43616_kasus wallmart fix fix.docx

Please download to get full document.

View again

of 7
5 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Download 43616_kasus wallmart fix fix.docx
Document Share
Document Transcript
  Pembahasan kasus: Wal-Mart Stores, Inc Disusun Oleh : Ki Agus Dimas Yusuf 16312148 Debi Afliandini 16312235 Fadhilla Fitri N 16312300 Andi Alisra Fitria Q 16312303 Rifqi Setya Perdana 16312331 Estri Ari Respati 16312334 Gilang B Putra 16312347 Ayu Rezkyana 16312358 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UII Kasus 1-2 Wal-Mart Stores, Inc. I.   Profil perusahaan  Wal-Mart didirikan oleh Sam Walton. Toko pertama Wal-Mart dibuka di Rogers, Arkansas, pada tahun 1962. Tujuh belas tahun kemudian, penjualan tahunan mencapai $1 miliar. Pada akhir 2005, Wal-Mart Stores, Inc. (Wal-Mart), merupakan perusahaan ritel terbesar di dunia, dengan penjualan $288 miliar. Perusahaan ini merupakan pemimpin pasar diantara supermarket di AS. Wal-Mart merupakan perusahaan swasta terbesar di dunia. Teknologi informasi yang mendukung persediaan dan logistic Wal-Mart merupakan program yang paling kuat, hanya sedikit berbeda dengan kapasitas computer Pentagon. Perusahaan memiliki lebih dari 20 pesawat-yang digunakan oleh para manajer untuk pergi ke toko-tokonya yang jauh. Jarak yang ditempuh oleh para manajer Wal-Mart dengan pesawat perusahaan menempatkan Wal-Mart setingkat dengan perusahaan penerbangan menengah. Wal-Mart juga merupakan pemilik jaringan satelit komunikasi swasta terbesar di AS dan memiliki stasiun penyiaran TV terbanyak disbanding dengan jaringan TV manapun. II.   Prestasi Wal-Mart 1.   Setiap minggu, sekita 138 juta pelanggan mengunjungi sebuah toko Wal-Mart di mana saja di dunia 2.   Perusahaan mempekerjakan lebih dari 1,6 juta karyawan diseluruh dunia memlalui lebih dari 3.700 toko di AS dan lebih dari 1.600 unit di Meksiko, Puerto Rico, Kanada, Argentina, Brazil, Cina, Korea, Jerman, dan Inggris. 3.   Wal-Mart mendapatkan 38% sahan yang berpengaruh pada jaringan retail Seiyu di Jepang guna mendapatkan sebagian besar dari pasar terbesar kedua di dunia yang diperkirakan bernilai $1,3 triliun 4.   2002-The Ron Brown Award untuk Corporate Leadership 5.   2004- Fortune Magazine sebagai ‘Perusahaan yang Paling mengagumkan’  6.   Pada tahun 2005, Wal-Mart menguasai 8,9% bagian pasar retai di AS. III.   Strategi Wal-Mart 1.   Startegi kemenangan Wal-Mart di AS didasarkan pada penjualan produk bermerek dengan biaya rendah  2.   Wal- Mart menggunakan strategi “saturasi” untuk ekspansi tokonya. Standar yang ditetapkan dapat mendorong pengiriman barang dari distribusi pusat ke sebuah toko dalam sehari. Distribusi pusat ditempatkan sedemikian strategis sehingga pada akhirnya dapat melayani 150-200 toko Wal-Mart dalam sehari. Toko dibangun sejauh mungkin tetapi masih dalam satu perjalanan pusat distribusi; area itu kemudian diisi kembali (disaturasikan kembali) ke pusat distribusinya. 3.   Setiap pusat distribusi beroperasi 24 jam sehari dengan menggunakan sabuk bejana (belt conveyer) yang dipandu laser dan teknik cross-docking yang menerima barang pada satu sisi sementara secara serentak mengisi order pada sisi yang lain 4.   Strategi pemasaran Wal- Mart adalah menjamin “harga rendah setiap hari”  sebagai cara untuk menarik pelanggan. 5.   Organisasi yang merupakan “toko dalam sebuah toko”, yang mendorong manajer departemen untuk bertanggungjawab dan diterapkan pada toko lain. Contohnya adalah people greater (penyapaan pelanggan), seorang karyawan (associate) yang menyambut pelanggan ketika mereka masuk ke toko. IV.   Pengendalian 1.   Walaupun Wal-Mart merupakan pelanggan paling besar untuk pabrik-pabrik produk konsumen, dengan penuh pertimbangan menjamin bahwa perusahaan ini tidak menjadi terlalu tergantung pada salah satu pemasok; tidak ada vendor tunggal yang merupakan lebih dari 4% dari volume penjualan keseluruhannya. Untuk meningkatkan efesiensi persediaan tokonya Wal- Mart meminta para pemasoknya untuk memiliki “sambungan elektronik” (electronic hookups) dengan toko-tokonya dan menggunakan teknologi terbaru untuk jaminan toko seperti RFID yang dapat meningktakan pengawasan dan pengelolaan persediaan. 2.   Wal-Mart menerapkan system jaringan satelit yang memungkinkan informasi dibagikan diantara jaringan toko pada perusahaan itu keseluruhan, pusat distribusi, dan pemasok. System tersebut mengonsolidasi pesanan untuk  barang, yang memungkinkan perusahaan untuk membeli barang satu truk penuh tanpa menanggung biaya persediaan barang. 3.   Dalam suatu retail, salah satu biaya yang signifikan adalah pencurian kecil (shoplifting atau pilferage). Wal-Mart menangani isu ini dengan membuat kebijakan yang berbagi 50% dari penghematannya dari penurunan pencurian satu toko diantara karyawan toko itu melalui rencana insentif toko. 4.   Wal-Mart sangat selektif terhadap harga dari pemasoknya. Wal-Mart juga tidak memakai perantara dalam pemesanan barang dan distribusinya. Hal ini untuk mengurangi biaya operasional perusahaan. 5.   Manajemen Wal-Mart menggunakan  point of sale dalam mengendalikan persediaannya. Wal-Mart menghubungkan data antara perusahaan pusat/manajemen dengan toko-toko retailnya dan supplier. Setiap toko retail kehabisan barang, manajemen akan langsung memesan kepada pemasok sesuai dengan data  point of sales. Hal tersebut di atas untuk mencegah kekosongan persediaan ataupun kelebihan persediaan V.   Kesejahteraan Karyawan Wal-Mart melembagakan beberapa kebijakan dan program untuk karyawannya. Kebijakan dan program tersebut meliputi insentif bonus, rencana pembelian saham diskon, promosi dari dalam, kenaikan gaji yang didasarkan pada kinerja bukan senioritas, dan kebijakan pintu terbuka. VI.   Kesimpulan Dengan strategi distribusi yang terarah untuk mencapai tujuan dan sistem pengendalian yang terperinci dan baik dalam penerapannya, membuat Wal-Mart menjadi perusahaan retail besar di dunia. IT yang dimiliki Wal-Mart juga membantu dalam kinerja dan operasional perusahaan. Wal-Mart benar-benar mengembangkan teknologi informasinya tidak
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks