Asuhan Keperawatan Kegawatdaruratan Pada Sdr

Please download to get full document.

View again

of 37
168 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
askep
Document Share
Document Transcript
  1 ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWATDARURATAN PADA Sdr.A DENGAN DIAGNOSA MENINGITIS DI RUANG ICU RSUD . HASANUDDIN MAKASSAR A.   PENGKAJIAN 1.   Identitas a.   Identitas klien    Nama : Sdr. A Umur : 23 Tahun Jenis kelamin : Laki-laki Pendidikan : Sarjana Pekerjaan : Pegawai Swasta Agama : Kristen Alamat : Makassar Tgl / Jam masuk : 17 juni 2017, Jam : 22.30 WIB Tgl / Jam Pengkajian : 22 juni 2017, Jam: 08.00 WIB Diagnosa Medis : Meningitis  b.   Identitas Penanggung jawab  Nama : Ny.W Umur : 56 Tahun Jenis Kelamin : Perempuan Agama : Kristen Alamat : makassar Hubungan Dengan Pasien : Bibi 2.   Keluhan Utama Penurunan tingkat kesadaran 3.   Riwayat Penyakit a.   Riwayat Penyakit Sekarang Pasien mengeluh nyeri kepala sejak 1 bulan yang lalu, terasa di seluruh kepala, seperti tertekan, pasien demam, mual, muntah. Pasien lalu dirawat di RS pada tanggal 9 junii 2017, selama 5 hari  2 dan didiagnosa saat itu mangalami penyakit typhoid. setelah pulang selama 2 hari, pasien masih mengeluh sakit kepala, dan demam. Kemudian pasien dibawa ke RS pada tanggal 17 juni 2017. Selama  perawatan klien masih demam terus menerus selama 3 minggu  perawatan. klien masih mengeluh nyeri kepala, demam, kesadaran Compos Mentis, GCS : 15, terdapat kaku kuduk, tanda lasique (+), tanda Kernig (+), Tanda bruzinski I-II (+), pasien dirawat di ruang  perawatan, setelah dirawatan selama 1 minggu, di ruang Perawatan Pasien mengalami penurunan kesadaran, kemudian pasien dirawat di ruang ICU pada tanggal 24 Juni 2017. Keadaan pasien saat ini lemah, kesadaran Sopor Coma GCS: 4 E1V1M2. Pasien terpasang ventilator mekanik. Tanda Vital : TD : 135/84 mmHg, HR : 120 x/menit, RR: 25 x/mnt T: 38,5°C, SPO2 : 100%.   b.   Riwayat Penyakit Dahulu Keluarga mengatakan sejak kecil pasien sering dirawat di Rumah Sakit karena demam, tidak ada riwayat kejang. Pasien tidak memiliki riwayat trauma kepala, hipertensi, DM, penyakit menular seperti TBC, dan hepatitis. c.   Riwayat Penyakit Keluarga Pasien mengatakan dalam anggota keluarga tidak ada yang menderita penyakit yang sama seperti pasien, tidak mempunyai riwayat penyakit keturunan seperti DM, hipertensi dan asma.  3 Genogram  Keterangan : : Laki-laki : Perempuan : Meninggal : Pasien Sdr. A (23 th) : Tinggal 1 rumah 4.   Pengkajian Primer a.   Airway Terdapat produksi sekret di jalan nafas, klien terpasang Endotrakheal tube dan ventilator ,  produksi sekret banyak, warna  putih, terdapat suara napas tambahan ronkhi.  b.   Breathing Klien terpasang Endotrakheal tube dan ventilator dengan mode SIMV-PC, FIO2: 50%, RR setting ventilator: 12, Pressure Inspiration: 15, Volume tidal: 345, RR: 25 x/mnt. Tampak retraksi dinding dada, tidak ada penggunaan otot bantu pernapasan. c.   Circulation  Nadi perifer dan karotis teraba kuat, akral panas, capilary refill kembali 4 detik, TD 135/84 mmHg, N: 120 x/mnt, S: 38,5 o C, tidak 23 th  4 ada sianosis, tidak ada edema, Hasil pemeriksaan EKG : Sinus Takikardi. d.   Disability Keadaan umum lemah,  pasien Sopor Coma GCS: 4, E 1  M 2 V 1 ,  pasien tidak berespon dengan rangsangan suara, tidak berespons terhadap rangsang nyeri, reaksi pupil terhadap cahaya (+/+), ukuran  pupil (4/4). e.   Exposure/Event Kulit teraba panas, T: 38,5°C, tidak terdapat oedema, turgor kulit  baik kembali < 3 detik. Pasien dirawat di RS selama 5 hari dan didiagnosa saat itu mangalami penyakit typhoid. setelah pulang selama 2 hari, pasien masih mengeluh sakit kepala, dan demam. Kemudian pasien dirawat kembali di RS. Selama perawatan masih demam 3 minggu. Pasien mengalami penurunan kesadaran sejak 1 minggu setelah masuk RS, kemudian pasien dirawat di ruang ICU. Keadaan pasien saat ini lemah, kesadaran Sopor Coma GCS : 4 E1V1M2. Pasien terpasang ventilator mekanik. Tanda Vital : TD : 135/84 mmHg, HR : 120 x/menit, RR: 25 x/mnt T: 38,5°C, SPO2 : 100%. 5.   Pengkajian Sekunder a.   AMPLE 1)   Alergi Keluarga mengatakan pasien mempunyai alergi paracetamol,  pasien tidak memiliki riwayat alergi makanan dan tidak ada alergi cuaca/ suhu dingin. 2)   Medikasi Keluaga mengatakan sebelum masuk RS klien tidak sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x