Aplikasi Nuklir Di Bidang Kesehatan

Please download to get full document.

View again

of 4
2 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Description:
Document Share
Document Transcript
  Aplikasi Nuklir di Bidang Kesehatan Posted on November 18, 2008 - Filed Under Scientist | 1. Pendahuluan Asal-mula fisika nuklir terikat ada fisika atom, teori relativitas, dan teori kuantum dalam  ermulaan abad kedua-ulu! #ema$uan a%al utama meliuti enemuan radioaktivitas &18'8(,  enemuan inti atom den)an men)interretasikan !asil !amburan artikel alfa &1'11(, identifikasiisoto dan isobar &1'11(, emantaan !ukum-!ukum er)eseran *an) men)endalikan  eruba!an-eruba!an dalam nomor atom *an) men*ertai eluru!an radioaktivitas &1'1+(,  roduksi transmutasi nuklir karena enembakan den)an artikel alfa &1'1'( dan ole! artikel- artikel *an) dierceat secara artifisial &1'+2(, formulasi teori eluru!an beta &1'++(, roduksi inti-inti radioaktif ole! artikel-artikel *an) dierceat &1'+(, dan enemuan fissi nuklir &1'+8( Fisika nuklir iala! unik ada tin)kat dimana ia men)!adirkan ban*ak toik teraan dan  alin) fundamental nstrumentasi-intrumentasin*a tela! memiliki ke)unaan *an) ban*ak di seluru! sains, teknolo)i, dan kedokteran. reka*asa nuklir dan kedokteran nuklir adala! dua  bidan) sesialisasi teraan *an) san)at entin) Alikasi teknik nuklir, baik alikasi radiasi mauun radioisoto, san)at dirasakan manfaatn*a se$ak ro)ram en))unaan tena)a atom untuk maksud damai dilancarkan ada ta!un 1'/+ e%asa ini en))unaann*a di bidan) kedokteran san)at luas, se$alan den)an esatn*a  erkemban)an bioteknolo)i, serta didukun) ula ole! erkemban)an instrumentasi nuklir dan  roduksi radioisoto umur endek *an) lebi! men)untun)kan ditin$au dari se)i medik ner)i radiasi *an) diancarkan ole! suatu sumber radiasi, daat men*ebabkan eruba !ari fisis, kimia dan biolo)i ada materi *an) dilaluin*a Peruba!an *an) ter$adi daat dikendalikan den)an $alanmemili! $enis radiasi &, 3, 4 atau neutron( serta men)atur dosis tersera, sesuai den)an efek *an) in)in dicaai 5erdasarkan sifat tersebut, radiasi daat di)unakan untuk en*inaran lan)sun) seerti antara lain ada radioterai, dan sterilisasi Selain itu, radiasi *an) diancarkan ole! suatu radioisoto, lokasi dan distribusin*a daat dideteksi dari luar tubu! secara teat, serta aktivitasn*a daat diukur secara akurat. se!in))a en))unaan radioisoto seba)ai tracer atau  erunut, san)at bermanfaat dalam studi metabolisme, serta teknik elacakan dan enata!an  berba)ai or)an tubu!, tana !arus melakukan embeda!an 2. Kedokteran Nuklir lmu #edokteran Nuklir adala! caban) ilmu kedokteran *an) men))unakan sumber radiasi terbuka berasal dari disinte)rasi inti radionuklida buatan, untuk memela$ari eruba!an fisiolo)i,anatomi dan biokimia, se!in))a daat di)unakan untuk tu$uan dia)nostik, terai dan enelitian kedokteran Pada kedokteran Nuklir, radioisoto daat dimasukkan ke dalam tubu! asien &studi invivo( mauun !an*a direaksikan sa$a den)an ba!an biolo)is antara lain dara!, cairan lambun),urine da seba)ain*a, *an) diambil dari tubu! asien *an) lebi! dikenal seba)ai studi in-vitro &dalam )elas ercobaan( Pemeriksaan kedokteran nuklir ban*ak membantu dalam menun$an) dia)nosis berba)ai  