4346 Incinerator

Please download to get full document.

View again

of 32
0 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
Incenerator
Document Share
Document Transcript
    5   BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1   Incinerator  Incinerator   adalah tungku pembakaran untuk mengolah limbah padat, yang mengkonversi materi padat (sampah) menjadi materi gas, dan abu, ( bottom ash  dan  fly ash ).  Incinerator   merupakan suatu alat penghancur atau pemusnah limbah organik melalui pembakaran dalam suatu sistem yang terkontrol dan terisolir dari lingkungan sekitarnya. Incinerasi dan pengolahan sampah  bertemperatur tinggi lainnya didefinisikan sebagai pengolahan termal. Insinerasi material sampah mengubah sampah menjadi abu, gas sisa hasil  pembakaran, partikulat, dan panas. Gas yang dihasilkan harus dibersihkan dari  polutan sebelum dilepas ke atmosfer. Panas yang dihasilkan bisa dimanfaatkan sebagai energi pembangkit listrik.  Incinerator   adalah alat untuk menghancurkan limbah berupa pembakaran dengan kondisi terkendali. Limbah dapat terurai dari senyawa organik menjadi senyawa sederhana seperti CO 2  dan H 2 O. Patrick (1980) dalam Arif Budiman (2001) menyatakan bahwa incinerator   adalah alat yang digunakan untuk proses pembakaran sampah. Alat ini berfungsi untuk merubah bentuk sampah menjadi lebih kecil dan praktis serta menghasilkan sisa pembakaran yang sterill sehingga dapat dibuang langsung ke tanah. Energi  panas hasil pembakaran dalam incinerator   dapat diguankan sebagai energi alternative bagi proses lain seperti pemanasan atau pengeringan. Dalam lingkup perlakuan termal limbah padat, Gambar 1 menunjukkan  perbedaan dalam hal pirolisis, gasifikasi dan pembakaran dengan memperhatikan  jumlah udara yang ada. Pada proses pirolisis limbah padat tidak memerlukan  jumlah udara dan proses gasifikasi diperlukan sebagian jumlah udara, sedangkan  pada proses pembakaran limbah padat diperlukan jumlah udara berlebih.    6   Gambar 1. Klasifikasi Teknologi Termal pada MSW (  Municipal Solid Waste ) Sumber : Defra, 2007 dalam Wahyu Prastikasari, 2013 Untuk merancang alat pembakar sampah diperlukan beberapa  pertimbangan untuk diperhatikan, yaitu jumlah udara pembakaran, sisa hasil  pembakaran dan desain incinerator  . Alat pembakaran sampah terdapat dua jenis  berdasarkan metode pembakaran yang berlangsung pada alat tersebut, yaitu alat  pembakar sampah tipe kontinyu dan tipe batch . Pada alat pembakar sampah tipe kontinyu, sampah dimasukkan secara terus-menerus dengan debit tetap (gambar alat pembakar sampah tipe kontinyu disajikan pada Gambar 2) sedangkan pada alat pembakaran sampah tipe batch , sampah dimasukkan sampai mencapai batas maksimum kemudian dibakar bersamaan (gambar alat pembakar sampah tipe batch  disajikan pada Gambar 3).  Incinerator   tipe batch  terdiri dari 6 bagian utama yaitu ruang pembakaran, kasa penyulut api, ruang pengendapan bahan padat (hasil pembakaran), cerobong asap, lubang pemasukan udara dan system pindah panas. Gambar piktorial dari alat ini disajikan pada Gambar 4.    7   Gambar 2. Alat Pembakar Sampah Tipe Kontinyu Sumber : http://repository.ipb.ac.id/ Gambar 3. Alat Pembakar Sampah Tipe  Batch Sumber : http://repository.ipb.ac.id/ Gambar 4. Gambar Piktorial  Incinerator   Tipe Batch Sumber : http://repository.ipb.ac.id/    8   2.2   Jenis-Jenis Incinerator Secara umum jenis  incinerator   yang paling umum diterapkan untuk membakar limbah padat B3 ialah rotary kiln, multiple hearth, dan fluidized bed a.   Incinerator Rotary Kiln Tipe ini cocok untuk menginsinerasi limbah  sludge  ex WWT atau limbah yang mempunyai kandungan air ( water content  ) yang cukup tinggi dan volumenya cukup besar. Sistem incinerator   ini berputar pada bagian  primary chamber  , dengan tujuan untuk mendapatkan pembakaran limbah yang merata keseluruh bagian. Proses pembakarannya sama dengan type static , terjadi dua kali  pembakaran dalam Ruang Bakar 1 (  Primary Chamber  ) untuk limbah dan Ruang Bakar 2 ( Secondary Chamber   untuk sisa-sisa gas yang belum sempurna terbakar dalam  Primary Chamber  . Gambar 5.  Incinerator     Rotary Kiln Sumber : http://www.pollutionissues.com/Ho-Li/Incineration.html b.    Multiple Hearth Incinerator     Multiple Hearth Incinerator  , yang telah digunakan sejak pertengahan tahun 1900-an, terdiri dari suatu kerangka lapisan baja tahan api dengan serangkaian tungku ( hearth ) yang tersusun secara vertikal, satu di atas yang
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks