435-1265-1-SM.pdf

Please download to get full document.

View again

of 8
60 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Perbandingan Uji Efektivitas Air Perasan Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K. Schum) Dengan Air Perasan Lengkuas Putih (Alpinia galnga L. Wild) Terhadap Pertumbuhan Jamur Malassezia furfur Penyebab Panu Yessika Violita1,2, Sri Wantini3, Eka Sulistianingsih3 1 Program Studi Diploma IV Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Tanjungkarang 2 Staff Laboratorium RSUD Mayjen H.M. Ryacudu Kotabumi Lampung Utara
Document Share
Document Transcript
  Jurnal Analis Kesehatan: Volume2, No.2,September2013282 Perbandingan Uji Efektivitas Air Perasan Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K. Schum) Dengan Air Perasan Lengkuas Putih (Alpinia galnga L. Wild) Terhadap Pertumbuhan Jamur  Malassezia furfur Penyebab Panu Yessika Violita 1,2 , Sri Wantini 3 , EkaSulistianingsih 3 1 ProgramStudi Diploma IV Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Tanjungkarang 2 Staff LaboratoriumRSUDMayjen H.M. Ryacudu Kotabumi Lampung Utara 3 Jurusan Analis Kesehatan Politeknik KesehatanKemenkes Tanjungkarang. Abstrak Pitiriasis versikolor  nama lain dari penyakitpanu. Penyebab panuadalah jamur  Malassezia furfur  . Obattradisional yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit panu adalah lengkuas. Ada dua jenis lengkuas yaitulengkuas merah dan lengkuas putih. Kandunganzat aktif lengkuas merah dan lengkuas putih dapat digunakansebagai antijamur. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan efektivitas air perasan lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) dengan air perasan lengkuas putih (Alpinia galnga L. Wild) terhadap pertumbuhan jamur  Malassezia furfur  . Jenis penelitian iniadalaheksperimental dengan meggunakan air perasan lengkuas merahdan air perasan lengkuas putih pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% dilakukan pengulanganmasing-masing dua kali. Hasilpenelitian menunjukan zona hambat air perasan lengkuas merah lebih baik daripada lengkuas putih. Ukuran rerata diameter zona hambat lengkuas merah : 11,25 mm; 12,5 mm; 14,5 mm; 15mm; 17,5 mm lebih besar dari lengkuas putih : 10 mm; 10,75 mm; 11,5 mm; 12,25 mm; 12,75 mm. Hasil ujistatistik  one way Anova menunjukkan perbedaan zona hambat yang signifikan. Air perasan lengkuas merah danair perasan lengkuas putih tidak efektif jika dibandingkan dengankontrol positif dalam menghambatpertumbuhan jamur  Malassezia furfur  penyebab panu. Kata kunci : Air perasan, lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) , lengkuas putih (Alpinia galnga L.Wild) ,  Malassezia furfur  ComparativeEffectivenessTestJuice RedGalanga(  Alpiniapurpurata K.Schum)WithJuice White Galanga(  Alpiniagalanga L.Wild)On TheGrowth OfFungiCause  Malasseziafurfur Abstract Pityriasisversicoloranother nameoftinea versicolordisease.The cause oftinea versicoloris afungusMalasseziafurfur.Traditional medicinethatcommonlyusedto treattinea versicolorisginger.Therearetwotypes ofgingernamelyred gingerandwhite ginger.Active substance contentof redgingerandwhitegingercanbeusedas anantifungal.The purpose ofthis study was tocompare theeffectiveness ofthe juice ofredginger (AlpiniapurpurataK.Schum) withthe juice ofwhiteginger (AlpiniagalngaL.Wild) onthe growth of   Malasseziafurfur  fungus.The method in this study is experimental by using the juice of red ginger and the juiceof white ginger at a concentration of 20%, 40%, 60%, 80%, and 100%, respectively repetitions performed twice.The results showed inhibition zone red ginger juice is better than white ginger.The averagesize diameter of theinhibition zoneredginger:11.25mm;12.5mm;14.5mm;15mm;17.5mm largerthanthe whiteginger:10mm;10.75mm;11.5mm;12.25mm;12.75mm.Statistical test resultsof one-wayANOVAshowedsignificantdifferences ininhibition zone.Red gingerjuiceandwhitegingerjuiceis noteffectivewhen comparedwith thepositivecontrolin inhibitingthe growth ofMalasseziafurfurfungus causestinea versicolor. Keywords: Waterjuice,redginger (AlpiniapurpurataK.Schum) ,whiteginger (AlpiniagalngaL.Wild) ,Malasseziafurfur. Korespondensi: SriWantini, S.Pd., M.Kes, Jurusan Analis Kesehatan, Politeknik Kesehatan KemenkesTanjungkarang, Jalan Soekarno-HattaNo 1 Hajimena Bandar Lampung, mobile 082183416882, e-mail sriwantiniainul@yahoo.com  Sri Wantini :Perbandingan Uji Efektivitas Air Perasan Lengkuas Merah (Alpinia purpurataK. Schum) 283 Jurnal Analis Kesehatan: Volume2, No.2,September2013 Pendahuluan Indonesia dengan kondisi geografissebagai negara beriklim tropis dengan suhu dankelembaban yang cukup tinggi memudahkan jamur untuk berkembang biak sehingga infeksioleh jamur banyak sekali terjadi. Salah satupenyakit akibat infeksi jamur adalah PitiriasisVersikolor  dikenal oleh masyarakat diIndonesia dengan sebutan panu. Penyakit panumerupakan infeksi mikosissuperfisial yangprevalensinya cukup tinggisekitar 30-40% didaerah tropisdan merupakan penyakit infeksi jamur terbanyak kedua tertinggi di Indonesia 1 . Pitriasis Versikolor  disebabkan oleh jamur  Malassezia furfur  yang sebenarnyamerupakan flora normal kulit yang berubahmenjadi pathogen. Perubahan dari flora normalkulit menjadi bentuk pathogen terjadi karenaterdapat perubahan keadaan dan kondisitertentu. Beberapa kondisi seperti higienitaspribadi dan faktor lingkungan yang berperanpada patho-genesis Pitriasis versikolor  sepertisuhu dan kelembaban tinggi, produksi kelenjarkeringat dan keadaan malnutrisi 2 .Pengobatan Pitriasis versikolor  dapatdilakukan secara topical atau sistemik. Biasanyamenggunakan obat kimiawi yang memiliki efek antijamur dalambentuk krim maupun samposeperti ketokonazol yang cukup mudah untuk diperoleh di apotek tanpa resep dokter. Akantetapi kebanyakan obat kimiawi antijamurmahal harganya dan memiliki efek sampingyang cukup besar jika digunakan dalam jangkapanjang 3 .Pengobatan secara alamiah dantradisional menjadi alternatifkarena dinilaimemiliki efek samping yanglebih kecil danbiayanya relatifterjangkau. Salah satu obatalami yang biasa digunakan untuk mengobati Pitriasis versikolor  adalah menggunakanlengkuas. Lengkuas sudah dibuktikan secarailmiah sebagai antijamur yang efektif di-karenakan beberapa komposisi kimiawi yangterkandung didalamnya 4,5 Penelitian Roka tahun 2011 meng-gunakan air perasan lengkuas putih dengankonsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%,70%, 80%, 90%, dan 100% membuktikanbahwa air perasan lengkuas putih mampumenghambat pertumbuhan jamur  Malassezia furfur  dengan diameter maksimum zona hambat10,88 mm padakonsentrasi 100% akan tetapi,perbandingan uji efektivitas antara air perasanlengkuas merah dan air perasan lengkuas putihdalam menghambat pertumbuhan jamur  Malassezia furfur  belum diketahui.Berdasarkan latar belakang di atas makapenulis tertarik melakukan penelitian untuk mengetahui perbandingan uji efektivitas antaraair perasan lengkuas merah (Alpinia purpurataK. Schum) dengan air perasan lengkuas putih (Alpinia galanga L. Wild) terhadappertumbuhan jamur  Malassezia furfur  penyebabpanu. Metode Penelitian ini bersifat eksperimentalmenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)dengan variabel bebas air perasan lengkuasmerah (Alpinia purpurataK.Schum) dan air perasan lengkuas putih (AlpiniaGalanga L. Wild) dengan konsentrasi 20%,40%, 60%, 80%, dan 100%. Variabel terikatadalah zona hambatpertumbuhanjamur  Malassezia furfur  penyebab panu. Subyek penelitian ini adalah jamur  Malassezia furfur  yang diperoleh dari UniversitasDiponegoroSemarang, rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurataK.Schum) danrimpanglengkuasputih (Alpinia Galanga L.Wild) yang berumur3-4 bulan 1,2 .Lokasi penelitian ini dilaksanakan diLaboratorium Mikrobiologi Balai BesarPenelitian VeterinerPropinsi Lampung WaktuPenelitian dilaksanakan mulai bulan Maretsampai Juni 2013.Pengumpulan data dilakukan dengan caramengukur zona hambat atau wilayah jernihyang terbentuk disekitar lubang sumurandiukurmenggunakan penggaris (mistar) padakonsentrasi 20%,40%, 60%, 80%, dan 100%.Pengulangandilakukansebanyak dua kali dandiameter zona hambat diukurdalam satuanmillimeter (mm).  Sri Wantini :Perbandingan Uji Efektivitas Air Perasan Lengkuas Merah (Alpinia purpurataK. Schum) Jurnal Analis Kesehatan: Volume2, No.2,September2013284 Hasil Setelah dilakukan uji daya hambat airperasan lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) dan air perasan lengkuas putih (Alpiniagalangal L.Wild) terhadap pertumbuhan jamur  Malassezia furfur  penyebabpanu diperolehhasilzona hambat (zona jernih), sebagai berikutberikut: Tabel 1.Diameter zona hambat air perasan lengkuas merah (Alapania purpurata K. Schum) danair perasan lengkuas putih (Alpania galangal L.Wild) terhadap pertumbuhan jamur  Malassezia furfur penyebab panu NZona hambat yang terbentuk disekitar sumuran (mm)Kontrol(mm)20%40%60%80%100%K (+)K (-)LMLPLMLPLMLPLMLPLMLPLMLPLMLP 111101210,51411,514,5121712,530,53000211,51013111511,515,512,518133030,500Jumlah22,5202521,529233024,53525,560,560,500Rata-Rata11,251012,510,7514,511,51512,2517,512,7530,2530,2500 Keterangan : N ( pengulangan),LM (Lengkuas Merah),LP (Lengkuas Putih )Tabel diatas menunjukkan bahwa ukuranrerata diameter zona hambatair perasanlengkuas merah yang terbesar dihasilkan olehkonsentrasi 100% yaitu sebesar 17,5 mm,sedangkan zona hambat air perasan lengkuasputih yang terbesar dihasilkan pada konsentrasi100% yaitu sebesar 12,75 mm.Pada kontrolnegative di dapatkan zona hambat 0 mm.sedangkan padakontrolpositif dihasilkan reratazona hambat sebasar 30,25 mm. Pada tabeldiatas juga terlihat adanya pertambahandiameter pada masing-masingkonsentrasi yangmenunjukkan bahwa besarnya diameter zonahambat berbanding lurusdengan peningkatankonsentrasi pada air perasan lengkuas merahmaupun pada air perasan lengkuas putih.Hasil penelitian selanjutnya dianalisadengan menggunakan analisa sidik ragamdengan hasil sebagai berikut :  Sri Wantini :Perbandingan Uji Efektivitas Air Perasan Lengkuas Merah (Alpinia purpurataK. Schum) 285 Jurnal Analis Kesehatan: Volume2, No.2,September2013 Tabel 2.Sidik ragam air perasaan lengkuas merah (Alpinia purpurata K. Schum) terhadappertumbuhan jamur  Malassezia furfur penyebab panu.SumberKeragamanDerajatBebas (db)JumlahKuadrat(jk)KuadratTengah(kt)F HitungF Tabel(5%) Perlakuan6964,18160,705023,87Galat72,250,32Total13966,43 Hasil analisa sidik ragam menunjukkanbahwa pada taraf 5% didapatkan F hitung > Ftable,yang berarti bahwa air perasan lengkuasmerah memberikan pengaruh yang sangat nyataterhadap zona hambatan pada pertumbuhan jamur  Malassezia furfur  penyebab panusehingga dilanjutkan pada ujibeda nyataterkecil 5%. Tabel 3.Uji beda nyata terkecil (BNT) air perasan lengkuas merah (Alpania purpurata K.Schum) terhadap pertumbuhan jamur  Malassezia furfur penyebab panu.Konsentrasi20%11,2540%12,560%14,580%15100%17,5BNT5%BNT1% 20% 11,2502,455,6640% 12,51,25060% 14,53,25*2080% 153,75*2,5*0,50100% 17,56,25*5*3*2,5*0 Keterangan : * = Berbeda nyata,** = Berbeda sangat nyataTabel diatas menunjukan diameter zonahambat dari masing-masing konsentrasi padaair perasan lengkuas merah, kemudiandibandingkan dengan BNT (0,05) = 2,45 danBNT (0,01) = 5,66. Nilai yang lebih besar dari5,66 diberi tanda ** yang berarti berbedasangatnyata, sedangkan nilai yang beradadiantara 2,45 dan 5,66 diberi tanda * yangberarti berbeda nyata. Tabel 4.Sidik ragam air perasaan lengkuas putih (Alpinia galanga L.Wild) terhadappertumbuhan jamur  Malassezia furfur penyebab panu.SumberKeragamanDerajatBebas (db)JumlahKuadrat(jk)KuadratTengah(kt)F HitungF Tabel(5%) Perlakuan6963,5160,5822943,87Galat70,50,07Total13964
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks