Article Pekerjaan Risiko Tinggi | Farmworker | Race And Ethnicity In The United States Census

Please download to get full document.

View again

of 8
13 views
DOCX
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
pekerjaan berisiko
Document Share
Document Tags
Document Transcript
  http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-k3c0880405a4full.pdf   (dapus stress kerja lansia:Ratih&Tjipto,2017) http://www.viva.co.id/berita/bisnis/380159-10-profesi-dengan-tingkat-stres-tertinggi-2013      VIVAnews - Profesi apapun memiliki masalahnya sendiri-sendiri. Kerap kali para  profesional terlampau sibuk dengan pekerjaan, sehingga mengabaikan bahaya dari tensi kerja yang tinggi. Kadang kurang menyadari bahaya dari setiap stres atau tekanan yang menghantu pekerjaan. Di samping memahami bagaimana stres itu datang, modus dan bagaimana siasat menyudahinya, yang penting juga diketahui adalah jenis pekerjaan apa saja yang membuat psikis kita gampang terpukul. Mudah stres. Beberapa profesi berikut ini rentan terhadap ancaman itu. Dan ada berbagai jenis stres. Stres akibat tekanan, daya saing, stres disorot publik, hingga stres yang berbahaya bagi fisik yang dapat membuat celaka, kata editor CareerCast.com , Tony Lee seperti dikutip CNBC  , Senin 7 Januari 2013. Orang-orang dalam daftar profesi tingkat stres paling tinggi ini tidak selalu membenci  pekerjaan mereka, bahkan mereka sudah mengenal resikonya dan sungguh mati mencintai pekerjaan ini. Berikut 10 profesi dengan tingkat stres tertinggi: 1.   Prajurit militer  Pendapatan: US$45.528 per tahun Prajurit merupakan orang-orang yang berada di garis depan dalam peperangan ataupun menolong korban bencana alam. Resiko fisik dan mental, jam kerja yang  panjang dan jauh dari rumah membuat prajurit menjadi pekerjaan nomor satu dengan tingkat stres tinggi. 2. Jenderal Militer  Pendapatan: US$196.300 per tahun Semua tanggung jawab prajurit berada di tangan Jenderal militer. Mengirim tentara ke medan perang, dan perasaan saat kehilangan anak buah, menyebabkan stres tersendiri yang tidak dapat diukur. 3. Pemadam kebakaran Pendapatan: US$42.250 per tahun Pemadam kebakaran harus siaga 24 jam jika terjadi kebakaran, baik itu di pagi  buta ataupun saat musim liburan keagamaan. Menerjang api yang melalap gedung membutuhkan keberanian tersendiri. Bahaya yang dihadapi nyata, kematian yang mengintai setiap bertugas. 4. Pilot pesawat komersial  Pendapatan: US$92.060 per tahun Menjadi pilot mungkin impian setiap orang, namun pilot pesawat terbang komersial bertanggungjawab pada keselamatan ratusan penumpang ketika menerbangkan pesawat diatas ketinggian ribuan mil dengan kecepatan yang  tinggi. Pilot terkadang harus menerbangkan pesawat di tengah kondisi cuaca yang buruk dan bekerja berjam-jam. Krisis global juga menyebabkan prospek kerja bagi pilot sangat sulit. 5. Public Relation Officer  Pendapatan: US$57.550 per tahun Seorang pejabat  Public Relation (PR), seringkali harus memberikan presentasi dan  penjelasan di depan publik. Bidang pekerjaan ini memiliki tingkat kompetisi yang sangat ketat dan pimpinan perusahaan sering kali meminta PR untuk menciptakan dan memperhatahankan citra perusahaan yang baik. 6. Eksekutif Senior Perusahaan  Pendapatan: US$101.250 per tahun Corporate Executive  sepertinya selalu digambarkan naik jet pribadi, dan selalu menumpang mobil mewah. Namun tidak semudah itu, para senior eksekutif harus membuat keputusan yang dapat membahayan perusahaan. Mereka diharapkan memiliki pengetahuan hampir di seluruh departemen dari sebuah perusahaan. Sehingga para pegawai di level ini diharapkan bisa membuat keputusan yang berdampak pada seluruh pegawai. Di tengah krisis ekonomi global, para senior eksekutif dituntut tinggi oleh para  pemegang saham dan jika performa mereka di bawah target, ancaman pemecatan membayangi. 7. Jurnalis Foto Pendapatan: US$40.209 per tahun Jurnalis foto senantiasa harus berada di lokasi ketika sebuah kejadian besar terjadi. Apakah itu perang, penembakan, bencana alam, seorang jurnalis foto senantiasa hadir di lokasi-lokasi tersebut. Dalam kondisi berbahaya, mereka hadir untuk menangkap moment dan memberitakannya ke seluruh dunia. 8. Wartawan  Pendapatan: US$36.000 per tahun Tenggat waktu dan persaingan industri media massa membuat wartawan menjadi salah satu profesi dengan resiko yang tinggi. Saat ini berbagai media massa di AS terus melakukan efisiensi, namun di sisi lain menuntut produktivitas tinggi. Industri ini berubah dramatis, tingginya PHK dan efisiensi membuat stres para awak media yang bertugas di lapangan, katanya. 9. Supir Taksi  Pendapatan: US$22.440 per tahun Survei di AS menunjukkan kematian supir taksi tertinggi kedua setelah prajurit militer. Kejahatan di jalanan selalu mengancam keamanan para supir taksi dan ekonomi yang buruk membuat pendapatan menurun. 10. Polisi    Pendapatan US$55.010 per tahun Menempatkan posisi dalam bahaya dan bertanggung jawab atas nyawa orang lain membuat polisi berada dalam daftar pekerjaan dalam tingkat stres tertinggi. 10 Jenis Pekerjaan dengan Tingkat Resiko Kematian Tertinggi   Home»Articles»10 Jenis Pekerjaan dengan Tingkat Resiko Kematian Tertinggi  Apa saja 10 Jenis pekerjaan dengan tingkat resiko kematian tertinggi tersebut ? The Bureau of Labor Statistics (BLS) di Amerika Serikat mengeluarkan data hasil surveynya pada 100,000 pekerja. Data tersebut mengungkapkan 10 Jenis pekerjaan dengan tingkat resiko kematian tertinggi yaitu : 1.   Nelayan/ Pekerjaan menangkap ikan di laut. Angka: 116.0 2.   Pekerja penebangan pohon. Angka: 91.9 3.   Pilot dan teknisi penerbangan. Angka: 70.6 4.   Petani dan Peternak. Angka: 41.4 5.   Operator Mesin Pertambangan. Angka: 38.7 6.   Pekerja yang bekerja di atap: 32.4 7.   Pekerja di tempat barang rongsokan dan daur ulang. Angka: 29.8 8.   Supir mobil dan supir truk. Angka: 21.8 9.   Teknisi mesin mesin industri. Angka: 20.3 10.   Polisi dan Sherif. Angka: 18.0. Semoga kebiasaan kita dalam mengutamakan perilaku safety dapat memperkecil angka kecelakaan pada apapun pekerjaan yang digeluti. Adakah rekan Pro Safety yang memiliki informasi mengenai data sejenis untuk wilayah Indonesia ? Sumber: Lorco.co.id dan diadaptasi juga dari berbagai sumber Sumber Asli dapat dilihat disini  (Silahkan membagikan artikel ini dengan syarat mencantumkan sumber aslinya) By Kang Aa Widi Safari https://lorco.co.id/10pekerjaanmau/  Census of Fatal Occupational Injuries Summary, 2015 (https://www.bls.gov/news.release/cfoi.nr0.htm )  For release 10:00 a.m. (EST) Friday, December 16, 2016 USDL-16-2304 Technical information: (202) 691- 6170 ã iifstaff@bls.gov ã www.bls.gov/iif/oshcfoi1.htm Media contact: (202) 691- 5902 ã PressOffice@bls.gov  NATIONAL CENSUS OF FATAL OCCUPATIONAL INJURIES IN 2015 A total of 4,836 fatal work injuries were recorded in the United States in 2015, a slight increase from the 4,821 fatal injuries reported in 2014, the U.S. Bureau of Labor Statistics reported today. (See chart 1.) This release marks the first time that the Census of Fatal Occupational Injuries (CFOI) has published a single, annual release with no revisions and will be the only release for 2015 CFOI data. A similar schedule will be followed in future years. Preliminary releases, which appeared in August or September in past years, will no longer be produced. Key findings of the 2015 Census of Fatal Occupational Injuries: - Annual total of 4,836 fatal workplace injuries in 2015 was the highest since 5,214 fatal injuries in 2008. - The overall rate of fatal work injury for workers in 2015, at 3.38 per 100,000 full-time equivalent (FTE) workers, was lower than the 2014 rate of 3.43. - Hispanic or Latino workers incurred 903 fatal injuries in 2015  —  the most since 937 fatalities in 2007. - Workers age 65 years and older incurred 650 fatal injuries, the second-largest number for the group since the national census began in 1992, but decreased from the 2014 figure of 684. - Roadway incident fatalities were up 9 percent from 2014 totals, accounting for over one-quarter of the fatal occupational injuries in 2015. - Workplace suicides decreased 18 percent in 2015; homicides were up 2 percent from 2014 totals. - Heavy and tractor-trailer truck drivers recorded 745 fatal injuries, the most of any occupation. - The 937 fatal work injuries in the private construction industry in 2015 represented the highest total since 975 cases in 2008. - Fatal injuries in the private oil and gas extraction industries were 38 percent lower in 2015 than 2014. - Seventeen percent of decedents were contracted by and performing work for another business or government entity in 2015 rather than for their direct employer at the time of the incident. (Chart 1 appears here in the printed news release.) Worker characteristics Non-Hispanic Black or African-American workers incurred 495 fatal work injuries in 2015, the most since 2008, though the rate of fatal injury remained the same as 2014 at 3.2 per 100,000 FTE workers. Fatal injuries involving Hispanic or Latino workers rose 12 percent in 2015 to 903 fatalities, up from 804 in 2014. The Hispanic
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks