BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS

Please download to get full document.

View again

of 22
140 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS 2.1 Kajian Pustaka Suasana Toko ( Store Atmosphere) Suasana toko memiliki peran penting dalam kegiatan pemasaran. Oleh karena itu store atmosphere
Document Share
Document Transcript
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS 2.1 Kajian Pustaka Suasana Toko ( Store Atmosphere) Suasana toko memiliki peran penting dalam kegiatan pemasaran. Oleh karena itu store atmosphere harus di rencana sedemikian rupa sesuai dengan pasar sasarannya sehingga dapat menarik perhatian konsumen untuk masuk, merasakan kenyamanan dan ingin berlama-lama di dalamnya. Atmosphere juga bagaimana interaksi antar konsumen dan kepuasan konsumen dipengaruhi oleh suasana tempat dalam sebuah lembaga atau perusahaan.interaksi sesama konsumen memiliki pengaruh pada kepuasan dan loyalitas terhadap perusahaan.menurut Muruganantham & Ravi (2013) suasana nyaman merupakan alasan yang mampu meningkatkan pembelian impulsif di gerai ritel. Menurut Kotler Keller (2016) Store athmosphere yaitu upaya untuk merancang lingkungan belanja yang menghasilkan efek emosional pada individu untuk meningkatkan kemungkinan pembelian. Sedangkan menurut Berman dan Evans (2013) Store athmosphere adalah lingkungan melalui komunikasi visual, pencahayaan, warna, music dan aroma untuk merancang respon emosional dan persepsi pelanggan untuk mempengaruhi pelanggan untuk membeli barang. Dapat disimpulkan bahwa store atmosphere merupakan karakteristik fisik sebuah toko atau perusahaan yang di rancang sedemikian rupa sehingga mampu menarik konsumen mengunjungi toko tersebut, mempengaruhi suasana hati konsumen, membuat konsumen ingin berlama-lama dalam toko, menimbulkan kesan yang menarik dan menyenangkan bagi konsumen dan akhirnya dapat membuat konsumen merasa puas, Atmosphere juga bagaimana interaksi antar konsumen dan kepuasan konsumen dipengaruhi oleh suasana tempat dalam sebuah lembaga atau perusahaan.interaksi sesama konsumen memiliki pengaruh pada kepuasan dan loyalitas terhadap perusahaan.jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa atmosfer merupakan suasana yang tercipta dalam sebuah lingkungan yang di stimulisasikan melalui komunikasi visual, pencahayaan, Warna, music, aroma 12 13 dan interior yang bias mempengaruhi persepsi dan emosi pengunjung atau konsumen. Berikut ini adalah perbandingan definisi dari Store Athmospher menurut para ahli dan menurut peneliti : Tabel 2.1 Definisi Store Athmosphere Sumber Dimensi Menurut suasana nyaman merupakan alasan yang mampu Muruganantham & meningkatkan pembelian impulsif di gerai ritel. Ravi (2013) Kotler dalam Faris, Store athmosphere yaitu upaya untuk merancang et al (2014) lingkungan belanja yang menghasilkan efek emosional pada individu untuk meningkatkan kemungkinan pembelian Berman dan Evans (2013) Store athmosphere adalah lingkungan melalui komunikasi visual, pencahayaan, warna, music dan aroma untuk merancang respon emosional dan persepsi pelanggan untuk mempengaruhi pelanggan untuk membeli barang. Peneliti Store athmosphere merupakan karakteristik fisik sebuah toko atau perusahaan yang dirancang sedemikian rupa sehingga mampu menarik konsumen mengunjungi toko tersebut, mempengaruhi suasana konsumen, membuat konsumen ingin berlama-lama dalam toko. Berdasarkan table diatas definisi nilai pelanggan menurut penelitian adalah perbandingan antara manfaat yang diterima meliputi manfaat dari store athmosphere merupakan karakteristik fisik sebuah toko atau perusahaan yang dirancang sedemikian rupa sehingga mampu menarik konsumen mengunjungi toko tersebut, mempengaruhi suasana konsumen, membuat konsumen ingin berlama-lama dalam toko, menimbulkan kesan yang menarik dan menyenangkan bagi konsumen dan akhirnya dapat membuat konsumen merasa puas. Store atmosphere juga merupakan interaksi antar konsumen dan kepuasan konsumen dipengaruhi oleh suasana tempat dalam sebuah lembaga atau 14 perusahaan. Jadi, bias ditarik kesimpulan bahwa atmosphere merupakan suasana yang tercipta dari sebuah lingkungan yang distimulasikan melalui komunikasi visual, pencahayaan, warna, music, aroma dan interior yang dias mempengaruhi persepsi dan emosi pengunjung atau konsumen. Elemen-Elemen Store Atmosphere Dalam merancang store atmosphere yang baik, unik dan dapat menarik konsumen, pihak toko harus merencanakan, memilih dan memperhatikan setiap elemen yang ada dalam atmosphere sebaik mungkin.store atmosphere memiliki elemen-elemen yang semuanya berpengaruh terhadap suasana toko yang ingin diciptakan. Menurut Berman dan Evan (2013:509) elemen-elemen Store atmosphere terdiri dari exterior, general exterior, store layout, dan interior display Elemen-elemen tersebut dapat saling mempengaruhi dan menunjang satu sama lain seperti gambar di bawah ini: Sumber : Berman dan Evan (2013) Gambar 2.1 Elemen Store atmosphere a. Exterior Exterior sebuah toko mempunyai pengaruh yang kuat terhadap image toko dan harus direncanakansecara matang. Konsumen terkadang menilai sebuah toko dari tampilan depannya saja. Bagiandepan sebuah toko merupakan keseluruhan phsycal exterior sebuah toko, dan konstruksi material lainnya. Yang termasuk 15 exterior toko ialah pintu masuk toko, pintu masuk toko harus memperlihatkan tiga hal utama yaitu: 1. Jumlah pintu masuk yang dibutuhkan, sebuah toko diharapkan harus bisa mengatur antara pintu keluar dan pintu masuk toko, pintu masuk toko juga harus dapat menghalangi terjadinya potensipencurian. 2. Tipe dari pintu masuk yang dipilih, apakah dapat secara otomatis membuka sendiri atau yang bersifat manual. Lantai jalan masuk dapat menggunakan keramik, semenatau karpet. 3. Jalan masuk, jalan yang lebar dan lapang dapat menciptakan atmosphere yang baik dibanding dengan jalan yang kecil dan sempit. Etalase toko memilik arti yang sangat penting bagi exterior toko. Etalase toko mempunyai dua tujuan utama yaitu: 4. Sebagai identifikasi dari sebuah toko Sebagai alat untuk menarik orang agar masuk kedalam toko. Dibutuhkan perencanaan yang lebih matang dalam membuat etalase toko. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat etalase toko adalah mengenai jumlah, ukuran, warna dan tema yang digunakan serta frekuensi pergantiannya pertahun. Dalam beberapa kasus, tercapainya tujuan store atmosphere adalah melalui penataan yang unik dan menarik perhatian. Bagian depan toko yang berbeda, papan nama toko yang menarik, sirkulasi udara yang menarik, dekorasi etalase yang baik dan bangunan toko yang tidak biasa adalah merupakan kelengkapankelengkapan yang dapat menarik perhatian karena keunikannya. Lingkungan disekitar toko perlu diperhatikan. Lingkungan luar toko dapat berpengaruh terhadap citra mengenai harga produk, level, serta pelayanan toko menunjukan menunjukan keadan demografi dan gaya hidup serta orang-orang yang tinggal disekitar toko. Fasilitas parkir berpengaruh terhadap atmosphere. Tempat parkir yang dekat dengan toko serta gratis mencitrakan kesan yang lebih positif dari pada tempat parkir yang memungut biaya pembeli potensial tidak mau memasuki toko apabila harus bersusah payah memarkir kendaraannya. Atmosphere toko dapat berkurang kenyamannya apabila tempat parkir sempit dan padat. 16 b. General Exterior Saat konsumen berada dalam sebuah toko, maka banyak elemen-elemen yang mempengaruhi persepsi mereka. Lampu yang terang dengan vibrant colors dapat memberikan dapat memberikan kontribusi terhadap atmosphere yang berbeda dari pada penerangan dengan lampu yang remang. Suara dan aroma dapat mempengaruhi perasaan konsumen. Sebuah restoran dapat merangsang konsumen dengan aroma makanan, toko kosmetik dapat menggunakan aroma parfum untuk menarik konsumen, salon kecantikan dapat memainkan musik sesuai dengan permintaan pelangganya. Musik dengan tempo yang lambat dapat membuat orang berbeda dalam supermarket yang bergerak lebih lambat. Perlengkapan toko dapat direncanakan berdasarkan kegunaan dan estetikanya. Meja, rak barang, merupakan bagian dari dekorasi interior. Toko untuk kalangan atas akan benarbenar mendandani perlengkapannya dengan berkelas. Dinding toko juga dapat mempengaruhi atmosphere. Pemilihan wallpaper pada setiap toko harus berbeda sesuai dengan keadaan toko. Konsumen juga dapat dipengaruhi dengan temperatur udara yang ada didalam toko, kurang sejuknya udara dapat mempercepat keberadaan konsumen didalam toko. Ruangan yang luas dan tidak padat dapat menciptakan suasana yang berbeda dengan ruangan yang sempit dan padat, konsumen dapat berlama-lama apabila mereka tidak terganggu oleh orang lain ketika mereka sedang membeli dan melihat-lihat produk yang dijual. Toko dengan bentuk bangunan yang modern serta perlengkapan yang baru akan mendukung atmosphere. Remodelling bangunan serta penggantian perlengkapan lama dengan perlengkapan yang baru dapat meningkatkan citra toko serta meningkatkan penjualan dan keuntungan. Yang perlu diperhatikan dari semua hal diatas adalah bagaimana perawatannya agar dapat selalu terlihat bersih. Tidak peduli bagaimana mahalnya interior sebuah toko tetapi apabila terlihat kotor akan menimbulkan kesan yang jelek. c. Store layout Perencanaan store layout meliputi penataan penempatan ruang untuk mengisi luas lantai yang tersedia, mengklasifikasikan produk yang akan 17 ditawarkan, pengaturan lalulintas didalam toko, pengaturan lebar ruang yang dibutuhkan, pemetaan ruang toko dan menyusun produk yang ditawarkan secara individu. Pembagian ruang toko meliputi ruangan-ruangan sebagai berikut: 1. Ruang penjualan yang merupakan tempat produk-produk dipajang serta merupakan interaksi antara penjual dan pembeli. 2. Ruang merchandise ysng merupakan ruang untuk produk-produk dengan kategori nondisplay items. 3. Ruang karyawan merupakan ruang khusus unutk karyawan. 4. Ruang untuk konsumen yang meliputi kursi, restroom, restoran dan lainnya. Mengklasifikasi produk yang ditawarkan untuk menentukan penempatan produk, dilakukan berdasarkan karakteristik dari masing-masing produk. Klasifikasi produk dilakukan berdasarkan pada pembagian sebagai berikut: a) Produk yang menjadi kebutuhan. b) Produk yang dapat memotivasi konsumen untuk melakukan pembelian. c) Produk untuk target pasar tertentu. d) Produk yang membutuhkan penanganan khusus. Mengatur lalu lintas didalam toko dilakukan dengan menggunakan dua pola yaitu; straight (gridiron) traffic flow dan curving (free-flowing) traffic flow. Masing-masing pola memiliki kelebihan sendiri. Pola straight (gridiron) traffic flow memiliki kelebihan sebagai berikut: a) Dapat menciptakan atmosphere yang efisien. b) Menciptakan ruang yang lebih banyak untuk memajang produk. c) Menghemat waktu belanja. d) Mempermudah mengtrol barang dan dapat menerapkan self service. Pola curving (free-flowing) traffic flow memiliki kelebihan sebagai berikut: a) Dapat menciptakan atmosphere yang lebih bersahabat. b) Mengurangi rasa terburu-buru konsumen. c) Konsumen dapat berjalan-jalan keliling toko dengan pola yang berbedabeda. d) Merangsang pembelian yang tidak direncanakan. 18 Pengaturan luas ruangan yang dibutuhkan diatur berdasarkan antara ruang penjualan dan ruang non penjualan. Pemetaan ruang toko dimaksudkan untuk mempermudah penempatan produk yang ditawarkan. Hasil terakhir yang menyangkut store layout adalah menyusun produk-produk yang ditawarkan sesuai dengan karakteristik produk. Produk dan merk yang paling menguntungkan harus ditempatkan dilokasi yang paling baik. Produk harus disusun berdasarkan ukuran, harga, warna, merk dan produk yang paling digemari konsumen. d. Interior Display Poster, papan petunjuk dan ragam interior display lainnya dapat mempengaruhi atmosphere toko, karena memberikan petunjuk bagi konsumen. Selain memberikan petunjuk bagi konsumen, interior display juga dapat juga dapat merangsang konsumen untuk melakukan pembelian. Macam interior display antara lain: a) Assortment display Merupakan bentuk interior display yang digunakan untuk berbagai macam produk yang berbeda dan dapat mempengaruhi konsumen untuk merasakan, melihat dan mencoba produk. Kartu ucapan, majalah, buku dan produk sejenis lainnya merupakan produk-produk yang menggunakan assortment display. b) Theme-setting displays Merupakan bentuk interior displays yang menggunakan tema-tema tertentu themesetting displays digunakan dengan tujuan untuk membangkitkan suasana atau nuansa tertentu. Biasanya, digunakan dalam even-even tertentu seperti menyambut hari kemerdekaan dan hari besar lainnya. c) Ensemble displays Merupakan bentuk interior displays yang digunakan untuk satu stel produk yang merupakan gabungan dari berbagai macam produk. Biasanya digunakan untuk produk satu sel pakaian (sepatu, kaus kaki, celana, baju, dan jaket). 19 d) Rack displays Merupakan bentuk interior displays yang memiliki fungsi utama sebagai tempat atau gantungan untuk produk yang ditawarkan. Bentuk lain dari rack displays adalah case displays digunakan untuk produk-produk seperti catatan, buku dan sejenisnya. e) Cut case Merupakan interior display yang murah hanya menggunakan kertas biasa. Biasanya digunakan di supermarket atau toko yang sedang menyelenggarakan diskon. Bentuk lain dari cut case adalah dump bin, merupakan tempat menumpuk pakaian-pakaian atau buku-buku yang sedang diskon. Tabel 2.2 Dimensi Store Atmosphere Sumber Dimensi Berman dan Evan (2013:509) Exterior general exterior store layout Peneliti Exterior general exterior store layout Berdasarkan table diatas, peneliti mengambil 3 dimensi menurut Berman dan Evan (2013:509), yaitu exterior, general exterior dan store layout. Exterior dari Say! Rumah Ice Cream yaitu pintu masuk yang minimalis juga menarik, membuat konsumen tertarik untuk berkunjungdan neon box yang bertuliskan Say! Rumah Ice Cream membuat konsumen semakin penasaran untuk datang. Selanjutnya adalah general interior yang diberikan oleh Say! Rumah Ice Cream yaitu, penerangan dengan vibrant color, alunan music, meja dan kursi yang tertata rapih, tanaman hidup yang segar serta keunikan lain didalamnya yang membuat konsumen nyaman. Dan yang terakhir adalah store layout dimana toko dapat menciptakan athmosphere yang efisien, mempermudah mengontrol pesanan 20 dan dapat menerapkan self service dan merangsang konsumen untuk membeli pembelian yang tidak direncanakan Pengertian Promosi Promosi merupakan salah satu yang sangat penting yang dilakukan untuk membuka pangsa pasar yang baru atau memperluas jaringan pemasaran. Promosi merupakan aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk juga mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Promosi menurut Kotler promosi merupakan berbagai kegiatan yang dilakukan antar perusahaan untuk mengkomunikasikan manfaat dari produknya dan untuk meyakinkan konsumen sasaran agar membelinya. Promosi merupakan semua kegiatan yang ditujukan untuk memacu tingkat permintaan terhadap produk yang dipasarkan dengan komunikasi antara produsen dan konsumen. Komunikasi pemasaran perlu dilakukan guna memberitahukan produk yang akan dipasarkan. Untuk mencapai target penjualan, maka perusahaan lebih fokus perhatian dalam berkomunikasi dengan pelanggan melalui produk yang disampaikan Promosi Media Sosial Walaupun belum digunakan oleh semua pebisnis untuk mengembangkan usaha mereka, namun tak dapat dipungkiri bahwa media sosial merupakan alat marketing yang penting. Dari statistik dan penelitian yang dilakukan Hubspot, 92% pengusaha pada tahun 2014 mengaku bahwa pemasaran atau promosi melalui media sosial sangat penting bagi bisnis mereka. Sekitar 80% diantaranya menganggap media sosial berperan dalam meningkatkan traffic website mereka. Untuk memahami fenomena tersebut, berikut ini adalah 10 manfaat promosi media sosial bagi pebisnis : 1. Meningkatkan brand awareness 2. Meningkatkan Loyalitas Brand 3. Kesempatan Konversi Lebih Besar 4. Tingkat Konversi Yang Tinggi 21 5. Otoritas Brand Yang Tinggi 6. Meningkatkan Inbound Traffic 7. Penurunan Biaya Pemasaran 8. Peringkat Google Yang Lebih Baik 9. Pengalaman Pelanggan 10. Manfaatkan Customer Insight Media Sosial (Social Media) Saat ini media sosial berada di puncak tren dalam hal konsumen ke konsumen (C2C) dan implifikasi usaha pemasaran. Para tim pemasaran bertaruh di media sosial dan digital sebagai alat pemancing kesadaran utama bagi para konsumen, dan menolak menaruh iklan pada saluran media tradisional. Menurut M.L. Kent (2013) Media sosial adalah segala bentuk media komunikasi interaktif yang memungkinkan terjadinya interaksi dua arah dan umpan balik, Media sosial adalah sebuah istilah yang menggambarkan bermacam-macam teknologi yang digunakan untuk mengikat orang-orang ke dalam suatu kolaborasi, saling bertukar informasi, dan berinteraksi melalui isi pesan yang berbasis web. Sedangkan menurut Kotler dan Keller (2016) Media sosial adalah media yang digunakan oleh konsumen untuk berbagi teks, gambar, suara, dan video informasi baik dengan orang lain maupun perusahaan dan vice versa. Pada intinya dengan sosial media kita dapat melakukan berbagai aktivitas dua arah dalam berbagai bentuk pertukaran, kolaborasi, dan saling berkenalan dalam bentuk tulisan, visual, maupun audio visual. Mediasosial mempercepat percakapan sebagai lawan media tradisional, yang memberikan konten tetapi tidak memungkinkan konsumen media, seperti pembaca, pemirsa atau pendengar untuk berpartisipasi dalam pengembangan dan penyebaran konten. Berikut ini adalah perbandingan definisi dari Store Athmospher menurut para ahli dan menurut peneliti : 22 Sumber M.L. Kent (2013) Kotler dan Keller (2016) Peneliti Tabel 2.3 Definisi Media Sosial Definisi Media sosial adalah segala bentuk media komunikasi interaktif yang memungkinkan terjadinya interaksi dua arah dan umpan balik Media sosial adalah media yang digunakan oleh konsumen untuk berbagi teks, gambar, suara, dan video informasi baik dengan orang lain maupun perusahaan dan vice versa Media sosial merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja,sehingga jaringan promosi bisa lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh pemasaran bagi banyak perusahaan. Berdasarkan table diatas definisi nilai pelanggan menurut penelitian media sosial merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja,sehingga jaringan promosi bisa lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh pemasaran bagi banyak perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan atau klien.media sosial seperti blog, facebook, Instagram,twitter, youtube memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan dan lebih cepat dari media konvensioanal seperti media cetak dll. Media sosial memungkinkan pemasar untuk membentuk suara publik dan kehadiran di web dan memperkuat kegiatan komunikasi lainnya. Menurut Kotler dan Keller (2016; p ), Ada tiga platform utama untuk media sosial: 1. Online Communities And Forums Komunitas online dan forum datang dalam segala bentuk dan ukuran. banyak yang dibuat oleh pelanggan atau kelompok pelanggan tanpa bunga komersial atau afiliasi perusahaan. Sebagian disponsori oleh perusahaan yang anggotanya berkomunikasi dengan perusahaan dan dengan satu sama lain melalui posting, instant messaging, dan chatting diskusi tentang minat khusus yang berhubungan dengan produk perusahaan dan merek. 23 2. Blogs Secara teratur memperbaharui jurnal online atau buku harian, telah menjadi outlet penting bagi E-WOM (ElectronicWord Of Mouth). Ada tiga juta pengguna blog dan mereka sangat bervariasi, beberapa pribadi untuk temanteman dekat dan keluarga, lainnya dirancang untuk menjangkau dan mempengaruhi khalayak luas 3. Social Networks Jaringan sosial telah menjadi kekuatan penting baik dalam bisnis ke konsumen (B2C) dan pemasaran bisnis ke bisnis (B2B). Salah satunya Facebook, Twitter Blackberry Messanger, dll. Jaringan yang berbeda menawarkan manfaat yang berbeda untuk perusahaan. Sosial media adalah satu set baru komunikasi dan alat kolaborasi yang memungkinkan banyak jenis interaksi yang sebelumnya tidak tersedia untuk orang biasa Chris Brogan (2010:11) Dimensi Media Sosial : 1. Keterlibatan Jumlah konsumen (orang) yang berpartisipasi meliputi: pengunjung Istgaram, Kunjungan untuk membeli. Sumber data dapat m
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks