44. Panduan Resiko Jatuh Baru Des

Please download to get full document.

View again

of 19
8 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
j
Document Share
Document Transcript
  BAB I PENDAHULUANA.LATAR BELAKANG Pasien jatuh merupakan insiden keselamatan pasien yang sering dilaporkan danmenjadi problem di seluruh Rumah Sakit karena frekuensi dan resiko yang tinggi.Berdasarkan laporan yang masuk ke  Joint Commission  periode 1995-2! terjadi 1 kasus pasien jatuh yang mengakibatkan pasen meninggal atau #idera berat.  National  Patient Safety Agency $%PS&' di inggris menerima laporan pasien jatuh di RS sebesar lebih dari 2. kejadian dalam tahun 25-2() dan 2( kasus berakibat meninggal.*eselamatan Pasien merupakan hal utama dalam pelayanan di Rumah Sakit. +umlahkasus jatuh menjadi bagian yang bermakna penyebab #edera pasien ra,at inap. RumahSakit perlu mengealuasi resiko pasien jatuh dan mengambil tindakan untuk mengurangiresiko #edera jika sampai jatuh. aluasi resiko jatuh menggunakan skala resiko jatuh.Pasien yang dira,at di rumah sakit akan selalu memiliki resiko jatuh terkait dengankondisi dan penyakit yang diderita) #ontohnya pada pasien dengan kelemahan fisik akibatdehidrasi) status nutrisi yang buruk) perubahan kimia darah $hipoglikemi) hipokalemi'/ perubahan gaya berjalan pada pasien usia tua dengan gaya jalan berayun0tidak aman)langkah kaki pendek-pendek atau menghentak/ pasien bingung atau gelisah yangmen#oba untuk turun atau melompati pagar tempat tidur yang dipasang/ pada pasiendengan diare atau inkontinensia. Selain itu faktor lingkungan juga mempengaruhi pasien jatuh) #ontohnya lantaikamar mandi yang li#in) tempat tidur yang terlalu tinggi) pen#ahayaan yang kurang.Sedangkan dampak dari insiden jatuh yang dialami pasien se#ara fisik adalah #ideraringan) sampai dengan kematian) se#ara finan#ial memperpanjang ,aktu ra,at dantambahan biaya pemeriksaan penunjang $ S#an kepala) rontgen) dll' yang seharusnyatidak perlu dilakukan) dan dari segi hukum berisiko untuk timbulnya tuntutan hukum bagirumah sakit. 3eski demikian) resiko jatuh dapat di#egah dan banyak hal yang dapat dilakukanuntuk men#egah pasien jatuh dan meminimalkan #idera akibat jatuh. 4engan mengenaliresiko jatuh maka akan dapat diprediksi resiko jatuh seseorang) dan dilakukan tindakan pen#egahan yang sesuai. leh karena itu) memahami resiko jatuh) melakukan tindakan pen#egahan) dan penanganan pasien jatuh) merupakan langkah yang harus dilakukanuntuk menurunkan resiko jatuh dan #idera pada pasien yang dira,at. B.TUJUAN 1.ujuan 6mum 1 Pan0*3P0 0R7.  3eningkatkan mutu dan keselamatan pasien 2.ujuan *hususa.3eningkatkan kesadaran seluruh staf0petugas akan pentingnya upaya pen#egahan pasien jatuh  b.3engenali0mengidentifikasi pasien beresiko jatuh#.3elakukan tindakan pen#egahan pasien jatuh d.3emastikan seluruh pasien memahami resiko jatuh dan pen#egahannya melaluiedukasie.3engurangi kejadian yang tidak diharapkan 0 resiko #edera akibat jatuh yangakan memperpanjang masa ra,at inap dan biaya yang tidak perlu akibat jatuhf.3enghindari resiko tuntutan hukum  C.DEFINISI JATUH 1.+atuh adalah seseorang tergeletak di lantai atau di tingkat yang lebih rendah$disaksikan oleh seseorang' atau dilaporkan tergeletak di lantai $tanpa ada saksi'yang tidak disebabkan oleh gerakan yang disengaja atau dikarenakan faktor ekstrinsik seperti serangan stroke) pingsan atau kejang. 2.%yaris jatuh adalah kehilangan keseimbangan se#ara tiba-tiba namun tidak mengakibatkan jatuh atau #idera. .Pasien yang ditemukan berada di lantai tanpa diketahui mengapa dan bagaimanaterjadinya baik oleh pasien maupun oleh orang lain adalah kejadian jatuh tanpasaksi mata. D.DAMPAK JATUH PADA PASIEN +atuh merupakan suatu pengalaman yang tidak menyenangkan bagi pasien yangdira,at di rumah sakit. Selain #idera baik ringan maupun berat) insiden jatuh dapatmenurunkan rasa per#aya diri sehingga pasien takut melakukan aktiitas danmengakibatkan penurunan kualitas hidup pasien terutama pada pasien lanjut usia. Pada pasien anak-anak) insiden jatuh dapat berakibat meningkatnya angka kesakitan danse#ara psikologis orang tua akan merasa bersalah akibat anaknya mengalami jatuh.4ampak jatuh pada pasien diantaranya81.4ampak sosial0psikologis) misalnya rasa takut jatuh) meningkatnya ketergantungan)dan turunnya rasa per#aya diri2.raktur panggul) femur) humerus) pergelangan tangan) dan iga .:ematoma $subdural atau pada area tubuh lain'!.;uka le#et atau robek 5.Perpanjangan masa ra,at dan imobilisasi akibat terjadinya komplikasi) misalnyakontraktur sendi) ulkus dekubitus) pneumonia) thrombosis) atrofi otot dan pengeroposan tulang(.*ematian 2 Pan0*3P0 0R7.  BAB II RUANG LINGKUP *eselamatan pasien merupakan hal utama dalam pelayanan di Rumah Sakit. Salah satusasaran keselamatan pasien yaitu sasaran ke enam adalah pengurangan resiko pasien jatuh.ujuan dari keselamatan pasien adalah agar rumah sakit memberikan pelayanan kesehatanyang aman bagi pasien yang dira,at. 3aksud dari aman adalah terbebas dari #idera yangtidak perlu) #ontohnya #idera akibat jatuh.Resiko jatuh dapat di#egah) namun men#egah resiko jatuh bukan berarti pasien harusmembatasi mobilitas dan aktiitasnya $#ontohnya berjalan) mandi) B&B) B&*) dsb' danmengharuskan pasien untuk berada di tempat tidur saja. leh karena itu pen#egahan resiko jatuh membutuhkan interensi dan modifikasi sesuai kebutuhan indiidual pasien berdasarkan hasil pengkajian terhadap faktor resiko jatuh pasien. Pengurangan resiko pasien jatuh memerlukan komitmen yang tinggi dari pimpinan danseluruh staf. Rumah sakit harus memiliki budaya aman agar setiap orang sadar dan memilikitanggung ja,ab terhadap keselamatan pasien karena pen#egahan pasien jatuh merupakantanggung ja,ab seluruh staf di RS baik medik maupun non medik) tetap dan tidak tetap.Seluruh karya,an harus ,aspada terhadap risiko jatuh pasien dan berpartisipasi dalammelakukan tindakan pen#egahan diseluruh area rumah sakit dimana pasien berada) baik areaklinis0pera,atan maupun area non klinis $#ontohnya8 area parkir) ruang tunggu) koridor RS)ruang administrasi) dll'. Ruang lingkup panduan ini meliputi8 A. <detifikasi 6mum Resiko jatuhSemua pasien di Rumah Sakit 3ardi Rahayu diidentifikasi resiko jatuh. <dentifikasidilakukan dengan #ara isual kemudian dilanjutkan dengan pengkajian resiko jatuhlebih lanjut dengan menggunakan ormulir Pengkajian Resiko +atuh B. aktor Resiko jatuhSebagai upaya pengurangan risiko jatuh dan #idera yang ditimbulkan akibat jatuh makaRS menetapkan langkah-langkah sebagai berikut8 1.3engenali faktor resiko jatuh dan melakukan penilaian risiko melalui pengkajiana,al dan pengkajian ulang2.3elakukan interensi pen#egahan reisiko jatuh .3emonitor resiko jatuh6ntuk melakukan pengkajian risiko jatuh maka harus diketahui faktor risiko apa sajayang dapat mengakibatkan pasien jatuh. 3engenali faktor risiko jatuh yang terdapat pada pasien penting dilakukan karena faktor risiko jatuh adalah hal-hal yang melatar  belakangi terjadinya jatuh pada pasien. aktor risiko jatuh terbagi menjadi kategori81.kstrinsik8 berhubungan dengan kondisi fisik dan psikologis pasien2.<ntrinsik8 berhubungan dengan lingkungan .4apat diantisipasi8 faktor risiko yang dapat diperkirakan !.idak dapat diantisipasi8 faktor risiko yang tidak dapat diperkirakan<ntrinsik $berhubungan dengankondisi pasien'kstrinsik $berhubungan dengan lingkungan'4apat diperkirakan-Ri,ayat jatuh sebelumnya-;antai basah0silau) ruang berantakan) 3 Pan0*3P0 0R7.  -<nkontinensia-=angguankognitif0psikologis-=angguankeseimbangan0mobilitas-6sia > (5 tahun-&nak-anak ? 5 th-steoporosis-Status kesehatan yang buruk  pen#ahayaan kurang) kabel longgar0lepas-&las kaki tidak pas-4udukan toilet yang rendah-*ursi atau tempat tidur beroda-Ra,at inap berkepanjangan-Peralatan yang tidak aman-Peralatan rusak -empat tidur ditinggalkan dalam posisitinggiidak dapat diperkirakan-*ejang-&ritmia jantung-Stroke atau Serangan<skemik Sementara$ Transient Ischaemic Attack  -<&'-Pingsan-@Serangan jatuhA $  Drop Attack  '-Reaksi indiidu terhadap obat-obatan C. Pengkajian Resiko +atuhPengkajian resiko jatu dilakukan pada setiap pasien dengan menggunakan ormulir Pengkajian . Semua pasien anak ? 5 tahun) geriatri >( th) pasien <6) pasien :4%) pasien :4 atau pasien yang dira,at di unit resiko tinggi yang telah ditetapkan adalah pasien beresiko jatuh) tidak dilakukan penilaian tetapi langsung dilakukan interensi D. <nterensi Resiko +atuh<nterensi dilakukan bagi pasien yang dalam pengkajian dikategorikan pasien resiko jatuh. E. 3onitoring dan aluasi3onitoring dan ealuasi harus dilakukan untuk mengetahui perkembangan ) sehinggainterensi mungkin akan berubah F. Strategi Pen#egahan Resiko +atuhRumah sakit menggunakan strategi dalam men#egah pasien jatuh dan diketahui olehseluruh petugas G. Penanganan Pasien +atuhPenanganan pasien jatuh dilakukan sesuai prosedur  H. *e,ajiban dan tanggung ja,ab BAB III TATA LAKSANAA.Identifikasi Umm !asien Jat 1.Semua pasien ra,at inap harus diidentifikasi resiko jatuh dengan benar sebelumdilakukan segala tindakan atau pengobatan. 4 Pan0*3P0 0R7.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks