BIOKOMPATIBILITAS BAHAN BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK. Elly Munadziroh, Muslita Indr.sari Material Fakultas Kedokteran Gigi Universitds Airlangga

Please download to get full document.

View again

of 5
15 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
JKGTJI (laltt Khustt 116'120 Di t. rb itkan.l i Ja korta JorMl K.dokt.rt! Gigi Uliv.nit.s ldon..i. tssn 0E54-364X BIOKOMPATIBILITAS BAHAN BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK llagian Denral Elly Munadziroh,
Document Share
Document Transcript
JKGTJI (laltt Khustt 116'120 Di t. rb itkan.l i Ja korta JorMl K.dokt.rt! Gigi Uliv.nit.s ldon..i. tssn 0E54-364X BIOKOMPATIBILITAS BAHAN BASIS GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK llagian Denral Elly Munadziroh, Muslita Indr.sari Material Fakultas Kedokteran Gigi Universitds Airlangga Elh Munadziroh, Muslita lndrassri: Biokompatibiliias Bahan Basis Gigi Tiruan Resin Akilik Jumal rli.r,tera cici r nr! rcrra' Indoneria 2n0u:? I Fdi'i Khucusr I I o- 20 Abstract The lissu compatibitity of the oral rissue to the pro essedenture base 'iy*f hi-ba-i *t:*, r:' *il* d. conteniion cornptetetv - pollmenzed Purvmethy'-T- ::::f il' : ^ :* .*j :: monomer or other trace componeng in the monomer may roxicity reactions, but that methyl methacrylate -^^^-a -, r- r an.r ;li,i.'; ih;;#';; ;;;;;;f;il- rhe wrderv used -o minated;r reduced by processing for longer times In pre(linical usage resl To\icir) effecr can be el'r i::;il;:# ;;;;il;e i'y.r.' *' ..*lng * hod, soaking the denture berore insenion' usins 'he Iighi activatcd denture base mat rials. nethods::'3i'ifl:::- - :',111,,:. Abstrak Kompatibilitas jaringan dari jaringan hmak rongga/mulul terhadap bahan basis gigi tiruan tiruan resin akilik t;tah meni;di s;bvek p rdebatan vang peitu oipenimbanglan Makalah.ini akan membahas biokompatib;tilas resin atntl terutama rentani mino,... tlsu yung 'neng*angi. biot'ompatibilitas resin.i'iilt l^ ...ur' r;ndakan vang dilakuka; untur mengurangi monomer sisa Proses polimerisasi ln r p lan *^a proses yang pada kenyalaannya lidak dapat berlangsung secara sempurna' akibahya. ili,.ra p r. .- iisiyang dapat mengiritasi atau nenvebabkan hip rsensitifitas jaringan rongga ntltlnn,n'l.lisimdulkanbahv, monomerslsadariresinakrilikdapatm ngwangibiokompatibilitas, lin d i;..ii !e Jip-r I* tindakd untuk mensuransi monomer sisa antara lain densan ;;il;;;;*;dfi; ili' kurins' meiakukan porimerisasi dibawah tekanan dan per ndaman sigi tiruan dalanr air sebelum diinsersi Pendahuluan Resin alrilik arau polimelil melalrilat mulai diperkenatkan sebagai bahan basis gigi tiruan sejak 193? tlaru pada tahun 1946 bahan tersebut diterima kegunaarmya dalan bidang kedokteran gigi Sejak saat iru q5-989o basis gigi liruan dibual dan resin akilik metil metakrilat Te'nu lldiah KPPIKG xll Bntkonpdtihilitas lldhun Bu!t\ Gtgi Tnu, R^in,lktilik c ,rn dkrilik jenis pnli meril meralrilar t-rpun)ai kelebihan antara lain tidak k-.ir:r loksik. lidak mengiritasi jaringan. r!e.renuhi slaral estetika. stabilitas wama Lr. harga rehlif murah. mudah cara -.iul r\r darr fernhtrdldnnla. serla -r'rp.ig rc'ii alnlrk d.rlam pemalai 3-1.i,\.Ir berad,r drlam rongga nrulut &:- \\aktu cukup lama. mate- kemung r-.r: l,,.ntak dengan mukosa mulut sangat ifr rehingga persyaratan biokompa -r:i3i sangat lllullak diperlukan. Bahan Li \leran gigi harus r emenuhi syarat L'ir.nparibilitas 1an'g dapat dit rima oleh i:\-a- alau dengan kata lain tidak mem Ert3 rn pcnderita. Jadi idcalnya bahan!c-: Jrl,rJkhdn.lalam mulul diperslaral E.:r.rra l,rn lid rk krlsinogenik.lan lidak E:rullirn illcrpl -...t l,rrrcrira.r -ernu.r jcnis polimer -La 3apat berlangsung sempuma' Salah --,l \,trnrd p,da al'lrir pulinreri.asi ---_r- rn,r 'rh r(rjdpjl In,,rrumcr si.a -- T. n,rr r 'rng rrdak hereaksi mcnjadi,f-.. Selain dapal mempcngaruhi sifal tt :.-'in akrilik, monomer sisa dapat ir3si alau nrenlebabkar hipersensi I raringan mukosa rodgga mulul.s.l B:.*ompalibilitas didefinisikan sebagai sir.rn hrhdn atru alat terhadap jaring ec rairan tubuh. Pengenbangan bahan lal. rermasuk bahan basis gigi tiruan \.leh han) a nremperhatikan aspek :..nrl. eslelis dan fisis bahan saja r'.:gaspek biokompatibilitasnya.6r trtu\ rnengetahui biokompatibilitas hhan uii toksisilas dalam 2 tahap ::hap preklinik dan labap klinik. -: pemeriksaan dengan rnenggunakan a.. t)t t'1t1tk! Liquid ChrondtogtaPh! :. m.nuniukkan babwa melil neta.etaeai nonomer sisa dapat terlepas :rii Jalam ludah.o Pcmeriksaan selan r ncnunlulkan bahsa metil meta -rns terlarut dalam ludah bersifat i ::.hadap biakan kultur sel. l)i dalan ind,:\ ( 1989). disebulkan bahwa :.rrji nl.rt di,f.rl bcrsrfat ifitatii di bidang kedokteran gigi suatu bahan dianggap ideal.ebagai bahan ba.i* gigi liruan apabila memenuhi s)aral dnlara lain sebagai b rikut: mempunyai biokompatibi litas yang baik, tidak mengandung senyana ioksik. tidak menimbulkan bau, resisten terhadap pertumbuhan mikroorganisme.,rempunyai sifat fisis dan mekaois )ang baik, inert atau tidak dapat beruhah baik bcntuk maupun slruktum)a, mudah untuk dikerjakan dan direparasi. serta murah harganya-' t r ' Makalah ini akan membahas biokompa tibilitas resin akrilik. terutama tentang sisa mon,'mef \ang mengurangi hi,'kompali bilitas resid akrilik dan l11elnbahas tindakan yang dilakltkan untuk mengurangi mono mer sisa- Tinjauan Pustaka Resin Akrilik Resin akrilik salnpai saat ini nasih diper gunakan sebagai basis gigi tiruan karena bahan tersebut mempunyai Lekuatan, sital fisik dan estetik baik. daya serap air rendah, perubahan dimensi kecil dan mudah direparasi.) I selain sifat yang menguntung kan, resin akilik juga mempunyai keku rangan, yaitu adanya monomer sisa, porus, menyerap air dan kurang tahan terhadap abrasil Menurut American Dental Association (ADA) (1974),' terdapat dua.ienis resrn akilik. yaitu heat-cured polymer dan re1y' cured polymer. yang masing-masing terdtrt dan bubuk yang disebut polimer dan cajran lang discbut monomer. Dalanr pcrkembangannla tcrdapat bebe rapa macam resin akrilik yang berbeda cara polirnerisasinya )ailu padd Iahrf altivasi nya. sehingga resin akrilik dibedakan menjadi resin al'rilik /l,:l/ cr,pd resin aktlllk sea-cured. resin akrilik kuring gelombang mikro dan resin akrilik kuring sinar tampak. I nl,rl pemhualan suall hnsi. gill tiruan. resin akrilik harus nlclalui tahap 117 I 1.tl t uln&l.n oh l'htt l tt r l'xlt trsurt yang disebut polimerisasi. yang metupakan proses terbentuknya potimer. yaitu, suatu reaksi kimiawi r-ang menlusun banytk monomer menjadi suatu rantai yang mempun)ai beral molelul besar Melanis me polimerisasi resin akrilik adalah dengan rralsi ad'si radikrl bebas Reak'i ad;'i adalah reaksi pemecahan ikatan mngkap lahapan )ang tcriadi pada Polimeritasi terdiri dari lahap aktivasi' tahap inisiasr. lihap propagasi dan tahap terminasi. Polimerisasi mempakan sualu proses yang pada kenyataannya lidak pemah dapat berlangsrrng secara sempuma. senmgga pada akhir polimerisasi terdapal monomer yang tidak bereaksi dengan pollmer' Pada proses polimerisasi yang sudah ter kendali sekalipun, akan tetap didapatkan rnonorner sisa pada akhir polimerisasin)a. denqan konsentrasi antara 0'2 ' 0.5 % ' Menurut CraigT pada resin akrilik heat curcd )ang hams diperhatikan pada saat memproses menjadi basis gigi tinlan adalah perhandingan dan pencampuran bubuk polimer dan cairan monomer' Perbandingan blrbuk dan cairan adalah 3 : I atau 2.5 : 1. Monom r Sisa Selama proses polimerisasi jumlah monomer sisa pada awalnya berkurang secara cepat. kemudian befkurang secara periahan. Pada saat awal kandungan tnonomer 26.2 o%. setelah I iam pada 70 C berkurang menjadi 6,6 % dan pada 100'C berlurang metliadi 0Iloo Setelah 4 jam monom r sisa tersebut maslng-maslng berkurang meniadi 1.0o/. dan 0.29'/' 1 Sadamoril r rrengatakan bahwa monomer.isa dapar lrrur r/.o, rt,pl dari basis Ergl tiruan scbanyak 0.3 7o secara perlahanlahan. rerata kadar monomer sisa yang larut anla.a O,l2yo- 4,220ln Pelepasan monomer menurun perlahanlahan meskipun setelah pemakaian gigi tiruan Pada tahun i eempat dan kelina rnasih nenunjulkan adanva monomer sisa Yang keluar' Monomer sisa resin akrilik tahan terhadap sali\'a. pcllicle sali\a dapat benindak seba gai barrier monomer sisa untuk berdifus dari ba(is Cigi liruan. Monomer yang d lepas mula-mula dari lapisan paling luar relatif lebih cepal tetapi monomer baglan sebelah dalam relatif lebih lambat karena tertutup oleh rantai polimer yang lebih panjang. Monomer sisa adalah monomer Yang ridak bcrealsi yang akhimya berpolensi mengiritasi jaingan mukosa rongga mulut.5: Biokornpatibilitss Resin Akrilik Biokompatibilitas dideiinisikan sebagar suatu keadaan yang mempunyai keharmo nisan dengan lehidupan. tidak menilili efek toksis dan perusakan pada fungsr biologis.r Secara umum biokompatibill tas diukur menurut dasar sitotoksisitas lokal, respon sistemik. sifat alelgen dan sifat karsinogen. Bahan basis gigi tiruan yang digunakan di bidang kedokteran gigi djanggap ideal apahila memenuhi sjarat slaral dnlara lain laitu mempunyai biok.rmpatibilita' yang baik, tidak mengandung sen)avr'a yang toksik, tidak menjmbulkan rasa dan bau' tahan tcrhadap pertumbuhan mikroorgarus me. mempunyai sital fi.i',lan mekanis vanq baik, tidak dapat berubah benn* ma;dun struktumva, mudah dikerjakan dan direparasi. sefla ekonomls Syarat ideal bahan basis gigi tiruar temyata tidak dapat dip nuhi sepenuhnya' Resin akrilik iuga mcmpunyal beberapa sifat yang merugikan yaitu terdapatnve monomer sisa metil metakrilat yang pa& beberapa pemakai dapat.,menyebabkan iritasi pada mukosa mulul- Mc Cabe dan Basket ' mendapatkan real\; dlergr lerha,tat gigi tiruan resin akrilik heat-cured Austin dan Basket melaporkan teriadinya rcaksi alergi padt mukosa mulut karena pengaruh kadar monnmcr \isa dalam basi\ gigi tiruan resin akilik. Didapatkan pula kasus mukosa rongga mulut lang ru'al atau leririlasi akibal kadar lrlonomer slsa sedesar I l8 lrokortpotihililds Bdhan Botts (itqi Tinan Resjn Abilik _....\.0 dan 1.20 \ang lerkandunc &rrm basis gigi tiruan.?cmbahasan crr,?d dengan wat rbath selama I jam pada 70 'C kemudian I jam lagi pada 100'C. Pada kuring akriiik dengan pemanasan, moiekul monomer digerakkan oleh energi panas )ang diterima dari molelut lain. kemudian moiekul akan betgerak secara pasil Inisiator akan aktif setelah suhu lebih besar dari 60'C. Monomer sisa akan mendidih pada suhu 100,3 'C' Penelitian yang dilakukan oleh Yatabe dkk6 pada iard autopolymenzing reli're resin yang dipo me risasi pada suhu 24'C dan 37'C didapatkan bahwa lapisan Sang trdal terpolimerisasi berkumng secara bermakna pada suhu yang lebih tinggi. Pada penelitian Vallitu dklr menyatakan bahwa resin aljjitk self-cured yang diproses bahwa pada suhtl polimerisasi 30'C menjadi 60'C dapat mengurangi monomer sisa dai 4,6Yo menjadi 3.3%. Sedangkan pada resin akri llk heat cured siklus kuring pada suhu polimerisasi 70 C kemudian 100'C dapat mengurangi monomer sisa secara bemakna dibanding resin akjiiik yang dikuring pada 70'C saja. Monomer sisa yang terendah (0,07%) diperoleh dari resin akriiik heatcured yang dikuring pada 100'C selama 12.jam. Sehingga dapat dikatakan bahwa suhu dan waktu polimerisasi mempengaruhi.jumlah monomer sisa polimer basis gigi tiruan, Perendaman sebagai salah satu cara lain unluk mengurangi jumlah monomer sisa yang mudah dilakukan, s belum gigi tiruan diinsersi pada pendefita. Pada proses ini monomer sisa akan terus menerus larut (leaching). Massa monorner sisa dalam resin akrilik lebih kecil dari pada massa disekitamya. massa monomer sisa tersebut berusaha keluar dari resin akilik yang kemudian akan digantikan dengan molekul air. Monomer sisa tertinggi ketuar setelah polimerisasi selesai dan akan terus menurun, Sadamorilr mengatakan monomer sisa akan terus keluar sampai tahlm keempat dan tahun kelima. Monomer sisa dapal dikurangi dengan memberikan tekanan selama proses polimerisasi, adanya tekanan diharapkan hasil polimerisasi lebih padat (conpact\ sehingga monomer sisa akan terdesak R .rn akrilik antara larn dipalai.ebagai :ar:! gigi tiruan- relining dan rebasing *-:r9pa h.rhan terqcbul alan l,,rrlal &r-!rn raringan mulosa rongga mrrlut Ja'3rn jangka waktu lama. Diharapkan kjn Iersebul bersifat hiokompatibel EtrJ-af rubuh manusia. tetapi kenyatannla rs:: aknlil dapct mcnimhull'an rea(si Jcrgr pada jaringan mukosa meskipun -[n lrelsensi ren.lah Penlebab realsi &!i lersebut adalah monomer sisa yang E rh rerdapar pada bahan ter\ehul djpun telah mengalami polimeri\asi h\1 dll'mengatakan bahua resin akrilil bqtar biokomnarihel anabila lidak lan harnbatan pcmlrnbuhan sel.1i lultur sel. karena adanya hambatan buhan tersebut berarti terdapat dari sintesa protein. Gangguan protein yang dapat diamati yaitu nukieotida pada sintesa DNA dan i{ s hingg apabila monomer sisa dari atrilik tersebut memberikan pengaruh akan terlihat lebih nyata. 8 teraoa oenelitian telah dilakukan metihat toksisilas resin akrilik kultur scl yang menunjukkan a reaksi toksisitas, oleh karena itu menda patkan resin akrilik yang lebih ibel diperlukan tindakan untuk gi monomer sisa yang ada. Salah drdakan untuk mengurangi monomer \aitu menambah waktu dan suhu D Secara linetik hila suhu dinaiklan i.cepatan reaksi polimerisasi akan Fi lehih cepal. sehingga monomer r,l-: akan lebih cepat tcrserap dan suhu tersebut diharapkan dapat monomer sisa yang tertinggal men-euafi. Penambahan naktu i diharapkan akan menyempumakan i trtimerisasi. karena reaksi rantai bcnangsung selama ada energi. Craig finlan memproses PMMA iealtl9 lllr Mmud.ruh Mrslta lnttrusdrt Kesimpulan Dari hasil bahasan makatah ini dapat disimpulkan bahwa monomer sisa res:n akrilik dapat mengurangi sifat biokompati bilitas resin akrilik sehingga diperlukan tjndakan unfuk mengurangr mo nomer srsa antara lain dengan penambahan waktu dan suhu kuring. melakukan polimerisasi dl bawah tekanan dan pe! ndaman gigi tiruan dalam air sebelum diinsersi. Daftar Pustaka / Combe EC Noteso Dent4l M4r?tatu. 6 r'ed. EdnrburS. Churchill Livingslone. I992:157_163i Anustvice KJ. Philips S.ien.e ol Dental Mrr?