BAB-I-PASEK

Please download to get full document.

View again

of 4
15 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
PKL
Document Share
Document Transcript
  LAPORAN PKL 2015 (PTM –   UNDIKSHA)  | 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Mesin adalah alat mekanik atau elektrik yang mengirim atau mengubah energi untuk melakukan atau membantu pelaksanaan tugas manusia. Biasanya membutuhkan sebuah masukan sebagai pelatuk, mengirim energi yang telah diubah menjadi sebuah keluaran, yang melakukan tugas yang telah disetel.Mesin telah mengembangkan kemampuan manusia sejak sebelum adanya catatan tertulis. Perbedaan utama dari alat sederhana dan mekanisme atau pesawat sederhana adalah sumber tenaga dan mungkin pengoperasian yang bebas. Istilah mesin biasanya menunjuk ke bagian yang bekerja bersama untuk melakukan kerja. Biasanya alat-alat ini mengurangi intensitas gaya yang dilakukan, mengubah arah gaya, atau mengubah suatu bentuk gerak atau energi ke bentuk lainnya. Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang digerakkan oleh  peralatan teknik untuk pergerakkannya, dan digunakan untuk transportasi darat. Umumnya kendaraan bermotor menggunakan mesin pembakaran dalam, namun mesin listrik dan mesin lainnya juga dapat digunakan. Kendaraan bermotor memiliki roda, dan biasanya berjalan diatas jalanan. Yang dimaksud dengan peralatan teknik dapat berupa motor atau peralatan lainnya yang berfungsi untuk mengubah suatu sumber daya energi tertentu menjadi tenaga gerak kendaraan bermotor yang bersangkutan. Pengertian kata berada dalam ketentuan ini adalah terpasang pada tempat sesuai dengan fungsinya. Termasuk dalam pengertian kendaraan bermotor adalah kereta gandengan atau kereta tempelan yang dirangkaikan dengan kendaraan  bermotor sebagai penariknya. Panas hasil pembakaran di dalam mesin, sebagian diubah menjadi tenaga penggerak, sebagian dibuang keluar sebagian gas buang,dan sebagian lagi diserap oleh bagian-bagian mesin. Panas yang diserap ini harus dibuang  juga keluar agar panas mesin tidak berlebilan (over heating), sebab panas yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada kerja mesin dan  LAPORAN PKL 2015 (PTM –   UNDIKSHA)  | 2 menyebabkan kerusakan yang fatal. Untuk mengatasi hal tersebut, maka mesin dilengkapi dengan sistem pendinginan. Ada dua cara sistem  pendinginan pada mesin, yaitu sistem pendinginan udara dan sistem  pendinginan air: Tetapi yang lebih umum digunakan pada mobil adalah sistem pendinginan air sistem pendinginan air di lengkapi dengan radiator,  pompa air, termostat, kipas angin, mantel dan komponen palengkap lainnya. Dalam hal ini suatu mesin pada kendaraan bermotor harus dilengkapi dengan sistem pendingin agar pada saat kinerja mesin sudah melewati suhu kerja yaitu 80 0  C, maka sistem pendingin mulai bekerja karena sistem  pendingin bekerja pada suhu tertentu sehingga jika pada sistem pendingin mengalami kerusakan maka mesin kendaraan akan mengalami overheat dan  jika kerusakan ini tidak diinginkan maka sistem pendingin mesin sangat  penting bagi kinerja mesin. Dalam kesempatan ini, penulis melaksanakan praktek kerja lapangan di PT. Bumen Redja Abadi Mitshubishi Motor yang bertempat di Jalan Imam Bonjol Denpasar-Bali. Pada pelaksanaan praktek kerja lapangan penulis menemukan suatu permasalahan yang sangat bagus untuk diangkat sebagai  bahan pembuatan laporan yaitu kebocoran air radiator pada mobil Mitshubishi Colt Diesel. Oleh karena itu, maka penulis akan mengangkat masalah kebocoran air radiator pada mobil Mitshubishi Colt Diesel sebagai  permasalah dalam laporan ini. 1.2. Identifikasi Masalah Berdasarkan pada latar belakang diatas diketahui bahwa pada kendaraan Mitshubishi Colt Diesel mengalami suatu problem pada sistem  pendingin (cooling System).  Permasalahan tersebut disebabkan oleh kondisi dari komponen sistem pendingin (cooling System)  sudah rusak. Hal ini mengakibatkan air radiator sering cepat habis dan suhu mesin cepat meningkat dari suhu kinerja normal mesin. Permasalahan ini bersumber dari radiator yang sudah korosi dan selang radiator juga sudah pecah. Hal ini disebabkan oleh pemakaian air radiator yang tidak sesuai dengan standar pabrik, karena air yang bukan  LAPORAN PKL 2015 (PTM –   UNDIKSHA)  | 3 standar pabrik mengandung zat  –   zat yang bisa menyebabkan radiator rusak , sehingga kinerja mesin menjadi tidak sempurna. Oleh karena itu langkah yang harus dilakukan agar kinerja mesin menjadi sempurna dan suhu mesin menjadi optimal yaitu melakukan  perbaikan pada radiator dan penggantian selang radiator yang sudah pecah sehingga kinerja mesin menjadi optimal. 1.3. Batasan Masalah Dalam suatu permasalahan agar dapat tercapai hasil yang ditinjau dan sesuai dengan tujuan penulis, maka perlu adanya pembatasan masalah. Adapun pembatasan masalah dalam penelitian ini adalah : 1.   Model jenis kendaraan yang pada saat perbaikan yaitu mobil Mitshubishi Colt Diesel 120 P.S 3,9 L. 2.   Kebocoran pada sistem pendingin (cooling System) dibatasi dengan kerusakan radiator dan selang radiator. 3.   Target dari permasalahan yang timbul pada sistem pendingin (cooling System)  adalah keberhasilan dalam melaksanakan perbaikan sistem  pendingin (cooling System).   1.4.Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang sudah dikemukakan di atas, adapun yang menjadi masalah dalam laporan ini adalah sebagai berikut :   1.   Apa  penyebab kebocoran air radiator pada “sistem pendingin (Cooling System) mobil Mitshubishi Colt Diesel ? 2.   Bagaimana perbaikan radiator yang bocor pada “ Sistem Pendingin (Cooling System) ” mobil Mitshubishi Colt Diesel  ? 1.3. Tujuan Adapun tujuan yang ingin dicapai dari program Praktek Kerja Lapangan adalah sebagai berikut :   1.   Untuk mengetahui tentang  penyebab kebocoran air radiator pada “sistem  pendingin (Cooling System) mobil Mitshubishi Colt Diesel.  LAPORAN PKL 2015 (PTM –   UNDIKSHA)  | 4 2.   Untuk mengetahui tahapan  –   tahapan perbaikan radiator yang bocor pada “ Sistem Pendingin (Cooling System) ” mobil Mitshubishi Colt Diesel . 1.4. Manfaat Manfaat yang dapat diperoleh dari Praktek Kerja Lapangan atau PKL ini dapat dibagi menjadi 4 yaitu: 1.   Bagi Pengembangan Lembaga (Jurusan Pendidikan Teknik Mesin), Praktek Kerja Lapangan ini diharapkan berguna bagi perkembangan ilmu otomotif, sehingga dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa. Dan dapat memperluas pengenalan Jurusan Pendidikan Teknik Mesin serta dapat menjalin kerjasama dengan pihak perusahaan tempat mahasiswa melaksanakaan Praktek Kerja Lapangan. 2.   Bagi Perusahaan (PT. Bumen Redja Abadi Mitshubishi Motor), dengan adanya mahasiswa praktek kerja lapangan akan dapat membantu dalam hal meningkatkan pelayanan perusahaan mereka karena memperoleh tenaga kerja serta perusahaan juga ikut memajukan pembangunan dalam bidang  pendidikan. 3.   Bagi Mahasiswa, dengan adanya praktek kerja lapangan mahasiswa dapat informasi tentang mesin  –   mesin kendaraan serta bisa menyelesaikan suatu  permasalahan bagi mahasiswa pada saat PKL. 4.   Bagi penulis dengan mendapatkan informasi mengenai sisitem pendingin (cooling system) serta cara perbaikannya.  
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x