en*akitseerti en*akit $antun) koroner, en*akit kelen$ar )ondok, )an))uan fun)si )in$al, menentukan ta!aan en*akit kanker den)an mendeteksi en*ebarann*a ada tulan), mendeteksi endara!an ada saluran encernaan makanan dan menentukan lokasin*a, serta masi! ban*ak la)i *an) daat dierole! dari dia)nosis den)an eneraan teknolo)i nuklir *an)   ada saat ini berkemban) esat isamin) membantu enetaan dia)nosis, kedokteran nuklir $u)a bereranan dalam terai-terai en*akit tertentu, misaln*a kanker kelen$ar )ondok, !ierfun)si kelen$ar )ondok *an) membandel ter!ada emberian obat-obatan non radiasi, ke)anasan sel dara! mera!, inflamasi &eradan)an(sendi *an) sulit dikendalikan den)an men))unakan terai obat-obatan biasa 5ila untuk keerluan dia)nosis, radioisoto diberikan dalam dosis *an) san)at kecil, maka dalam terai radioisoto sen)a$a diberikan dalam dosis *an) besar terutama dalam en)obatan ter!ada $arin)an kanker den)an tu$uan untuk melen*akan sel-sel *an) men*usun $arin)an kanker itu i ndonesia, kedokteran nuklir dierkenalkan ada ak!ir ta!un 1'60an, *aitu setela! reaktor atom ndonesia *an) ertama mulai dioerasikan di 5andun) 5eberaa tena)a a!li ndonesia dibantu ole! tena)a a!li dari luar ne)eri merintis endirian suatu unit kedokteran nuklir di Pusat Penelitian dan Pen)emban)an 7eknik Nuklir di 5andun) Unit ini meruakan cikal bakal Unit #edokteran Nuklir SU 9asan Sadikin, Fakultas #edokteran Universitas Pad$ad$aran :en*usulkemudian unit-unit berikutn*a di ;akarta &S<:, SPP, S =atot Subroto( dan di Suraba*a &SSutomo( Pada ta!un 1'80-an didirikan unit-unit kedokteran nuklir berikutn*a di S sard$ito &>o)*akarta( S #ariadi &Semaran)(, S ;antun) !araan #ita &;akarta( dan S Fatma%ati &;akarta( e%asa ini di ndonesia terdaat 1/ ruma! sakit *an) melakukan ela*anan kedokteran nuklir den)an men))unakan kamera )amma, di samin) masi! terdaat 2 bua! ruma! sakit la)i *an) !an*a men)oerasikan alat enata! )in$al *an) lebi! dikenal den)an namaeno)raf adioisoto dan 7eleterai9enr* 5ac?uerel enemu radioaktivitas tela! membuka cakra%ala nuklir untuk kese!atan #alau@il!elm ont)en, menemukan sinar- ketika )ambar $ari dan cincin istrin*a ada ada film :aka :arie <urrie mendaatkan !adia! Nobel atas enemuann*a adium dan Polonium dan den)an itu ulala! samai den)an 1'60-an adium tela! di)unakan untuk kese!atan !amir mencaai 1000 <i 7entun*a ini sebua! $umla! *an) cuku besar untuk kondisi saat itu :as*arakat kedokteran men))unakan radioisoto adium ini untuk en)obatan kanker, dan dikenal den)an 5rakiterai :eskiun kemudian ban*ak ditemukan radiosioto *an) lebi! men$an$ikan untuk brakiterai, se!in))a adium suda! tidak direkomendasikan la)iSelain untuk 5rakiterai, radisoto <s-1+B dan <o-60 $u)a dimanfaatkan untuk 7eleterai, meskiun belakan)an ini teleterai den)an men))unakan radioisoto <s-1+B suda! tidak direkomendasikan la)i untuk di)unakan :eskiun ada dekade belakan)an ini $umla! esa%at teleterai <o-60 mulai menurun di)antikan den)an akselerator medik adioisoto tersebut selain di)unakan untuk brakiterai dan teleterai, saat ini $u)a tela! ban*ak di)unakan untuk keerluan =amma #nife, seba)ai suatu cara lain en)obatan kanker *an) berlokasi di keala 7eleterai adala! erlakuan radiasi den)an sumber radiasi tidak secara lan)sun) ber!ubun)an den)an tumor Sumber radiasi emancar )amma seerti <o-60 emakaiann*a cuku luas, karena tidak memerlukan en)amatan *an) rumit dan !amir meruakan emancar )amma *an) ideal Sumber ini ban*ak di)unakan dalam en)obatan kankerCtumor, den)an $alan en*inaran tumor secara lan)sun) den)an dosis *an) daat mematikan sel tumor, *an) disebut dosis letal #erusakan ter$adi karena roses eksitasi dan ionisasi atom atau molekul Pada teleterai,  enetaan dosis radiasi san)at entin), daat berarti antara !idu dan mati :asala! dosimetri ini ditan)ani secara san)at ketat di ba%a! en)a%asan 5adan nternasional @9D dan AA  beker$asama den)an laboratorium-laboratorium standar nasional Dran) ertama *an) men))unakan radioisoto nuklir seba)ai tracer &erunut( ada 1'1+-an adala! =< 9aves*, dan den)an tulisann*a dalam ;ournal of Nuclear :edicine, 9aves*  menerima !adia! Nobel #imia 1'+ Prinsi *an) ditemukan 9aves* inila! *an) kemudian dimanfaatkan dalam #edokteran Nuklir, baik untuk dia)nosa mauun terai adioisoto untuk dia)nosa en*akit memanfaatkan instrumen *an) disebut den)an Pesa%at =amma #amera atau SP<7 &Sin)le P!oton mission <omuted 7!omo)ra!*( Sedan)kan alikasi untuk terai sumber radioisoto terbuka ini serin)kali ara akar men*ebutn*a seba)ai ndoradioterai  Rutherford dan Teknologi Pemercepat Radioisotop Penemuan ut!erford memberikan $alan ada munculn*a teknolo)i emerceat radioisoto, se!in))a ; Ea%rence daat men))unakan Siklotron 5erkele* daat memroduksi P-+2, *an) meruakan radioisoto artifisial ertama *an) di)unakan untuk en)obatan leukimia Sekitar 1'+', -128 diroduksi ertama kalin*a den)an men))unakan Siklotron, namun den)an keterbatasan endekn*a %aktu aro, maka -1+1 den)an %aktu aro 8 !ari diroduksi Perkemban)an teknolo)i Siklotron untuk kese!atan men$adi entin) setela! beberaa roduksi radioisoto den)an %aktu aro endek mulai dimanfaatkan dan seba)ai dasar utama P7 &Positron mission 7omo)ra!*( adioisoto selain diroduksi den)an emerceat, $u)a daat diroduksi den)an reaktor nuklir :a$ala! Science tela! men)umumkan ba!%a reaktor nuklir en)!asil radioisoto ada 1'6, dan menurut 5aker samai sekitar 1'66 ada 11 reaktor nuklir di Amerika Serikat memroduksi radiosisoto untuk mela*ani kese!atan Perkemban)an teknolo)i reaktor $u)a saat ini dimanfaatkan untuk roduksi secara in-situ aktivasi 5oron untuk en)obatan en*akit mali)na dan biasan*a dikenal den)an 5N<7 &5oron Netron <ature 7!era* ( :eskiun saat ini ban*ak  $u)a berkemban) 5N<7 den)an metode akselerator =enerator radioisoto-un saat ini $u)a bereran besar dalam memroduksi radioisoto untuk kese!atan, terutama kedokteran nuklir Produksi, en)emban)an dan emanfaatan )enerator :o-''C7c-''m meruakan damak ositif dalam alikasi nuklir untuk kese!atan dan farmasi en)an )enerator ini masala!-masala! faktor roduksi ulan), %aktu, dan $arak ter!ada temat *an) memroduksi radioisoto, selain $u)a men)uran)i dosis *an) diterima ole! asien 3. Teknik Pengaktivan Neutron 7eknik nuklir ini daat di)unakan untuk menentukan kandun)an mineral tubu! terutama untuk unsur-unsur *an) terdaat dalam tubu! den)an $umla! *an) san)at kecil &<o,<r,F,Fe,:n,Se,Si,,Gn dsb( se!in))a sulit ditentukan den)an metoda konvensional #elebi!an teknik ini terletak ada sifatn*a *an) tidak merusak dan keekaann*a san)at tin))i i sini conto! ba!an biolo)ik *an) akan ideriksa ditembaki den)an neutron 4. Penentuan Kerapatan Tulang Dengan Bone Densitometer Pen)ukuran keraatan tulan) dilakukan den)an cara men*inari tulan) den)an radiasi )amma atau sinar- 5erdasarkan ban*akn*a radiasi )amma atau sinar- *an) disera ole! tulan) *an) dieriksa maka daat ditentukan konsentrasi mineral kalsium dalam tulan) Per!itun)an dilakukan ole! komuter *an) diasan) ada alat bone densitometer tersebut 7eknik ini  bermanfaat untuk membantu mendia)nosiskekeroosan tulan) &osteoorosis( *an) serin) men*eran) %anita ada usia menoause &mati!aid( se!in))a men*ebabkan tulan) muda ata! 5. Three Dimensional on!ormal adiotheraph# $3d%rt& 7erai adiasi den)an men))unakan sumber radiasi tertutu atau esa%at emban)kit radiasi tela! lama dikenal untuk en)obatan en*akit kanker Perkemban)an teknik elektronika ma$u dan eralatan komuter can))i! dalam dua dekade ini tela! memba%a erkemban)an esat dalam teknolo)i radioterai en)an men))unakan esa%at emerceat artikel )enerasi terak!ir tela! dimun)kinkan untuk melakukan radioterai kanker den)an san)at resisi dan tin)kat keselamatan *an) tin))i melalui kemamuann*a *an) san)at selektif untuk membatasi   bentuk $arin)an tumor *an) akan dikenai radiasi, memformulasikan serta memberikan aaran radiasi den)an dosis *an) teat ada tar)et en)an memanfaatkan teknolo)i +-<7 ini se$ak ta!un 1'8/ tela! berkemban) metoda embeda!an den)an men))unakan radiasi en)ion seba)ai isau beda!n*a &)amma knife( en)an teknik ini kasus-kasus tumor )anas *an) sulit di$an)kau den)an isau beda! konvensional men$adi daat diatasi den)an baik ole! isau )amma ini,  ba!kan tana erlu membuka kulit asien dan *an) terentin) tana merusak $arin)an di luar tar)et '. (terilisasi Alat Kedokteran AlatCba!an *an) di)unakan di bidan) kedokteran ada umumn*a !arus steril 5an*ak di antaran*a *an) tidak ta!an ter!ada anas, se!in))a tidak bisa disterilkan den)an ua air anas atau dianaskan emikian ula sterilisasi den)an )as etilen oksida atau ba!an kimia lain daat menimbulkan residu *an) memba!a*akan kese!atan Satu-satun*a $alan adala! sterilisasi den)anradiasi, den)an sinar )amma dan <o-60 *an) daat memberikan !asil *an) memuaskan Sterilisasi den)an cara tersebut san)at efektif, bersi! dan raktis, serta bia*an*a san)at mura! Untuk transiantasi $arin)an biolo)i seerti tulan) dan urat, serta amnion c!orion untuk luka  bakar, $u)a disterilkan den)an radiasi ). Penutup aat dikemukakan ba!%a teknik nuklir san)at bereran dalam enan))ulan)an berba)ai masala! kese!atan manusia 5an*ak masala! *an) sebelumn*a den)an metode konvensional tidak tereca!kan, den)an teknik nuklirdaattereca!kan >an) terentin) adala! kema$uan-kema$uan baik di bidan) dia)nosis mauun terai !arusla! ditu$ukan untuk keselamatan, kemuda!an, kesembu!an dan ken*amanan asien en)an kema$uan itek di bidan) instrumentasi nuklir, bioteknolo)i dan roduksi isoto umur endek *an) men)untun)kan ditin$au dan se)i medik dan endeteksianCen)ukuran. di!arakan ba!%a !araan !idu *an) lebi! n*aman dan an$an) ba)i mereka *an) terkena en*akit daat tercaai
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks