7 SOP ANGINA PECTORIS STABIL.docx

Please download to get full document.

View again

of 6
109 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
ANGINA PECTORIS STABIL No. Dokumen : No. Revisi :- SOP Tanggal Terbit : Halaman : 1/ Pemerintah UPT Puskesmas Kabupaten DTP Sindanglaut Cirebon dr. H.M.Akhdiyat NIP. 19610319 1989
Document Share
Document Transcript
   ANGINA PECTORIS STABIL SOP No. Dokumen : No. Revisi : - Tanggal Terbit : Halaman : 1/ Pemerintah Kabupaten Cirebon dr. H.M.Akhdiyat NIP. 19610319 198911 1 001   UPT Puskesmas DTP Sindanglaut   Pengertian  Angina pectoris stabil merupakan tanda klinis pertama pada sekitar 50% pasien yang mengalami penyakit jantung koroner. Dengan keluhan nyeri dada yang khas yaitu seperti rasa ditekan atau terasa seperti ditimpa beban yang sangat berat. Tujuan   Sebagai acuan petugas dalam menentukan diagnosis dan penatalaksanaan angina pectoris.   Kebijakan   Referensi 1. Isselbacher,J kurt.Harrison prinsip-prinsip ilmu penyakit dalam edisi 13 volume 3.jakarta : EGC.2000. (isselbacher,2000) 2. O’Rouke, Wals Fluster.Hurst’s the heart manual of cardiology.12 th  ed McGraw- Hill.2009 ( O’Rouke,et al,2009)  3. Priori,S.G,Blanc,J>J ( France ),budaj,A, camm,J dean,V deckers,J Dickstein.K lekakis,J mcgregor.K,metra.M,morais.J osterspey.A tamargo,J,zamorano,J.L guidelines on the managemaent of stable angina pectoris,2006,European heart  journal doi:10.1093/eurheartj/eh1002 ESC committee for practice guidelines (CPG)>(priori,et al,2006) 4. Sudoyo,W.Aaru,Bambang setiyohadi.ilmu penyakit dalam jilid 111 edisi 1V.jakarta : FKUI.2007.c ( Sudoyo,et al,2006). Prosedur    Langkah-langkah prosedur 1. Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut antrian 2. Petugas mempersilahkan pasien masuk ke ruang pemeriksaan. 3. Petugas melakukan anamnesa yang tersusun a. Menanyakan keluhan pasien : b. Menanyakan riwayat penyakit sekarang c. Menanyakan riwayat penyakit dahulu d. Menanyakan riwayat penyakit keluarga e. Menanyakan riwayat alergi obat  4. Petugas melakukan pemeriksaan vital sign yang diperlukan  5. Petugas melakukan pemeriksaan fisik yang diperlukan / yang  sesuai 6. Jika ada indikasi petugas melakukan pemeriksaan penunjang 7. Petugas menegakkan diagnosa dan atau differential diagnosis berdasarkan hasil anamnesa,pemeriksaan vital sign, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan) 8. Petugas memberikan terapi sesuai dengan diagnosa yang ditegakkan.   ANGINA PECTORIS STABIL SOP No. Dokumen : No. Revisi : - Tanggal Terbit : Halaman : 1/ Pemerintah Kabupaten Cirebon dr. H.M. Akhdiyat NIP. 19610319 198911 1 001 UPT Puskesmas DTP Sindanglaut yang sesuai 6. Jika ada indikasi petugas melakukan pemeriksaan penunjang 7. Petugas menegakkan diagnosa dan atau differential diagnosis berdasarkan hasil anamnesa,pemeriksaan vital sign, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan) 8. Petugas memberikan terapi sesuai dengan diagnosa yang ditegakkan. Terapi Farmakologi: 1. Oksigen dimulai 2L/menit  2. Nitrat dikombinasikan dengan β bloker atau calcium channel bloker (CCB) non dihidropirin yang tidak meningkatkan denyut jantung misalnya verapamil,diltiazem).pemberian dosis pada serangan akut : a. Nitrat 5 mg sublingual dapat dilanjutkan dengan 5 mg peroral sampai mendapat pelayanan rawat lanjutan di pelayanan sekunder b. Beta bloker   Propanolol 20-80 mg dalam dosis terbagi atau   Bisoprolol 2,5-5 mg per 24 jam c. Calcium channel bloker (CCB) non dihidropiridine Dipakai bila beta bloker merupakan kontraindikasi misalnya :   Verapamil 80 mg ( 2-3 kali sehari)   Diltiazem 30 mg (3-4 kali sehari )    ANGINA PECTORIS STABIL SOP No. Dokumen : No. Revisi : - Tanggal Terbit : Halaman : 1/ Pemerintah Kabupaten Cirebon dr. H.M. Akhdiyat Pembina NIP. 19610319 198911 1 001 UPTD Puskesmas DTP Sindanglaut 3. Antipletelet  Aspirin 160-320 mg sekali minum pada serangan akut. 9. Petugas memberikan edukasi kepada pasien     Mengontrol emosi dan mengurangi kerja berat dimana membutuhkan banyak oksigen dalam aktivitasnya   Mengurangi konsumsi makanan berlemak   Menghentikan konsumsi rokok dan alcohol   Menjaga berat badan ideal   Mengatur pola makan   Melakukan olahraga ringan secara teratur   Jika memiliki riwayat diabetes tetap melakukan pengobatan diabetes secara teratur   Melakukan control terhadap kadar serum lipid   Mengontrol tekanan darah. 10. Petugas memberikan resep kepada pasien untuk diserahkan ke sub unit farmasi. 11. Petugas mendokumentasikan semua hasil anamnesis, pemeriksaan, diagnosa , terapi, rujukan yang telah dilakukan dalam rekam medis pasien ( bila diperlukan). 12. Petugas rekam medis mengambil rekam medis kembali setelah pelayanan di tiap- tiap ruangan   13. Petugas mendokumentasikan hasil pemeriksaan,diagnosa, dan terapi yang sudah tercatat dalam rekam medis ke data simpus   Unit Terkait     Unit BP Umum   Unit IGD   Unit Farmasi   ANGINA PECTORIS STABIL SOP No. Dokumen : No. Revisi : - Tanggal Terbit : Halaman : 1/ Pemerintah Kabupaten Cirebon dr. H.M. Akhdiyat Pembina NIP. 19610319 198911 1 001 UPTD Puskesmas DTP Sindanglaut Rekaman Historis Perubahan No. Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks