1 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l

Please download to get full document.

View again

of 83
15 views
PDF
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Document Description
1 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-nya-lah modul praktikum ini dapat kami selesaikan dengan
Document Share
Document Transcript
1 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-nya-lah modul praktikum ini dapat kami selesaikan dengan baik. Modul ini kami susun dengan tujuan membantu siapa saja yang berminat pada bidang Manajemen Operasional terutama bagi para mahasiswa/i yang mengikuti praktikum di Laboratorium Managemen Menengah. Untuk memudahkan penyelesaian masalah yang ada, modul ini juga dilengkapi dengan cara penggunaan aplikasi WINQSB sebagai software yang digunakan untuk mengurangi kesalahan penghitungan secara manual, dan mempertinggi keakuratan dalam memecahkan masalah yang ada. Dalam kesempatan ini, penyusun ingin mengucapkan terima kasih kepada kedua orangtua kami, staff Laboratorium Manajemen Menengah Universitas Gunadarma, juga para asisten senior dan rekan rekan asisten lainnya yang telah memberikan bantuan dalam penyusunan modul ini. Akhir kata, penyusun menyadari masih terdapat banyak kekurangan dalam modul ini. Oleh karena itu kami memohon kritik dan saran yang bersifat konstruktif demi perbaikan dalam penyusunan modul yang akan datang. Semoga modul ini dapat membantu semua pihak yang membacanya. Depok - Kalimalang, Juni 2013 TIM PENYUSUN LITBANG 2 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l DAFTAR ISI BAB I Manufacturing Resource Planning Perencanaan Kebutuhan Material LOT SIZING...5 BAB II FORECASTING (PERAMALAN) Kegunaan dan Peranan Peramalan Metode Peramalan Kesalahan Peramalan BAB III ANALISIS JARINGAN CPM TANPA PERCEPATAN Keuntungan Analisis Jaringan Simbol-simbol Jaringan Istilah-istilah Lain Dalam Network Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Analisis Jaringan Dummy Activities Jalur Kritis (CRITICAL PATH) BAB IV ANALISIS JARINGAN CPM DENGAN PERCEPATAN Informasi yang dibutuhkan Biaya yang diperhitungkan DAFTAR PUSTAKA M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l 2 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l BAB I Manufacturing Resource Planning Deskripsi Modul Untuk menjamin kebutuhan-kebuthan konsumen akan produk yang diproduksi oleh perusahaan maka perushaan perlu mengontrol persediaan yang ada agar siap menjawab kebutuhan konsumen setiap saat tepat pada waktunya, oleh karena itu perusahaan hendaklah menerapkan suatu sistem atau metode yang efektif guna merespon masalah-masalah yang ada. Salah satu cara untuk mengendalikan persediaan adalah dengan metode Material Requierment Planning (MRP). MRP merupakan teknik pendekatan yang bertujuan meningkatkan produktivitas perusahaan dengan cara menjadwalkan kebutuhan akan material dan komponen untuk membantu perusahaan dalam mengatasi kebutuhan minimum dari komponen-komponen yang kebutuhannya dependen dan menjamin tercapainya produksi akhir. Tujuan Modul Setelah menyelesaikan praktikum pada modul ini, praktikan akan memahami: 1. Pengendalian persediaan dengan menggunkan Metode MRP (metode Lot for Lot dan Economic Order Quantity ( EOQ )). 2. Memahami perhitungan menggunakan metode pada MRP Isi Pembelajaran: Menganalisis pengendalian Persediaan suatu perusahaan. Latihan 1 Menghitung Pengendalian Persediaan dengan menggunakan metode Lot for Lot dan Economic Order Quantity ( EOQ ) Soal Latihan 3 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Apa itu MRP? Material Requirement Planning (MRP) adalah suatu teknik yang digunakan untuk perencanaan dan pengendalian item barang (komponen) yang tergantung (dependent) pada item ditingkat (level) yang lebih tinggi. MRP pertama kali ditemukan oleh Joseph Orlicky dari J.I Case Company pada sekitar akan datang MRP akan berkembang terus. Ke-empat perkembangan MRP tersebut adalah: 1. Material Requirement Planning (MRP) adalah suatu teknik atau set prosedur yang sistematis dalam penentuan kuantitas serta waktu dalam proses pengendalian bahan terhadap komponen-komponen permintaan yang saling bergantung (Dependent Demand Item) \ 2. Material Requirement Planning II (MRP II) adalah perluasan dari MRP, lebih dari sekedar proses penentuan kebutuhan material. Fenomena ini melahirkan konsep baru yang disebut Perencanaan Sumberdaya Manufactur (MRP II) 3. Material Requirement Planning III (MRP III) adalah perluasan MRP dalam tingkat akurasi peramalan, permintaan, penggunaan secara tepat dan baik peramalan permintaan (Forecast Demand), sehingga dapat merubah Master Production Schedule (MPS). 4. Material Requirement Planning 9000 (MRP 9000) adalah perluasan MRP 1.1 Perencanaan Kebutuhan Material Logika Perencanaan Kebutuhan Material 1. Netting Proses mencari jumlah kebutuhan bersi dari komponen, yang didapat dengan mengurangi kebutuhan kotor dengan inventory yang ada dan penerimaan yang terjadi. 4 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l 2. Lot Sizing Proses mendapatkan jumlah ukuran lot untuk memenuhi Net Requirement ( NR ). 3. Offsetting proses menetapkan waktu kapan suatu order harus dilakukan ( berhubungan dengan Leasd Time ) 4. Explosion proses menghitung kebutuhan komponen- bawahnya ( berikutnya ) komponen yang mempunyai level di 1.2 LOT SIZING Suatu metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan jumlah order suatu material sehingga biaya inventory dapat diminimumkan. Penentuan Lot Sizing ini dipengaruhi oleh dua komponen biaya utama : Order ( kalau pemesanan ke suplier ), Set Up ( kalau diproduksi sendiri ) Holding ( biaya simpan ) Beberapa teknik (metode) Lot Sizing : 1. Lot for Lot 2. Economic Order Quantity ( EOQ ) 3. Period Order Quantity ( POQ ) 4. Part Period Balancing ( PPB ) 5. Least Unit ( LUC ) 6. Minimum per Period atau Algoritma Silver Meal. A. Lot For Lot Teknik penetapan ukuran lot dengan ini dilakukan atas dasar pesanan diskrit, disamping itu teknik ini merupakan cara paling sederhana dari semua teknik ukuran lot yang ada. Teknik ini hampir selalu melakukan perhitungan kembali terutama sekali apabila terjadi 5 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l perubahan pada kebutuhan bersih. Penggunaan teknik ini bertujuan untuk meminimumkan ongkos simpan, sehingga dengan teknik ini ongkos simpan menjadi nol. Oleh karena itu sering sekali digunakan untuk item-item yang mempunyai harga/unit sangat mahal. Juga apabila dilihat dari pola kebutuhan yang mempunyai sifat diskontinyu atau tidak teratur, maka teknik L-4-L ini memiliki kemampuan yang baik. Disamping itu teknik ini sering digunakan pada sistem produksi manufaktur yang mempunyai sifat setup permanen pada proses produksinya. Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = Banyaknya melakukan pemesanan X Biaya Pesan setiap kali pesan B. Economic Order Quantity (EOQ) Penetapan ukuran lot dengan teknik ini hampir tidak pernah dilupakan dalam lingkungan MRP karena teknik ini sangat popular sekali dalam sistem persediaan tradisional. Dalam teknik inipun besarnya ukuran lot adalah tetap. Namun perhitungannya sudah mencakup biaya-biaya pesan serta biaya-biaya simpan. Perumusan yang akan dipakai dalam teknik ini adalah sebagai berikut: D = X 52 EOQ = Keterangan : D = Permintaan SC = Set up HC = Holding Contoh Soal Perusahaan Manufaktur Hyolyn hendak menentukan besarnya Lot, Berikut adalah informasi yang dapat diperoleh : Harga perkomponen ( / component) Rp 10/unit Biaya pesan per pesanan (Set Up / Order) Rp 47/pesan 6 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Biaya simpan per minggu (Holding / week) 10 % Biaya Pesan per Tahun( Holding /Year) 0,5% Week Net Requirement Tentukan metode Lot Sizing bila alternative teknik Lot Sizing yang akan digunakan adalah : 1. Lot For Lot (L4L) 2. Economic Order Quantity (EOQ) Jawaban 1. Lot For Lot (L4L) Biaya Simpan (HC) = Persediaan Akhir (End ) X Biaya Simpan Perminggu (Holding / week ) Biaya Simpan Per minggu = 10% X 10 = 1 Biaya Simpan (HC) = 0 x 1 = 0 Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = Banyaknya melakukan pemesanan X Biaya Pesan setiap kali pesan Pada minggu pertama hingga minggu ke-8 Product Quantity sama dengan Net Requirement, jadi pemesanan hanya dilakukan 1X Minggu 1 Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = 1 X 47 = 47 Minggu 2 Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = 1 X 47 = 47 Minggu 3 Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = 1 X 47 = 47 Minggu 4 Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = 1 X 47 = 47 Minggu 5 Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = 1 X 47 = 47 Minggu 6 Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = 1 X 47 = 47 Minggu 7 Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = 1 X 47 = 47 Minggu 8 Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = 1 X 47 = 47 7 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Maka Skedul MRP dengan Metode L4L adalah sebagai berikut Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) NR-PQ Hasil perhitungan berdasarkan table menunjukan bila menggunakan metode L4L, Total Untuk 8 minggu sebesar Economic Order Quantity (EOQ) Permintaan tahunan berdasarkan kebutuhan 8 minggu D = X 52 D = x 52 = 3.412,5 unit Biaya Pesan Perpemesanan (SC) = 47 Biaya Simpan Tahunan = 0,5% x 10 x 52 = 2,6 EOQ = EOQ = = 8 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l = 351,24 ( dibulatkan menjadi 351) Berdasarkan hasil perhitungan EOQ diperoleh 351, sehingga pemesanan pertama kali sebanyak 351 unit. Selanjutnya skedul pemesanan MRP dengan Lot Sizing EOQ adalah sebagai berikut : Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , ,25 * , , , , , , , , ,6** , , , ,05 Minggu 1 Biaya Simpan (HC) = 301 x 0,5% x 10 = 15,05 Minggu 2 Biaya Simpan (HC) = 241 x 0,5% x 10 = 12,05 Minggu 3 Biaya Simpan (HC) = 171 x 0,5% x 10 = 8,55 Minggu 4 Biaya Simpan (HC) = 111 x 0,5% x 10 = 5,55 Minggu 5 Biaya Simpan (HC) = 16 x 0,5% x 10 = 0,8 Minggu 6 Biaya Simpan (HC) = 292 x 0,5% x 10 = 14,6 Minggu 7 Biaya Simpan (HC) = 232 x 0,5% x 10 = 11,6 Minggu 8 Biaya Simpan (HC) = 177 x 0,5% x 10 = 8,85 *Total (TIC) Minggu ke 1 = HC + SC = 15, = 62,25 ** Total (TIC) Minggu ke 6 = TIC minggu ke 5 + HC + SC = , = 150,6 Berdasarkan table diatas dapat disimpulkan bahwa bila digunakan metode EOQ Total (TIC)dihasilkan sebesar 171,05 9 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Soal-Soal Uji Kemampuan 1) Perusahaan Manufaktur Bora hendak menentukan besarnya Lot, Berikut adalah informasi yang dapat diperoleh : Harga perkomponen ( / component) Rp 50/unit Biaya pesan per pesanan (Set Up / Order) Rp 50/pesan Biaya simpan per minggu (Holding / week) 10 % Biaya Pesan per Tahun( Holding /Year) 0,2% Tentukan metode Lot Sizing bila alternative teknik Lot Sizing yang akan digunakan adalah : Week Net Requirement a. Lot For Lot (L4L) b. Economic Order Quantity (EOQ) Jawaban a) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) 10 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , ,2 0 88, ,2 0 97, ,2 0 98, , , , ,1 b) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , ,2 0 88, ,2 0 97, ,2 0 98, , , , ,1 c) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , ,2 0 88, ,2 0 97, , , , d) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , ,2 0 88, ,2 0 97, ,2 0 98, , , , ) Perusahaan Manufaktur Soyu hendak menentukan besarnya Lot, Berikut adalah informasi yang dapat diperoleh : Harga perkomponen ( / component) Rp 20/unit Biaya pesan per pesanan (Set Up / Order) Rp 35/pesan Biaya simpan per minggu (Holding / week) 10 % 12 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Biaya Pesan per Tahun( Holding /Year) 0,4% Week Net Requirement Tentukan metode Lot Sizing bila alternative teknik Lot Sizing yang akan digunakan adalah : a. Lot For Lot (L4L) b. Economic Order Quantity (EOQ) Jawaban a) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , ,2 0 88, ,2 0 97, ,2 0 98, , , , M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l b) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , ,2 0 88, , ,2 0 98, , , , c) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , , , ,72 d) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) 15 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , , 3) Perusahaan Manufaktur Monsta-X hendak menentukan besarnya Lot, Berikut adalah informasi yang dapat diperoleh : Harga perkomponen ( / component) Rp 10/unit Biaya pesan per pesanan (Set Up / Order) Rp 40/pesan Biaya simpan per minggu (Holding / week) 20 % Biaya Pesan per Tahun( Holding /Year) 0,3% Week Net Requirement Tentukan metode Lot Sizing bila alternative teknik Lot Sizing yang akan digunakan adalah : a. Lot For Lot (L4L) b. Economic Order Quantity (EOQ) Jawaban a) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , , , ,72 b) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) 17 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , ,65 , , , ,77 c) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , ,77 d) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) 18 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , ,77 4) Perusahaan Manufaktur Sistar hendak menentukan besarnya Lot, Berikut adalah informasi yang dapat diperoleh : Harga perkomponen ( / component) Rp 20/unit Biaya pesan per pesanan (Set Up / Order) Rp 40/pesan Biaya simpan per minggu (Holding / week) 10 % Biaya Pesan per Tahun( Holding /Year) 0.6% Week Net Requirement Tentukan metode Lot Sizing bila alternative teknik Lot Sizing yang akan digunakan adalah : a. Lot For Lot (L4L) b. Economic Order Quantity (EOQ) 19 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Jawaban a) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , , , ,68 b) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) 20 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , , c) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , ,68 21 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l d) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , , , ,68 5) Perusahaan Manufaktur Dasom hendak menentukan besarnya Lot, Berikut adalah informasi yang dapat diperoleh : Harga perkomponen ( / component) Rp 15/unit Biaya pesan per pesanan (Set Up / Order) Rp 30/pesan Biaya simpan per minggu (Holding / week) 20 % Biaya Pesan per Tahun( Holding /Year) 0,5% Week Net Requirement M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Tentukan metode Lot Sizing bila alternative teknik Lot Sizing yang akan digunakan adalah : a. Lot For Lot (L4L) b. Economic Order Quantity (EOQ) Jawaban a) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , , , ,68 23 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l b) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , , , , ,68 c) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , ,55 24 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) d) Lot For Lot (L4L) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) Economic Order Quantity (EOQ) Week Net Requirement (NR) Product Quantity (PQ) End Holding (HC) Set Up (SC) Total (TIC) , , , , , , , , , , , , , , M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l BAB II FORECASTING (PERAMALAN) Deskripsi Modul Dalam perencanaan disuatu instansi baik itu pemerintah maupun swasta, peramalan merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Dimana baik maupun buruknya ramalan dapat mempengaruhi seluruh bagian instansi, karena waktu tenggang untuk pengambilan keputusan dapat berkisar dari beberapa tahun. Peramalan merupakan alat bantu yang penting dalam perencanaan yang efektif dan efisien untuk memperkirakan kejadian dimasa depan. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan pengambilan data masa lalu dan menempatkannya ke masa yang akan datang dengan suatu bentuk model matematis. Tujuan Modul Setelah menyelesaikan praktikum pada modul ini, praktikan akan memahami : 1. Konsep Forecasting (sejarah,dan pengertian) 2. Mampu memperkirakan apa yang akan terjadi dimasa datang berdasar variabel atau kemungkinan yang ada 3. Memahami perhitungan menggunakan metode pada forecasting 4. Mampu menggunakan aplikasi software dalam proses peramalan Isi Pembelajaran 1 : Pengertian Pembelajaran 2 : Kegunaan dan Peranan Forecasting Pembelajaran 3 : Metode Peramalan 25 M a n a j e m e n O p e r a s i o n a l APA ITU FORECASTING? Forecasting diartikan sebagai seni dan ilmu untuk memperkirakan kejadian di masa depan atau dapat juga diartikan segala aktivitas bisnis yang memperkirakan penjualan dan penggunaan produk sehingga produk-produk itu dapat dibuat dalam kuantitas yang tepat. Peramalan merupakan dugaan terhadap permintaan yang akan datang berdasarkan pada beberapa variabel peramal, biasanya berdasarkan data deret waktu historis dan menggunakan teknik-teknik peramalan yang bersifat formal maupun informal (Gasperz,1998). Metode peramalan akan membantu dalam mengadakan pendekatan analisa terhadap tingkah laku atau pola dari data yang lalu, sehingga dapat memberikan cara pemikiran, pengerjaan dan pemecahan y
Similar documents
View more...
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x