/86. l0'r ed. Philad lphia: lirb SaundersCo 1996:217_272 J Phillips RW. Skintels.t re,.e Ol Itehlal Materials 9 ed. Philadelphia wb Saundes co. l99l I BillDeyd. f.w. Ter,book OJ Poltnu.!.kr.?. 3 d ed.singapore: John Willev add Soos. 1984: keluar, tetapi bila diberikan tekanan yang berlebihan maka dapat merusak Proses polimerisasi,sehingga sifat fisik resin uk ilik nkun terpe.tgo.,rh pula. Wardhanils melaporkan bahwa plat resin akrilik sefcuretl yang selama polimerisasinya diberl tekanan sebesar 2 atm pada suhu 55'C dapat mengurangi sisa monomer. Hal tersebut dapat pula dilaksanakan pada proses rebasing ataupun r lining yang menggunakan bahan resin akilik selfcured. Pengurangan monomer sisa ini juga dapat dilakukan dengan metode kuring nrenggunakan aktivasi sinar karena dalam komposisinya tidak terdapat monomer metil me;krilal' Tetapi pen;ltian carol dkl'o dan Carol romenlmjukkan hasil adanya toksisitas dari bahan tersebut walaupun pada tingkat ringan. l oksisitas yang terjadi bulan diakibalhan dari m,,nomer risa letapi dari bahan Bis-(;N4r{ yang terkandung didalam kompostsrnya. 5 ZoSrafakh MA.HaEisn A. Huggcd R Measuremqt Of R6idu.l Monomq In Ddrure B.se Maldiats : Studies On vri.tion Itr Methodology Usins Ga_Liquid Chrcmatoga pnt J Pr^tho.1ont R?!d lte tqa4: 2(J\: l0l-? 6. H.mesfahr PD.Biocomp.lible Resins In D.JttisrtyJ RiMatet Apd r9a7 tl(3r:313-al. 7. Craig RG. Restoratite Dental Malerials' 6'r'ed. st Louis: cv Mosby Co 1997r I 37, oan S.Seliabudi R.Syamsudin U Buldi Z. I-arnakoloei DMTerapi.Fdhi ke 3 Jakana: Gtya Bdu 1987: Tsochiya H. Iloshino Y. Tajim. K. Tataei N Leaching And C)roloxicity of Fomaldehvde dd Methyl Meth.crylate FromAcrylic ResinDcnlut Base Matdials. r P/orr, De't :618'24 ro Van \mn R, /d//fr1l.rrc ro kntal Mateaol London:.Mosby. 1994: _ E1-184 Il Amdicd Dent.l Asociation (ADA) G!,ze ro Dentdl Matetials and Deric r'7'r ed chic.so ],' Sadamori S, et al. Tle Usage Period ofdentur Dd There Residuat Mononer Contens.J Prcsthet DehI t992a6a(2 ): rl. Mc.Cabe JF.Ande$on's ApPlied DenlalMate rtdl 6'i ed.blaclwell Scientitic Publication. 19a11G Austin AT & Basker RM.Residuial Monotncr Levek In Ddture Bases. At D?,/ / 1982, 153(12): Baron DJ et.l. Biocompatibility ofvisibl.litht Potyndired D nture Base Resins. t t J Prdtho ddl 1993: 6(5): Yatabe M. Yasuda N. Ai M. Okabe Y Unpolymerized Layer On Auto polfenzins. Hrrd Reline Matenah l,r J P'o ha1.d lqao I t2(2) I?. Valiitlu PK. Ruyitr IE, Buyt(uilmaz S Etr.iof Pobareriation TeeperaNre od Tnne On Th Residual Monom.r Contflt Of Dentue Bae Pollnss.Bw I of,/ Sci 1998.l05(l ): Wardhdi lca.atoldp, tibilitd AITilik JenB Col.!-(\tins 7 onpa Dan Denga Polilddl Dentaurtd Pod.Ie*a an ) At 'osJir' LaPotrd poelilian DPllVl (LitmudSKW) 1998' Lefebvre CA. Schu$er GS. Caughm.n Wr Effecls Of Ddtwe Base Resins On Od EpnhelalCells. Irl l99lt Lef bqe CA, Knomschild KL. Schusrd GS.C}lotoxicity OfEluates From Lignt-Polymedz d Ddrute Bse R sin., fra\thet Dent 1994\ 72:644'50 r20
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks