk jaundice The American Academy of Pediatrics  -'0 telah membuat parameter praktis untuk tata laksana hiperbilirubinemiapada bayi cukup bulan yang sehat dan pedoman terapi sinar pada bayi usia gestasi IJ 21 minggu. 'edomantersebut juga berlaku pada bayi cukup bulan yang sehat dengan BCE dan B9E. ' tidak menganjurkan penghentian4% dan telah merekomendasikan pemberian 4% terus menerus -minimal /!# kali dalam &* jam0. 'enggantian 4%dengan pemberian air putih air gula atau susu 8ormula tidak akan menurunkan kadar bilirubin pada BCE maupunB9E yang terjadi pada bayi cukup bulan sehat.artner dan uerbach mempunyai pendapat lain mengenai pemberian 4% pada bayi dengan B9E. 'ada sebagiankasus B9E dilakukan penghentian 4% sementara. 'enghentian 4% akan memberi kesempatan hati mengkonjungasibilirubin indirek yang berlebihan. pabila kadar bilirubin tidak turun maka penghentian 4% dilanjutkan sampai !/&* jam dan dilakukan pengukuran kadar bilirubin setiap 3 jam. pabila kadar bilirubin tetap meningkat setelahpenghentian 4% selama &* jam maka jelas penyebabnya bukan karena 4% 4% boleh diberikan kembali sambilmencari penyebab hiperbilirubinemia yang lain. Eadi penghentian 4% untuk sementara adalah untuk menegakkandiagnosis.'ersamaannya dengan ' yaitu bayi dengan BCE tetap mendapatkan 4% selama dalam proses terapi. 5ata laksanayang dilakukan pada BCE meliputi -!0 pemantauan jumlah 4% yang diberikan apakah sudah mencukupi atau belum -&0 pemberian 4% sejak lahir dan secara teratur minimal / kali sehari -20 pemberian air putih air gula dan 8ormulapengganti tidak diperlukan -*0 pemantauan kenaikan berat badan serta 8rekuensi BB dan B, -10 jika kadarbilirubin mencapai !1 mg)dL perlu melakukan penambahan volume cairan dan stimulasi produksi 4% denganmelakukan pemerasan payudara -30 jika kadar bilirubin mencapai kadar &# mg)dL perlu melakukan terapi sinarjika terapi lain tidak berhasil dan -A0 pemeriksaan komponen 4% dilakukan jika hiperbilirubinemia menetap lebihdari 3 hari kadar bilirubin meningkat melebihi &# mg)dL atau riwayat terjadi BCE pada anak sebelumnya.?ang dimaksud dengan 8ototerapi intensi8 adalah radiasi dalam spektrum biruhijau -panjang gelombang antara *2#
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks